Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Insaan (Manusia) – surah 76 ayat 21 [QS. 76:21]

عٰلِیَہُمۡ ثِیَابُ سُنۡدُسٍ خُضۡرٌ وَّ اِسۡتَبۡرَقٌ ۫ وَّ حُلُّوۡۤا اَسَاوِرَ مِنۡ فِضَّۃٍ ۚ وَ سَقٰہُمۡ رَبُّہُمۡ شَرَابًا طَہُوۡرًا
‘Aaliyahum tsiyaabu sundusin khudhrun wa-istabraqun wahulluu asaawira min fidh-dhatin wasaqaahum rabbuhum syaraaban thahuuran;
Mereka berpakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan memakai gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih (dan suci).
―QS. Al Insaan [76]: 21

Daftar isi

Upon the inhabitants will be green garments of fine silk and brocade.
And they will be adorned with bracelets of silver, and their Lord will give them a purifying drink.
― Chapter 76. Surah Al Insaan [verse 21]

عَٰلِيَهُمْ mereka memakai

Upon them
ثِيَابُ pakaian

(will be) garments
سُندُسٍ sutera halus

(of) fine silk
خُضْرٌ yang hijau

green
وَإِسْتَبْرَقٌ dan sutera tebal

and heavy brocade.
وَحُلُّوٓا۟ dan mereka diberi perhiasan

And they will be adorned
أَسَاوِرَ gelang-gelang

(with) bracelets
مِن dari

of
فِضَّةٍ perak

silver,
وَسَقَىٰهُمْ dan memberi minum mereka

and will give them to drink
رَبُّهُمْ Tuhan mereka

their Lord,
شَرَابًا minuman

a drink
طَهُورًا suci/bersih

pure.

Tafsir Quran

Surah Al Insaan
76:21

Tafsir QS. Al-Insan (76) : 21. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian dalam ayat ini diterangkan pula bahwa pakaian mereka terbuat dari sutra halus berwarna hijau, dihiasi gelang yang terbuat dari perak dan emas.
Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih dan lezat cita rasanya.

Sutra dan emas disebutkan secara khusus di sini karena keduanya sangat disukai manusia dan dianggap sebagai barang berharga dan simbol kemewahan.
Pada ayat lain, Allah ﷻ berfirman:

يُحَلَّوْنَ فِيْهَا مِنْ اَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَّيَلْبَسُوْنَ ثِيَابًا خُضْرًا مِّنْ سُنْدُسٍ وَّاِسْتَبْرَقٍ مُّتَّكِىِٕيْنَ فِيْهَا عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِۗ نِعْمَ الثَّوَابُۗ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا

Mereka diberi hiasan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutra halus dan sutra tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah.
(Itulah) sebaik-baik pahala dan tempat istirahat yang indah.
(Al-Kahfi [18]: 31)

Dibandingkan dengan kebiasaan para raja-raja di dunia ini yang memakai pakaian kebesaran bertahtakan emas dan berlian, maka kesenangan yang dinikmati dalam surga itu jauh lebih sempurna, hebat, dan nikmat, serta sifatnya kekal abadi.

Demikianlah beberapa gambaran kebahagiaan yang akan diperoleh golongan abrar di surga kelak.

Tafsir QS. Al Insaan (76) : 21. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka mengenakan baju sutra halus berwarna hijau dan baju sutera yang tebal.
Perhiasan yang mereka kenakan di tangan adalah gelang-gelang yang terbuat dari perak.


Mereka pun mendapatkan minuman lain yang suci dan tidak mengandung kotoran dan keburukan, sebagai karunia Tuhan kepada mereka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Tubuh mereka dibalut dan dihiasi pakaian sutra halus yang hijau di bagian dalamnya, sedangkan bagian luarnya sutra tebal.
Dikenakan kepada mereka gelang dari perak.


Diatas segala kenikmatan tersebut, Tuhan memberi mereka minuman yang tidak ada kotoran dan noda di dalamnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Pakaian luar mereka) dinashabkan karena menjadi Zharaf, dan menjadi Khabar dari Mubtada sesudahnya.
Menurut qiraat lain dibaca ‘Aaliyhim karena dianggap menjadi Mubtada sedangkan lafal sesudahnya menjadi Khabarnya, dan Dhamir Muttashilnya kembali kepada Ma’thuf ‘Alaih


(dari sutera halus) terbuat daripadanya


(yang hijau) dibaca Rafa’ yakni Khudhrun


(dan sutera tebal) dibaca Jaar yakni Istabraqin artinya, sutera yang tebal.
Yakni pakaian bagian luar mereka terbuat dari sutera halus, sedangkan bagian dalamnya terbuat dari sutera tebal.
Menurut suatu qiraat dibaca Khudhrin Waistabraqun, menurut qiraat lainnya dibaca Khudhrun Waistabraqun, dan menurut suatu qiraat lain lagi dibaca Khudrin Waistabraqin


(dan mereka diberi perhiasan dari gelang-gelang perak) tetapi pada ayat lainnya disebutkan terbuat dari emas, hal ini menunjukkan bahwa mereka diberi perhiasan yang terbuat dari emas dan perak secara berbarengan, tetapi terpisah-pisah


(dan Rabb mereka memberikan kepada mereka minuman yang bersih) atau sangat bersih, berbeda dengan keadaan khamar di dunia.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka memakai pakaian sutra halus yang hijau dan sutra tebal.
(QS. Al-Insan [76]: 21)

Yakni pakaian penghuni surga di dalam surga adalah kain sutra, yang antara lain ialah kain sutra yang tipis seperti baju gamis dan pakaian lainnya yang dikenakan langsung ke badan;
kemudian kain sutra tebal yang berkilauan karena mengkilat, yang ini dipakai di bagian luar sebagaimana biasa pakaian bagian luar.

dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak.
(QS. Al-Insan [76]: 21)

Ini merupakan gambaran orang-orang Abrar, sedangkan yang dialami oleh orang-orang Muqarrabun adalah seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutra.
(QS. Al-Hajj [22]: 23)

Setelah Allah menyebutkan gambaran lahiriah mereka yang dihiasi dengan berbagai macam pakaian dan perhiasan, lalu dalam firman berikutnya disebutkan:

dan Tuhan mereka memberikan kepada mereka minuman yang bersih.
(QS. Al-Insan [76]: 21)

Maksudnya, Allah membersihkan batin mereka dari hasud, dengki, iri hati, penyakit, dan semua akhlak yang hina, seperti yang telah diriwayatkan kepada kita dari Amirul Mu’minin Ali ibnu Abu Talib r.a. Ia pernah mengatakan,
"Apabila ahli surga sampai di depan pintu surga, maka di sana mereka menjumpai dua buah mata air, lalu seakan-akan mereka diberi ilham untuk pergi kepada kedua mata air itu.
Lalu mereka minum dari salah satu mata air itu, maka Allah melenyapkan semua penyakit yang ada di dalam perut (rongga tubuh) mereka, kemudian mereka mandi dari mata air yang satunya lagi, maka sesudahnya terpancarlah dari tubuh mereka pandangan kehidupan yang penuh dengan kenikmatan."

Dengan demikian, maka Allah telah menggambarkan keadaan lahiriah dan batin mereka yang semuanya indah.

Unsur Pokok Surah Al Insaan (الإنسان)

Surat Al Insaan terdiri atas 31 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ar Rahmaan.

Dinamai "Al lnsaan" (manusia) diambil dari perkataan "Al Insaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Penciptaan manusia.
▪ Petunjuk-petunjuk untuk mencapai kehidupan yang sempurna dengan menempuh jalan yang lurus.
▪ Memenuhi nazar.
▪ Memberi makan orang miskin dan anak yatim serta orang yang ditawan karena Allah.
▪ Takut kepada hari kiamat.
▪ Mengerjakan shalat dan shalat tahajjud dan bersabar dalam menjalankan hukum Allah.
▪ Ganjaran terhadap orang yang mengikuti petunjuk dan ancaman terhadap orang yang mengingkarinya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Insaan (31 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Insaan (76) : 1-31 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 31 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Insaan (76) : 1-31 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 31

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Insaan ayat 21 - Gambar 1 Surah Al Insaan ayat 21 - Gambar 2
Statistik QS. 76:21
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Insaan.

Surah Al-Insan (Arab: الْاٍنسان , “Manusia”) adalah surah ke-76 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 31 ayat.
Dinamakan Al-Insan yang berarti Manusia diambil dari kata Al-Insaan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 76
Nama Surah Al Insaan
Arab الإنسان
Arti Manusia
Nama lain Hal Ata, Abrar, Dahr, ad-Dahr (Masa)
Hal ata
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 98
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 31
Jumlah kata 243
Jumlah huruf 1089
Surah sebelumnya Surah Al-Qiyamah
Surah selanjutnya Surah Al-Mursalat
Sending
User Review
4.5 (29 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

76:21, 76 21, 76-21, Surah Al Insaan 21, Tafsir surat AlInsaan 21, Quran Al Insan 21, Al-Insan 21, Surah Al Insan ayat 21

Video Surah

76:21


Load More

Kandungan Surah Al Insaan

۞ QS. 76:3 • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 76:4 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 76:5 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:6 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:7 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 76:8 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 76:9 • Perbuatan dan niat • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 76:10 • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 76:11 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:12 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 76:13 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:14 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:16 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:17 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:18 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:19 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:20 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:21 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga • Pakaian ahli surga

۞ QS. 76:22 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 76:24 • Ar Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 76:25 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 76:27 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 76:28 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 76:29 • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Manusia antara memilih dan dipaksa •

۞ QS. 76:30 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Allah menggerakkan hati manusia •

۞ QS. 76:31 • Kasih sayang Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir •

Ayat Pilihan

Berlombalah kamu (dapatkan) ampunan Tuhanmu & surga yang seluas langit & bumi, yang disediakan bagi yang beriman kepada Allah & Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan pada siapa yang dikehendaki-Nya. Allah mempunyai karunia yang besar.
QS. Al-Hadid [57]: 21

Tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sungguh pada hari kiamat saja disempurnakan pahalamu. Siapa dijauhkan neraka & dimasukkan surga, maka sungguh telah beruntung. Kehidupan dunia itu tak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan
QS. Ali ‘Imran [3]: 185

Hai Nabi,
bertakwalah kepada Allah & janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir & orang-orang munafik.
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
QS. Al-Ahzab [33]: 1

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Correct! Wrong!

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

u064au064eu0627 u0623u064eu064au0651u064fu0647u064eu0627 u0627u0644u0652u0645u064fu062fu0651u064eu062bu0651u0650u0631u064f

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

u0642u064fu0645u0652 u0641u064eu0623u064eu0646u0652u0630u0650u0631u0652

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

u0648u064eu0631u064eu0628u0651u064eu0643u064e u0641u064eu0643u064eu0628u0651u0650u0631u0652

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

u0648u064eu062bu0650u064au064eu0627u0628u064eu0643u064e u0641u064eu0637u064eu0647u0651u0650u0631u0652

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

u0648u064eu0627u0644u0631u0651u064fu062cu0652u0632u064e u0641u064eu0627u0647u0652u062cu064fu0631u0652

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

u0648u064eu0644u064eu0627 u062au064eu0645u0652u0646u064fu0646u0652 u062au064eu0633u0652u062au064eu0643u0652u062bu0650u0631u064f

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

u0648u064eu0644u0650u0631u064eu0628u0651u0650u0643u064e u0641u064eu0627u0635u0652u0628u0650u0631u0652

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Kamus Istilah Islam

Al-Manar

Apa itu Al-Manar? Al-Manar adalah jurnal ilmiah tentang Islam syiah yang diterbitkan oleh Rasyid Ridha pada periode 1898 hingga 1935. Pada masanya, penerbitan ini menjadi media yang berpengaruh dalam perkembangan pemikiran dunia muslim, dan hingga kini menjadi salah satu sumber informasi tentang peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di dunia muslim pada periode t … • Al Manar

fikih

Apa itu fikih? fi.kih ilmu tentang hukum Islam … • fiqih, fiqh

Al ‘Azhiim

Apa itu Al ‘Azhiim? Allah itu Al-Azhim ◀ Artinya adalah Allah itu adalah Yang Maha Agung. Bahkan keagungan Allah ini sungguh tidak terkira. &128161; Jika kita melihat alam semesta ini pasti kita akan sangat kagum dengan keagungan Allah ini. Bagaimana kita melihat langit seolah-olah tidak bertepi, bintang-bintang yang berhamburan di angkasa, serta begitu luasnya … • Al-‘Azhiim, Al Azhim