Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Hijr

Al Hijr (Gunung Al Hijr) surah 15 ayat 16


وَ لَقَدۡ جَعَلۡنَا فِی السَّمَآءِ بُرُوۡجًا وَّ زَیَّنّٰہَا لِلنّٰظِرِیۡنَ
Walaqad ja’alnaa fiissamaa-i buruujan wazai-yannaahaa li-nnaazhiriin(a);

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang(nya),
―QS. 15:16
Topik ▪ Hikmah penurunan kitab-kitab samawi
15:16, 15 16, 15-16, Al Hijr 16, AlHijr 16, Al-Hijr 16
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Hijr (15) : 16. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa Allah subhanahu wa ta'ala menciptakan benda-benda angkasa berupa planet yang tidak terhitung banyaknya, bulan dan bintang yang kesemuanya menghiasi langit yang menghijau, sehingga menarik hati orang-orang yang memandangnya dan sebagai bahan pemikiran bagi otang-orang yang mau berpikir, terutama dalam mencari kemanfaatan bagi manusia dan kemanusiaan, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta'ala dalam ayat yang lain dinyatakan:

Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.
(Q.S Al Furqan: 61-62)

Pada ayat yang lain Allah subhanahu wa ta'ala menerangkan pula:

Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang.
(Q.S Al Mulk, 5)

Bintang-bintang yang diciptakan Allah itu ada yang tidak bercahaya dan ada pula yang bercahaya, berkelip-kelip di malam hari, sebagai firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya.
Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya.
Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

(Q.S Fussilat: 12)

Dan firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.
(Q.S Al Mulk: 5)

Cahaya bintang-bintang itu merupakan petunjuk bagi para musafir yang berjalan di tengah-tengah padang pasir di malam hari, bagi kapal-kapal yang berlayar di tengah lautan, bagi kapal terbang dan kapal ruang angkasa yang terbang menuju tempat tujuannya.
Matahari, bulan dan bintang itu dapat pula peredarannya dijadikan dasar untuk mengetahui bilangan hari, bilangan tahun dan perhitungan waktu sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan di ditetapkan Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu) tidak menciptakan yang demikian itu melainkan Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
(Q.S Yunus: 5)

Bagi orang-orang yang telah beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala, maka suasana malam di saat langit cerah tidak berawan, bintang-bintang bertaburan di angkasa raya cahayanya yang hilang-hilang timbul, demikian pula cahaya bulan purnama yang menimbulkan ketenteraman dalam hati.
Semuanya itu menambah kuat imannya, sehingga tanpa disadari mulutnya mengucapkan kata kata yang mengagungkan Allah.

Al Hijr (15) ayat 16 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Hijr (15) ayat 16 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Hijr (15) ayat 16 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya Kami telah menciptakan bintang-bintang di langit membentuk beraneka ragam gugusan.
Kami telah menghiasi langit dengan rasi bintang agar mereka dapat mengamati, merenungi dan mengambil pelajaran serta menjadikannya sebagai bukti kemahakuasaan Sang Pencipta.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan sesungguhnya Kami menciptakan gugusan bintang-bintang di langit) yang berjumlah dua belas, yaitu:
Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius dan Pisces.
Bintang-bintang tersebut merupakan garis-garis peredaran daripada tujuh bintang yang beredar, yaitu Mars mempunyai garis edar pada bintang Aries dan bintang Scorpio, Venus mempunyai garis edar pada bintang Taurus dan bintang Libra, Utarid mempunyai garis edar pada bintang Gemini dan bintang Virgo, bulan mempunyai garis edar pada bintang Cancer, matahari mempunyai garis edar pada bintang Leo, Jupiter mempunyai garis edar pada bintang Sagitarius dan Pisces, Saturnus mempunyai garis edar pada bintang Capricorn dan Aquarius (dan Kami telah menghiasi langit itu) dengan bintang-bintang yang gemerlapan (bagi orang-orang yang memandang.)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Di antara bukti kekuasaan Kami, bahwa Kami menjadikan di langit dunia gugusan (manazil) bintang-bintang di mana bintang-bintang itu beredar.
Dan itu dijadikan sebagai penunjuk jalan, waktu, musim subur dan musim kering.
Kami hiasi langit ini dengan bintang-bintang bagi orang-orang yang memandangnya, memperhatikannya, lalu mengambil pelajaran darinya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Hijr (15) Ayat 16

BURUUJ
بُرُوج

Lafaz ini dalam bentuk jamak, mufradnya adalah al burj yang berarti bangunan yang tinggi berbentuk bundar atau petak baik itu berdiri sendiri maupun bagian dari bangunan yang besar, benteng dan salah satu dari bola langit yang dua belas. Dalam ilmu falak al buruuj berarti kumpulan bintang.

