Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Furqaan

Al Furqaan (Pembeda) surah 25 ayat 44


اَمۡ تَحۡسَبُ اَنَّ اَکۡثَرَہُمۡ یَسۡمَعُوۡنَ اَوۡ یَعۡقِلُوۡنَ ؕ اِنۡ ہُمۡ اِلَّا کَالۡاَنۡعَامِ بَلۡ ہُمۡ اَضَلُّ سَبِیۡلًا
Am tahsabu anna aktsarahum yasma’uuna au ya’qiluuna in hum ilaa kal an’aami bal hum adhallu sabiilaa;

atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami.
Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).
―QS. 25:44
Topik ▪ Ilmu manusia sedikit
25:44, 25 44, 25-44, Al Furqaan 44, AlFurqaan 44, Al Furqan 44, AlFurqan 44, Al-Furqan 44
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Furqaan (25) : 44. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menasihati Nabi Muhammad supaya jangan menganggap bahwa kebanyakan orang-orang musyrik mendengarkan ayat yang dibacakan kepadanya atau mereka memahami kebenaran yang terkandung dalam ayat itu sehingga mereka dapat mengamalkan petunjuknya untuk melakukan amal saleh dan memperbaiki akhlak kelakuannya.
Allah subhanahu wa ta'ala menasihati yang demikian karena mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya.
Jika diadakan perbandingan antara mereka dengan binatang ternak, maka binatang ini suka tunduk kepada majikannya, yang dirasakan mencintainya, tahu siapa yang berbuat kebaikan dan siapa yang berbuat kejahatan kepadanya, dapat mencari sendiri tempat di mana ada rumput makanannya dan air minumannya, dan jika menghadapi malam hari tahu kembali ke tempat kembalinya dan tempat penginapannya, berbeda sekali dengan hal ihwal kaum musyrikin itu sendiri.
Mereka tidak mau mengenal Pencipta dan Pemberi rezeki, mereka tidak merasakan berbagai-bagai nikmat yang dilimpahkan Tuhan kepadanya.
Mereka tidak merasa tertipu oleh setan, yang selalu memandang baik bujukan hawa nafsunya.
Kebodohan binatang ternak terbatas hanya pada dirinya sendiri, akan tetapi kebodohan mereka menjalar sampai menimbulkan berbagai-bagai fitnah dan kebinasaan dan menghalang-halangi orang lain dari jalan kebenaran, sampai menimbulkan perpecahan dan peperangan di antara sesama manusia.
Walaupun binatang itu tidak mengetahui tentang ketauhidan dan kenabian, namun mereka tidak menentangnya, berlainan dengan mereka itu, yang mengingkari ketauhidan karena kesombongan dan kefanatikan terhadap ajaran yang salah yang diwarisi dari nenek moyangnya.
Binatang ternak itu tidak menyia-nyiakan instink yang dikaruniakan Allah kepadanya, berlainan sekali dengan kaum musyrikin.
Mereka dianugerahi akal yang sehat, dengan naluri yang baik sejak kelahiran, akan tetapi mereka menyia-nyiakan akal yang sehat itu yang telah dijadikan fitrah Tuhan yang dianugerahkan kepada manusia.

Di dalam ayat disebutkan bahwa sebagian besar mereka tidak mendengar atau memahami kebenaran; memang ada pula sebagian kecil di antara mereka yang mengakui kebenaran tetapi tidak sanggup mengikutinya karena khawatir akan hilang kedudukannya.

Al Furqaan (25) ayat 44 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Furqaan (25) ayat 44 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Furqaan (25) ayat 44 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka telah mendengar dengan seksama dan menggunakan akal mereka untuk mendapatkan petunjuk?
Sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti perintah mimpi- mimpi kosong mereka.
Mereka telah menjadi seperti binatang ternak yang tidak memiliki keinginan sama sekali selain makan, minum dan mengejar kesenangan duniawi.
Mereka tidak berfikir apa-apa yang ada di balik itu semua.
Bahkan posisi mereka lebih jelek dari binatang ternak.
Sebab, binatang ternak tunduk mengikuti tuannya yang menggiring kepada kebaikan dan menjauhkannya dari yang mencelakakannya.
Sementara mereka mencampakkan diri mereka kepada kehancuran.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar) dengan pendengaran yang dibarengi dengan pengertian (atau memahami) apa yang kamu katakan kepada mereka.
(Tiada lain) (mereka itu hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi jalannya) daripada binatang ternak itu, karena binatang ternak mau menurut dan patuh kepada penggembalanya, sedangkan mereka tidak mau menaati Pemeliharanya, yaitu Allah, yang telah memberikan kenikmatan kepada mereka.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ataukah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar ayat-ayat Allah dengan merenungkannya atau memahaminya??
Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, sama-sama tidak mau mengambil manfaat dari apa yang mereka dengar.
Bahkan mereka jauh lebih sesat jalannya dari binatang ternak itu.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami?
(Al Furqaan:44), hingga akhir ayat.

