Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 44 [QS. 69:44]

وَ لَوۡ تَقَوَّلَ عَلَیۡنَا بَعۡضَ الۡاَقَاوِیۡلِ
Walau taqau-wala ‘alainaa ba’dhal aqaawiil(i);
Dan sekiranya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,
―QS. Al Haaqqah [69]: 44

And if Muhammad had made up about Us some (false) sayings,
― Chapter 69. Surah Al Haaqqah [verse 44]

وَلَوْ dan seandaiannya

And if
تَقَوَّلَ dia mengadakan perkataan

he (had) fabricated
عَلَيْنَا atas Kami

against Us
بَعْضَ sebagian

some
ٱلْأَقَاوِيلِ perkataan

sayings,

Tafsir

Alquran

Surah Al Haaqqah
69:44

Tafsir QS. Al Haaqqah (69) : 44. Oleh Kementrian Agama RI


Kedua ayat ini menegaskan bahwa Alquran itu benar-benar berasal dari Allah, bukan buatan Muhammad, syair, atau khayalan tukang tenung, karena tidak seorang makhluk pun yang sanggup membuat seperti ayat-ayat Alquran itu.
Allah menegaskan bahwa seandainya Nabi Muhammad mengatakan sesuatu tentang-Nya dan mengucapkan perkataan yang dikatakannya berasal dari-Nya, padahal Ia tidak pernah menyatakan atau mengatakannya, Allah pasti pegang tangan kanannya untuk menerima hukuman dari-Nya.

Bagi Allah tidaklah berat dan sukar menghukumnya dengan hukuman yang sangat besar sekalipun, karena Ia Mahakuasa atas segala sesuatu.


Ungkapan
"memegang tangan kanan"
(al-akhdhu bil yamin) dalam ayat ini merupakan ungkapan untuk suatu tindakan yang dilakukan terhadap orang yang berada di bawah kekuasaan seseorang, dengan maksud memberi hukuman kepada orang itu.

Contohnya seperti seorang raja yang memberikan hukuman kepada seorang pemberontak.


Dalam ayat ini, ungkapan tersebut dipakai untuk menyatakan bahwa bagi Allah tidak ada suatu keberatan pun untuk melakukan suatu tindakan terhadap Muhammad, kalau ia mengadakan sesuatu yang tidak benar terhadap-Nya.

Hal itu sebagai hukuman bagi Nabi ﷺ, bagaimana pun beratnya hukuman itu.


Ayat ini juga mengisyaratkan bahwa seandainya Alquran itu buatan Muhammad, pasti akan ditolak oleh manusia dan beliau akan gagal dalam melaksanakan dakwahnya.

Kenyataan yang terjadi adalah sebaliknya, Muhammad diterima oleh orang-orang beriman karena mereka percaya akan kebenaran Alquran.
Dan ternyata pula bahwa agama Islam makin hari makin berkembang.

Tafsir QS. Al Haaqqah (69) : 44. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sekiranya Muhammad mengada-ada sesuatu yang tidak Kami firmankan, tentu perkataannya itu akan Kami ambil seperti orang yang merampas sesuatu dengan keras.
Kemudian Kami potong urat tali jantungnya sehingga ia mati seketika.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Seandainya Muhammad telah mengada-adakan suatu firman yang tidak Kami katakan, sungguh Kami akan pegang ia pada tangan kanannya lalu Kami potong urat nadinya.
Tidak ada seorang pun di antara kalian yang dapat menghalangi siksaan Kami.


Dan sesungguhnya, Alquran ini benar-benar menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa yang senantiasa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Seandainya dia mengada-adakan) yakni Nabi Muhammad


(sebagian perkataan atas nama Kami) seumpamanya dia mengatakan dari Kami, padahal Kami tidak pernah mengatakannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami.
(QS. Al-Haqqah [69]: 44)

Yakni seandainya Muhammad mengada-adakan atas nama Kami sebagaimana yang dituduhkan oleh orang-orang musyrik Mekah, yaitu menambahkan sesuatu dari dirinya ke dalam risalah itu atau mengurangi sesuatu darinya atau mengatakan sesuatu dari dirinya, lalu dinisbatkan kepada Kami, padahal tidaklah demikian keadaannya, niscaya Kami akan menyegerakan siksaan atas dirinya.
Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya

Niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya.
(QS. Al-Haqqah [69]: 45)

Menurut suatu pendapat, makna ayat ialah niscaya Kami hukum dia dengan tangan kanan Kami.
Dikatakan demikian karena pukulan yang dilakukan olehnya jauh lebih keras.
Menurut pendapat yang lainnya lagi mengatakan, niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya.

Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.
(QS. Al-Haqqah [69]: 46)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa al-wafin artinya urat tali jantungnya.
Hal yang semisal dikatakan oleh Ikrimah, Sa’id ibnu Jubair, Al-Hakam, Qatadah, Ad-Dahhak, Muslim Al-Batin, dan Abu Sakhr alias Humaid ibnu Ziad.
Menurut Muhammad ibnu Ka’b, makna yang dimaksud ialah jantung dan semua uratnya serta semua bagian yang berada di dekatnya.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Haaqqah (69) Ayat 44

AQAAWIL
أَقَاوِيل

Lafaz ini adalah jamak dari kata benda jamak aqwal dan mufradnya adalah al qawl, artinya al kalam (percakapan), atau setiap lafaz yang dituturkan oleh lidah baik sempurna atau kurang sernpurna, atau bahagian dari pertuturan (al-nutq).
Ia juga bermakna pendapat dan iktikad iktikad, ungkapan memiliki maksud ini adalah pendapat dan kepercayaan seseorang."

Lafaz dalam bentuk jamak ini hanya disebut sekali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah Al Haaqqah (69), ayat 44. Kata ini digandengkan dengan lafaz at taqawwul yaitu men datangkan perkataan-perkataan dari dirinya sendiri.

Asy Syawkani menafsirkan, "Sekiranya Muhammad atau Jibril mengadaadakan perkataan-perkataan dari mereka berdua."

Dalam Tafsir Al Jalalain, ayat ini bermaksud sekiranya nabi berkata tentang kami apa yang belum kami katakannya.

At Tabari memberi makna dengan perkataan perkataan yang batil dan dusta."

Kesimpulannya, lafaz aqaawil berarti perkataan-perkataan, karena ia digandengkan dengan at taqawwul yang bermaksud perkataan-perkataan dusta dan batil.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 58

Unsur Pokok Surah Al Haaqqah (الحآقة)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al-Mulk.

Nama Al Haaqqah" diambil dari kata "Al Haaqqah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "’hari kiamat".

Keimanan:

▪ Peringatan tentang azab yang ditimpakan kepada kaum-kaum Tsamud, ‘Aad, Fir’aun, kaum Nuh dan kaum-kaum sebelum mereka yang mengingkari rasulrasul mereka pada hari kiamat.
▪ Kejadian-kejadian pada hari kiamat dan hari berhisab.
▪ Penegasan Allah bahwa Alquran itu benar-benar wahyu Allah.

Audio

QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Haaqqah ayat 44 - Gambar 1 Surah Al Haaqqah ayat 44 - Gambar 2
Statistik QS. 69:44
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Haaqqah.

Surah Al-Haqqah (bahasa Arab:الحآقّة, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-69 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Haaqqah yang berarti hari kiamat diambil dari perkataan Al-Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah69
Nama SurahAl Haaqqah
Arabالحآقة
ArtiHari kiamat
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu78
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat52
Jumlah kata261
Jumlah huruf1133
Surah sebelumnyaSurah Al-Qalam
Surah selanjutnyaSurah Al-Ma’arij
Sending
User Review
4.8 (12 votes)
Tags:

69:44, 69 44, 69-44, Surah Al Haaqqah 44, Tafsir surat AlHaaqqah 44, Quran Al Haqqah 44, AlHaqqah 44, Al-Haqqah 44, Surah Al Haqah ayat 44

▪ qs 69 44 46
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 213 [QS. 26:213]

213. Allah mengingatkan Nabi Muhammad. Maka janganlah sekali-kali kamu menyeru orang lain untuk menyembah tuhan selain Allah, karena nanti pada hari Kiamat, kamu termasuk orang-orang yang diazab karen … 26:213, 26 213, 26-213, Surah Asy Syu’araa 213, Tafsir surat AsySyuaraa 213, Quran Asy Syuara 213, Asy Syu’ara 213, Asy-Syu’ara 213, Surah Asy Syuara ayat 213

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Kekhalifahan Rasyidin adalah kekhalifahan yang berdiri setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, atau tahun 11 H. Kekhalifahan ini terdiri atas empat khalifah pertama dalam sejarah Islam, yang disebut sebagai Khulafaur Rasyidin.

Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna ...

Benar! Kurang tepat!

Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan.

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #20
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #20 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #20 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam Nabi Adam ‘Alaihissalam Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam Nabi Yusuf

Pendidikan Agama Islam #24

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … الرحيم العدل الرحمن العظيم البصير Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #3

Sebelum berpakaian, kita harus … wudhu atau bersuci berdoa lihat di cermin bersedekah mandi agar bersih Benar! Kurang tepat! Dalam

Instagram