Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Hijr (Gunung Al Hijr) – surah 15 ayat 63 [QS. 15:63]

قَالُوۡا بَلۡ جِئۡنٰکَ بِمَا کَانُوۡا فِیۡہِ یَمۡتَرُوۡنَ
Qaaluuu bal ji-anaaka bimaa kaanuu fiihi yamtaruun(a);
(Para utusan) menjawab,
“Sebenarnya kami ini datang kepadamu membawa azab yang selalu mereka dustakan.
―QS. Al Hijr [15]: 63

They said,
"But we have come to you with that about which they were disputing,
― Chapter 15. Surah Al Hijr [verse 63]

قَالُوا۟ mereka berkata

They said,
بَلْ bahkan/sebenarnya

"Nay,
جِئْنَٰكَ kami datang kepadamu

we have come to you
بِمَا dengan apa

with what
كَانُوا۟ adalah mereka

they were
فِيهِ didalamnya/padanya

in it
يَمْتَرُونَ mereka adakan/dustakan

disputing,

Tafsir

Alquran

Surah Al Hijr
15:63

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 63. Oleh Kementrian Agama RI


Para malaikat menerangkan maksud kedatangan mereka kepada Luth `alaihis salam Mereka datang untuk menyampaikan kabar buruk yaitu azab yang akan ditimpakan kepada kaumnya yang telah mengingkari dan men-dustakannya.


Dalam ayat ini disebutkan jawaban para malaikat,
"Sesungguhnya kami datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan.
"
Bahkan dengan perkataan,
"Kami datang untuk mengazab mereka."
Maksud jawaban para malaikat dengan perkataan yang demikian itu ialah untuk menyatakan kebenaran ancaman yang biasa disampaikan Luth kepada kaumnya selama ini.

Nabi Luth `alaihis salam selalu memperingatkan kaumnya agar mengikuti dan memeluk agama yang telah disampaikannya serta mengakui kerasulannya.
Jika mereka tetap ingkar, mereka akan ditimpa azab Allah.

Seruan dan pernyataan Luth ini mereka sambut dengan ejekan.
Mereka tidak mempercayai keesaan dan kekuasaan Allah yang dapat mengazab orang-orang yang ingkar.

Bahkan mereka menantang Luth agar segera menurunkan azab yang dijanjikan itu.


Kemudian para malaikat menegaskan kepada Luth bahwa maksud kedatangan mereka ialah untuk melaksanakan tugas yang telah dibebankan Allah ﷻ kepada mereka untuk menyampaikan azab kepada kaumnya.

Tugas ini pasti terlaksana dan segala yang mereka ucapkan itu adalah benar, karena mereka sendiri adalah para malaikat yang tidak pernah menyalahi perintah Allah.


Setelah itu, para malaikat memberikan perintah kepada Luth `alaihis salam tentang cara-cara yang harus dilaksanakannya beserta pengikut-pengikutnya untuk menghindarkan diri dari azab Allah yang akan datang.

Luth beserta keluarga dan kaumnya yang telah beriman diperintahkan untuk segera meninggalkan negeri itu pada akhir malam.
Luth `alaihis salam diminta berjalan di belakang pengikut-pengikutnya, agar dia dapat mengatur dan mempertahankan diri dari serangan kaumnya yang mengejar dari belakang.
Ini juga bertujuan agar Luth `alaihis salam dapat mendorong para pengikutnya berjalan secepatnya, karena azab yang akan ditimpakan hampir datang, dan ia dapat memperhatikan kaumnya yang tidak mau meneruskan perjalanan.
Selanjutnya para malaikat memerintahkan agar tidak seorang pun dari pengikut Luth yang menoleh ke belakang pada waktu mendengar halilintar yang menghancurkan.
Dengan demikian, mereka tidak dapat melihat peristiwa yang mengerikan yang dapat merusak dan menggoncangkan jiwa mereka, sehingga mereka selamat dan iman mereka bertambah kuat sampai ke tempat yang aman yang sedang dituju itu.


Pada ayat ini, disebutkan agar Luth berangkat beserta keluarga dan kaumnya yang setia.
Kemudian para malaikat menguatkan perintah dan larangannya dengan mengatakan,
"Teruskanlah perjalananmu ke tempat yang telah diperintahkan kepadamu."
Menurut suatu riwayat yang dimaksud dengan tempat yang diperintahkan dalam ayat ini ialah Syria).


Pada Surah Hud, kisah Lut dikisahkan menurut urutan peristiwa yang pernah terjadi, sedang pada surah ini dikisahkan secara melompat-lompat, tidak menurut urutan kejadian yang sebenarnya.
Perbedaan cara dalam mengutarakan kisah ini adalah karena tujuan Allah menyampaikan kisah ini pada kedua surah tersebut juga berbeda.
Jika dihubungkan dengan ayat-ayat sebelumnya, maka tujuan mengutarakan kisah Luth dalam Surah Hud ialah untuk menguatkan hati Nabi Muhammad ﷺ beserta sahabat-sahabatnya, dalam menyampaikan agama Allah dan menyatakan keesaan dan kekuasaan Allah ﷻ yang wajib disembah.
Rasulrasul yang diutus Allah sejak dahulu selalu mendapat tantangan dan ancaman dari kaumnya, tetapi mereka tetap tabah dan sabar melaksanakan tugas yang dibebankan Allah kepada mereka.
Sedang tujuan kisah Luth dengan kaumnya pada Surah Al-Hijr ini adalah untuk menjelaskan kepada orang-orang yang beriman akan rahmat dan nikmat Allah yang telah mereka terima.
Juga nikmat yang telah diterima oleh orang-orang yang beriman dahulu kala kepada rasulrasul yang diutus Allah kepada mereka.
Di antaranya adalah nikmat yang telah dilimpahkan kepada Nabi Ibrahim `alaihis salam berupa putra-putra yang selalu diidam-idamkannya, dan nikmat yang telah dilimpahkan kepada Nabi Luth beserta pengikutnya.
Juga untuk menerangkan azab Allah yang telah ditimpakan kepada orang-orang kafir dan ingkar kepada dakwah rasul yang diutus kepada mereka.

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 63. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Para malaikat berkata,
"Jangan takut kepada kami.
Kami tidak datang membawa apa yang kamu khawatirkan.


Kami datang dengan berita gembira, yaitu turunnya azab kepada kaummu yang telah mendustakanmu dengan meragukan atau mengingkari kebenaran datangnya azab itu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


63-64-65.
Mereka menjawab:
"Jangan takut, sesungguhnya kami datang dengan membawa azab yang selalu diragukan oleh kaummu, dan mereka tidak mempercayainya.


Kami datang kepadamu dengan membawa kebenaran dari sisi Allah, dan kami adalah orang-orang yang benar.
Maka, keluarlah dari antara mereka bersama keluargamu yang beriman, setelah berlalu sebagian malam.


Berjalanlah kamu dari belakang mereka, agar tidak seorang pun di antara mereka yang tertinggal lalu ia ikut terkena azab.
Janganlah salah seorang dari kalian menoleh ke belakangnya, agar ia tidak melihat azab lalu azab itu ikut mengenainya juga.


Bersegeralah kalian ke tempat yang Allah perintahkan kepada kalian, agar kalian berada di tempat yang aman."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Para utusan menjawab,
"Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa apa yang mereka) yakni kaummu


(mendustakannya.") mereka meragukan tentangnya, subjek yang dimaksud adalah azab.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Tafsir ayat ini hanya diterangkan secara ringkas pada ayat 61.

Unsur Pokok Surah Al Hijr (الحجر)

Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.
Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah subhanahu wa ta’ala, karena mendustakan Nabi Shalehalaihis salam dan berpaling dari ayat-ayat Allah.

Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luthalaihis salam dan kaum Syu’aib ‘alaihis salam.

Dari kesemua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasulrasul akan mengalami kehancuran.

Keimanan:

▪ Kepastian nasib suatu bangsa hanya di tangan Allah.
▪ Allah menjamin kemurnian Alquran sepanjang masa.
▪ Syaitan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang menjaganya.
Alam malakut (langit) senantiasa dijaga dari syaitan.
▪ Kadar rezeki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah.
▪ Allah memelihara hambaNya yang telah mendapat taufiq dari godaan syaitan.
▪ Allah disamping bersifat Maha Pengampun dan Maha Penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar.
▪ Manusia dihimpun pada hari kiamat.

Hukum:

▪ Larangan melakukan homosexual.
▪ Kewajiban melakukan ibadah selama hidup.
▪ Larangan menginginkan harta orang kafir.
▪ Perintah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar melakukan dakwah agama secara terang-terangan.
▪ Larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Kisah:

▪ Nabi Ibrahim `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Nabi Luth `alaihis salam dengan kaumnya
▪ Kaum Syu’aib dan kaum Shaleh `alaihis salam (Tsamud).

Lain-lain:

▪ Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah.
▪ Kejadian alam dan isinya mengandung hikmah.
▪ Angin mengawinkan tepung sari bunga-bungaan.
▪ Asal kejadian Adam`alaihis salam.

Audio

QS. Al-Hijr (15) : 1-99 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 99 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Hijr (15) : 1-99 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 99

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hijr ayat 63 - Gambar 1 Surah Al Hijr ayat 63 - Gambar 2
Statistik QS. 15:63
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hijr.

Surah Al-Hijr (bahasa Arab:الحجر, al-Hijr, “Al-Hijr”) adalah surah ke-15 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 99 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami oleh kaum Tsamud pada zaman dahulu yang terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surah ini diambil dari nama daerah pegunungan itu yang berkaitan dengan nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah, karena mendustakan Nabi Shaleh dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth dan kaum Syu’aib .
Surah ini juga mengandung pesan bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Nomor Surah15
Nama SurahAl Hijr
Arabالحجر
ArtiGunung Al Hijr
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu54
JuzJuz 13 (ayat 1) sampai juz 14 (2-99)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat99
Jumlah kata658
Jumlah huruf2881
Surah sebelumnyaSurah Ibrahim
Surah selanjutnyaSurah An-Nahl
Sending
User Review
4.2 (10 votes)
Tags:

15:63, 15 63, 15-63, Surah Al Hijr 63, Tafsir surat AlHijr 63, Quran Al-Hijr 63, Surah Al Hijr ayat 63

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 10 [QS. 26:10]

10. Sebagai hiburan kepada Nabi Muhammad dan sebagai pelajaran bagi penduduk Mekah, Allah menceritakan kembali sejarah nabi-nabi terdahulu dan keingkaran kaumnya terhadap mereka. Dan ingatlah, wahai R … 26:10, 26 10, 26-10, Surah Asy Syu’araa 10, Tafsir surat AsySyuaraa 10, Quran Asy Syuara 10, Asy Syu’ara 10, Asy-Syu’ara 10, Surah Asy Syuara ayat 10

QS. Al Mumtahanah (Wanita yang diuji) – surah 60 ayat 13 [QS. 60:13]

13. Ayat ini berbicara tentang larangan memohon perlindungan kepada orang-orang kafir. Wahai orang-orang beriman kuatkanlah iman kamu, janganlah kamu menjadikan orang-orang yang dimurka Allah seperti … 60:13, 60 13, 60-13, Surah Al Mumtahanah 13, Tafsir surat AlMumtahanah 13, Quran Al-Mumtahanah 13, Surah Al Mumtahanah ayat 13

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … khuludiyah takamul khalbu wasatiyyah

Pendidikan Agama Islam #18

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu sebagai … penggembala anak pandai

Pendidikan Agama Islam #17

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- … 3 6 4 5 7 Benar! Kurang tepat!

Instagram