Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Hijr (Gunung Al Hijr) – surah 15 ayat 99 [QS. 15:99]

وَ اعۡبُدۡ رَبَّکَ حَتّٰی یَاۡتِیَکَ الۡیَقِیۡنُ
Waa’bud rabbaka hatta ya’tiyakal yaqiin(u);
Dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin (ajal) datang kepadamu.
―QS. Al Hijr [15]: 99

Daftar isi

And worship your Lord until there comes to you the certainty (death).
― Chapter 15. Surah Al Hijr [verse 99]

وَٱعْبُدْ dan sembahlah

And worship
رَبَّكَ Tuhanmu

your Lord
حَتَّىٰ sehingga

until
يَأْتِيَكَ datang kepadamu

comes to you
ٱلْيَقِينُ keyakinan

the certainty.

Tafsir

Alquran

Surah Al Hijr
15:99

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 99. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini memberi jaminan kepada Nabi Muhammad bahwa Allah ﷻ memeliharanya dari tindakan orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok dan menyakitinya serta memelihara Alquran dari usaha-usaha orang-orang yang ingin mengotorinya.


Ath-thabari menyampaikan riwayat dari Sa’id bin Jubair bahwa orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok Alquran dan Nabi Muhammad ialah al-Walid bin Mugirah, al-‘As bin Wa’il, Al-‘Adi bin Qais, Aswad bin Abdu Yaguts, dan Aswad bin Muththalib.

Mereka semua terkenal dalam sejarah, dan sebab-sebab kematian mereka adalah akibat tindakan mereka sendiri.


Menurut suatu riwayat diterangkan bahwa suatu ketika Nabi ﷺ berada di hadapan orang-orang kafir Mekah, mereka saling mengedipkan mata tanpa setahu Nabi Muhammad ﷺ, dan berkata sesamanya dengan maksud mengejek Nabi,
"Inikah orang yang mendakwakan dirinya nabi?"
Pada waktu itu, Jibril `alaihis salam menyertai Nabi, lalu Jibril menusuk punggung orang-orang yang memperolok-olokkan itu dengan jarinya, sehingga menimbulkan bekas, luka, dan borok yang busuk baunya.

Tiada seorang pun yang mendekati mereka karena baunya itu.
Maka turunlah ayat ini yang menegaskan bahwa Nabi ﷺ dilindungi Allah ﷻ dari gangguan orang-orang kafir.


Allah mengetahui bahwa Nabi ﷺ merasa sedih karena olok-olokan dan tindakan orang-orang kafir.
Untuk mengobati kesedihannya itu, Allah memerintahkan Nabi ﷺ untuk bertasbih, mensucikan Allah dari segala sesuatu yang menyekutukan-Nya, salat, rukuk, sujud, banyak melakukan ibadah, berbuat baik, dan mengekang hawa nafsu.

Hal ini berlaku pula bagi kaum Muslimin sampai akhir hayat mereka.

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 99. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Beristikamahlah dalam beribadah kepada Allah yang telah mencipta dan menjagamu hingga datang sesuatu yang pasti, hari kiamat dan hari yang dijanjikan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Teruslah beribadah kepada Rabb-mu sepanjang hidupmu hingga keyakinan datang kepadamu, yaitu kematian.
Dan Rasulullah melaksanakan perintah Rabb-nya.


Beliau terus membiasakan beribadah kepada Allah, hingga datang kepadanya keyakinan dari Rabb-Nya (yakni kematian).

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu yang diyakini) yaitu ajal.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).

Menurut Imam Bukhari, Salim mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah ajal atau maut.
Yang dimaksud dengan Salim ialah Salim ibnu Abdullah ibnu Umar.


Seperti yang dikatakan oleh Ibnu Jarir, bahwa telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Basysyar, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Sa’id, dari Sufyan, telah menceritakan kepada kami Tariq ibnu Abdur Rahman, dari Salim ibnu Abdullah sehubungan dengan makna firman-Nya:

…dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).
Menurutnya, yang dimaksud dengan hal yang diyakini ialah maut atau ajal.


Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Al-Hasan, Qatadah, Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam, serta lain-lainnya.

Sebagai dalilnya ialah firman Ailah subhanahu wa ta’ala.
dalam ayat lain ketika menceritakan perihal ahli neraka.
Disebutkan bahwa mereka mengatakan:

Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 43-47)

Di dalam hadis sahih melalui hadis Az-Zuhri, dari Kharijah ibnu Zaid ibnu Sabit, dari Ummul Ala (seorang wanita dari kalangan Ansar) disebutkan:


bahwa ketika Rasulullah ﷺ masuk ke tempat Usman ibnu Maz’un yang telah mati, lalu Ummul Ala berkata,
"Semoga rahmat Allah terlimpahkan kepadamu, hai Abus Sa’ib (nama julukan Usman ibnu Maz’un).
Kesaksianku terhadapmu menyatakan bahwa sesungguhnya Allah telah memuliakanmu."
Maka Rasulullah ﷺ bersabda,
"Apakah yang membuatmu mengetahui bahwa Allah telah memuliakannya?"
Ummul Ala berkata,
"Ayah dan ibuku menjadi tebusanmu, wahai Rasulullah.
Maka siapa lagikah yang mau memberikan kesaksian (untuknya)?"
Rasulullah ﷺ bersabda:
Adapun dia, sesungguhnya dia telah kedatangan hal yang meyakinkan (yakni kematian), dan sesungguhnya saya benar-benar memohon kebaikan (untuknya).

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).

Dari makna ayat ini disimpulkan bahwa ibadah seperti salat dan lain-lainnya diwajibkan kepada manusia selagi akalnya sehat dan normal, maka ia mengerjakan salatnya sesuai dengan kondisinya, seperti yang telah disebutkan di dalam kitab Sahih Bukhari, dari Imran ibnu Husain r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

Salatlah sambil berdiri, dan jika kamu tidak mampu (berdiri), maka (salatlah) dengan duduk.
Dan jika kamu tidak mampu (duduk), maka (salatlah) dengan berbaring pada lambung.

Keterangan ini dapat dijadikan dalil yang menyalahkan pendapat sebagian orang-orang ateis yang mengatakan bahwa makna yang dimaksud dengan al-yaqin dalam ayat ini ialah makrifat.
Untuk itu, mereka mengatakan bahwa bilamana seseorang dari mereka telah sampai kepada tingkatan makrifat, maka gugurlah taklif atau kewajiban mengerjakan ibadah.
Hal ini jelas merupakan kekufuran, kesesatan, dan kebodohan, karena sesungguhnya para nabi dan para sahabatnya adalah orang yang paling makrifat kepada Allah dan paling mengetahui tentang hak-hak Allah serta sifat-sifat-Nya dan pengagungan yang berhak diperoleh-Nya.
Akan tetapi, sekalipun demikian mereka adalah orang yang paling banyak mengerjakan ibadah dan paling mengekalkan perbuatan-perbuatan kebaikan sampai ajal menjemput mereka.

Sesungguhnya makna yang dimaksud dengan istilah al-yaqin dalam ayat ini ialah kematian, seperti yang telah dijelaskan di atas.
Akhirnya kami panjatkan puja dan puji kepada Allah subhanahu wa ta’ala, atas hidayah yang telah diberikan-Nya, dan hanya kepada-Nyalah memohon pertolongan dan bertawakal.
Dialah yang berhak mewafatkan kita dalam keadaan yang paling baik dan paling sempurna, dan sesungguhnya Dia Maha Pemurah lagi Mahamulia.

Demikianlah akhir tafsir surat Al-Hijr, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Unsur Pokok Surah Al Hijr (الحجر)

Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.
Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah subhanahu wa ta’ala, karena mendustakan Nabi Shalehalaihis salam dan berpaling dari ayat-ayat Allah.

Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luthalaihis salam dan kaum Syu’aib ‘alaihis salam.

Dari kesemua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasulrasul akan mengalami kehancuran.

Keimanan:

▪ Kepastian nasib suatu bangsa hanya di tangan Allah.
▪ Allah menjamin kemurnian Alquran sepanjang masa.
▪ Syaitan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang menjaganya.
Alam malakut (langit) senantiasa dijaga dari syaitan.
▪ Kadar rezeki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah.
▪ Allah memelihara hambaNya yang telah mendapat taufiq dari godaan syaitan.
▪ Allah disamping bersifat Maha Pengampun dan Maha Penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar.
▪ Manusia dihimpun pada hari kiamat.

Hukum:

▪ Larangan melakukan homosexual.
▪ Kewajiban melakukan ibadah selama hidup.
▪ Larangan menginginkan harta orang kafir.
▪ Perintah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar melakukan dakwah agama secara terang-terangan.
▪ Larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Kisah:

▪ Nabi Ibrahim `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Nabi Luth `alaihis salam dengan kaumnya
▪ Kaum Syu’aib dan kaum Shaleh `alaihis salam (Tsamud).

Lain-lain:

▪ Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah.
▪ Kejadian alam dan isinya mengandung hikmah.
▪ Angin mengawinkan tepung sari bunga-bungaan.
▪ Asal kejadian Adam`alaihis salam.

Audio

QS. Al-Hijr (15) : 1-99 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 99 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Hijr (15) : 1-99 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 99

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hijr ayat 99 - Gambar 1 Surah Al Hijr ayat 99 - Gambar 2
Statistik QS. 15:99
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hijr.

Surah Al-Hijr (bahasa Arab:الحجر, al-Hijr, “Al-Hijr”) adalah surah ke-15 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 99 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami oleh kaum Tsamud pada zaman dahulu yang terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surah ini diambil dari nama daerah pegunungan itu yang berkaitan dengan nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah, karena mendustakan Nabi Shaleh dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth dan kaum Syu’aib .
Surah ini juga mengandung pesan bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Nomor Surah 15
Nama Surah Al Hijr
Arab الحجر
Arti Gunung Al Hijr
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 54
Juz Juz 13 (ayat 1) sampai juz 14 (2-99)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 99
Jumlah kata 658
Jumlah huruf 2881
Surah sebelumnya Surah Ibrahim
Surah selanjutnya Surah An-Nahl
Sending
User Review
4.6 (28 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

15:99, 15 99, 15-99, Surah Al Hijr 99, Tafsir surat AlHijr 99, Quran Al-Hijr 99, Surah Al Hijr ayat 99

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Hijr

۞ QS. 15:2 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 15:3 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:4 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:5 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:8 • Tugas-tugas malaikat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:9 Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan

۞ QS. 15:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:12 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 15:13 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:14 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:15 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:16 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 15:17 • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 15:18 • Pahala jin dan balasannya • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 15:19 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 15:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 15:21 • Segala sesuatu milik Allah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 15:22 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 15:23 Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Al Warits (Yang mewariskan alam) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 15:24 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 15:25 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 15:26 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 15:27 • Kekuasaan Allah • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:28 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 15:31 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:32 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:33 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:36 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 15:39 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:40 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 15:41 • Allah menepati janji

۞ QS. 15:42 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Menjaga diri dari syetan • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:43 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 15:44 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 15:45 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 15:46 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Memasuki surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 15:47 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 15:48 • Pahala iman • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga •

۞ QS. 15:49 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 15:50 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:52 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:53 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:54 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:55 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:56 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 15:57 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:58 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:59 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 15:60 • Azab orang kafir

۞ QS. 15:61 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:62 • Sifat-sifat malaikat

۞ QS. 15:63 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:64 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:65 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:66 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:73 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:74 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:79 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:80 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:81 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:83 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:84 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:85 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 15:86 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 15:91 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 15:92 Ar Rabb (Tuhan) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:93 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:96 Syirik adalah dosa terbesar • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:98 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 15:99 Ar Rabb (Tuhan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kewajiban hamba pada Allah

Ayat Pilihan

Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal,
(yaitu mereka) yang bersabar & bertawakkal kepada Tuhannya.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 58-59

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ
Dan orang orang-orang yang menjaga salatnya.

أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى جَنَّـٰتٍۢ مُّكْرَمُونَ
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
QS. Al-Ma’arij [70]: 34-35

Dan berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
(yaitu) orang yang bila ditimpa musibah,
mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.
(sungguh kita adalah milik Allah & hanya kepada Allah lah kita kembali)
QS. Al-Baqarah [2]: 155-156

Berinfaqlah kepada orang fakir karena berjuang di jalan Allah sehingga tidak sempat mencari nafkah.
Atau karena mereka terluka di medan perang yang membuat tidak bisa bekerja.
QS. Al-Baqarah [2]: 273

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah ...

Benar! Kurang tepat!

Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Surah yang menjelaskan bahwa ''Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta'', yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #19
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #19 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #19 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Kamus

syahadat

Apa itu syahadat? sya.ha.dat (1) persaksian; (2) persaksian dan pengakuan (ikrar) yang benar, diikrarkan dengan lisan dan dibenarkan dengan hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adala...

talbiyah

Apa itu talbiyah? Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menerangkan, talbiyah adalah bacaan yang disunnahkan ketika seseorang yang telah niat haji dan umrah, hukum membaca talbiyah adalah sunah muakkad...

Khunais bin Hudhaifa

Siapa itu Khunais bin Hudhaifa? Khunais bin Hudhaifa (dalam bahasa Arab: خنيس ابن حذيفة‎ adalah putra Hudhafa ibn Qays dari kabilah Sahm, bagian Quraisy sebuah suku di Mekkah.Ibunya, Da&...