Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 47 [QS. 69:47]

فَمَا مِنۡکُمۡ مِّنۡ اَحَدٍ عَنۡہُ حٰجِزِیۡنَ
Famaa minkum min ahadin ‘anhu haajiziin(a);
Maka tidak seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami untuk menghukumnya).

―QS. Al Haaqqah [69]: 47

Daftar isi

And there is no one of you who could prevent (Us) from him.
― Chapter 69. Surah Al Haaqqah [verse 47]

فَمَا maka tidak

And not
مِنكُم dari kamu

from you
مِّنْ dari

any
أَحَدٍ seorang

one
عَنْهُ daripadanya

[from him]
حَٰجِزِينَ orang-orang yang menahan/menghalangi

(who could) prevent (it).

Tafsir Quran

Surah Al Haaqqah
69:47

Tafsir QS. Al-Haqqah (69) : 48. Oleh Kementrian Agama RI

Pada kedua ayat ini ditegaskan lagi kekuasaan Allah terhadap makhluk-Nya.
Seandainya Allah ingin melakukan sesuatu kepada hamba-hamba-Nya, tidak seorang pun yang dapat menghalanginya, sekalipun tindakan itu adalah tindakan yang menentukan hidup-matinya seseorang, seperti tindakan memutuskan urat nadi jantungnya, yang berakibat kematiannya.

Demikian pula kepada Muhammad.
Seandainya dia berdusta terhadap Allah, tentu Allah akan marah kepadanya dan menghukumnya dengan hukuman mati, yaitu dengan memutus pembuluh darahnya.

Tidak ada seorang pun yang dapat menghalangi-Nya dari melaksanakan hukuman itu.

Tafsir QS. Al Haaqqah (69) : 47. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tidak ada seorang pun di antara kalian–betapa pun kuatnya ia–yang dapat menghalangi siksa Kami.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Seandainya Muhammad telah mengada-adakan suatu firman yang tidak Kami katakan, sungguh Kami akan pegang ia pada tangan kanannya lalu Kami potong urat nadinya.
Tidak ada seorang pun di antara kalian yang dapat menghalangi siksaan Kami.


Dan sesungguhnya, Alquran ini benar-benar menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa yang senantiasa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kalian) lafal min ahadin adalah isimnya maa, sedangkan huruf min adalah huruf zaidah yang mengandung makna mengukuhkan kenafiannya.
Dan lafal minkum adalah hal dari lafal ahadin


(yang dapat menghalang-halangi Kami daripadanya) tiada seorang pun yang dapat mencegah-Ku daripadanya.
Lafal haajiziina adalah khabar dari maa, dan ia dijamakkan karena lafal ahadan di dalam konteks nafi yang maknanya mengandung pengertian jamak.
Dan dhamir yang terdapat di dalam lafal `anhu merujuk kepada Nabi ﷺ, yakni tiada seorang pun yang dapat mencegah Kami dari hukumannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami) daripemotongan urat nadi itu.
(QS. Al-Haqqah [69]: 47)

Yakni tiada seorang pun dari kalian yang dapat menghalang-halangi antara Kami dan dia, jika Kami menghendaki sesuatu dari itu terhadapnya.
Makna yang dimaksud ialah bahkan dia adalah seorang yang benar, berbakti, lagi mendapat petunjuk.
Karena Allah subhanahu wa ta’ala mengakui kebenaran dari apa yang disampaikan dia dari-Nya dan mengukuhkannya dengan mukjizat-mukjizat yang cemerlang dan dalil-dalil yang pasti lagi mematahkan hujah lawan.
Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Dan sesungguhnya Alquran itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
(QS. Al-Haqqah [69]: 48)

Yakni Alquran itu merupakan pelajaran bagi mereka yang bertakwa, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Katakanlah,
"Alquran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.
Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedangkan Alquran itu suatu kegelapan bagi mereka.
(QS. Fushshilat [41]: 44)

Kata Pilihan Dalam Surah Al Haaqqah (69) Ayat 47

HAAJIZ
حَاجِز

Lafaz haaajiz dalam bahasa Arab berarti pembatas yang menghalangi antara dua perkara.

Di dalam Al Qur’an lafaz ini hanya disebut dua kali saja.
Pertama, dengan menggunakan bentuk tunggal haajiz yaitu dalam surah An Naml (27), ayat 61

Kedua, dengan menggunakan bentuk jamak haajiziin yaitu dalam surah Al Haaqqah (69), ayat 47.

Ayat ke 61, surah An Naml berada dalam rangkaian ayat yang menceritakan keagungan dan kekuasaan Allah dalam menciptakan alam semesta.
Diantaranya adalah kuasa Nya dalam menciptakan pembatas yang menghalangi antara air tawar dan air asin sehingga tidak bercampur antara satu dengan lain.
Dengan adanya pembatas ini kedua jenis air itu mempunyai manfaat dan faedah tersendiri.

Sementara ayat ke 47 dalam surah Al Haaqqah berada dalam rangkaian ayat yang menerangkan Al Qur’an adalah wahyu yang diturunkan Allah dan ia bukan ucapan penyair atau dukun, bukan juga karangan Nabi Muhammad.
Allah menegaskan, apabila Nabi Muhammad membuat lafaz-lafaz rekaan dan mengatakannya atas nama Allah, Allah menghukumnya dengan memotong urat nadinya dan tidak ada seorang pun yang mampu menghalangi Allah untuk melakukan hukuman yang tersebut.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:181-182

Unsur Pokok Surah Al Haaqqah (الحآقة)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al-Mulk.

Nama Al Haaqqah" diambil dari kata "Al Haaqqah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "’hari kiamat".

Keimanan:

▪ Peringatan tentang azab yang ditimpakan kepada kaum-kaum Tsamud, ‘Aad, Fir’aun, kaum Nuh dan kaum-kaum sebelum mereka yang mengingkari rasul-rasul mereka pada hari kiamat.
▪ Kejadian-kejadian pada hari kiamat dan hari berhisab.
▪ Penegasan Allah bahwa Alquran itu benar-benar wahyu Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Al Haaqqah (52 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Haaqqah ayat 47 - Gambar 1 Surah Al Haaqqah ayat 47 - Gambar 2
Statistik QS. 69:47
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Haaqqah.

Surah Al-Haqqah (bahasa Arab:الحآقّة, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-69 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Haaqqah yang berarti hari kiamat diambil dari perkataan Al-Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 69
Nama Surah Al Haaqqah
Arab الحآقة
Arti Hari kiamat
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 78
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 261
Jumlah huruf 1133
Surah sebelumnya Surah Al-Qalam
Surah selanjutnya Surah Al-Ma’arij
Sending
User Review
4.3 (15 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

69:47, 69 47, 69-47, Surah Al Haaqqah 47, Tafsir surat AlHaaqqah 47, Quran Al Haqqah 47, AlHaqqah 47, Al-Haqqah 47, Surah Al Haqah ayat 47

Video Surah

69:47


Load More

Kandungan Surah Al Haaqqah

۞ QS. 69:1 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:2 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:3 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:4 • Nama-nama hari kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:5 • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:6 • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:7 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:8 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:10 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:11 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 69:13 • Peniupan sangkakala • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:14 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:15 • Nama-nama hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:16 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:17 • Arsy • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:18 • Keluasan ilmu Allah • Sifat hari penghitungan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 69:19 • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:20 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:21 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 69:22 • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:23 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 69:24 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:25 • Keluasan ilmu Allah • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 69:26 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:28 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:29 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:30 • Memasuki neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:31 • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Sifat neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:32 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:33 • Al ‘Azim (Maha Agung) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 69:35 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat

۞ QS. 69:36 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 69:37 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 69:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:43 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 69:44 • Mendustai Allah

۞ QS. 69:45 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:46 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:48 • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 69:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 69:50 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:52 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Azim (Maha Agung)

Ayat Pilihan

Sesungguhnya Allah,
hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat,
dan Dialah Yang menurunkan hujan,
dan mengetahui apa yang ada dalam rahim.
QS. Luqman [31]: 34

Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu & terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.
QS. Az-Zariyat [51]: 22

Kami wajibkan manusia (berbuat) baik kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksa untuk persekutukan Aku dengan sesuatu yang tak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu ikuti keduanya.
Hanya kepada-Ku lah kembalimu.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 8

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ
'dan demi malam apabila telah sunyi,'
--QS. As-Duha [93] : 2

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Alquran Surah Ad-Dhuha Ayat 6:
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ

Arti:
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Ad-Duha (الضحى) adalah surah ke-93 dalam Alquran dan terdiri atas 11 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr.
Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya 'waktu matahari sepenggalahan naik'.

Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #17
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #17 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #17 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

istiqamah

Apa itu istiqamah? Istiqamah atau istikamah dalam terminologi Islam adalah hal berpendirian kuat atau teguh pendirian. Kata ini berasal dari bahasa Arab istiqama, yastaqimu, istiqamah yang berarti tegak lurus. Dalam KBBI, istiqamah berarti sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen. Adapun menurut istilah, istiqamah adalah tetap dalam pendirian, yaitu ketetapan hati … • istikamah, istiqomah

qasar

Apa itu qasar? qa.sar pemendekan rakaat salat wajib dari empat rakaat menjadi dua rakaat sebagai keringanan bagi orang musafir … •

Abdullah Ibnu Mas’ud

Siapa itu Abdullah Ibnu Mas’ud? Abdullah bin Mas’ud adalah sahabat Nabi Muhammad dan orang keenam yang masuk Islam setelah Nabi Muhammad mengawali dakwah di Mekah. Abdullah adalah sahabat Nabi yang mempunyai ukuran badan paling kecil. Ia juga disebut sebagai sahabat nabi yang bersahabat dengan sandal Nabi. Kehidupan Pada masa remajanya Abdul … • ibn Mas’ud, Abdullah bin Mas’ud, Abdullah Ibnu Mas’ud, Ibnu Masud, Ibnu Mas’ud, Ibnu Mas’ud