Yakni mereka lebih buruk keadaannya daripada hewan ternak yang dilepas bebas, karena sesungguhnya hewan ternak itu hanyalah melakukan sesuai dengan naluri kehewanannya.
Sedangkan mereka diciptakan untuk beribadah kepada Allah semata tiada sekutu bagi-Nya, lalu mengapa mereka tidak menyembah-Nya?
Bahkan mereka menyembah selain-Nya dan mempersekutukan-Nya dengan yang lain, padahal hujah telah ditegakkan terhadap mereka dengan diutus-Nya para rasul kepada mereka.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Furqaan (25) Ayat 44

AN'AAM
أَنْعَٰم

Lafaz ini adalah bentuk jamak, mufradnya ialah an na'am, bermakna al ibl (unta) yang banyak manfaat dan kegunaannya. An'aam berarti al baha'im (hewan atau binatang­ binatang). Kerbau, sapi dan kambing bisa disebut sebagai an'aam.'

Al Fayruz Abadi berkata,
"Tidak dikatakan an'aam sehingga jumlah manfaatnya sama seperti unta. Namun begitu, ia bersifat umum yang mencakup unta dan laln-lainnya."

Al Farra berkata,
"Al An'aam adalah lafaz mudzakkar dan tidak dimuannatskan seperti pada contoh haadzaa na'amun waridun artinya "Ini hewan ternak yang diimport."

Lafaz an'aam disebut sebanyak 32 kali di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah:
-Ali Imran (3), ayat 14;
-An Nisaa (4), ayat 119;
-Al Maa'idah (5), ayat 1;
-Al An'aam (6), ayat 136, 138, 138, 138, 139, 142;
-Al A'raaf (7), ayat 179;
-Yunus (10), ayat 24;
-An Nahl (16), ayat 5, 66, 80;
-Tha Ha (20), ayat 54;
-Al Hajj (22), ayat 28, 30, 34;
-Al Mu'minuun (23), ayat 21;
-Al Furqaan (25), ayat 44, 49;
-Asy Syu'araa (26), ayat 133;
-As Sajadah (32), ayat 27;
-Faathir (35), ayat 28;
-Yaa Siin (36), ayat 71;
-Az Zumar (39), ayat 6;
-Al Mu'min (40), ayat 79;
-Asy Syu'araa (42), ayat 11;
-Az Zukhruf (43), ayat 12;
-Muhammad (47), ayat 12;
-An Naazi'at (79), ayat 33;
-'Abasa (80), ayat 32.

Lafaz an'aam di dalam Al Qur'an mencakup hewan-hewan ternak seperti unta, sapi dan kambing. la bersesuaian dengan pendapat para mufassir.

Al Baidawi berkata,
"Al an'aam bermakna unta, sapi dan kambing."

Al Alusi berkata,
la mencakupi unta, sapi dan kambing, dan dinamakan ia seperti itu karena jalannya perlahan dan kelembutannya."

Begitu juga pendapat Ibn Qutaibah, Al Fayruz Abadi dan ulama lain.

At Tabari berkata,
"Al an'aam ialah delapan ekor hewan ternak yang disebut dalam surah Al An'aam yaitu dua kambing biri-biri jantan dan betina, dua ekor kambing biasa jantan dan betina, jantan dan betina dari unta dan sapi."

Kesimpulannya, lafaz an'aam bermakna hewan-hewan ternak.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:52

Informasi Surah Al Furqaan (الفرقان)
Surat ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al Fur­qaan" yang artinya "pembeda",
diambil dari kata "Al Furqaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Al Qur'an.
Al Qur'an dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah subhanahu wa ta'ala dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Keimanan:

Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya
hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi
Allah tidak punya anak dan sekutu
Al Qur'an benar-benar diturun­kan dari Allah
ilmu Allah meliputi segala sesuatu
Allah bersemayam di atas Arsy
Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam
rasul­-rasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah
pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya malai­kat ke bumi
orang-orang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka.

Hukum:

Tidak boleh mengabaikan Al Qur'an
larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir
larangan membunuh atau berzina
kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Al Qur'an
larangan memberikan persaksian palsu.

Kisah:

Kisah-kisah Musa a.s, Nuh a.s.
kaum Tsamud dan kaum Syu 'aib.

Lain-lain:

Celaan-celaan orang-orang kafir terhadap Al Qur'an
kejadian-kejadian alamiyah sebagai bukti ke-esaan dan kekuasaan Allah
hikmah Al Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur
sifat-sifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu,tidak mempergunakan akal
sifat-sifat hamba Allah yang sebenamya.


Gambar Kutipan Surah Al Furqaan Ayat 44 *beta

Surah Al Furqaan Ayat 44



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Furqaan

Surah Al-Furqan (Arab: الفرقان ,"Pembeda") adalah surah ke-25 dari al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 77 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Furqan yang artinya pembeda, diambil dari kata al-Furqan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Al-Quran (lihat nama lain Al-Qur'an).
Al-Quran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah s.w.t.
dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Nomor Surah 25
Nama Surah Al Furqaan
Arab الفرقان
Arti Pembeda
Nama lain Tabaraka
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 42
Juz Juz 18 (1-20) sampai juz 19 (21-77)
Jumlah ruku' 6 ruku'
Jumlah ayat 77
Jumlah kata 896
Jumlah huruf 3876
Surah sebelumnya Surah An-Nur
Surah selanjutnya Surah Asy-Syu'ara'
4.4
Rating Pembaca: 4.4 (8 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku