QS. Al Ghaasyiyah (Hari Pembalasan) – surah 88 ayat 1 [QS. 88:1]

ہَلۡ اَتٰىکَ حَدِیۡثُ الۡغَاشِیَۃِ ؕ
Hal ataaka hadiitsul ghaasyiyat(i);

Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?
―QS. 88:1
Topik ▪ Hari Kiamat ▪ Nama-nama hari kiamat ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
88:1, 88 1, 88-1, Al Ghaasyiyah 1, AlGhaasyiyah 1, Al Gasiyah 1, Al Ghasyiyah 1, Al-Ghasyiyah 1

Tafsir surah Al Ghaasyiyah (88) ayat 1

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ghaasyiyah (88) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Allah menyindir penduduk neraka dengan mengatakan, “Sudahkah sampai kepada kamu berita tentang hari Kiamat.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wahai Muhammad, apakah berita tentang hari kiamat dengan kedahsyatannya yang membuat manusia tidak sadarkan diri itu telah sampai kepadamu?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Apakah) telah (datang kepadamu berita hari kiamat) hari kiamat dinamakan hari yang menutupi karena pada hari itu semua makhluk diselimuti oleh kengerian-kengeriannya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

(1-7) Al-Ghasyiyah salah satu nama lain dari hari kiamat —menurut Ibnu Abbas, Qatadah, dan Ibnu Zaid— karena hari kiamat menutupi semua manusia dan meliputi mereka semuanya.
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Muhammad At-Tanafisi, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar ibnu Iyasy, dari Abu Ishaq, dari Amr ibnu Maimun, bahwa Nabi ﷺ melewati seorang wanita yang sedang membaca firman-Nya: Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 1) Maka beliau bangkit dan mendengarkannya serta menjawab: Benar, telah datang kepadaku (beritanya).

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Banyak muka pada hari itu tunduk terhina.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 2)

Yang dimaksud dengan khusuk di sini adalah terhina, menurut Qatadah.
Juga dikatakan oleh Ibnu Abbas, bahwa wajah-wajah tersebut tunduk terhina karena amal perbuatannya tidak bermanfaat bagi dirinya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

bekerja keras lagi kepayahan.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 3)

Yakni mereka telah banyak melakukan kerja keras yang memayahkan diri mereka, tetapi pada akhirnya di hari kiamat mereka dimasukkan ke dalam neraka yang amat panas.

Al-Hafiz Abu Bakar Al-Barqani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Muhammad Al-Muzakki, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ishaq As-Siraj, telah menceritakan kepada kami Harun ibnu Abdullah, telah menceritakan kepada kami Sayyar, telah menceritakan kepada kami Ja’far, ia pernah mendengar Abu Imran Al-Juni mengatakan bahwa Umar ibnul Khattab r.a.
melewati sebuah gerejayangdihuni oleh seorang rahib, maka Umar memanggilnya, “Hai rahib!” Lalu si rahib muncul, maka Umar memandangnya dan menangis.
Kemudian ditanyakan kepada Umar, “Mengapa engkau menangis, hai Amirul Mu’minin?”
Umar menjawab, bahwa ia teringat akan firman Allah subhanahu wa ta’ala yang mengatakan: bekerja keras lagi kepayahan, memasuki api yang sangat panas.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 3-4) Itulah yang menyebabkan aku menangis.

Imam Bukhari mengatakan bahwa Ibnu Abbas telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: bekerja keras lagi kepayahan.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 3) Bahwa mereka adalah orang-orang Nasrani.
Telah diriwayatkan dari Ikrimah dan As-Saddi, bahwa makna yang dimaksud ialah bekerja keras di dunia melakukan perbuatan-perbuatan maksiat, dan kepayahan di dalam neraka karena azab dan siksaan yang membinasakan.

Ibnu Abbas, Al-Hasan, dan Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: memasuki api yang sangat panas (neraka).
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 4) Artinya, yang panasnya tak terperikan.

diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 5)

yang panasnya tak terkira dan titik didihnya melebihi puncaknya sampai tingkatan yang tak terbatas, demikianlah menurut apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Al-Hasan, dan As-Saddi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 6)

Ali ibnu abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa dari’ artinya sebuah pohon dari api.

Sa’id ibnu Jubair mengatakan bahwa dari” adalah nama lain dari Zaqqum (sebuah pohon yang ada di dalam neraka), tetapi menurut riwayat lain yang juga bersumber darinya, dari’ adalah batu yang ada di dalam neraka.

Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Abul Jauza, dan Qatadah mengatakan bahwa dari’ adalah sejenis pohon yang disebut syabraq.

Qatadah mengatakan bahwa orang-orang Quraisy menamakannya syabraq bila musim semi, dan bila musim panas menamainya dari’, pohonnya banyak durinya.

Ikrimah mengatakan bahwa dari’ adalah sebuah pohon yang banyak durinya, yang tidak tinggi, melainkan menempel di tanah.

Imam Bukhari mengatakan, Mujahid telah mengatakan bahwa dari’ adalah nama tumbuhan yang dikenal dengan nama lain syabraq, orang-orang Hijaz menamainya dari’ bila kering, pohon ini mengandung racun.

Ma’mar telah meriwayatkan dari Qatadah sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala: Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 6) Yakni tumbuhan syabraq yang bila kering dinamakan dari’.

Sa’id telah meriwayatkan dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya: Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 6) Ini merupakan makanan yang paling buruk, paling kotor, dan paling menjijikkan.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 7)

Yaitu tidak dapat memenuhi tujuan dan tidak dapat pula menolak hal yang tidak diinginkan.


Informasi Surah Al Ghaasyiyah (الغاشية)
Surat ini terdiri atas 26 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Adz Dzaariat.

Nama “Ghaasyiyah” diambil dari kata “Al Ghaasyiyah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya peristiwa yang dahsyat, tapi yang dimaksud adalah hari kiamat.

Surat ini adalah surat yang kerap kali dibaca Nabi pada raka’at kedua pada shalat hari-hari Raya dan shalat Jum’at.

Keimanan:

Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka
keterangan tentang orang-orang yang beriman serta keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan
perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah
perintah kepada Rasulullah ﷺ untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah karena beliau adalah seorang pemberi peringatan, dan bukanlah seorang yang berkuasa atas keimanan mereka.

Lain-lain:

Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka
keterangan tentang orang-orang yang beriman serta keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan
perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah
perintah kepada Rasulullah ﷺ untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah karena beliau adalah seorang pemberi peringatan, dan bukanlah seorang yang berkuasa atas keimanan mereka.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ghaasyiyah (26 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 1 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 1 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 1 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Ghasyiyah (88) ayat 1-26 - Revi Adelia (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Ghasyiyah (88) ayat 1-26 - Revi Adelia (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Ghaasyiyah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 26 & Terjemahan


Gambar

no images were found



Statistik Q.S. 88:1
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ghaasyiyah.

Surah Al-Ghasyiyah (bahasa Arab:الغاشية, al-Ġhāšiyäh, "Hari Pembalasan") adalah surah ke-88 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 26 ayat.
Dinamakan Al-Ghasyiyah yang berarti Hari Pembalasan diambil dari kata al-Ghasyiyah yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan "Hari Pembalasan" dalam surah ini adalah Hari Penghakiman.

Nomor Surah 88
Nama Surah Al Ghaasyiyah
Arab الغاشية
Arti Hari Pembalasan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 68
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 26
Jumlah kata 92
Jumlah huruf 382
Surah sebelumnya Surah Al-A’la
Surah selanjutnya Surah Al-Fajr
4.7
Ratingmu: 4.9 (11 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/88-1









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta