Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Hadid (Besi) – surah 57 ayat 22 [QS. 57:22]

مَاۤ اَصَابَ مِنۡ مُّصِیۡبَۃٍ فِی الۡاَرۡضِ وَ لَا فِیۡۤ اَنۡفُسِکُمۡ اِلَّا فِیۡ کِتٰبٍ مِّنۡ قَبۡلِ اَنۡ نَّبۡرَاَہَا ؕ اِنَّ ذٰلِکَ عَلَی اللّٰہِ یَسِیۡرٌ
Maa ashaaba min mushiibatin fiil ardhi walaa fii anfusikum ilaa fii kitaabin min qabli an nabraahaa inna dzalika ‘alallahi yasiirun;
Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya.
Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.

―QS. Al Hadid [57]: 22

Daftar isi

No disaster strikes upon the earth or among yourselves except that it is in a register before We bring it into being – indeed that, for Allah, is easy –
― Chapter 57. Surah Al Hadid [verse 22]

مَآ tidak

Not
أَصَابَ menimpa

strikes
مِن dari

any
مُّصِيبَةٍ bencana

disaster
فِى pada

in
ٱلْأَرْضِ bumi

the earth
وَلَا dan tidak

and not
فِىٓ pada

in
أَنفُسِكُمْ diri kalian sendiri

yourselves,
إِلَّا kecuali

but
فِى pada

in
كِتَٰبٍ kitab

a Register
مِّن dari

before *[meaning includes next or prev. word]
قَبْلِ sebelum

before *[meaning includes next or prev. word]
أَن bahwa

that
نَّبْرَأَهَآ Kami menciptakannya

We bring it into existence.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ذَٰلِكَ demikian/itu

that
عَلَى atas

for
ٱللَّهِ Allah

Allah
يَسِيرٌ mudah

(is) easy.

Tafsir

Alquran

Surah Al Hadid
57:22

Tafsir QS. Al Hadid (57) : 22. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan bahwa semua bencana dan malapetaka yang menimpa permukaan bumi, seperti gempa bumi, banjir dan bencana alam yang lain serta bencana yang menimpa manusia, seperti kecelakaan, penyakit dan sebagainya telah ditetapkan akan terjadi sebelumnya dan tertulis di Lauh Mahfudz, sebelum Allah menciptakan makhluk-Nya.
Hal ini berarti tidak ada suatu pun yang terjadi di alam ini yang luput dari pengetahuan Allah dan tidak tertulis di Lauh Mahfudz.

Menetapkan segala sesuatu yang akan terjadi itu adalah sangat mudah bagi Allah, karena Dia Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang telah ada maupun yang akan ada nanti, baik yang besar maupun yang kecil, yang tampak dan yang tidak tampak.


Ayat ini merupakan peringatan sebagian kaum Muslimin yang masih percaya kepada tenung, suka meminta sesuatu kepada kuburan yang dianggap keramat, menanyakan sesuatu yang akan terjadi kepada dukun dan sebagainya.

Hendaklah mereka hanya percaya kepada Allah saja, karena hanyalah Dia yang menentukan segala sesuatu.
Mempercayai adanya kekuatan-kekuatan gaib, selain dari kekuasaan Allah termasuk memperserikatkan-Nya dengan makhluk ciptaan-Nya dan berarti tidak percaya kepada tauhid rububiyyah yang ada pada Allah.

Tafsir QS. Al Hadid (57) : 22. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Semua musibah yang terjadi di bumi seperti kekeringan, kurangnya buah-buahan dan lain-lain, atau yang terjadi pada diri kalian seperti sakit, miskin, mati dan lain-lain, telah tercatat dalam al-Lawh al-Mahfuzh dan telah ada dalam ilmu Allah sejak sebelum semuanya terjadi.
Hal itu sangat mudah bagi Allah, karena ilmu-Nya meliputi segala sesuatu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai sekalian manusia, tidaklah terjadi musibah di bumi, tidak juga musibah itu menimpa diri kalian berupa penyakit, kelaparan, dan sakit kecuali tercatat di Lauh Mahfuz sebelum semua makhluk ini diciptakan.
Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi) seperti kekeringan


(dan tidak pula pada diri kalian sendiri) seperti sakit dan kematian anak


(melainkan telah tertulis dalam Kitab) di Lohmahfuz


(sebelum Kami menciptakannya) sebelum Kami menciptakan semuanya.
Demikian pula mengenai hal yang menyangkut nikmat dikatakan seperti itu.


(Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang takdir yang telah ditetapkan-Nya atas makhluk-Nya sebelum Dia menciptakan semuanya.
Untuk itu Dia berfirman:

Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri.
(QS. Al-Hadid [57]: 22)

Maksudnya, di jagat raya ini dan juga pada diri kalian.

melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya.
(QS. Al-Hadid [57]: 22)

Yakni sebelum Kami ciptakan manusia dan makhluk lainnya.
Sebagian ulama tafsir mengatakan bahwa damir yang terdapat pada lafaz nabra-aha merujuk kepada nufus (yakni anfusikum).
Menurut pendapat yang lain, kembali kepada musibah.
Tetapi pendapat yang terbaik ialah yang mengatakan kembali kepada makhluk dan manusia, karena konteks pembicaraan berkaitan dengannya.
Seperti yang dikatakan oleh Ibnu Jarir, telah menceritakan kepadaku Ya’qub, telah menceritakan kepada kami Ibnu Aliyyah, dari Mansur ibnu Abdur Rahman yang mengatakan,
"Ketika aku sedang duduk bersama Al-Hasan, tiba-tiba datanglah seorang lelaki yang menanyakan kepadanya tentang makna firman-Nya:
‘Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya’ (QS. Al-Hadid [57]: 22)
Maka kusampaikan kepadanya pertanyaan lelaki itu, lalu Al-Hasan menjawab, ‘Subhanallah, siapakah yang meragukan hal ini;
semua musibah yang terjadi di antara langit dan bumi, maka telah berada di dalam kitab Allah (Lauh Mahfuz) sebelum Dia menciptakan manusia."

Qatadah mengatakan bahwa makna yang dimaksud dengan ‘musibah’ di sini ialah musim paceklik atau kekeringan.

dan (tidak pula) pada dirimu sendiri.
(QS. Al-Hadid 22)

Yakni berupa rasa sakit dan penyakit.
Qatadah mengatakan bahwa telah diceritakan kepada kami bahwa tiada seorang pun yang terkena luka karena batang dan tidak pula musibah yang menimpa telapak kaki (tertusuk duri) dan tidak pula terkilirnya urat, melainkan karena perbuatan dosa (yang bersangkutan), dan apa yang dimaafkan oleh Allah darinya adalah lebih banyak.

Ayat yang mulia ini juga merupakan dalil yang paling akurat yang membantah golongan Qadariyah yang menafikan adanya pengetahuan Allah yang terdahulu.
Semoga Allah mengutuk mereka.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Haiwah dan Ibnu Lahi’ah.
Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Hani’ Al-Khaulani, bahwa ia pernah mendengar Abu Abdur Rahman Al-Habli mengatakan bahwa ia pernah mendengar Abdullah ibnu Amr ibnul As mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
Allah telah menetapkan ukuran-ukuran (semua makhluk-Nya) sebelum menciptakan langit dan bumi dalam jarak lima puluh ribu tahun.

Imam Muslim meriwayatkannya di dalam kitab sahihnya melalui hadis Abdullah ibnu Wahb dan Haiwah ibnu Syuraih dan Nafi’ ibnu Yazid, ketiganya dari Abu Hani’ dengan sanad yang sama.
Dan Ibnu Wahb menambahkan:


sedangkan ‘Arasy-Nya berada di atas air.

Imam Turmuzi telah meriwayatkan pula hadis ini, dan ia mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
(QS. Al-Hadid [57]: 22)

Artinya, pengetahuan Allah subhanahu wa ta’ala mengenai segala sesuatu sebelum kejadiannya dan pencatatan semuanya itu oleh-Nya sesuai dengan kejadiannya di alam kenyataan adalah mudah sekali bagi Allah.
Karena sesungguhnya Dia mengetahui apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi serta apa yang tidak akan terjadi, dan bagaimana akibatnya bila hal itu terjadi.

Unsur Pokok Surah Al Hadid (الحديد)

Surat Al-Hadid terdiri atas 29 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Az Zalzalah.

Dinamai "Al Hadiid" (Besi), diambil dari perkataan "Al Hadiid" yang terdapat pada ayat 25 surat ini.

Keimanan:

▪ Hanya kepada Allah kembali semua urusan.
▪ Beberapa sifat Allah dan beberapa Asmaa-ul Husna serta pernyataan kekuasaan Allah di langit dan di bumi.

Hukum:

▪ Perintah menafkahkan harta.

Lain-lain:

▪ Keadaan orang-orang munafik di hari kiamat.
Hakikat kehidupan dunia dan kehidupan akhirat.
▪ Tujuan penciptaan besi.
▪ Tujuan diutusnya para rasul.
▪ Kehidupan kerahiban dalam agama Nasrani bukan berasal dari ajaran Nabi Isa `alaihis salam.
▪ Celaan kepada orang-orang bakhil dan orang yang menyuruh orang-orang lain berbuat bakhil.

Audio

QS. Al-Hadid (57) : 1-29 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 29 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Hadid (57) : 1-29 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 29

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hadid ayat 22 - Gambar 1 Surah Al Hadid ayat 22 - Gambar 2
Statistik QS. 57:22
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hadid.

Surah Al-Hadid (bahasa Arab:الحديد, “Besi”) adalah surah ke-57 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah dan terdiri atas 29 ayat.
Dinamakan Al Hadiid yang berarti besi diambil dari perkataan Al Hadiid yang terdapat pada ayat ke-25 surat ini.

Nomor Surah57
Nama SurahAl Hadid
Arabالحديد
ArtiBesi
Nama lain
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu94
JuzJuz 27
Jumlah ruku’4 ruku’
Jumlah ayat29
Jumlah kata576
Jumlah huruf2545
Surah sebelumnyaSurah Al-Waqi’ah
Surah selanjutnyaSurah Al-Mujadilah
Sending
User Review
3.33 (3 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

57:22, 57 22, 57-22, Surah Al Hadid 22, Tafsir surat AlHadid 22, Quran Al-Hadid 22, Surah Al Hadid ayat 22

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Hadid

۞ QS. 57:1 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 57:2 • Segala sesuatu milik Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 57:3 • Keluasan ilmu Allah • Al Awwal (Maha Pertama) • Al Akhir (Maha Akhir) • Al Bathin (Maha Halus) • Al Dzahir (Maha Nampak)

۞ QS. 57:4 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaArsy • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 57:5 • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 57:6 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 57:7 • Pahala iman • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 57:8 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 57:9 Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 57:10 • Pahala iman • Segala sesuatu milik Allah • Al Khabir (Maha Waspada) • Nama-nama surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 57:11 • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Perbuatan dan niat • Berjual beli dengan Allah • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 57:12 • Pahala iman • Keadaan orang mukmin saat menyeberang • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 57:13 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Batas antara surga dan neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksa orang munafik

۞ QS. 57:14 • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat iblis dan pembantunya • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Siksa orang munafik

۞ QS. 57:15 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang munafik

۞ QS. 57:16 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 57:17 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAl MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 57:18 • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Perbuatan dan niat • Berjual beli dengan Allah • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 57:19 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada para rasul • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 57:20 • Ampunan Allah yang luas • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Maksiat dan dosa • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 57:21 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 57:22 • Kekuasaan Allah • Penentuan takdir sebelum penciptaan • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 57:23 • Segala sesuatu ada takdirnya • Kebaikan pada pilihan Allah

۞ QS. 57:24 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 57:25 Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Qawiy (Maka Kuat) • Perbuatan dan niat

۞ QS. 57:27 • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitabBid’ah

۞ QS. 57:28 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Keutamaan iman

۞ QS. 57:29 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

Ayat Pilihan

Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
Untukmu agamamu,
dan untukku lah,
agamaku.
QS. Al-Kafirun [109]: 3-6

Bila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, lalu bila Kami beri nikmat dari Kami ia berkata:
“Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanya karena kepintaranku”.
Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tak mengetahui
QS. Az-Zumar [39]: 49

Berbuatlah sepenuh kemampuanmu,
sesungguhnya akupun berbuat (pula).
Kelak kamu akan mengetahui, siapa (di antara kita) yang akan peroleh hasil yang baik di dunia ini.
Sesungguhnya orang yang zalim itu tak akan mendapatkan keberuntungan
QS. Al-An’am [6]: 135

Dan Sesungguhnya Kami telah berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat),
maka janganlah kamu (Muhammad) ragu menerima (Alquran itu) & Kami jadikan Al-Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil.
QS. As-Sajdah [32]: 23

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Baqarah adalah surah ke-2 dalam Alquran. Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.121 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pesan utama dari kandungan Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #26
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #26 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #26 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus

Asy-Syahrastani

Siapa itu Asy-Syahrastani? Abu al-Fath Abdul Karim bin Abi Bakr Ahmad asy-Syahrastani (bahasa Arab: أبو الفتح عبد الكريم بن أبي بكر أحمد الشهرستاني‎), atau leb...

burak

Apa itu burak? bu.rak kendaraan yang digunakan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. ketika melaksanakan Isra ۞ Variasi nama: buroq … • buroq

ilmu fikih

Apa itu ilmu fikih? pengetahuan tentang kewajiban yang diperintahkan oleh agama Islam; ilmu tentang hukum syarak … •