Disebut empat kali di dalam Al Qur'an yaitu :
- An Nisaa (4) ayat 78,
- Al Hijr (15) ayat 16,
- Al Furqaan (25) ayat 61,
- Al Buruuj (85) ayat 1.

Dari keempat ayat yang menyinggung lafaz al buruuj ia mengandung dua makna berdasarkan sandaran dan kaitan ayat, yaitu :

1. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam surah An Nisaa' ayat 78

أَيْنَمَا تَكُونُوا۟ يُدْرِككُّمُ ٱلْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِى بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍۗ

Artinya :
"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh,...."

Terdapat perbedaan pendapat mengenai makna al buruuj pada ayat diatas.

Ada yang berpendapat bahwa ia bermaksud benteng yang terdapat di dalam tanah,ada yang bependapat bahwa ia adalah istana, ada yang berpendapat bahwa ia adalah istana yang terbuat dari besi. Sedangkan musayyadah adalah dicat dengan kapur atau yang tinggi.

Kesimpulannya, semua makna saling berdekatan, maksud ayat buruujim musayyadah adalah bangunan yang tinggi yang dicat dengan kapur atau benteng dan istana yang terbuat dari besi.

2. Ia bermakna gugusan bintang sebagaimana maksud ketiga ayat diatas.
Contohnya firman Allah dalam surah Al Buruuj :

وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلْبُرُوجِ

Menurut pendapat yang masyhur dalam bidang ini, ia adalah paksi-paksi planet yaitu 12 bintang bagi 12 planet. Paksi-paksi ini dilewati oleh matahari dalam masa setahun dan bulan dalam masa dua puluh delapan hari.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:99-100

Informasi Surah Al Hijr (الحجر)
Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.
Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syiria).

Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah subhanahu wa ta'ala, karena mendustakan Nabi Shaleh 'alaihis salam dan berpaling dari ayat-ayat Allah.

Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth 'alaihis salam dan kaum Syu 'aib 'alaihis salam Dari kesemua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Keimanan:

Kepastian nasib suatu bangsa hanya di tangan Allah
Allah menjamin kemurnian Al Qur'an sepanjang masa
syaitan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang menjaganya
alam malakut (langit) senantiasa dijaga dari syaitan
kadar rezki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah
Allah memelihara hambaNya yang telah mendapat taufiq dari godaan syaitan
Allah disamping bersifat Maha Pengampun dan Maha Penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar
manusia dihimpun pada hari kiamat.

Hukum:

Larangan melakukan homosexual
kewajiban melakukan ibadah selama hidup
larangan menginginkan harta orang kafir
perintah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar melakukan da'wah agama secara terang-terangan
larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Kisah:

Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya
Nabi Luth a.s, dengan kaumnya
kaum Syu'aib dan kaum Shaleh a.s. (Tsamud).

Lain-lain:

Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah
kejadian alam dan isinya mengandung hikmah
angin mengawinkan tepung sari bunga-bungaan
asal kejadian Adam a.s.


Gambar Kutipan Surah Al Hijr Ayat 16 *beta

Surah Al Hijr Ayat 16



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Hijr

Surah Al-Hijr (bahasa Arab:الحجر, al-Hijr, "Al-Hijr") adalah surah ke-15 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 99 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami oleh kaum Tsamud pada zaman dahulu yang terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surah ini diambil dari nama daerah pegunungan itu yang berkaitan dengan nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah, karena mendustakan Nabi Shaleh dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth dan kaum Syu'aib .
Surah ini juga mengandung pesan bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Nomor Surah15
Nama SurahAl Hijr
Arabالحجر
ArtiGunung Al Hijr
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu54
JuzJuz 13 (ayat 1) sampai juz 14 (2-99)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat99
Jumlah kata658
Jumlah huruf2881
Surah sebelumnyaSurah Ibrahim
Surah selanjutnyaSurah An-Nahl
4.9
Rating Pembaca: 4.3 (29 votes)
Sending







✔ al-hijr ayat 16