QS. Al Hijr (Gunung Al Hijr) – surah 15 ayat 62 [QS. 15:62]

قَالَ اِنَّکُمۡ قَوۡمٌ مُّنۡکَرُوۡنَ
Qaala innakum qaumun munkaruun(a);

dia (Lut) berkata,
“Sesungguhnya kamu orang yang tidak kami kenal.”

―QS. 15:62
Topik ▪ Malaikat ▪ Sifat-sifat malaikat ▪ Ampunan Allah yang luas
15:62, 15 62, 15-62, Al Hijr 62, AlHijr 62, Al-Hijr 62
English Translation - Sahih International
He said,
“Indeed, you are people unknown.”
―QS. 15:62

 

Tafsir surah Al Hijr (15) ayat 62

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 62. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah para malaikat menyampaikan kabar gembira kepada Ibrahim `alaihis salam akan anugerah Allah kepadanya berupa kelahiran seorang putra dan berita akan kehancuran kaum Luth yang ingkar, mereka pun meninggalkan rumah Ibrahim menuju kota Sodom, negeri tempat tinggal kaum Luth yang terletak di daerah Yordania, untuk melaksanakan tugas yang telah dipikulkan Allah kepada mereka.

Kedatangan mereka secara tiba-tiba ke rumahnya tidak diduga-duga sedikit pun oleh Luth `alaihis salam dan ia tidak mengetahui sedikit pun siapa para tamu yang datang itu.
Hal ini tergambar dalam ucapan Luth ketika menyambut tamunya itu,
“Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang yang tidak dikenal.”
Pada firman Allah yang lain digambarkan pula kegelisahan Luth dan ketidaktahuannya terhadap kaumnya itu.
Allah ﷻ berfirman:

وَلَمَّآ اَنْ جَاۤءَتْ رُسُلُنَا لُوْطًا سِيْۤءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا

Dan ketika para utusan Kami (para malaikat) datang kepada Luth, dia merasa bersedih hati karena (kedatangan) mereka, dan (merasa) tidak mempunyai kekuatan untuk melindungi mereka. (al-‘Ankabut [29]: 33)

Dari ayat dipahami bahwa sebab kekhawatiran dan kegelisahan Nabi Luth itu ialah kedatangan tamu-tamu itu ke rumahnya secara tiba-tiba dan tidak terduga sebelumnya.
Para malaikat itu menyamar seperti laki-laki rupawan yang sangat disukai oleh kaum Luth yang senang mengerjakan perbuatan homoseksual.
Biasanya kalau datang laki-laki seperti itu, kaum Luth akan datang beramai-ramai ke rumahnya dan memaksa Luth menyerahkan tamunya kepada mereka.
Seandainya Luth `alaihis salam mengetahui dengan pasti bahwa yang datang itu para malaikat, tentulah dia tidak merasa khawatir karena dia percaya bahwa para malaikat dapat mempertahankan dan membela diri dari tindakan mereka itu.