QS. Al Hijr (Gunung Al Hijr) – surah 15 ayat 40 [QS. 15:40]

اِلَّا عِبَادَکَ مِنۡہُمُ الۡمُخۡلَصِیۡنَ
Ilaa ‘ibaadaka minhumul mukhlashiin(a);

kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”.
―QS. 15:40
Topik ▪ Iman ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala ▪ Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan
15:40, 15 40, 15-40, Al Hijr 40, AlHijr 40, Al-Hijr 40

Tafsir surah Al Hijr (15) ayat 40

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 40. Oleh Kementrian Agama RI

Karena telah dikutuk dan dilaknat Allah dengan menjauhkannya dari nikmat-Nya dan menjadikan ia sesat dan hina, Iblis memohon supaya Allah memberi kesempatan untuk menyesatkan anak cucu Adam dengan menjadikan perbuatan jahat menjadi baik menurut pandangannya.
Dengan demikian, akan menarik hati mereka sehingga tanpa disadari mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang jahat itu.
Namun hal itu tidak berlaku bagi hamba-hamba yang ikhlas dan saleh, yang tidak dapat dipalingkan dari kebenaran.
Menurut sebagian mufasir, setelah dikutuk, Iblis tidak memohon ampun kepada Allah, tetapi malahan bersumpah akan menipu dan memperdaya anak cucu Adam sampai hari kiamat, kecuali hamba-hamba yang saleh dan ikhlas.
Mereka tidak dapat ditipu dan diperdaya karena kekuatan imannya, berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Iblis) menjawab, “Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka.”
(Shad38: 82-83)

Sumpah ini benar-benar dilaksanakan dan diwujudkan Iblis dengan segala kemampuan yang ada padanya, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka.
Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.”

(al-A’raf: 16-17)

Allah subhanahu wa ta’ala menyatakan bahwa Iblis dapat memenuhi target sumpahnya dengan menyesatkan sebagian besar manusia.
Allah berfirman:

Dan sungguh, Iblis telah dapat meyakinkan terhadap mereka kebenaran sangkaannya, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian dari orang-orang mukmin.
(Saba: 20)

Orang-orang yang mengikuti setan dan Iblis menjadikannya sebagai pimpinan mereka, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Wahai anak cucu Adam! Janganlah sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana halnya dia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga, dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya.
Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.
Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.

(Al-A’raf: 27)

Related Images:

We cannot display this gallery

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tidak akan ada yang dapat selamat dari penyesatan yang aku lakukan kecuali hamba-hamba-Mu yang beribadah dengan ikhlas.
Aku tidak mampu menguasai mereka, karena jiwa mereka penuh dengan zikir menyebut asma-Mu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”) yakni orang-orang yang beriman.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

39-40.
IIblis berkata :
Wahai Rabbku, karena Engkau telah menyesatkanku, maka sungguh aku akan menjadikan anak keturunan Adam memandang baik perbuatan maksiat terhadap-Mu di muka bumi.
Dan sungguh aku akan menyesatkan mereka semua dari jalan petunjuk, kecuali hamba-hamba-Mu yang Engkau beri petunjuk, lalu mereka memurnikan peribadatan hanya kepada-Mu semata, bukan semua makhluk-Mu.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

kecuali hamba-hamba Engkau yang ikhlas di antara mereka.

Ayat ini semakna dengan yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku?
Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil.
(Al Israa’:62)


Informasi Surah Al Hijr (الحجر)
Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.
Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syiria).

Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah subhanahu wa ta’ala, karena mendustakan Nabi Shaleh ‘alaihis salam dan berpaling dari ayat-ayat Allah.

Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth ‘alaihis salam dan kaum Syu ‘aib ‘alaihis salam Dari kesemua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Keimanan:

Kepastian nasib suatu bangsa hanya di tangan Allah
Allah menjamin kemurnian Al Qur’an sepanjang masa
syaitan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang menjaganya
alam malakut (langit) senantiasa dijaga dari syaitan
kadar rezki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah
Allah memelihara hambaNya yang telah mendapat taufiq dari godaan syaitan
Allah disamping bersifat Maha Pengampun dan Maha Penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar
manusia dihimpun pada hari kiamat.

Hukum:

Larangan melakukan homosexual
kewajiban melakukan ibadah selama hidup
larangan menginginkan harta orang kafir
perintah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar melakukan da’wah agama secara terang-terangan
larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Kisah:

Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya
Nabi Luth a.s, dengan kaumnya
kaum Syu’aib dan kaum Shaleh a.s. (Tsamud).

Lain-lain:

Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah
kejadian alam dan isinya mengandung hikmah
angin mengawinkan tepung sari bunga-bungaan
asal kejadian Adam a.s.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Hijr (15) ayat 40 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Hijr (15) ayat 40 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Hijr (15) ayat 40 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Hijr - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 99 & Terjemahan


Gambar

We cannot display this gallery



Statistik Q.S. 15:40
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hijr.

Surah Al-Hijr (bahasa Arab:الحجر, al-Hijr, "Al-Hijr") adalah surah ke-15 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 99 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami oleh kaum Tsamud pada zaman dahulu yang terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surah ini diambil dari nama daerah pegunungan itu yang berkaitan dengan nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah, karena mendustakan Nabi Shaleh dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth dan kaum Syu'aib .
Surah ini juga mengandung pesan bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Nomor Surah15
Nama SurahAl Hijr
Arabالحجر
ArtiGunung Al Hijr
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu54
JuzJuz 13 (ayat 1) sampai juz 14 (2-99)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat99
Jumlah kata658
Jumlah huruf2881
Surah sebelumnyaSurah Ibrahim
Surah selanjutnyaSurah An-Nahl
4.9
Ratingmu: 4.3 (15 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/15-40









Video

Panggil Video Lainnya

We cannot display this gallery
RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta