QS. Al Ghaasyiyah (Hari Pembalasan) – surah 88 ayat 14 [QS. 88:14]

وَّ اَکۡوَابٌ مَّوۡضُوۡعَۃٌ
Wa-akwaabun maudhuu’atun;

dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya),
―QS. 88:14
Topik ▪ Surga ▪ Sifat surga dan kenikmatannya ▪ Penimbangan amal perbuatan
88:14, 88 14, 88-14, Al Ghaasyiyah 14, AlGhaasyiyah 14, Al Gasiyah 14, Al Ghasyiyah 14, Al-Ghasyiyah 14

Tafsir surah Al Ghaasyiyah (88) ayat 14

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ghaasyiyah (88) : 14. Oleh Kementrian Agama RI

Tafsir Ayat 10-16:
Dalam ayat-ayat berikut ini, Allah menerangkan keadaan surga:

1.
Surga tempatnya bernilai tinggi, lebih tinggi dari nilai tempat-tempat yang lain.

2.
Di dalamnya tidak terdengar perkataan yang tidak berguna, sebab tempat itu adalah tempat orang-orang yang dikasihi Allah.

3.
Di dalamnya terdapat mata air yang mengalirkan air bersih yang menarik pandangan bagi siapa saja yang melihatnya.

4.
Di dalamnya terdapat mahligai yang tinggi.

5.
Di dekat mereka tersedia gelas-gelas yang berisi minuman yang sudah siap diminum.

6.
Di dalamnya terdapat bantal-bantal tersusun yang dapat dipergunakan menurut selera mereka, duduk di atasnya atau dipakai untuk bersandar dan sebagainya.

7.
Di sana terdapat pula permadani yang indah dan terhampar pada setiap tempat.

8.
Terdapat segala macam kenikmatan rohani dan jasmani yang jauh dari yang dapat kita bayangkan.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Gelas-gelas yang terletak di depan mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan gelas-gelas) yakni tempat-tempat untuk minum tanpa gagang (yang terletak) di setiap tepi mata air yang disediakan untuk peminum-peminumnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Lihat tafsir ayat 8


Kata Pilihan Dalam Surah Al Ghaasyiyah (88) Ayat 14

AKWAAB
أَكْوَاب

Lafaz ini berbentuk jamak, mufradnya adalah al kub yang berarti al kuz yang tidak bertampuk dan bercerat. Al kuz ialah ina’ (teko atau cerek) seperti ibriq, tetapi ia lebih kecil daripadanya.”

Al Baghawi berpendapat, ia adalah sejenis cerek yang mulutnya bulat, tidak mempunyai telinga dan pemegang.

Sedangkan Al Farra’ berkata al kub adalah cerek yang bulat kepalanya dan tiada pemegang.

Menurut Kamus Al Munjid, al kub adalah qadh dan ia bermakna mangkuk.

Lafaz akwaab disebut empat kali dalam Al Qur’an yaitu pada surah:
-Az Zukhruf (43), ayat 71;
-Al Waaqi’ah (56), ayat 18;
-Al Insaan (76), ayat 15;
-Al Ghaasyiyah (88), ayat 14.

Ibn Abbas berkata,
Akwaab ialah bejana dari perak.”

Menurut Mujahid, akwaab ialah aniyah (cerek), teko atau bejana yang bulat mulutnya dan tidak bertampuk.

Al­ Hasan berpendapat, akwaab ialah bejana atau teko dari perak yang bulat mulutnya digunakan bagi menuang air.

Menurut Qatadah, al kub (sejenis cebok) bulat dan mempunyai leher yang pendek dan pemegang yang pendek, digunakan untuk mencedok dengannya, tidak mempunyai moncong dan lebih kecil daripada ibriq.”

As Suddi berpendapat, ia adalah sejenis cerek atau teko yang tanpa pemegang.

Menurut At Tabari, ia adalah sejenis abaariq yang luas kepalanya yang tiada moncong.

Sedangkan Al Qurtubi berpendapat, makna yang diberikan Mujahid dan As Suddi bersesuaian dengan mazhab ahli bahasa yaitu akwaab adalah sejenis cerek atau teko yang tanpa pemegang dan moncong.

Kesimpulannya, semua makna yang dikemukakan ulama diatas mungkin benar, yaitu akwaab ialah sejenis cerek, teko atau bejana dari perak yang kepalanya luas dan bulat, pendek lehernya, lebih kecil daripada ibriq, tanpa moncong dan pemegang.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:42-43

Informasi Surah Al Ghaasyiyah (الغاشية)
Surat ini terdiri atas 26 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Adz Dzaariat.

Nama “Ghaasyiyah” diambil dari kata “Al Ghaasyiyah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya peristiwa yang dahsyat, tapi yang dimaksud adalah hari kiamat.

Surat ini adalah surat yang kerap kali dibaca Nabi pada raka’at kedua pada shalat hari-hari Raya dan shalat Jum’at.

Keimanan:

Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka
keterangan tentang orang-orang yang beriman serta keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan
perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah
perintah kepada Rasulullah ﷺ untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah karena beliau adalah seorang pemberi peringatan, dan bukanlah seorang yang berkuasa atas keimanan mereka.

Lain-lain:

Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka
keterangan tentang orang-orang yang beriman serta keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan
perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah
perintah kepada Rasulullah ﷺ untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah karena beliau adalah seorang pemberi peringatan, dan bukanlah seorang yang berkuasa atas keimanan mereka.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ghaasyiyah (26 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 14 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 14 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 14 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Ghasyiyah (88) ayat 1-26 - Revi Adelia (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Ghasyiyah (88) ayat 1-26 - Revi Adelia (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Ghaasyiyah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 26 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 88:14
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ghaasyiyah.

Surah Al-Ghasyiyah (bahasa Arab:الغاشية, al-Ġhāšiyäh, "Hari Pembalasan") adalah surah ke-88 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 26 ayat.
Dinamakan Al-Ghasyiyah yang berarti Hari Pembalasan diambil dari kata al-Ghasyiyah yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan "Hari Pembalasan" dalam surah ini adalah Hari Penghakiman.

Nomor Surah 88
Nama Surah Al Ghaasyiyah
Arab الغاشية
Arti Hari Pembalasan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 68
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 26
Jumlah kata 92
Jumlah huruf 382
Surah sebelumnya Surah Al-A’la
Surah selanjutnya Surah Al-Fajr
4.8
Ratingmu: 5 (1 orang)
Sending







Pembahasan ▪ Wa-akwaabun maudhuuatun

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta