Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Hijr (Gunung Al Hijr) – surah 15 ayat 91 [QS. 15:91]

الَّذِیۡنَ جَعَلُوا الۡقُرۡاٰنَ عِضِیۡنَ
Al-ladziina ja’aluul quraana ‘idhiin(a);
(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Alquran itu terbagi-bagi.
―QS. Al Hijr [15]: 91

Daftar isi

Who have made the Qur’an into portions.
― Chapter 15. Surah Al Hijr [verse 91]

ٱلَّذِينَ orang-orang yang

Those who
جَعَلُوا۟ (mereka) menjadikan

have made
ٱلْقُرْءَانَ Al Quran

the Quran
عِضِينَ terbagi-bagi

(in) parts.

Tafsir

Alquran

Surah Al Hijr
15:91

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 91. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan bahwa sebagaimana Allah telah meng-anugerahkan as-sab’ul-matsani kepada umat Nabi Muhammad, Dia juga telah menganugerahkan yang serupa itu kepada umat-umat sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi yang telah diutus kepada mereka.
Seperti halnya sikap dan tindakan umat yang terdahulu terhadap kitabkitab yang diturunkan kepada mereka, demikian pula sikap orang-orang musyrik di Mekah yang telah menamakan Alquran dengan nama yang bermacam-macam, seperti syair, sihir, dongeng-dongeng orang purbakala, buatan Muhammad, dan sebagainya.


Para mufasir berbeda pendapat tentang yang dimaksud dengan perkataan
"al-muqtasimin"
(orang yang membagi-bagi).


Pendapat pertama mengartikan al-muqtasimin dengan orang-orang kafir yang telah bersumpah bahwa Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati.

Perkataan ini sesuai dengan firman Allah ﷻ:

وَاَقْسَمُوْا بِاللّٰهِ جَهْدَ اَيْمَانِهِمْ لَا يَبْعَثُ اللّٰهُ مَنْ يَّمُوْتُ بَلٰى وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا وَّلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ

Dan mereka bersumpah dengan (nama) Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh,
"Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati."
Tidak demikian (pasti Allah akan membangkitkannya), sebagai suatu janji yang benar dari-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
(an-Nahl [16]: 38)


Dan firman Allah ﷻ:

اَهٰٓؤُلَاۤءِ الَّذِيْنَ اَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللّٰهُ بِرَحْمَةٍ اُدْخُلُوا الْجَنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَآ اَنْتُمْ تَحْزَنُوْنَ

Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah, bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?"
(Allah ﷻ berfirman),
"Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada rasa takut padamu dan kamu tidak pula akan bersedih hati."
(al-A’raf [7]: 49)


Pendapat kedua mengartikan al-muqtasimin dengan
"orang-orang yang membagi-bagi"
kitab Allah, yaitu mengurangi, menukar, dan menambah isi kitab Allah yang telah diturunkan kepada para rasul-Nya.

Dasar pendapat mereka ialah firman Allah ﷻ:

اَفَتُؤْمِنُوْنَ بِبَعْضِ الْكِتٰبِ وَتَكْفُرُوْنَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاۤءُ مَنْ يَّفْعَلُ ذٰلِكَ مِنْكُمْ اِلَّا خِزْيٌ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يُرَدُّوْنَ اِلٰٓى اَشَدِّ الْعَذَابِ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ

Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab (Taurat) dan ingkar kepada sebagian (yang lain)?
Maka tidak ada balasan (yang pantas) bagi orang yang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia dan pada hari Kiamat mereka dikembalikan kepada azab yang paling berat.
Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
(al-Baqarah [2]: 85)


Dan firman Allah ﷻ:

مِنَ الَّذِيْنَ هَادُوْا يُحَرِّفُوْنَ الْكَلِمَ عَنْ مَّوَاضِعِهٖ

(Yaitu) di antara orang Yahudi, yang mengubah perkataan dari tempat-tempatnya (an-Nisa’ [4]: 46)


Pendapat ketiga mengartikan al-muqtasimin dengan
"orang-orang yang membagi-bagi".
Maksudnya ialah mereka menamakan Alquran sesuai dengan nama yang mereka ingini, sehingga orang tidak mempercayai sebagai kitab yang diturunkan Allah.

Alasan mereka ialah firman Allah ﷻ:

بَلْ قَالُوْٓا اَضْغَاثُ اَحْلَامٍۢ بَلِ افْتَرٰىهُ بَلْ هُوَ شَاعِرٌ

Bahkan mereka mengatakan,
"(Alquran itu buah) mimpi-mimpi yang kacau, atau hasil rekayasanya (Muhammad), atau bahkan dia hanya seorang penyair.
(al-Anbiya [21]: 5)


Firman Allah ﷻ:

فَقَالَ اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ يُّؤْثَرُ

Lalu dia berkata,
"(Alquran) ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu).
(al-Muddatstsir [74]: 24)


Setiap pendapat di atas mempunyai dalildalil yang kuat, tetapi yang lebih tepat dan sesuai dengan ayat-ayat ini ialah pendapat ketiga, apalagi jika dihubungkan dengan ayat-ayat selanjutnya, yaitu firman Allah yang artinya:
"Yaitu orang-orang yang telah menjadikan Alquran itu terbagi-bagi".


Al-Maragi, menukil pendapat Ibnu Abbas, mengatakan bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani telah menjadikan pula Alquran itu terbagi-bagi, ada bagian yang mereka percayai, dan ada pula bagian yang mereka ingkari.


Hasan al-Basri berpendapat bahwa orang-orang musyrik Mekah telah membagi-bagi jalan yang akan dilalui manusia, kemudian mereka berdiri di jalan yang akan dilalui manusia dan menakut-nakuti orang-orang yang akan menempuh jalan yang telah dibentangkan oleh Nabi ﷺ.

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 91. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Yang telah menjadikan Alquran terpecah menjadi bagian-bagian yang terpisah, padahal ia adalah satu kesatuan yang kemukjizatan dan kebenarannya tidak bisa dipecah-pecah."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Yaitu orang-orang yang menjadikan Alquran dalam bagian-bagian.
Di antara mereka ada yang mengatakan Alquran adalah sihir, di antara mereka ada yang mengatakan Alquran adalah perdukunan, dan di antara mereka ada yang mengatakan selain itu.


Mereka memalingkan Alquran sesuai hawa nafsu mereka, untuk menghalangi manusia dari petunjuk.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yaitu orang-orang yang telah menjadikan kitab bacaan) yaitu kitabkitab yang diturunkan kepada mereka


(terbagi-bagi) menjadi beberapa bagian, mereka beriman terhadap sebagiannya dan ingkar terhadap sebagian yang lainnya.
Menurut pendapat orang lain dikatakan, yang dimaksud dengan mereka adalah orang-orang yang menguasai jalan-jalan yang menuju ke Mekah dengan maksud untuk menghalang-halangi manusia masuk Islam.
Sebagian dari mereka mengatakan tentang Alquran, bahwa Alquran itu adalah sihir, sebagian lainnya mengatakan, Alquran adalah peramal, sedangkan sebagian yang lainnya lagi mengatakan, bahwa Alquran adalah syair.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Alquran itu terbagi-bagi.

Yakni mereka menjadikan Kitab yang diturunkan kepada mereka terbagi-bagi.
Dengan kata lain, mereka percaya kepada sebagiannya dan ingkar kepada sebagian lainnya.

Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ya’qub ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Hasyim, telah menceritakan kepada kami Abu Bisyr, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

…mereka menjadikan Alquran itu terbagi-bagi.
Mereka adalah ahli kitab, mereka membagi-bagi kitabnya menjadi beberapa bagian, lalu mereka percaya kepada sebagiannya dan ingkar kepada sebagian lainnya.

Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ubaidillah ibnu Musa, dari Al-A’masy, dari Abu Zabyan, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

…mereka menjadikan Alquran itu terbagi-bagi.
Bahwa mereka adalah ahli kitab, mereka membagi-baginya menjadi beberapa bagian lalu mereka beriman kepada sebagiannya dan ingkar kepada sebagian yang lainnya.

Telah menceritakan kepada kami Ubaidillah ibnu Musa, dari Al-A’masy, dari Abu Zabyan, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah).
(QS. Al-Hijr [15]: 90)
Bahwa mereka beriman kepada sebagiannya dan kafir kepada sebagian yang lainnya, mereka adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani.


Al-Hakam ibnu Aban telah meriwayatkan dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:


…mereka menjadikan Alquran itu terbagi-bagi.
Bahwa yang dimaksud dengan ‘idin ialah sihir.


Ikrimah mengatakan, al-‘idah artinya sihir, menurut dialek orang-orang Quraisy, mereka mengatakan al-adihah kepada wanita penyihir.


Mujahid mengatakan, ‘idwahun a’ddun menurut mereka artinya sihir.
Mereka mengatakan pula tukang tenung, juga mengatakannya dongengan-dongengan orang-orang dahulu.

