QS. Al Israa (Perjalanan Malam) – surah 17 ayat 39 [QS. 17:39]

ذٰلِکَ مِمَّاۤ اَوۡحٰۤی اِلَیۡکَ رَبُّکَ مِنَ الۡحِکۡمَۃِ ؕ وَ لَا تَجۡعَلۡ مَعَ اللّٰہِ اِلٰـہًا اٰخَرَ فَتُلۡقٰی فِیۡ جَہَنَّمَ مَلُوۡمًا مَّدۡحُوۡرًا
Dzalika mimmaa auha ilaika rabbuka minal hikmati walaa taj’al ma’allahi ilahan aakhara fatulqa fii jahannama maluuman madhuuran;

Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu.
Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah).
―QS. 17:39
Topik ▪ Neraka ▪ Nama-nama neraka ▪ Tasbih ketika mensyukuri nikmat
17:39, 17 39, 17-39, Al Israa 39, AlIsraa 39, Al Isra 39, Al-Isra’ 39

Tafsir surah Al Israa (17) ayat 39

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Israa (17) : 39. Oleh Kementrian Agama RI

Sesudah itu Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan bahwa bimbingan Allah yang berupa perintah-perintah-Nya yang harus diikuti, dan semua larangan-larangan Nya yang harus dijauhi, yang disebutkan dalam ayat-ayat yang lalu itu, karena itu adalah sebagian dari hikmah yang diwahyukan Allah kepada Rasul-Nya, yang berupa peraturan-peraturan agama, yang apabila ditaati niscaya akan membimbing manusia kepada kesejahteraan hidup di dunia dan kebahagiaan di akhirat.

Dalam pada itu Allah subhanahu wa ta’ala mengulang lagi larangan mengadakan tuhan yang lain di samping Allah.
Pengulangan larangan mempersekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Allah, yang berarti pula perintah kepada seluruh manusia agar beragama tauhid, menunjukkan kepada pengertian, bahwa tauhid adalah dari semua agama samawi, dan sebagian titik pangkal dan tujuan akhir dari segala macam urusan dari seluruh makhluk yang ada, yaitu bahwa semua makhluk milik Allah dan kepada-Nya pula ia kembali.

Di akhir ayat Allah subhanahu wa ta’ala menegaskan bahwa sebagai akibat yang akan dirasakan oleh kaum musyrikin ialah mereka akan dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela, baik celaan itu datang dari pihak lain, ataupun datang dari dirinya sendiri, serta mereka dijauhkan dari rahmat Allah, karena mereka tidak akan dapat pertolongan lagi.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Itulah sebagian wahyu Tuhan kepadamu, berupa pengetahuan yang benar tentang Zat Allah dan tentang kebaikan untuk dilaksanakan.
Janganlah kamu menjadikan sekutu bagi Allah sehingga kamu dicampakkan ke dalam neraka jahanam dalam keadaan–baik dalam pandanganmu sendiri maupun dalam pandangan orang lain–terhina, binasa dan dijauhkan dari rahmat Tuhan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Itulah sebagian apa yang diwahyukan kepadamu) hai Muhammad (oleh Rabbmu yaitu berupa hikmah) pelajaran (Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan) artinya dijauhkan dari rahmat Allah

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Apa yang telah Kami jelaskan dan Kami terangkan dari hokum-hukum yang agung ini, yaitu perintah kepada perbuatan-perbuatan yang baik dan larangan terhadap akhlak yang buruk, adalah sebagian dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, wahai Nabi.
Janganlah kamu, wahai manusia, menjadikan di samping Allah sekutu bagi-Nya dalam beribadah kpeada-Nya, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam Neraka Jahanam dalam keadaan kamu dicela oleh dirimu dan manusia, serta kamu terusir dan dijauhkan dari segala kebaikan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Semua yang Kami perintahkan kepadamu, Muhammad, berupa akhlak-akhlak yang baik, dan semua yang Kami larang kamu mengerjakannya, berupa sifat-sifat yang tercela yang Kami wahyukan kepadamu, hendaklah kamu anjurkan kepada manusia.”

Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela.

Artinya, kelak kamu akan mencela dirimu sendiri, dan Allah serta semua makhluk akan mencelamu pula.

…lagi dijauhkan (dari rahmat Allah).

Yakni dijauhkan dari semua kebaikan.
Ibnu Abbas dan Qatadah mengata­kan, yang dimaksud ialah diusir atau dijauhkan dari rahmat Allah.
Khitab dalam ayat ini memang ditujukan kepada Rasulullah ﷺ, tetapi makna yang dimaksud ialah buat umatnya, mengingat Rasulullah ﷺ adalah seorang yang di-ma’sum (dipelihara) dari dosa.


Informasi Surah Al Israa (الإسراء)
Surat ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamakan dengan “Al Israa” yang berarti “memperjalankan di malam hari”,
berhubung peristiwa lsraa’ Nabi Mu­ hammad ﷺ di Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dicantumkan pada ayat pertama dalam surat ini.

Penuturan cerita lsraa’ pada permulaan surat ini, mengandung isya­rat bahwa Nabi Muhammad ﷺ beserta umatnya kemudian hari akan mencapai martabat yang tinggi dan akan menjadi umat yang besar.

Surat ini dinamakan pula dengan “Bani lsrail” artinya keturunan Israil” berhubung dengan permulaan surat ini, yakni pada ayat kedua sampai dengan ayat kedelapan dan kemudian dekat akhir surat ya’ni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104, Allah menyebutkan tentang Bani lsrail yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena me­ nyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta’ala
Dihubungkannya kisah ‘Israa’ dengan riwayat “Bani Israil” pada surat ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagai­ mana halnya Bani lsrail, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Keimanan:

Allah tidak mempunyai anak baik berupa manusia ataupun malaikat
Allah pasti memberi rezki kepada manusia
Allah mempunyai nama-nama yang paling baik
Al Qur’an adalah wahyu dari Allah yang memberikan petunjuk, penawar dan rah­mat bagi orang-orang yang beriman
adanya padang Mahsyar dan hari berbangkit.

Hukum:

Larangan-larangan Allah tentang: menghilangkan jiwa manusia
berzina
memper­ gunakan harta anak yatirn kecuali dengan cara yang dibenarkan agama
ikut-ikut­an baik dengan kata-kata maupun dengan perbuatan
durhaka kepada ibu bapa
Perintah Allah tentang: memenuhi janji dan menyempurnakan timbangan dan ta­karan, melakukan shalat lima waktu dalam waktunya.

Kisah:

Kisah Israa’ Nabi Muhammad ﷺ, beberapa kisah tentang Bani lsrail.

Lain-lain:

Pertanggungan jawab manusia masing-masing terhadap amal perbuatannya
bebe­rapa faktor yang menyebabkan kebangunan dan kehancuran suatu umat
petunjuk­ petunjuk tentang pergaulan dengan orang tua, tetangga dan masyarakat
manusia makhluk Allah subhanahu wa ta’ala yang mulia, dalam pada itu manusia mempunyai pula sifat­ sifat yang tidak baik seperti suka ingkar, putus asa dan terburu-buru
dan persoalan roh.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Israa (17) ayat 39 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Israa (17) ayat 39 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Israa (17) ayat 39 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Israa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 17:39
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Israa.

Surah Al-Isra' (bahasa Arab:الإسرا, al-Isrā, "Perjalanan Malam") adalah surah ke-17 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al-Isra yang berarti "memperjalankan di malam hari".
Surah ini dinamakan pula dengan nama Surah Bani Israel dikaitkan dengan penuturan pada ayat ke-2 sampai dengan ayat ke-8 dan kemudian dekat akhir surah yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104 di mana Allah menyebutkan tentang Bani Israel yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta'ala.
Dihubungkannya kisah Isra dengan riwayat Bani Israel pada surah ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israel, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Nomor Surah17
Nama SurahAl Israa
Arabالإسراء
ArtiPerjalanan Malam
Nama lainAl-Subhan, Bani Israel
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu50
JuzJuz 15
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1560
Jumlah huruf6440
Surah sebelumnyaSurah An-Nahl
Surah selanjutnyaSurah Al-Kahf
4.7
Ratingmu: 4.5 (27 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta