Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Jinn (Jin) – surah 72 ayat 19 [QS. 72:19]

وَّ اَنَّہٗ لَمَّا قَامَ عَبۡدُ اللّٰہِ یَدۡعُوۡہُ کَادُوۡا یَکُوۡنُوۡنَ عَلَیۡہِ لِبَدًا
Wa-annahu lammaa qaama ‘abdullahi yad’uuhu kaaduu yakuunuuna ‘alaihi libadan;
Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan salat), mereka (jin-jin) itu berdesakan mengerumuninya.
―QS. Al Jinn [72]: 19

And that when the Servant of Allah stood up supplicating Him, they almost became about him a compacted mass."
― Chapter 72. Surah Al Jinn [verse 19]

وَأَنَّهُۥ dan bahwasannya

And that
لَمَّا tatkala

when
قَامَ berdiri

stood up
عَبْدُ hamba

(the) slave
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah
يَدْعُوهُ ia menyeru-Nya/menyembah-Nya

calling (upon) Him,
كَادُوا۟ hampir mereka

they almost
يَكُونُونَ adalah mereka

became
عَلَيْهِ atasnya

around him
لِبَدًا berkerumun

a compacted mass.

Tafsir

Alquran

Surah Al Jinn
72:19

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 19. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, dijelaskan bahwa ketika Nabi Muhammad menyembah Allah, maka jinjin yang menyaksikannya menjadi heran dan tercengang melihat cara Nabi dan para sahabat menyembah-Nya.
Keheranan itu juga dikarenakan bacaan Alquran yang belum pernah mereka dengar.

Lebih-lebih lagi ketika melihat para sahabat sebagai makmum mengikuti Nabi Muhammad salat dalam keadaan berdiri, rukuk, dan sujud.


Al-hasan dan Qatadah berkata,
"Ketika hamba Allah menyiarkan risalah dengan memanggil untuk mentauhidkan Allah, berbeda dengan ibadah orang-orang musyrik kepada berhalaberhala mereka, maka hampir orang-orang kafir yang menentang dan memusuhi Nabi Muhammad, bersatu padu dan bantu-membantu dalam memusuhi-Nya.

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 19. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan Allah juga mewahyukan kepadaku bahwasanya ketika hamba Allah, Muhammad, berdiri salat menyembah Allah, beberapa kelompok jin hampir berdesakan di sekelilingnya karena takjub dengan apa yang dilihat dan didengarnya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bahwasanya tatkala Muhammad berdiri menyembah Tuhannya, hampir saja jinjin itu berdesakan mengerumuninya,mereka berdesak-desakan karena keinginan mereka yang sungguh-sungguh untuk mendengarkan Al-Qur’an darinya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan bahwasanya) dapat dibaca annahu dan innahu, juga merupakan kalimat baru, sedangkan dhamir yang ada ialah dhamir sya’n


(tatkala hamba Allah berdiri) yakni Nabi Muhammad ﷺ


(menyembah-Nya) beribadah kepada-Nya di lembah Nakhl


(hampir saja mereka) yakni jinjin yang mendengarkan bacaan Alquran itu


(desak-mendesak mengerumuninya) yaitu sebagian di antara mereka menindih sebagian yang lain berjejal-jejal karena keinginan mereka yang sangat untuk mendengarkan bacaan Alquran.
Lafal libadan dapat pula dibaca lubadan, dan merupakan bentuk jamak dari lubdatun.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadah), hampir saja jinjin itu desak-mendesak mengerumuninya.
(QS. Al-Jinn [72]: 19)

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Allah menceritakan ketika jinjin itu mendengar Nabi ﷺ membaca Alquran, hampir saja mereka menindihnya karena keinginan mereka yang sangat untuk mendengarkan bacaan Alqurannya.
Mereka berdesak-desakan di antara sesamanya untuk mendekat kepada Nabi ﷺ, sedangkan Nabi ﷺ sendiri tidak mengetahui keberadaan mereka, hingga datanglah kepada beliau ﷺ Malaikat Jibril yang mewahyukan kepadanya firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Katakanlah,
"Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan (Al Qur’an).
(QS. Al-Jinn [72]: 1)
Yakni mereka mendengarkan bacaan Alqurannya.
Ini menurut suatu pendapat yang diriwayatkan dari Az-Zubair ibnu Awwam r.a.
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnu Ma’mar, telah menceritakan kepada kami Abu Muslim, dari Abu Uwanah, dari Abu Bisyr, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa jin berkata kepada kaumnya:
Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (salat), hampir saja jinjin itu desak-mendesak mengerumuninya.
(QS. Al-Jinn [72]: 19)
Bahwa ketika jin melihat Nabi ﷺ sedang mengerjakan salat bersama para sahabatnya, maka mereka ikut rukuk dan sujud bersama beliau ﷺ

Mereka sangat kagum dengan ketaatan para sahabat kepada beliau ﷺ Lalu mereka berkata kepada kaumnya:
Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (salat), hampir saja jinjin itu desak-mendesak mengerumuninya.
(QS. Al-Jinn [72]: 19)
Ini merupakan pendapat kedua yang juga diriwayatkan dari Sa’id ibnu Jubair.

Al-Hasan mengatakan bahwa ketika Rasulullah ﷺ bangkit mengucapkan kalimah,
"Tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Allah,"
dan menyeru manusia untuk menyembah Tuhan mereka, hampir saja orang-orang Arab desak-mendesak mengerumuninya.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (salat), hampir saja jinjin itu desak-mendesak mengerumuninya.
(QS. Al-Jinn [72]: 19)

Bahwa manusia dan jin desak-mendesak berebutan untuk memadamkan kalimah ini, tetapi Allah menolak dan tetap menolongnya, melancarkannya dan memenangkannya atas orang-orang yang menentangnya.
Ini merupakan pendapat ketiga yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Mujahid, dan Sa’id ibnu Jubair serta pendapat Ibnu Zaid, dan dipilih oleh Ibnu Jarir.


Pendapat inilah yang lebih kuat, karena dalam ayat yang selanjutnya disebutkan oleh firman-Nya:

Katakanlah,
"Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan-Nya."
(QS. Al-Jinn [72]: 20)

Yakni Rasul ﷺ berkata kepada mereka saat mereka mengganggunya, menentang dan mendustakannya, serta bersatu padu di antara sesamanya untuk melawan kebenaran yang disampaikannya, dan sepakat untuk memusuhinya:

Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku.
(QS. Al-Jinn [72]: 20)

Yaitu sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku berlindung dan bertawakal kepada-Nya.

dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya.
(QS. Al-Jinn [72]: 20)

Unsur Pokok Surah Al Jinn (الجن)

Surat Al Jin terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al A’raaf.

Dinamai "Al Jin" (jin) diambil dari perkataan "Al Jin" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Keimanan:

▪ Pengetahuan tentang jin diperoleh Nabi Muhammad ﷺ dengan jalan wahyu.

Audio

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jinn ayat 19 - Gambar 1 Surah Al Jinn ayat 19 - Gambar 2
Statistik QS. 72:19
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jinn.

Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,”Jin”) adalah surah ke-72 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan “al-Jinn” yang berarti “Jin” diambil dari kata “al-Jinn” yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Nomor Surah72
Nama SurahAl Jinn
Arabالجن
ArtiJin
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu40
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat28
Jumlah kata286
Jumlah huruf1109
Surah sebelumnyaSurah Nuh
Surah selanjutnyaSurah Al-Muzzammil
Sending
User Review
4.3 (13 votes)
Tags:

72:19, 72 19, 72-19, Surah Al Jinn 19, Tafsir surat AlJinn 19, Quran Al Jin 19, Aljin 19, Al-Jinn 19, Surah Al Jin ayat 19

▪ Qs 72:19
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 157 [QS. 6:157]

Atau agar kamu tidak mengatakan, “Jikalau Kitab yang berisi tentang berbagai petunjuk dalam kehidupan itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka, karena kami leb … 6:157, 6 157, 6-157, Surah Al An ‘aam 157, Tafsir surat AlAnaam 157, Quran Al Anaam 157, Al Anam 157, AlAnam 157, Al An’am 157, Surah Al Anam ayat 157

QS. Nuh (Nabi Nuh) – surah 71 ayat 24 [QS. 71:24]

24. Dan sungguh, mereka dengan menggunakan berhala-berhala itu telah menyesatkan banyak orang serta menyimpangkan dari fitrah kesucian mereka. dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zali … 71:24, 71 24, 71-24, Surah Nuh 24, Tafsir surat Nuh 24, Quran Nuh 24, Surah Nuh ayat 24

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Arti al-Kaafirun adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah..... Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Benar! Kurang tepat!

Arti dari lafal

لَكُمْ دِينُكُمْ

yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Kafirun [109] ayat 6.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

'Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.'

+

Array

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan.....kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Benar! Kurang tepat!

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu sebagai ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
اَلَمۡ یَجِدۡکَ یَتِیۡمًا فَاٰوٰی

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
--QS. Adh Dhuhaaa [93] : 6

Pendidikan Agama Islam #18
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #18 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #18 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #26

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah … An-Nisa’ Al-Maidah Al-Baqarah Yasin Ali Imran Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah Al-Baqarah adalah surah

Pendidikan Agama Islam #29

Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Al Khawarizmi Ibnu Batutah Al Farabi Ibnu Miskawaih

Pendidikan Agama Islam #21

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah … menjadi juara dalam perlombaan menjadi anak yang disenangi datang

Instagram