Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Jinn (Jin) – surah 72 ayat 17 [QS. 72:17]

لِّنَفۡتِنَہُمۡ فِیۡہِ ؕ وَ مَنۡ یُّعۡرِضۡ عَنۡ ذِکۡرِ رَبِّہٖ یَسۡلُکۡہُ عَذَابًا صَعَدًا
Linaftinahum fiihi waman yu’ridh ‘an dzikri rabbihi yaslukhu ‘adzaaban sha’adan;
Dengan (cara) itu Kami hendak menguji mereka.
Dan barangsiapa berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang sangat berat.

―QS. Al Jinn [72]: 17

So We might test them therein.
And whoever turns away from the remembrance of his Lord He will put into arduous punishment.
― Chapter 72. Surah Al Jinn [verse 17]

لِّنَفْتِنَهُمْ untuk Kami beri cobaan mereka

That We might test them
فِيهِ padanya

therein.
وَمَن dan barang siapa

And whoever
يُعْرِضْ ia berpaling

turns away
عَن dari

from
ذِكْرِ peringatan

the Remembrance
رَبِّهِۦ Tuhannya

(of) his Lord,
يَسْلُكْهُ Dia akan memasukkannya

He will make him enter
عَذَابًا azab

a punishment
صَعَدًا sukar/berat

severe.

Tafsir

Alquran

Surah Al Jinn
72:17

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 17. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menjelaskan dalam ayat ini bahwa mereka diberi kelapangan hidup untuk menguji dan mengamati siapa di antara mereka yang mensyukuri nikmat-Nya dan siapa pula yang mengingkarinya.
Bagi yang mensyukurinya, Allah menyediakan balasan yang paling sempurna, dan bagi mereka yang mengingkari, Allah memberikan kesempatan dan mengundurkan siksa-Nya.

Kemudian barulah Allah menjatuhkan azab-Nya.
Dalam ayat yang lain, Allah ﷻ berfirman:

وَاُمْلِيْ لَهُمْ اِنَّ كَيْدِيْ مَتِيْنٌ

Dan Aku memberi tenggang waktu kepada mereka.

Sungguh, rencana-Ku sangat teguh. (al-Qalam [68]: 45)


Selanjutnya Allah menjelaskan bahwa barang siapa yang berpaling dari Alquran dan petunjuk-Nya, tanpa mengikuti perintah-perintah-Nya serta tidak pula menjauhi larangan-larangan-Nya, Allah akan menyiksanya dengan azab yang paling dahsyat dan ia tidak dapat melepaskan diri daripada-Nya.

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


agar dengan itu Kami dapat menguji bagaimana mereka mensyukuri nikmat Allah.
Dan barangsiapa enggan menyembah Tuhannya maka Dia akan memasukkannya ke dalam siksa yang sulit dan tidak dapat menahan penderitaannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bahwasanya jika orang-orang kafir dari kalangan manusia dan jin berjalan di atas jalan agama Islam dan tidak berpaling darinya, niscaya Kami akan turunkan kepada mereka air yang melimpah.
Kami akan melapangkan rezeki mereka di dunia agar Kami menguji mereka bagaimana mereka bersyukur terhadap nikmat-nikmat Allah atas mereka.


Barang siapa yang berpaling dari ketaatan kepada Tuhannya, enggan mendengarkan, dan merenungkan bacaan Al-Qur’an, dan enggan mengamalkannya, ia akan dimasukkan ke dalam azab yang amat keras dan berat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Untuk Kami beri cobaan kepada mereka) untuk Kami uji mereka


(dengan melaluinya) hingga Kami mengetahui bagaimana kesyukuran mereka, dengan pengetahuan yang nyata.


(Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan Rabbnya) yakni Alquran


(niscaya Kami akan memasukkannya)


(ke dalam azab yang amat berat.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala berikutnya:

Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).
Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.
(QS. Al-Jinn [72]: 16-17)

Ulama tafisr berbeda pendapat mengenai makna ayat ini, ada dua pendapat di kalangan mereka.
Salah satunya mengatakan, seandainya jin yang menyimpang dari kebenaran itu menempuh jalan Islam dan kembali kepada jalan kebenaran serta tetap menempuhnya.

benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).
(QS. Al-Jinn [72]: 16)

Gadaqan artinya banyak, makna yang dimaksud ialah memberinya rezeki yang banyak lagi berlimpah.
Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain, yaitu:

Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil, dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka.
(QS. Al-Ma’idah [5]: 66)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala lainnya:

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.
(QS. Al-A’raf [7]: 96)

Dengan demikian, berarti firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.
(QS. Al-Jinn [72]: 17)

Yakni untuk Kami uji mereka dengannya, sebagaimana yang dikatakan oleh Zaid ibnu Aslam, bahwa demikian itu agar Kami uji dan Kami coba mereka, siapakah di antara mereka yang tetap pada jalan hidayah, dan siapa di antara mereka yang murtad dan memilih jalan kesesatan?

Tafsir ayat menurut orang-orang yang berpendapat demikian.
Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus.
(QS. Al-Jinn [72]: 16)
Artinya, istiqamah dalam ketaatannya.

Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu.
(QS. Al-Jinn [72]: 16)
Yaitu jalan agama Islam.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Sa’id ibnu Jubair, Sa’id ibnul Musayyab, Ata, As-Saddi, dan Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi.

Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:
Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu.
(QS. Al-Jinn [72]: 16)
Yakni seandainya mereka semuanya beriman, niscaya Kami luaskan bagi mereka rezeki Kami di dunia,

Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu.
(QS. Al-Jinn [72]: 16)
Maksudnya, jalan kebenaran.
Hal yang sama dikatakan oleh Ad Dahhak, kemudian ia mengemukakan dalil kedua ayat yang telah disebutkan di atas untuk menguatkan pendapatnya;
masing-masing dari mereka atau keseluruhannya yang berpendapat demikian mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.
(QS. Al-Jinn [72]: 17)
Yaitu agar Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.


Muqatil mengatakan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang Quraisy yang kafir, ketika hujan dicegah dari mereka selama tujuh tahun.

Pendapat yang kedua mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:
Dan bahwasanya jikalau mereka tetappada jalan itu.
(QS. Al-Jinn [72]: 16)
Yakni jalan kesesatan.
benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar.
(QS. Al-Jinn [72]: 16)
sebagai istidraj dari Kami terhadap mereka, semakna dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka.
Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka;
sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.
(QS. Al-An’am [6]: 44)

Juga semakna dengan firman-Nya:

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka?
Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 55-56)

Ini adalah pendapat Abu Mijlaz alias Lahiq ibnu Humaid, karena dia mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Dan bahwasanya jikalau mereka tetap pada jalan itu.
(QS. Al-Jinn [72]: 16)
Yakni jalan kesesatannya.


Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim.
Al-Bagawi meriwayatkannya dari Ar-Rabi’ ibnu Anas, Zaid ibnu Aslam, Al-Kalabi, dan Ibnu Kaisan.
Alasan pendapat ini cukup masuk di akal, dan didukung pula oleh adanya firman Allah subhanahu wa ta’ala Selanjutnya yang mengatakan:
Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.
(QS. Al-Jin 17)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan Tuhannya.
niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang amat berat.
(QS. Al-Jinn [72]: 17)

Yaitu siksaan yang berat, keras, lagi menyakitkan.
Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Qatadah, dan Ibnu Zaid mengatakan sehubungan dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala:
azab yang amat berat.
(QS. Al-Jinn [72]: 17)
Yakni berat tiada henti-hentinya.


Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Sa’dan adalah nama sebuah gunung di dalam neraka Jahanam.
Diriwayatkan pula dari Sa’id ibnu Jubair, bahwa Sa’dan adalah sebuah sumur yang ada di dalam neraka Jahanam.

Unsur Pokok Surah Al Jinn (الجن)

Surat Al Jin terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al A’raaf.

Dinamai "Al Jin" (jin) diambil dari perkataan "Al Jin" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Keimanan:

▪ Pengetahuan tentang jin diperoleh Nabi Muhammad ﷺ dengan jalan wahyu.

Audio

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jinn ayat 17 - Gambar 1 Surah Al Jinn ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 72:17
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jinn.

Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,”Jin”) adalah surah ke-72 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan “al-Jinn” yang berarti “Jin” diambil dari kata “al-Jinn” yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Nomor Surah72
Nama SurahAl Jinn
Arabالجن
ArtiJin
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu40
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat28
Jumlah kata286
Jumlah huruf1109
Surah sebelumnyaSurah Nuh
Surah selanjutnyaSurah Al-Muzzammil
Sending
User Review
4.9 (11 votes)
Tags:

72:17, 72 17, 72-17, Surah Al Jinn 17, Tafsir surat AlJinn 17, Quran Al Jin 17, Aljin 17, Al-Jinn 17, Surah Al Jin ayat 17

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 21 [QS. 14:21]

Semua makhluk pasti akan merasakan kematian. Dan setelah mati, mereka semua di Padang Mahsyar akan berkumpul untuk menghadap ke hadirat Allah guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Setelah mere … 14:21, 14 21, 14-21, Surah Ibrahim 21, Tafsir surat Ibrahim 21, Quran Ibrahim 21, Surah Ibrahim ayat 21

QS. Al Insyiqaaq (Terbelah) – surah 84 ayat 25 [QS. 84:25]

25 . Demikianlah, Allah akan mengazab orang-orang yang ingkar. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya sebagai anugerah dari A … 84:25, 84 25, 84-25, Surah Al Insyiqaaq 25, Tafsir surat AlInsyiqaaq 25, Quran Al Insyiqaq 25, Al-Insyiqaq 25, Surah Al Insyiqaq ayat 25

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hadis Mu’allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #9

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … kesepakatan perundingan voting undang-undang rapat Benar! Kurang tepat! Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #5

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang … disiplin parsial jujur independent optimis Benar! Kurang tepat! Orang yang

Pendidikan Agama Islam #13

Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? Uhud Badar Hunain Khandaq Perang Salib Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Pertempuran Badar

Instagram