Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Jumu'ah (Hari Jum’at) - surah 62 ayat 1 [QS. 62:1]

یُسَبِّحُ لِلّٰہِ مَا فِی السَّمٰوٰتِ وَ مَا فِی الۡاَرۡضِ الۡمَلِکِ الۡقُدُّوۡسِ الۡعَزِیۡزِ الۡحَکِیۡمِ
Yusabbihu lillahi maa fiis-samaawaati wamaa fiil ardhil malikil qudduusil ‘aziizil hakiim(i);
Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah.
Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
―QS. Al Jumu’ah [62]: 1

Daftar isi

Whatever is in the heavens and whatever is on the earth is exalting Allah, the Sovereign, the Pure, the Exalted in Might, the Wise.
― Chapter 62. Surah Al Jumu’ah [verse 1]

يُسَبِّحُ bertasbih

Glorifies
لِلَّهِ kepada Allah

Allah
مَا apa

whatever
فِى pada

(is) in
ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)

the heavens
وَمَا dan apa

and whatever
فِى pada

(is) in
ٱلْأَرْضِ bumi

the earth,
ٱلْمَلِكِ Raja

the Sovereign,
ٱلْقُدُّوسِ Maha Suci

the Holy,
ٱلْعَزِيزِ Maha Perkasa

the All-Mighty,
ٱلْحَكِيمِ Maha Bijaksana

the All-Wise.

Tafsir Quran

Surah Al Jumu’ah
62:1

Tafsir QS. Al-Jumu’ah (62) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi baik yang bernyawa maupun tidak, benda keras ataupun cair, pepohonan, dan sebagainya, bertasbih kepada Allah, menyucikan-Nya dari hal-hal yang tidak wajar, seperti sifat-sifat kekurangan dan sebagainya.
Setiap kita melihat dan memandang kepada apa yang ada di bumi dan di langit, semuanya itu menunjukkan kepada kita atas keesaan penciptanya yaitu Allah dan kebesaran kekuasaan-Nya.

Ini sejalan dengan firman Allah:

وَاِنْ مِّنْ شَيْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهٖ

Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya. (Al Israa [17]: 44)

Ayat pertama ini ditutup dengan satu ketegasan bahwa Allah itu merajai segala apa yang ada di bumi dan di langit, bertasbih kepada-Nya dengan kehendak-Nya berdasarkan kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya, suci dari segala yang tidak layak dan tidak sesuai dengan ketinggian dan kesempurnaan-Nya.

Tuhan Yang Mahaperkasa, menundukkan segala makhluk-Nya dengan kekuasaan-Nya.
Mahabijaksana dalam mengatur hal ihwal mereka.

Dialah yang lebih mengetahui kemaslahatan mereka, yang akan membawa mereka kepada kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Tafsir QS. Al Jumu’ah (62) : 1. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Segala yang di langit dan di bumi selalu bertasbih dan mensucikan Allah dari hal-hal yang tidak pantas bagi-Nya, Tuhan pemilik segala sesuatu yang melakukan apa saja tanpa pesaing, Yang benar-benar tersucikan dari segala kekurangan, Yang Maha Perkasa atas segala sesuatu lagi Mahabijaksana.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Semua makhluk yang ada di langit dan bumi senantiasa menyucikan Allah dari yang tidak layak bagi-Nya.
Hanya Dia yang menguasai segala sesuatu yang mampu mengubah-ubahnya tanpa ada yang mampu menghalangi.


Dia Mahasuci dan terbebas dari segala kekurangan.
Mahaperkasa yang tidak akan dikalahkan, Mahabijaksana dalam aturan dan ciptaan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Telah bertasbih kepada Allah) telah memahasucikan-Nya, huruf lam yang terdapat pada lafal lillaahi adalah huruf zaidah


(apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) pemakaian lafal maa di sini karena memprioritaskan yang mayoritas


(Raja, Yang Maha Suci) yakni Maha Suci dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya


(Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana) di dalam kerajaan dan dalam perbuatan-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala memberitahukan bahwa bertasbih kepada-Nya semua yang ada di langit dan semua yang ada di bumi, yakni semua makhluk yang ada pada keduanya, baik yang berakal maupun yang tidak berakal.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya.
(QS. Al Israa [17]: 44)

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Raja, Mahasuci.
(QS. Al-Jumu’ah [62]: 1)

Dia adalah Yang memiliki langit dan bumi dan Yang Mengatur keduanya dengan hukum-Nya, dan Dia Mahasuci dari semua kekurangan lagi menyandang semua sifat yang sempurna.

Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
(QS. Al-Jumu’ah [62]: 1)

Kedua lafaz ini telah sering ditafsirkan sebelumnya.
Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul di antara mereka.
(QS. Al-Jumu’ah [62]: 2)

Yang dimaksud dengan kaum yang buta huruf adalah bangsa Arab di masa itu, seperti pengertian yang terdapat di dalam ayat lain melalui firman Allah subhanahu wa ta’ala yang menyebutkan:

Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al-Kitab dan kepada orang-orang yang ummi,
"Apakah kamu (mau) masuk Islam?"
Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah).
Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.
(QS. Ali ‘Imran [3]: 20)

Penyebutan kaum yang ummi secara khusus bukan berarti menafikan selain mereka, tetapi anugerah ini terasa oleh mereka lebih menyentuh dan lebih banyak berkahnya.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain:

Dan sesungguhnya Alquran itu benar-benar adalah suatu kemuliaan (yang besar) bagimu dan bagi kaummu.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 44)

Artinya, Alquran pun merupakan peringatan bagi selain mereka yang dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi mereka.
Demikian pula yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lainnya:

Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 214)

Ayat ini dan lain-lainnya yang semakna tidaklah bertentangan dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Katakanlah,
"Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua."(QS. Al-A’raf [7]: 158)

supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Alquran (kepadanya).
(QS. Al-An’am [6]: 19)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang Alquran, yaitu:

Dan barang siapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Alquran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya.
(QS. Hud [11]: 17)

Masih banyak ayat lainnya yang menunjukkan keumuman misi risalah Rasulullah ﷺ yang mencakup semua makhluk dengan berbagai macam warna kulit dan bangsanya.
Kami telah membahas tafsir hal ini dalam tafsir surat Al-An’am berikut ayat-ayat dan hadishadis sahih yang menguatkannya.

Ayat ini merupakan ijabah dari Allah terhadap kekasihnya (Ibrahim) ketika dia berdoa untuk penduduk Mekah, bahwa semoga Allah mengutus di kalangan mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya dan menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab dan Hikmah.
Maka Allah mengutusnya kepada mereka di masa kesenjangan tiada rasul dan padamnya cahaya hidayah, sehingga masa tersebut sangat membutuhkan adanya seorang rasul.
Allah subhanahu wa ta’ala saat itu murka terhadap semua penduduk bumi, baik yang Arab maupun yang non Arab, kecuali sisa-sisa dari kaum Ahli Kitab, yang jumlah mereka sedikit sekali, mereka dari kalangan orang-orang yang tetap berpegang teguh kepada apa yang dibawa oleh Isa putra Maryamalaihis salam Karena itulah maka Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan dalam firman-Nya:

Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul di antara mereka, yang membacakan aya-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah.
Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesalan yang nyata.
(QS. Al-Jumu’ah [62]: 2)

Unsur Pokok Surah Al Jumu’ah (الجمعة)

Surat Al Jumu’ah ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Madaniyyah dan diturunkan sesudah surat Ash-Shaff.

Nama surat Al Jumu’ah diambil dari kata Al Jumu’ah yang terdapat pada ayat 9 surat ini yang artinya:
"hari Jum’at".

Keimanan:

▪ Menjelaskan sifat-sifat orang-orang munafik dan sifat-sifat buruk pada umumnya, di antaranya berdusta, bersumpah palsu dan penakut.
▪ Mengajak orang-orang mukmin supaya ta’at dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya dan supaya bersedia menafkahkan harta untuk menegakkan agama-Nya sebelum ajal datang.

Ayat-ayat dalam Surah Al Jumu’ah (11 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Jumu'ah (62) : 1-11 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 11 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Jumu'ah (62) : 1-11 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 11

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jumu'ah ayat 1 - Gambar 1 Surah Al Jumu'ah ayat 1 - Gambar 2
Statistik QS. 62:1
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jumu’ah.

Surah Al-Jumu’ah (bahasa Arab:الجمعة) adalah surah ke-62 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 11 ayat.
Dinamakan Al Jumu’ah yang bukan berarti hari jum’at, akan tetapi secara bahasa bermakna hari perkumpulan diambil dari perkataan Al-Jumu’ah (Jama`) yang terdapat pada ayat ke-9 surat ini.
Al-Jumu’ah tidak menjelaskan secara langsung dalam bahwa suatu hari ibadah bagi kaum laki-laki diadakan di setiap pekan, meski banyak penafsiran aliran islam yang menerapkan ibadah semacam ini.

Nomor Surah 62
Nama Surah Al Jumu’ah
Arab الجمعة
Arti Hari Jum’at
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 110
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 11
Jumlah kata 177
Jumlah huruf 767
Surah sebelumnya Surah As-Saff
Surah selanjutnya Surah Al-Munafiqun
Sending
User Review
4.3 (29 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

62:1, 62 1, 62-1, Surah Al Jumu'ah 1, Tafsir surat AlJumuah 1, Quran Al-Jumuah 1, Al Jumuah 1, Al-Jumu’ah 1, Surah Al Jumuah ayat 1

Video Surah

62:1


More Videos

Kandungan Surah Al Jumu'ah

۞ QS. 62:1 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Quddus (Maha Suci) • Al Malik (Raja) •

۞ QS. 62:3 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 62:4 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 62:5 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 62:6 • Mendustai Allah

۞ QS. 62:7 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 62:8 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Ketakutan pada kematian • Kebenaran hari penghimpunan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 62:11 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

Ayat Pilihan

Akan kau dapati orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang beriman ialah orang2 yang berkata
“Sesungguhnya kami ialah orang Nasrani”
Yg demikian itu karena di antara mereka terdapat pendeta & para rahib, (juga) karena mereka tak sombongkan diri
QS. Al-Ma’idah [5]: 82

Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit & bumi.
Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
QS. Al-Hujurat [49]: 18

..
barang siapa beriman kepada Allah,
kepada hari kemudian,
dan berbuat kebajikan,
maka tidak ada rasa khawatir padanya & mereka tidak bersedih hati.
QS. Al-Ma’idah [5]: 69

Semua yang ada di langit & di bumi selalu meminta pada-Nya.
Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
QS. Ar-Rahman [55]: 29

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Muhammad bin Musa al-Khawarizmi adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Arti dari hadist diatas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallalhu'alaihi wa sallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

'Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.'
(HR. Bukhari no. 3461)

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dalam hadits shahih disebutkan.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.'
[HR. Muslim dalam Al-Iman (49)]

+

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا
Arti dari kalimat di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

'Hampir-hampir kefakiran (kemiskinan) itu menjadi kekafiran'
--HR. Imam al-Baihaqi dalam kitab 'Syu’abul Iman' (no. 6612). Hadits ini adalah hadits yang lemah.

Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #30
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #30 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #30 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Kamus Istilah Islam

salat

Apa itu salat? sa.lat rukun Islam kedua, berupa ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala., wajib dilakukan oleh setiap muslim mukalaf, dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dengan takbir...

Azab

Apa itu Azab? Azab adalah siksaan yang di hadapi manusia atau makhluk Tuhan lainnya, sebagai akibat dari kesalahan yang pernah atau sedang dilakukan, dalam filsafat Islam. Dalam perspektif sunnatullah...

nafar awal

Apa itu nafar awal? na.far awal keberangkatan jamaah haji dari Mina ke Mekah pada tanggal 12 Zulhijah … •