Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Ghaasyiyah (Hari Pembalasan) – surah 88 ayat 8 [QS. 88:8]

وُجُوۡہٌ یَّوۡمَئِذٍ نَّاعِمَۃٌ ۙ
Wujuuhun yauma-idzin naa’imatun;
Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,
―QS. Al Ghaasyiyah [88]: 8

(Other) faces, that Day, will show pleasure.
― Chapter 88. Surah Al Ghaasyiyah [verse 8]

وُجُوهٌ wajah-wajah

Faces
يَوْمَئِذٍ pada hari itu

that Day
نَّاعِمَةٌ penuh kenikmatan/berseri-seri

(will be) joyful.

Tafsir

Alquran

Surah Al Ghaasyiyah
88:8

Tafsir QS. Al Ghaasyiyah (88) : 8. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menerangkan bahwa di dalam surga, muka orang mukmin berseri penuh kegembiraan.
Mereka merasa senang melihat hasil usaha mereka yang mendapat keridaan Allah yang kemudian mendapat imbalan surga yang diidam-idamkan.

Tafsir QS. Al Ghaasyiyah (88) : 8. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pada hari kiamat, juga terdapat wajah-wajah yang sangat berseri-seri disebabkan oleh balasan dari perbuatan yang dilakukannya di dunia.
Wajah-wajah itu senang, berada di dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wajah orang-orang yang beriman pada hari itu berseri-seri karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat.
Mereka berada dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya.


Engkau tidak akan mendengar perkataan yang sia-sia di dalamnya walaupun satu kata.
Di dalamnya terdapat mata air yang mengalir.


Di dalamnya ada dipan-dipan yang ditinggikan dan gelas-gelas disiapkan bagi yang hendak minum, bantal-bantal yang tersusun rapi satu sama lain dan permadani-permadani yang terhampar.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Banyak muka pada hari itu berseri-seri) atau tampak cerah dan cantik.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:



(8-16)
Setelah menyebutkan keadaan orang-orang yang celaka, lalu diiringi dengan penyebutan keadaan orang-orang yang berbahagia, untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:


Banyak muka pada hari itu.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 8)


Yakni di hari kiamat.

berseri-seri.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 8)

Maksudnya, diketahui kehidupannya yang senang melalui wajah mereka, ian sesungguhnya hal itu diperoleh mereka tiada lain berkat usaha mereka di masa lalu.
Sufyan mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

merasa senang karena usahanya.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 9)

Yaitu merasa puas dengan amal perbuatannya di masa lalu.

Firman Allah

dalam surga yang tinggi.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 10)

Yakni yang tinggi lagi mewah berada di gedung-gedung yang megah dalam keadaan aman sentosa dan sejahtera.

tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 11)

Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.
(QS. Al-Waaqi’ah:
25-26)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:


Di dalamnya ada mata air yang mengalir.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 12)

Maksudnya, yang mengalir dengan bebas.
Ini merupakan ungkapan nakirah dalam konteks isbat, dan makna yang dimaksud bukanlah satu mata air, melainkan ini adalah isim jinis yang artinya di dalam surga-surga itu terdapat banyak mata air yang mengalir.

Ibnu Abu Hatim mengatakan bahwa dibacakan kepada Ar-Rabi’ ibnu Sulaiman, bahwa telah menceritakan kepada kami Asad ibnu Musa, telah menceritakan kepada kami Ibnu Sauban, dari Ata ibnu Qurrah, dari Abdullah ibnu Damrah, dari Abu Hurairah r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Sungai-sungai di surga bersumber dari bawah jurang, atau dari bawah gunung-gunung kesturi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Di dalamnya ada tahta-tahta yang ditinggikan.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 13)

Yang tinggi lagi empuk, banyak hamparannya dan tebal-tebal, di atasnya terdapat banyak bidadari yang bermata jeli.
Para ulama mengatakan bahwa apabila kekasih Allah hendak duduk di atas tahta yang tinggi-tinggi itu, maka tahta-tahta itu merendah untuknya.

dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya).
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 14)

Yakni gelas-gelas minum yang disediakan bagi para pemiliknya yang hendak minum dengannya.

dan bantal-bantal sandaran yang tersusun.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 15)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah bantal-bantal, hal yang sama dikatakan pula oleh Ikrimah, Qatadah, Ad-Dahhak,.
As-Saddi, As-Sauri dan lain-lainnya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan permadani-permadani yang terhampar.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 16)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah permadani-permadani.
Hal yang sama dikatakan oleh Ad-Dahhak dan selainnya yang bukan hanya seorang.
Makna mabsusah ialah yang digelar di mana-mana bagi orang yang hendak duduk di mana pun yang dikehendakinya.

Sehubungan dengan hal ini sebaiknya diketengahkan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Bakar ibnu Abu Daud yang mengatakan bahwa:


telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Usman, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Muhammad ibnu Muhajir, dari Ad-Dahhak Al-Mu’afiri, dari Sulaiman ibnu Musa, telah menceritakan kepadaku Kuraib, ia pernah mendengar Usamah ibnu Zaid mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Ingatlah, adakah orang yang mau berupaya keras meraih surga, karena sesungguhnya surga itu keindahannya tidak tergambarkan.
Surga itu, demi Tuhan Yang memillki Ka’bah, merupakan nur yang berkilauan.
keharumannya semerbak menggugah hati, gedung-gedungnya kokoh lagi tinggi-tinggi, sungai-sungainya mengalir, buah-buahnya masak-masak, istri-istrinya cantik-cantik lagi jelita, pakaian-pakaiannya banyak berlimpah, tempat tinggal yang abadi di negeri yang sejahtera.
dipenuhi dengan buah-buahan dan hijau-hijauan, pakaian-pakaian sutra yang mewah lagi lembut di gedun-gedung yang tinggi lagi megah?
Para sahabat berkata,
"Benar, wahai Rasulullah, kamilah orang-orang yang berupaya keras untuk meraihnya."
Rasulullah ﷺ bersabda."Katakanlah olehmu, ‘Insya Allah‘.’"
Maka mereka mengucapkan,
"Insya Allah

Ibnu Majah meriwayatkan hadis ini dari Al-Abbas ibnu Usman Ad-Dimasyqi, dari Al-Walid ibnu Muslim ibnu Muhammad ibnu Muhajir dengan sanad yang sama.

Unsur Pokok Surah Al Ghaasyiyah (الغاشية)

Surat ini terdiri atas 26 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Adz Dzaariat.

Nama "Ghaasyiyah" diambil dari kata "Al Ghaasyiyah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya peristiwa yang dahsyat, tapi yang dimaksud adalah hari kiamat.

Surat ini adalah surat yang kerap kali dibaca Nabi pada raka’at kedua pada shalat hari Raya dan shalat Jum’at.

Keimanan:

▪ Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka.
▪ Keterangan tentang orang-orang yang beriman serta keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan.
▪ Perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah.
▪ Perintah kepada Rasulullah ﷺ untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah, karena beliau adalah seorang pemberi peringatan, dan bukanlah seorang yang berkuasa atas keimanan mereka.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ghaasyiyah (26 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Ghaasyiyah (88) : 1-26 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 26 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Ghaasyiyah (88) : 1-26 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 26

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ghaasyiyah ayat 8 - Gambar 1 Surah Al Ghaasyiyah ayat 8 - Gambar 2
Statistik QS. 88:8
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ghaasyiyah.

Surah Al-Ghasyiyah (bahasa Arab:الغاشية, al-Ġhāšiyäh, “Hari Pembalasan”) adalah surah ke-88 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 26 ayat.
Dinamakan Al-Ghasyiyah yang berarti Hari Pembalasan diambil dari kata al-Ghasyiyah yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan “Hari Pembalasan” dalam surah ini adalah Hari Penghakiman.

Nomor Surah88
Nama SurahAl Ghaasyiyah
Arabالغاشية
ArtiHari Pembalasan
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu68
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat26
Jumlah kata92
Jumlah huruf382
Surah sebelumnyaSurah Al-A’la
Surah selanjutnyaSurah Al-Fajr
Sending
User Review
4.8 (28 votes)
Tags:

88:8, 88 8, 88-8, Surah Al Ghaasyiyah 8, Tafsir surat AlGhaasyiyah 8, Quran Al Gasiyah 8, Al Ghasyiyah 8, Al-Ghasyiyah 8, Surah Al Gasiyah ayat 8

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Yaa Siin (Yaasiin) – surah 36 ayat 20 [QS. 36:20]

20-21. Berita kedatangan ketiga utusan tersebut menyebar ke pelosok negeri. Dan datanglah dari ujung kota seorang laki-laki yang telah beriman kepada risalah Nabi Isa, konon bernama Èabìb bin Mùsà an- … 36:20, 36 20, 36-20, Surah Yaa Siin 20, Tafsir surat YaaSiin 20, Quran Yasin 20, Surah Yasin ayat 20

QS. Ath Thalaaq (Talak) – surah 65 ayat 6 [QS. 65:6]

6. Pada ayat ini diperintahkan kepada para suami untuk menyiapkan tempat tinggal bagi istri mereka. Allah berfirman, “Tempatkanlah mereka, para istri, di mana kamu bertempat tinggal, yakni di tempat t … 65:6, 65 6, 65-6, Surah Ath Thalaaq 6, Tafsir surat AthThalaaq 6, Quran Ath Thalaq 6, At Talaq 6, Surah At Tolaq ayat 6

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Benar! Kurang tepat!

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَفْضَلُ الْجِهَادِ أَنْ يُجَاهَدَ الرَّجُلُ نَفْسَهَ وَ هَوَاهُ

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghîr, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shâhihah, no. 1496.

+

Array

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Isra Mi’raj ulumul qur’an asbabul wurud alumul hadist asbabun nuzul Benar! Kurang tepat! Surah

Pendidikan Agama Islam #25

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti … binasalah biarlah bukankah berbukalah baiklah Benar! Kurang tepat! Penjelasan:أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ a lam

Pendidikan Agama Islam #21

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … hajar aswad lauh aswad lauh mahfudz

Instagram