Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Hijr

Al Hijr (Gunung Al Hijr) surah 15 ayat 24


وَ لَقَدۡ عَلِمۡنَا الۡمُسۡتَقۡدِمِیۡنَ مِنۡکُمۡ وَ لَقَدۡ عَلِمۡنَا الۡمُسۡتَاۡخِرِیۡنَ
Walaqad ‘alimnaal mustaqdimiina minkum walaqad ‘alimnaal musta’khiriin(a);

Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada-mu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripadamu).
―QS. 15:24
Topik ▪ Setiap makhluk berpasangan
15:24, 15 24, 15-24, Al Hijr 24, AlHijr 24, Al-Hijr 24
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 24. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala menegaskan bahwa Dia lah yang Maha Kuasa mengetahui semua yang terdahulu beserta peristiwa yang telah terjadi dari yang besar sampai yang paling kecil.
Dia mengetahui apa yang ada sekarang ini serta mengetahui apa yang terjadi pada masa yang akan datang tidak satu pun kejadian-kejadian itu yang tidak diketahuinya.

Dalam riwayat yang diriwayatkan oleh At Tirmizi dan Al Hakim dari Ibnu `Abbas diterangkan bahwa ayat ini {diturunkan berhubungan dengan wanita cantik, ia salat mengikuti Nabi ﷺ.
Karena itu sebagian sahabat yang ingin salat mengikuti Nabi ﷺ maju ke saf pertama, agar tidak dapat melihat wanita itu, karena dengan melihat muka wanita itu dikhawatirkan dapat membatalkan salat mereka.
Sedang sebagian sahabat yang lain mundur ke bagian belakang dengan harapan dapat melihat muka wanita itu di waktu rukuk melalui ketiak mereka.
Maka turun ayat ini mencela perbuatan sahabat itu, bahwa Allah subhanahu wa ta'ala mengetahui pula maksud para sahabat yang maju ke saf pertama mengetahui pula maksud para sahabat yang mundur ke saf belakang.

Sekalipun ayat ini diturunkan dengan peristiwa di atas, tetapi meliputi juga pengetahuan Allah subhanahu wa ta'ala terhadap segala yang tersirat dan tergores di dalam hati seseorang.

Al Hijr (15) ayat 24 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Hijr (15) ayat 24 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Hijr (15) ayat 24 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Masing-masing kalian mempunyai ajal yang telah ditentukan.
Hanya Kami yang mengetahui ajal itu.
Kami mengetahui siapa yang hidup dan mati lebih dahulu, dan siapa pula yang hidup dan mati kemudian.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kalian) yaitu makhluk-makhluk yang terdahulu sejak Nabi Adam (dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian) orang-orang yang akan datang kemudian hingga hari kiamat.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sesungguhnya Kami telah mengetahui siapa yang telah binasa di antara kalian dari anak keturunan Adam, siapa yang masih hidup, dan siapa yang akan datang hingga Hari Kiamat.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta'ala.
menyebutkan perihal ilmu-Nya Yang Mahasempurna tentang mereka, mulai dari yang pertama hingga yang paling akhir.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta'ala.
berfirman:

Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kalian.

Ibnu Abbas mengatakan, yang dimaksud dengan orang-orang yang terdahulu ialah semua orang yang telah mati sejak dari Nabi Adam 'alaihis salam Sedangkan yang dimaksud dengan orang-orang yang terkemudian ialah orang-orang yang masih hidup dan orang-orang yang akan ada nanti sampai hari kiamat.
Hal yang semisal telah diriwayatkan dari Ikrimah, Mujahid, Ad-Dahhak, Qatadah, Muhammad ibnu Ka'b, Asy-Sya'bi, dan lain-lainnya.
Pendapat inilah yang dipilih oleh Ibnu Jarir.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdul A'la, telah menceritakan kepada kami Mu'tamir ibnu Sulaiman, dari ayahnya, dari seorang lelaki, dari Marwan ibnul Hakam yang mengatakan bahwa ada sejumlah lelaki yang mengambil saf paling belakang demi seorang wanita, lalu Allah subhanahu wa ta'ala.
menurunkan firman-Nya:

Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kalian, dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripada kalian).

Abdur Razzaq telah meriwayatkannya dari Ja'far ibnu Sulaiman, dari Amr ibnu Malik (yakni An-Nakri), bahwa ia pernah mendengar Abul Jauza mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:

Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kalian.
Yakni dalam saf salat.

...dan orang-orang yang terkemudian (daripada kalian).

Menurut pengertian lahiriahnya, kata-kata ini berasal dari perkataan Abul Jauza, sedangkan nama Ibnu Abbas tidak disebut-sebut di dalamnya.
Imam Turmuzi mengatakan bahwa hal ini mirip dengan riwayat Nuh ibnu Qais.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, dari-Muhammad ibnu Abu Ma'syar, dari ayahnya, bahwa ia pernah mendengar Aun ibnu Abdullah menceritakan tentang pendapat Muhammad ibnu Ka'b sehubungan dengan makna firman-Nya:

Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kalian, dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripada kalian).
Ketika disebutkan kepada Muhammad ibnu Ka'b bahwa makna ayat ini berkenaan dengan saf-saf dalam salat, maka Muhammad ibnu Ka'b menyanggahnya dan mengatakan bahwa maknanya tidaklah demikian.

Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kalian.
yang telah mati atau yang telah terbunuh.

...dan orang-orang yang terkemudian (daripada kalian).
Yaitu orang-orang yang akan diciptakan kemudian.
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang akan menghimpunkan mereka.
Sesungguhnya Dia adalah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.
(Al Hijr:25) Maka Aun ibnu Abdullah mengatakan, "Semoga Allah memberimu taufik dan memberi balasan kebaikan kepadamu."

Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Hijr (15) Ayat 24

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, an-Nasa-i, dan al-Hakim, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ada seorang wanita yang sangat cantik shalat bermakmum kepada Nabi ﷺ, sehingga sebagian orang maju ke shaf pertama agar tidak melihat wanita itu.
Sementara sebagian lagi mundur ke shaf belakang, sehingga apabila rukuk dapat melihat wanita tersebut diantara ketiaknya.
Maka Allah menurunkan ayat ini (al-Hijr: 24) yang menegaskan bahwa Allah Maha Mengetahui maksud orang-orang yang ada di shaf pertama dan di Shaf belakang.

Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih yang bersumber dari Dawud bin Shalih bahwa Dawud bin Shalih bertanya kepada Sahl bin Hunaif al-Anshari tentang ayat ini (al-Hijr: 24), apakah turun berkenaan dengan perang fisabilillah?
Sahl menjawab:
“Bukan, akan tetapi turun berkenaan shaf dalam shalat.”

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Al Hijr (الحجر)
Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.
Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syiria).

Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah subhanahu wa ta'ala, karena mendustakan Nabi Shaleh 'alaihis salam dan berpaling dari ayat-ayat Allah.

Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth 'alaihis salam dan kaum Syu 'aib 'alaihis salam Dari kesemua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Keimanan:

Kepastian nasib suatu bangsa hanya di tangan Allah
Allah menjamin kemurnian Al Qur'an sepanjang masa
syaitan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang menjaganya
alam malakut (langit) senantiasa dijaga dari syaitan
kadar rezki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah
Allah memelihara hambaNya yang telah mendapat taufiq dari godaan syaitan
Allah disamping bersifat Maha Pengampun dan Maha Penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar
manusia dihimpun pada hari kiamat.

Hukum:

Larangan melakukan homosexual
kewajiban melakukan ibadah selama hidup
larangan menginginkan harta orang kafir
perintah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar melakukan da'wah agama secara terang-terangan
larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Kisah:

Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya
Nabi Luth a.s, dengan kaumnya
kaum Syu'aib dan kaum Shaleh a.s. (Tsamud).

Lain-lain:

Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah
kejadian alam dan isinya mengandung hikmah
angin mengawinkan tepung sari bunga-bungaan
asal kejadian Adam a.s.


Gambar Kutipan Surah Al Hijr Ayat 24 *beta

Surah Al Hijr Ayat 24



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Hijr

Surah Al-Hijr (bahasa Arab:الحجر, al-Hijr, "Al-Hijr") adalah surah ke-15 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 99 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami oleh kaum Tsamud pada zaman dahulu yang terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surah ini diambil dari nama daerah pegunungan itu yang berkaitan dengan nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah, karena mendustakan Nabi Shaleh dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth dan kaum Syu'aib .
Surah ini juga mengandung pesan bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Nomor Surah 15
Nama Surah Al Hijr
Arab الحجر
Arti Gunung Al Hijr
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 54
Juz Juz 13 (ayat 1) sampai juz 14 (2-99)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 99
Jumlah kata 658
Jumlah huruf 2881
Surah sebelumnya Surah Ibrahim
Surah selanjutnya Surah An-Nahl
4.5
Rating Pembaca: 4.3 (13 votes)
Sending








[apsl-login-lite login_text='❤ Bookmark ayat ini?'] [bookmark] 📖 Lihat Semua Bookmark-ku