Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Kaafiruun (Orang-orang kafir) – surah 109 ayat 6 [QS. 109:6]

لَکُمۡ دِیۡنُکُمۡ وَلِیَ دِیۡنِ
Lakum diinukum waliya diin(i);
Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”
―QS. Al Kaafiruun [109]: 6

Daftar isi

For you is your religion, and for me is my religion."
― Chapter 109. Surah Al Kaafiruun [verse 6]

لَكُمْ bagi kalian

For you
دِينُكُمْ agamamu

(is) your religion,
وَلِىَ bagiku

and for me
دِينِ agamaku

(is) my religion."

Tafsir Quran

Surah Al Kaafiruun
109:6

Tafsir QS. Al-Kafirun (109) : 6. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian dalam ayat ini, Allah mengancam orang-orang kafir dengan firman-Nya yaitu,
"Bagi kamu balasan atas amal perbuatanmu dan bagiku balasan atas amal perbuatanku."
Dalam ayat lain Allah ﷻ berfirman:

وَلَنَآ اَعْمَالُنَا وَلَكُمْ اَعْمَالُكُمْ

Bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu.
(Al-Baqarah [2]: 139)

Tafsir QS. Al Kaafiruun (109) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Bagi kalian agama kalian yang kalian yakini, dan bagiku agamaku yang Allah perkenankan untukku.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bagi kalian agama kalian yang mana kalian bersikukuh untuk mengikutinya.
Dan bagiku agamaku yang mana aku tidak akan mencari agama selainnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Untuk kalianlah agama kalian) yaitu agama kemusyrikan


(dan untukkulah agamaku") yakni agama Islam.
Ayat ini diturunkan sebelum Nabi ﷺ diperintahkan untuk memerangi mereka.
Ya Idhafah yang terdapat pada lafal ini tidak disebutkan oleh ahli qiraat sab’ah, baik dalam keadaan Waqaf atau pun Washal.
Akan tetapi Imam Ya’qub menyebutkannya dalam kedua kondisi tersebut.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

(5-6)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan kalian tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
(QS. Al-Kafirun [109]: 5)

Artinya, kalian tidak mau menuruti perintah-perintah Allah dan syariat-Nya dalam beribadah kepada-Nya, melainkan kalian telah membuat-buat sesuatu dari diri kalian sendiri sesuai hawa nafsu kalian.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka.
(QS. An-Najm [53]: 23)

Maka Rasulullah ﷺ berlepas diri dari mereka dalam semua yang mereka kerjakan;
karena sesungguhnya seorang hamba itu harus mempunyai Tuhan yang disembahnya dan cara ibadah yang ditempuhnya.
Rasul dan para pengikutnya menyembah Allah sesuai dengan apa yang telah diperintahkan oleh-Nya.
Untuk itulah maka kalimah Islam ialah ‘Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah.’ Dengan kata lain, tiada yang berhak disembah selain Allah, dan tiada jalan yang menuju kepada-Nya selain dari apa yang disampaikan oleh Rasulullah ﷺ Sedangkan orang-orang musyrik menyembah selain Allah dengan cara penyembahan yang tidak diizinkan oleh Allah.
Karena itulah maka Rasulullah ﷺ berkata kepada mereka, sesuai dengan perintah Allah subhanahu wa ta’ala:

Untuk kalianlah agama kalian dan untukkulah agamaku.
(QS. Al-Kafirun [109]: 6)

Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah,
"Bagiku pekerjaanku dan bagi kalian pekerjaan kalian.
Kalian berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan akupun berlepas diri terhadap apa yang kalian kerjakan."
(QS. Yunus [10]: 41)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

bagi kami amalan kami dan bagi kalian amalan kalian.
(QS. Al-Baqarah [2]: 139)

Imam Bukhari mengatakan bahwa dikatakan:
Untukmulah agamamu.
(QS. Al-Kafirun [109]: 6)
Yakni kekafiran.
dan untukkulah agamaku.
(QS. Al-Kafirun [109]: 6)
Yaitu agama Islam, dan tidak disebutkan dini, karena akhir semua ayat memakai huruf nun, maka huruf ya-nya dibuang.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain:


maka Dialah yang menunjuki aku.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 78)


Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:


Dialah Yang menyembuhkan aku.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 80)

Selain Imam Bukhari mengatakan bahwa sekarang aku tidak akan menyembah apa yang kalian sembah, dan aku tidak akan pula memenuhi ajakan kalian.dalam sisa usiaku, dan kalian tidak akan menyembah Tuhan yang aku sembah.
Mereka adalah orang-orang yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Dan Alquran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka.
(QS. Al-Ma’idah [5]: 64)

Ibnu Jarir telah menukil dari sebagian ahli bahasa Arab bahwa ungkapan seperti ini termasuk ke dalam Bab
"Taukid (Pengukuhan)"
sebagaimana yang terdapat di dalam firman-Nya:

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan ilu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

niscaya kalian benar-benar akan melihat neraka Jahim, dan sesungguhnya kalian benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin.
(QS. At-Takatsur [102]: 6-7)

Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh sebagian dari mereka —seperti Ibnul Juzi dan lain-lainnya— dari Ibnu Qutaibah;
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Kesimpulan dari pembahasan di atas dapat dikatakan bahwa ada tiga pendapat sehubungan dengan makna ayat-ayat surat ini.
Pendapat yang pertama adalah sebagaimana yang telah kami kemukakan di atas.
Pendapat yang kedua adalah apa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan lain-lainnya dari ulama tafsir, bahwa makna yang dimaksud dari firman-Nya:
aku tidak pernah menyembah apa yang kalian sembah.
Dan kalian bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
(QS. Al-Kafirun [109]: 2-3)
Ini berkaitan dengan masa lalu, sedangkan firman-Nya:
Dan aku bukan penyembah apa yang kalian sembah, dan kalian bukanpulapenyembah Tuhan yang aku sembah.
(QS. Al-Kafirun [109]: 4-5)
Ini berkaitan dengan masa mendatang.

Dan pendapat yang ketiga mengatakan bahwa hal tersebut merupakan taukid (pengukuhan kata) semata.


Masih ada pendapat lainnya, yaitu pendapat keempat;
pendapat ini didukung oleh Abu Abbas ibnu Taimiyah dalam salah satu karya tulisnya.
Disebutkan bahwa yang dimaksud dengan firman-Nya:
aku tidak akan menyembah apa yang kalian sembah.
(QS. Al-Kafirun [109]: 2)
menafikan perbuatan karena kalimatnya adalah jumlah fi’liyyah, sedangkan firman-Nya:
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kalian sembah.
(QS. Al-Kafirun [109]: 4)
menafikan penerimaan tawaran tersebut secara keseluruhan, karena makna jumlah ismiyah yang dinafikan pengertiannya lebih kuat daripada jumlah fi ‘liyah yang dinafikan.
Jadi, seakan-akan yang dinafikan bukannya hanya perbuatannya saja, tetapi juga kejadiannya dan pembolehan dari hukurn syara’.
Pendapat ini dinilai cukup baik pula;
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Imam Abu Abdullah Asy-Syafii dan lain-lainnya telah menyimpulkan dari ayat ini, yaitu firman-Nya:
Untuk kalianlah agama kalian, dan untukkulah agamaku.
(QS. Al-Kafirun [109]: 6)
sebagai suatu dalil yang menunjukkan bahwa kufur itu semuanya sama saja, oleh karenanya orang Yahudi dapat mewaris dari orang Nasrani;
begitu pula sebaliknya, jika di antara keduanya terdapat hubungan nasab atau penyebab yang menjadikan keduanya bisa saling mewaris.
Karena sesungguhnya semua agama selain Islam bagaikan sesuatu yang tunggal dalam hal kebatilannya.

Imam Ahmad ibnu Hambal dan ulama lainnya yang sependapat dengannya mengatakan bahwa orang Nasrani tidak dapat mewaris dari orang Yahudi, demikian pula sebaliknya.
Karena ada hadis yang diriwayatkan dari Amr ibnu Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:

Dua orang pemeluk agama yang berbeda tidak dapat saling mewaris di antara keduanya.

Unsur Pokok Surah Al Kaafiruun (الكافرون)

Surat Al Kaafiruun terdiri atas 6 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Maa’uun.

Dinamai "Al Kaafiruun" (orang-orang kafir), diambil dari perkataan "Al Kaafiruun" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Pernyataan bahwa Tuhan yang disembah Nabi Muhammad ﷺ dan pengikut-pengikutnya bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir, dan Nabi Muhammad ﷺ tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir.

Ayat-ayat dalam Surah Al Kaafiruun (6 ayat)

1 2 3 4 5 6

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Kaafiruun (109) : 1-6 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 6 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Kaafiruun (109) : 1-6 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 6

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Kaafiruun ayat 6 - Gambar 1 Surah Al Kaafiruun ayat 6 - Gambar 2
Statistik QS. 109:6
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Kaafiruun.

Surah Al-Kafirun (bahasa Arab:الكافرون) adalah surah ke-109 dalam Alquran.
Surat ini terdiri atas 6 ayat dan termasuk surat Makkiyah.
Nama Al Kaafiruun (orang-orang kafir) diambil dari kata yang muncul pada ayat pertama surat ini.
Pokok isi surat ini adalah tidak diizinkannya kompromi dalam bentuk mencampuradukkan ajaran agama.

Latar belakang.
Pada masa penyebaran Islam di Mekkah, kaum Quraisy yang menentang Rasulullah ﷺ tak henti-hentinya mencari cara untuk menghentikan ancaman Islam terhadap kepercayaan nenek moyang mereka.
Pada salah satu upaya tersebut mereka berusaha mengajukan proposal kompromi kepada Rasulullah ﷺ di mana mereka menawarkan: jika Rasulullah mau memuja Tuhan mereka, maka merekapun akan memuja Tuhan sebagaimana konsep Islam.
Kemudian surat ini diturunkan untuk mejawab hal itu.

Nomor Surah 109
Nama Surah Al Kaafiruun
Arab الكافرون
Arti Orang-orang kafir
Nama lain Al-Jahd • Al-Ibadah • Al-Musyaqsyaqah.
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 18
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 6
Jumlah kata
Jumlah huruf
Surah sebelumnya Surah Al-Kausar
Surah selanjutnya Surah An-Nasr
Sending
User Review
4.6 (28 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

109:6, 109 6, 109-6, Surah Al Kaafiruun 6, Tafsir surat AlKaafiruun 6, Quran Al Kafirun 6, Al-Kafirun 6, Surah Al Kafirun ayat 6

Video Surah

109:6


More Videos

Ayat Pilihan

Wahai jiwa yang tenang dengan kebenaran. Kembalilah kepada keridaan Tuhanmu dengan rasa puas terhadap nikmat yang telah dikaruniakan kepadamu, dan puas pula dengan perbuatan yang telah kamu lakukan. Masuklah ke dalam golongan hamba-Ku yang saleh.
QS. Al-Fajr [89]: 27-29

dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,

QS. An-Najm [53]: 39

Berkatalah Muhammad (kepada mereka):

“Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit & di bumi & Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
QS. Al-Anbiya [21]: 4

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Alquran Surah Ad-Dhuha Ayat 6:
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ

Arti:
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Ad-Duha (الضحى) adalah surah ke-93 dalam Alquran dan terdiri atas 11 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr.
Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya 'waktu matahari sepenggalahan naik'.

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah ...

Correct! Wrong!

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ
'dan demi malam apabila telah sunyi,'
--QS. As-Duha [93] : 2

Pendidikan Agama Islam #17
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #17 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #17 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Kamus Istilah Islam

salat

Apa itu salat? sa.lat rukun Islam kedua, berupa ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala., wajib dilakukan oleh setiap muslim mukalaf, dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dengan takbir...

haji

Apa itu haji? ha.ji rukun Islam kelima yang harus dilakukan oleh orang Islam yang mampu dengan mengunjungi Kakbah pada bulan Haji dan mengerjakan amalan haji, seperti ihram, tawaf, sai, dan wukuf...

Bulan Muharram

Apa itu Bulan Muharram? Bulan awal dalam kalender Hijriah adalah Muharram. Tanggal 1 Muharram diperingati oleh islam sebagai tahun baru. Dalam bulan ini terdiri dari 30 hari. Arti kata Muharram sendir...