Ata mengatakan bahwa sebagian dari mereka mengatakan sihir, ada yang mengatakannya gila, ada pula yang mengatakannya tukang tenung, yang demikian itulah makna lafaz ‘idin.
Hal yang sama telah diriwayatkan dari Ad-Dahhak dan lain-lainnya.

Muhammad ibnu Ishaq mengatakan dari Muhammad ibnu Abu Muhammad, dari Ikrimah atau Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas, bahwa Al-Walid ibnul Mugirah menghimpun sejumlah orang dari kalangan kabilah Quraisy, dia adalah orang yang terhormat di kalangan mereka, saat itu telah datang musim haji.
Lalu Al-Walid ibnul Mugirah berkata kepada mereka,
"Hai orang-orang Quraisy, sesungguhnya musim haji tahun ini telah tiba, dan sesungguhnya para delegasi dari kalangan orang-orang Arab semuanya akan datang bertamu kepada kalian, mereka telah mendengar perihal urusan teman kalian ini (yakni Nabi Muhammad ﷺ).
Maka bersepakatlah kalian dalam suatu pendapat sehubungan dengannya, dan janganlah kalian bertentangan, sehingga sebagian dari kalian mendustakan dengan sebagian yang lainnya, dan pendapat sebagian dari kalian bertentangan dengan pendapat sebagian yang lainnya."
Lalu mereka berkata,
"Dan engkau, hai Abdu Syams (nama julukan Al-Walid ibnul Mugirah), kemukakanlah pendapatmu yang nanti akan kami jadikan sebagai pegangan."
Al-Walid balik bertanya,
"Tidak, tetapi kalianlah yang mengatakannya, nanti saya akan menurutinya."
Mereka berkata,
"Kami katakan dia adalah tukang tenung."
Al-Walid menjawab,
"Dia bukanlah tukang tenung."
Mereka berkata,
"Dia gila."
Al-Walid berkata,
"Dia tidak gila."
Mereka berkata,
"Dia seorang penyair."
Al-Walid berkata,
"Dia bukan penyair."
Mereka berkata,
"Dia seorang penyihir."
Al-Walid berkata,
"Dia bukan penyihir."
Mereka berkata,
"Lalu apakah yang harus kami katakan?"
Al-Walid berkata,
"Demi Allah, sesungguhnya ucapan Muhammad benar-benar manis.
Tidak sekali-kali kalian mengatakan sesuatu darinya melainkan pasti diketahui bahwa perkataanmu itu batil.
Dan sesungguhnya pendapat yang paling dekat untuk kalian katakan sehubungan dengannya ialah dia adalah seorang penyihir."
Akhirnya mereka berpisah dengan kesepakatan yang bulat akan hal tersebut dalam bersikap terhadap Nabi ﷺ Lalu Allah subhanahu wa ta’ala, menurunkan firman-Nya sehubungan dengan mereka:
(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Alquran itu terbagi-bagi.
Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu.
(QS. Al-Hijr [15]: 91-93)
Yang dimaksud dengan mereka ialah orang-orang yang mengatakan hal itu kepada Rasulullah ﷺ

Unsur Pokok Surah Al Hijr (الحجر)

Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.
Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah subhanahu wa ta’ala, karena mendustakan Nabi Shalehalaihis salam dan berpaling dari ayat-ayat Allah.

Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luthalaihis salam dan kaum Syu’aib ‘alaihis salam.

Dari kesemua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasulrasul akan mengalami kehancuran.

Keimanan:

▪ Kepastian nasib suatu bangsa hanya di tangan Allah.
▪ Allah menjamin kemurnian Alquran sepanjang masa.
▪ Syaitan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang menjaganya.
Alam malakut (langit) senantiasa dijaga dari syaitan.
▪ Kadar rezeki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah.
▪ Allah memelihara hambaNya yang telah mendapat taufiq dari godaan syaitan.
▪ Allah disamping bersifat Maha Pengampun dan Maha Penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar.
▪ Manusia dihimpun pada hari kiamat.

Hukum:

▪ Larangan melakukan homosexual.
▪ Kewajiban melakukan ibadah selama hidup.
▪ Larangan menginginkan harta orang kafir.
▪ Perintah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar melakukan dakwah agama secara terang-terangan.
▪ Larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Kisah:

▪ Nabi Ibrahim `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Nabi Luth `alaihis salam dengan kaumnya
▪ Kaum Syu’aib dan kaum Shaleh `alaihis salam (Tsamud).

Lain-lain:

▪ Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah.
▪ Kejadian alam dan isinya mengandung hikmah.
▪ Angin mengawinkan tepung sari bunga-bungaan.
▪ Asal kejadian Adam`alaihis salam.

Audio

QS. Al-Hijr (15) : 1-99 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 99 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Hijr (15) : 1-99 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 99

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hijr ayat 91 - Gambar 1 Surah Al Hijr ayat 91 - Gambar 2
Statistik QS. 15:91
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hijr.

Surah Al-Hijr (bahasa Arab:الحجر, al-Hijr, “Al-Hijr”) adalah surah ke-15 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 99 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami oleh kaum Tsamud pada zaman dahulu yang terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surah ini diambil dari nama daerah pegunungan itu yang berkaitan dengan nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah, karena mendustakan Nabi Shaleh dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth dan kaum Syu’aib .
Surah ini juga mengandung pesan bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Nomor Surah 15
Nama Surah Al Hijr
Arab الحجر
Arti Gunung Al Hijr
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 54
Juz Juz 13 (ayat 1) sampai juz 14 (2-99)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 99
Jumlah kata 658
Jumlah huruf 2881
Surah sebelumnya Surah Ibrahim
Surah selanjutnya Surah An-Nahl
Sending
User Review
4.6 (10 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

15:91, 15 91, 15-91, Surah Al Hijr 91, Tafsir surat AlHijr 91, Quran Al-Hijr 91, Surah Al Hijr ayat 91

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Hijr

۞ QS. 15:2 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 15:3 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:4 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:5 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:8 • Tugas-tugas malaikat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:9 Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan

۞ QS. 15:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:12 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 15:13 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:14 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:15 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:16 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 15:17 • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 15:18 • Pahala jin dan balasannya • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 15:19 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 15:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 15:21 • Segala sesuatu milik Allah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 15:22 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 15:23 Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Al Warits (Yang mewariskan alam) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 15:24 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 15:25 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 15:26 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 15:27 • Kekuasaan Allah • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:28 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 15:31 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:32 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:33 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:36 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 15:39 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 15:40 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 15:41 • Allah menepati janji

۞ QS. 15:42 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Menjaga diri dari syetan • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:43 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 15:44 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 15:45 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 15:46 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Memasuki surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 15:47 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 15:48 • Pahala iman • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga •

۞ QS. 15:49 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 15:50 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:52 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:53 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:54 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:55 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:56 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 15:57 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:58 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:59 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 15:60 • Azab orang kafir

۞ QS. 15:61 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:62 • Sifat-sifat malaikat

۞ QS. 15:63 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:64 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:65 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 15:66 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:73 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:74 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:79 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:80 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:81 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 15:83 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:84 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 15:85 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 15:86 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 15:91 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 15:92 Ar Rabb (Tuhan) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:93 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:96 Syirik adalah dosa terbesar • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 15:98 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 15:99 Ar Rabb (Tuhan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kewajiban hamba pada Allah

Ayat Pilihan

Hidup ini singkat,
jadi biarkan mereka tertawa sebanyak yang mereka suka di dalamnya.
Tapi ketika kehidupan berakhir & mereka kembali ke Allah Ta’ala,
mereka akan mulai menangis selamanya tanpa akhir.
[Tafsir Ibnu Katsir] ― QS. At-Taubah [9]: 82

Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu.
Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.
QS. Al-Anfal [8]: 25

Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi,
tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya,
dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.
QS. Al-Qasas [28]: 56

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ

Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa wada'na 'angka wizrak

''dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,''
--QS. Al-Insyirah [94] : 2

+

Array

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyrah laka sadrak

''Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?''
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Surah Al-Insyirah terdiri dari ... ayat.

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Pendidikan Agama Islam #25
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #25 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #25 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Kamus

Fussilat

Apa itu Fussilat? Surah Fussilat (Arab: فصّلت, “Yang Dijelaskan”) adalah surah ke-41 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 54 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ya...

Ja’far bin Abi Thalib

Siapa itu Ja’far bin Abi Thalib? Ja’far bin Abi Thalib (Arab: جعفر ابن أبي طالب) (dikenal juga dengan julukan Jafar-e-Tayyar) adalah putera dari Abu Thalib, Sepupu dari Nabi Isla...

Al Quddus

Apa itu Al Quddus? Allah itu Al-Quddus . Allah itu Maha Suci (The Most Holy) dari hal-hal yang buruk. Sebagai manusia, kita tentu tidak memiliki hak untuk mengklaim bahwa diri kita adalah suci, karen...