Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Furqaan (Pembeda) – surah 25 ayat 61 [QS. 25:61]

تَبٰرَکَ الَّذِیۡ جَعَلَ فِی السَّمَآءِ بُرُوۡجًا وَّ جَعَلَ فِیۡہَا سِرٰجًا وَّ قَمَرًا مُّنِیۡرًا
Tabaarakal-ladzii ja’ala fiissamaa-i buruujan waja’ala fiihaa siraajan waqamaran muniiran;
Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang bersinar.

―QS. Al Furqaan [25]: 61

Daftar isi

Blessed is He who has placed in the sky great stars and placed therein a (burning) lamp and luminous moon.
― Chapter 25. Surah Al Furqaan [verse 61]

تَبَارَكَ Maha Suci

Blessed is He
ٱلَّذِى yang

Who
جَعَلَ telah menjadikan

has placed
فِى di

in
ٱلسَّمَآءِ langit

the skies
بُرُوجًا gugusan bintang

constellations
وَجَعَلَ Dan dia menjadikan

and has placed
فِيهَا padanya

therein
سِرَٰجًا pelita (matahari)

a lamp
وَقَمَرًا dan bulan

and a moon
مُّنِيرًا bercahaya

shining.

Tafsir Quran

Surah Al Furqaan
25:61

Tafsir QS. Al-Furqaan (25) : 61. Oleh Kementrian Agama RI

Mahasuci Allah yang menjadikan di langit bintang-bintang yang jumlahnya tidak terhitung.
Allah menjadikan pula matahari yang bersinar terang dan bulan yang bercahaya.

Menurut para ilmuwan, dalam membicarakan benda-benda angkasa, Alquran juga sudah membedakan bintang dari planet.
Bintang adalah benda langit yang memancarkan sinar.

Sedangkan planet hanya memantulkan sinar yang diterima dari bintang.
Dengan demikian, bintang mempunyai sumber sinar, sedangkan planet tidak (Lihat Yunus [10]: 5 dan Al-Hijr [15]: 16).

Tafsir QS. Al Furqaan (25) : 61. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mahasuci Allah dan Mahabanyak karunia-Nya.
Dia menciptakan planet-planet di langit dan menciptakan garis orbit tempatnya beredar.


Di antara planet-planet itu, Dia menjadikan matahari dan bulan yang bercahaya[1].


[1] Ayat ini mengandung beberapa penafsiran ilmiah terhadap sistem alam raya yang diciptakan oleh Allah.


Kita lihat bintang-bintang di langit berbentuk gugusan yang tidak berubah-ubah sepanjang masa. "Al-Bur3j"
yang dimaksud dalam ayat di atas adalah gugusan bintang (rasi) yang dilalui matahari ketika secara lahir berputar mengelilingi bumi.


Gugusan bintang tersebut seakan-akan menjadi tempat berputarnya matahari sepanjang tahun.
Setiap tiga bulan terjadi satu musim yang dimulai dengan musim semi.


Rasi-rasi tersebut adalah sebagai berikut:
Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricornus, Aquarius dan Pisces.
Matahari adalah salah satu bintang yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.


Seperti halnya bintang-bintang lain, matahari bersinar dengan sendirinya karena interaksi atom yang ada di dalamnya.
Sinar matahari yang timbul dari energi tersebut jatuh ke planet-planet, bumi, bulan dan benda-benda langit lainnya yang tidak dapat bersinar.


Karena bersifat menyinari, maka matahari disebut siraj yang berarti ‘lampu yang terang benderang’.
Adapun bulan disebut munir, yang berarti ‘bercahaya’, karena cahayanya timbul akibat adanya sinar matahari yang jatuh di permukaannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Begitu agung berkah Allah dan betapa banyak kebaikan-Nya.
Dia-lah yang menjadikan bintang-bintang besar di langit yang berada pada porosnya.


Dan Dia juga yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya di sana.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maha Suci) yakni Maha Agung


(Allah yang telah menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang) yang ada dua belas, yaitu:
Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricornus, Aquarius dan Pisces.
Gugusan-gugusan tersebut merupakan garis edar dari tujuh planet yang beredar, yaitu planet Mars mempunyai Aries dan Scorpio, Gemini dan Virgo, planet Bulan mempunyai Cancer, planet Matahari mempunyai Leo, planet Yupiter mempunyai Sagitarius dan Pisces, planet Uranus mempunyai Capricornus dan Aquarius


(dan Dia menjadikan padanya) juga


(lampu) yakni matahari


(dan bulan yang bercahaya) menurut suatu qiraat lafal Siraajan dibaca Suruujan dengan ungkapan jamak.
Arti Muniiran adalah Nayyiraatin yakni yang bercahaya.
Sengaja di sini hanya disebutkan bulan di antara planet-planet tersebut karena mengingat keutamaan yang dimilikinya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala mengagungkan dan membesarkan diri-Nya atas keindahan segala apa yang diciptakan-Nya di langit berupa gugusan-gugusan bintang yang besar-besar, menurut pendapat Mujahid, Sa’id ibnu Jubair, Abu Saleh, Al-Hasan, dan Qatadah.
Sedangkan menurut pendapat yang lain, yang dimaksud dengan al-buruj ialah gedung-gedung penjagaan yang ada di langit.
Demikianlah menurut riwayat yang bersumber dari Ali, Ibnu Abbas, Muhammad ibnu Ka’b, Ibrahim An-Nakha’i, dan Sulaiman ibnu Mahran Al-A’masy.
Pendapat ini dikatakan pula oleh sebuah riwayat yang bersumber dari Abu Saleh.
Akan tetapi, pendapat yang pertamalah yang lebih kuat.
Terkecuali jika bintang yang besar-besar itu diumpamakan sebagai gedung-gedung penjagaan, maka kedua pendapat ini dapat dipertemukan.
Seperti yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya:

Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang (QS. Al-Mulk [67]: 5), hingga akhir ayat.

Karena itulah disebutkan oleh ayat dalam surat ini:

Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari.
(QS. Al-Furqaan [25]: 61)

Yakni matahari yang bersinar bagaikan pelita pada alam wujud ini.
Seperti juga yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari).
(QS. An-Naba’ [78]: 13)

dan bulan yang bercahaya.
(QS. Al-Furqaan [25]: 61)

Artinya, bercahaya lagi terang dengan cahaya sendiri, bukan cahaya matahari (Ibnu Kasir berpendapat bahwa bulan itu bersinar, dan bukan pantulan dari sinar matahari, pent.).
Seperti yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya:

Dialah Yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya.
(QS. Yunus [10]: 5)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perkataan Nuh ‘alaihis salam kepada kaumnya:

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?
(QS. Nuh [71]: 15-16)

Kata Pilihan Dalam Surah Al Furqaan (25) Ayat 61

BURUUJ
بُرُوج

Lafaz ini dalam bentuk jamak, mufradnya adalah al burj yang berarti bangunan yang tinggi berbentuk bundar atau petak baik itu berdiri sendiri maupun bagian dari bangunan yang besar, benteng dan salah satu dari bola langit yang dua belas.
Dalam ilmu falak al buruuj berarti kumpulan bintang.

Disebut empat kali di dalam Al Qur’an yaitu :
An Nisaa (4) ayat 78,
Al Hijr (15) ayat 16,
• Al Furqaan (25) ayat 61,
• Al Buruuj (85) ayat 1.

Dari keempat ayat yang menyinggung lafaz al buruuj ia mengandung dua makna berdasarkan sandaran dan kaitan ayat, yaitu :

1. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surah An Nisaa‘ ayat 78

أَيْنَمَا تَكُونُوا۟ يُدْرِككُّمُ ٱلْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِى بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍۗ

Artinya :
"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh,…."

Terdapat perbedaan pendapat mengenai makna al buruuj pada ayat diatas.

Ada yang berpendapat bahwa ia bermaksud benteng yang terdapat di dalam tanah,ada yang bependapat bahwa ia adalah istana, ada yang berpendapat bahwa ia adalah istana yang terbuat dari besi.
Sedangkan musayyadah adalah dicat dengan kapur atau yang tinggi.

Kesimpulannya, semua makna saling berdekatan, maksud ayat buruujim musayyadah adalah bangunan yang tinggi yang dicat dengan kapur atau benteng dan istana yang terbuat dari besi.

2. Ia bermakna gugusan bintang sebagaimana maksud ketiga ayat diatas.
Contohnya firman Allah dalam surah Al Buruuj :

وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلْبُرُوجِ

Menurut pendapat yang masyhur dalam bidang ini, ia adalah paksi-paksi planet yaitu 12 bintang bagi 12 planet.
Paksi-paksi ini dilewati oleh matahari dalam masa setahun dan bulan dalam masa dua puluh delapan hari.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:99-100

Unsur Pokok Surah Al Furqaan (الفرقان)

Surat ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al-Furqaan" yang artinya "pembeda",
diambil dari kata "Al Furqaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Alquran.

Alquran dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-Esaan Allah subhanahu wa ta’ala dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Keimanan:

▪ Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya.
▪ Hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi.
▪ Allah tidak punya anak dan sekutu.
▪ Alquran benar-benar diturunkan dari Allah.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Allah bersemayam di atas Arsy.
▪ Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam.
▪ Rasul-rasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah.
▪ Pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya Malaikat ke bumi.
▪ Orang-orang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka.

Hukum:

▪ Tidak boleh mengabaikan Alquran.
▪ Larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir.
▪ Larangan membunuh atau berzina.
▪ Kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Alquran.
▪ Larangan memberikan persaksian palsu.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Musa `alaihis salam Nuh `alaihis salam.
▪ Kaum Tsamud dan kaum Syu ‘aib.

Lain-lain:

▪ Celaan-celaan orang-orang kafir terhadap Alquran.
▪ Kejadian-kejadian alamiyah sebagai bukti ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
▪ Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Sifat-sifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu, tidak mempergunakan akal.
▪ Sifat-sifat hamba Allah yang sebenarnya.

Audio Murottal

QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 77 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 77

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Furqaan ayat 61 - Gambar 1 Surah Al Furqaan ayat 61 - Gambar 2 Surah Al Furqaan ayat 61 - Gambar 3
Statistik QS. 25:61
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Furqaan.

Surah Al-Furqan (Arab: الفرقان ,”Pembeda”) adalah surah ke-25 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 77 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Furqan yang artinya pembeda, diambil dari kata al-Furqan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Alquran (lihat nama lain Alquran).
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah ﷻ dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Nomor Surah 25
Nama Surah Al Furqaan
Arab الفرقان
Arti Pembeda
Nama lain Tabaraka
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 42
Juz Juz 18 (1-20) sampai juz 19 (21-77)
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 77
Jumlah kata 896
Jumlah huruf 3876
Surah sebelumnya Surah An-Nur
Surah selanjutnya Surah Asy-Syu’ara’
Sending
User Review
4.5 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

25:61, 25 61, 25-61, Surah Al Furqaan 61, Tafsir surat AlFurqaan 61, Quran Al Furqan 61, AlFurqan 61, Al-Furqan 61, Surah Al Furqan ayat 61

Video Surah

25:61


Load More

Kandungan Surah Al Furqaan

۞ QS. 25:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 25:2 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Segala sesuatu milik Allah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Kekuasaan Allah •

۞ QS. 25:3 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:6 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:8 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:10 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 25:11 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:12 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat neraka

۞ QS. 25:13 • Memasuki neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:14 • Memasuki neraka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:15 • Pahala iman • Allah menepati janji • Nama-nama surga • Keabadian surga •

۞ QS. 25:16 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 25:17 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:18 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:19 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 25:20 Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 25:21 • Allah tidak dapat dilihat di dunia • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:22 • Saat kematian orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 25:23 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 25:24 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 25:25 • Tugas-tugas malaikat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 25:26 • Segala sesuatu milik Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 25:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:28 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:29 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 25:30 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 25:31 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 25:32 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:33 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:34 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:36 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:37 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:40 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:42 • Azab orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:43 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:44 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:45 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:46 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:47 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:49 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 25:50 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:53 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 25:55 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:57 Ar Rabb (Tuhan) • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 25:58 • Keluasan ilmu Allah • Al Hayy (Maha Hidup) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 25:59 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Arsy • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 25:60 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:62 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:63 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 25:64 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:65 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:66 • Keabadian neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:67 • Hemat dalam bekerja

۞ QS. 25:68 Tauhid Uluhiyyah • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:69 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksaan ahli neraka dilipatgandakan • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:70 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:73 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:74 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:75 • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama surga • Memasuki surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 25:76 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat di surga •

۞ QS. 25:77 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah,
karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.
QS. Al-An’am [6]: 108

Siapa beriman kepada Allah & kerjakan amal saleh niscaya Allah akan masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang baik kepadanya.
QS. At-Talaq [65]: 11

Ya’qub menjawab:
“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan & kesedihanku,
dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya”.
QS. Yusuf [12]: 86

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut ...

Correct! Wrong!

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Baqarah adalah surah ke-2 dalam Alquran. Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.121 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.

+

Array

Pesan utama dari kandungan Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #26
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #26 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #26 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus Istilah Islam

Fisabilillah

Apa itu Fisabilillah? Fisabilillah adalah orang berjuang di jalan Allah dalam pengertian luas sesuai dengan yang ditetapkan oleh para ulama fikih. Intinya adalah melindungi dan memelihara agama serta meninggikan kalimat tauhid, seperti berperang, berdakwah, berusaha menerapkan hukum Islam, menolak fitnah-fitnah yang ditimbulkan oleh musuh-musuh Islam, membendung arus pe … •

kunut

Apa itu kunut? ku.nut doa khusus, biasanya dibaca sesudah iktidal pada rakaat terakhir dalam salat tertentu, seperti dalam salat Subuh … • qunut

khauf

Apa itu khauf? Secara bahasa khauf adalah lawan kata al-amnu. Al-Amnu adalah rasa aman, maka khauf berarti rasa takut. Secara istilah khauf adalah pengetahuan yang dimiliki seorang hamba di dalam hatinya tentang kebesaran dan keagungan Allah serta kepedihan siksa-Nya. … •