QS. Al Ikhlas (Ikhlas) – surah 112 ayat 2 [QS. 112:2]

اَللّٰہُ الصَّمَدُ ۚ
Allahush-shamad(u);

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
―QS. 112:2
Topik ▪ Allah memiliki Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk)
112:2, 112 2, 112-2, Al Ikhlas 2, AlIkhlas 2, Al-Ikhlas 2

Tafsir surah Al Ikhlas (112) ayat 2

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ikhlas (112) : 2. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menambahkan penjelasan tentang sifat Tuhan Yang Maha Esa itu, yaitu Dia adalah Tuhan tempat meminta dan memohon.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Hanya Allahlah tempat tujuan segala kebutuhan dan permintaan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu) lafal ayat ini terdiri dari Mubtada dan Khabar, artinya Dia adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu untuk selama-lamanya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
(Q.S. Al-lkhlas: 2)

Ikrimah telah meriwayatkan dari lbnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud ialah yang bergantung kepada-Nya semua makhluk dalam kebutuhan dan sarana mereka.
Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari lbnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud ialah Tuhan Yang Mahasempurna dalam perilaku-Nya, Mahamulia yang Mahasempurna dalam kemuliaan-Nya, Mahabesar yang Mahasempurna dalam kebesaran-Nya, Maha Penyantun yang Mahasempurna dalam sifat penyantun-Nya, Maha Mengetahui yang Mahasempurna dalam pengetahuan-Nya, dan Mahabijaksana yang Mahasempurna dalam kebijaksanaan-Nya.
Dialah Allah Yang Mahasempurna dalam kemuliaan dan akhlak-Nya.
Dan hanya Dialah Allah subhanahu wa ta’ala yang berhak memiliki sifat ini yang tidak layak bagi selain-Nya.
Tiada yang dapat menyamai-Nya dan tiada yang setara dengan-Nya, Mahasuci Allah Yang Maha Esa lagi Mahamenang.

Al-A’masy telah meriwayatkan dari Syaqiq, dari Abu Wa’il sehubungan dengan makna firman-Nya: yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
(Q.S. Al-lkhlas: 2) Tuhan Yang akhlak-Nya tiada yang menandingi-Nya.
Asim telah meriwayatkan hal yang semisal dari Abu Wa’il, dari Ibnu Mas’ud.

Malik telah meriwayatkan dari Zaid ibnu Aslam sehubungan dengan makna firman-Nya: Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
(Q.S. Al-lkhlas: 2) Yakni As-Sayyid alias penguasa.
Al-Hasan dan Qatadah mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah Yang Kekal sesudah makhluknya.

Al-Hasan telah mengatakan pula sehubungan dengan makna firman-Nya: Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
(Q.S. Al-Ikhlas [112]: 2) Artinya Yang Hidup, Yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, Yang tiada kematian bagi-Nya.


Informasi Surah Al Ikhlas (الإخلاص‎‎)
Surat ini terdiri atas 4 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Naas.

Dinamakan “Al lkhlas” karena surat ini sepenuhnya menegaskan kemurnian ke esaan Allah subhanahu wa ta’ala

Keimanan:

Penegasan tentang kemurnian ke esaan Allah s.w.t, dan menolak segala macam kemusyrikan dan menerangkan bahwa tidak ada sesuatu yang menyamai-Nya.

Lain-lain:

Penegasan tentang kemurnian ke esaan Allah s.w.t, dan menolak segala macam kemusyrikan dan menerangkan bahwa tidak ada sesuatu yang menyamai-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ikhlas (4 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Ikhlas (112) ayat 2 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Ikhlas (112) ayat 2 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Ikhlas (112) ayat 2 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Ikhlas (112) ayat 1-4 - Gita Gutawa (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Ikhlas (112) ayat 1-4 - Gita Gutawa (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Ikhlas - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 4 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 112:2
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ikhlas.

Surah Al-Ikhlas (Arab:الإخلاص, "Memurnikan Keesaan Allah") adalah surah ke-112 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 4 ayat dan pokok isinya adalah menegaskan keesaan Allah sembari menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya.
Kalimat inti dari surah ini, "Allahu ahad, Allahus shamad" (Allah Maha Esa, Allah tempat bergantung), sering muncul dalam uang dinar emas pada zaman Kekhalifahan dahulu.
Sehingga, kadang kala kalimat ini dianggap sebagai slogan negara Khilafah Islamiyah, bersama dengan dua kalimat Syahadat.

Nomor Surah 112
Nama Surah Al Ikhlas
Arab الإخلاص‎‎
Arti Ikhlas
Nama lain Al-Tauhid • Al-Shamad • Al-Najah • Al-Ma'rifah • Al-Asas • Al-Tajrid • Al-Tafrid • Al-Bara'ah • Al-Musyaqsyaqah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 22
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 4
Jumlah kata 15
Jumlah huruf 47
Surah sebelumnya Surah Al-Lahab
Surah selanjutnya Surah Al-Falaq
4.4
Ratingmu: 4.8 (14 orang)
Sending







Pembahasan ▪ QS 112 : 2

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta