Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Hijr

Al Hijr (Gunung Al Hijr) surah 15 ayat 3


ذَرۡہُمۡ یَاۡکُلُوۡا وَ یَتَمَتَّعُوۡا وَ یُلۡہِہِمُ الۡاَمَلُ فَسَوۡفَ یَعۡلَمُوۡنَ
Dzarhum ya’kuluu wayatamatta’uu wayulhihimul amalu fasaufa ya’lamuun(a);

Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).
―QS. 15:3
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat ▪ Tauhid Uluhiyyah
15:3, 15 3, 15-3, Al Hijr 3, AlHijr 3, Al-Hijr 3
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat di atas Allah subhanahu wa ta'ala telah melukiskan kepada orang-orang kafir keadaan mereka di akhirat nanti dan keadaan mereka di saat menanggung azab yang pedih, namun lukisan yang demikian tidak membekas sedikitpun di hati mereka, bahkan mereka menganggap peringatan Allah itu sesuatu yang tidak ada artinya sama sekali.
Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada Rasulullah ﷺ jika mereka tetap ingkar sekalipun telah diterima peringatan dan pelajaran, biarkan sajalah mereka dalam kelalaian dan kelengahannya seperti yang telah mereka lakukan itu, biarkanlah mereka mengenyam dan mengecap segala kesenangan dan kelezatan hidup di dunia serta memperturutkan hawa nafsunya, biarkanlah mereka memakan makanan, biarkanlah berbuat sesuka hatinya sampai kepada waktu yang ditentukan.
Biarkanlah mereka berangan-angan dan berkhayal, bahwa mereka akan memperoleh harta benda yang tidak terhingga banyaknya, akan memperoleh apa yang mereka inginkan, seperti memperoleh banyak anak dan keturunan, mempunyai istana yang indah, dapat memaksakan kehendaknya atas musuhnya dan atas siapa yang mereka kehendaki.

Peringatan yang disampaikan Allah itu, merupakan ancaman yang keras bagi orang-orang kafir, bahwa perbuatan dan tindakan mereka itu bertentangan dengan ajaran agama Allah, bertentangan dengan budi pekerti dan pribadi muslim.
Kehancuran budi pekerti dan pribadi muslim itu dilukiskan dalam sabda Rasulullah ﷺ:

Dari Amar bin Syuaib dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: "Kebaikan utama umat ini ialah zuhud dan yakin, dan umat akhir zaman akan dirusak oleh kebakhilan dan angan-angannya".
(H.R Ahmad, Tabrani dan Baihaqi)

Sayidina Ali bin Abu Talib berkata: "Bahwasanya yang aku takuti atasmu ada dua perkara, yaitu panjang angan-angan dan memperturutkan hawa nafsu.
Maka sesungguhnya panjang angan-angan menjadikan lupa kepada akhirat dan memperturutkan hawa nafsu menghalang-halangi berlakunya yang baik (hak)".

Al Hijr (15) ayat 3 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Hijr (15) ayat 3 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Hijr (15) ayat 3 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tetapi, saat ini mereka lalai akan siksaan akhirat yang akan menyambut mereka.
Dari itu, biarkanlah mereka, setelah disampaikan pesan dan peringatan, melakukan apa saja.
Mereka tidak memikirkan selain masalah makan dan kesenangan dunia saja.
Mereka terlena oleh angan-angan kosong itu.
Tetapi nanti, mereka pasti mengetahui azab yang akan menyambut mereka apabila telah melihatnya dengan mata kepala sendiri, pada hari kiamat.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Biarkanlah mereka) biarkanlah orang-orang kafir itu, hai Muhammad (makan dan bersenang-senang) di dunia mereka ini (dan dilalaikan) disibukkan (oleh angan-angan kosong) dengan dipanjangkan umur mereka dan lain-lainnya sehingga mereka lupa daratan akan iman (maka kelak mereka akan mengetahui) akibat daripada perbuatan mereka.
Ayat ini diturunkan sebelum ada perintah untuk memerangi mereka.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

3.
Wahai Muhammad, tinggalkanlah orang-orang kafir itu untuk makan dan bersenang-senang di kehidupan dunia mereka.
Kerakusan menyibukan mereka dari taat kepada Allah.
Mereka akan mengetahui kesudahan urusan mereka yang merugi di dunia dan akhirat.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang.

Dalam ayat ini terkandung peringatan yang keras dan ancaman yang pasti, seperti pengertian yang terdapat di dalam ayat lainnya melalui firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Katakanlah, "Bersenang-senanglah kalian, karena sesungguhnya tempat kembali kalian ialah neraka.” (Ibrahim:30)

(Dikatakan kepada orang-orang kafir), "Makanlah dan bersenang-senanglah kalian (di dunia dalam waktu) yang pendek, sesung­guhnya kalian adalah orang-orang yang berdosa.” (Al Mursalaat:46) .

Dan dalam firman berikutnya disebutkan:

...dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong).

Maksudnya, lalai dari bertobat dan tidak mau sadar.

...maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).

Informasi Surah Al Hijr (الحجر)
Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.
Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syiria).

Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah subhanahu wa ta'ala, karena mendustakan Nabi Shaleh 'alaihis salam dan berpaling dari ayat-ayat Allah.

Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth 'alaihis salam dan kaum Syu 'aib 'alaihis salam Dari kesemua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Keimanan:

Kepastian nasib suatu bangsa hanya di tangan Allah
Allah menjamin kemurnian Al Qur'an sepanjang masa
syaitan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang menjaganya
alam malakut (langit) senantiasa dijaga dari syaitan
kadar rezki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah
Allah memelihara hambaNya yang telah mendapat taufiq dari godaan syaitan
Allah disamping bersifat Maha Pengampun dan Maha Penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar
manusia dihimpun pada hari kiamat.

Hukum:

Larangan melakukan homosexual
kewajiban melakukan ibadah selama hidup
larangan menginginkan harta orang kafir
perintah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar melakukan da'wah agama secara terang-terangan
larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Kisah:

Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya
Nabi Luth a.s, dengan kaumnya
kaum Syu'aib dan kaum Shaleh a.s. (Tsamud).

Lain-lain:

Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah
kejadian alam dan isinya mengandung hikmah
angin mengawinkan tepung sari bunga-bungaan
asal kejadian Adam a.s.


Gambar Kutipan Surah Al Hijr Ayat 3 *beta

Surah Al Hijr Ayat 3



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Hijr

Surah Al-Hijr (bahasa Arab:الحجر, al-Hijr, "Al-Hijr") adalah surah ke-15 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 99 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami oleh kaum Tsamud pada zaman dahulu yang terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surah ini diambil dari nama daerah pegunungan itu yang berkaitan dengan nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah, karena mendustakan Nabi Shaleh dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth dan kaum Syu'aib .
Surah ini juga mengandung pesan bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Nomor Surah15
Nama SurahAl Hijr
Arabالحجر
ArtiGunung Al Hijr
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu54
JuzJuz 13 (ayat 1) sampai juz 14 (2-99)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat99
Jumlah kata658
Jumlah huruf2881
Surah sebelumnyaSurah Ibrahim
Surah selanjutnyaSurah An-Nahl
4.8
Rating Pembaca: 4.6 (20 votes)
Sending