Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Furqaan (Pembeda) - surah 25 ayat 32 [QS. 25:32]

وَ قَالَ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا لَوۡ لَا نُزِّلَ عَلَیۡہِ الۡقُرۡاٰنُ جُمۡلَۃً وَّاحِدَۃً ۚۛ کَذٰلِکَ ۚۛ لِنُثَبِّتَ بِہٖ فُؤَادَکَ وَ رَتَّلۡنٰہُ تَرۡتِیۡلًا
Waqaalal-ladziina kafaruu laulaa nuzzila ‘alaihil quraanu jumlatan waahidatan kadzalika linutsabbita bihi fu’aadaka warattalnaahu tartiilaa;
Dan orang-orang kafir berkata,
“Mengapa Alquran itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?”
Demikianlah, agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (berangsur-angsur, perlahan dan benar).

―QS. Al Furqaan [25]: 32

Daftar isi

And those who disbelieve say,
"Why was the Qur’an not revealed to him all at once?"
Thus (it is) that We may strengthen thereby your heart.
And We have spaced it distinctly.
― Chapter 25. Surah Al Furqaan [verse 32]

وَقَالَ dan berkata

And said
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar

disbelieve,
لَوْلَا mengapa tidak

"Why not
نُزِّلَ diturunkan

was revealed
عَلَيْهِ atasnya/kepadanya

to him
ٱلْقُرْءَانُ Al-Qur’an

the Quran
جُمْلَةً jumlah

all at once?" *[meaning includes next or prev. word]
وَٰحِدَةً satu/sekaligus

all at once?" *[meaning includes next or prev. word]
كَذَٰلِكَ demikianlah

Thus,
لِنُثَبِّتَ karena Kami hendak meneguhkan

that We may strengthen
بِهِۦ dengannya

thereby
فُؤَادَكَ hatimu

your heart,
وَرَتَّلْنَٰهُ dan Kami membacakannya

and We have recited it
تَرْتِيلًا bacaan yang baik

(with distinct) recitation.

Tafsir Quran

Surah Al Furqaan
25:32

Tafsir QS. Al-Furqaan (25) : 32. Oleh Kementrian Agama RI

Orang-orang kafir dan orang-orang Yahudi bertanya mengapa Alquran tidak diturunkan kepada Muhammad sekali turun, seperti kitabkitab Allah sebelumnya, yaitu kitab Taurat kepada Musa dan Zabur kepada Daud.
Allah menolak pertanyaan mereka itu dan menerangkan mengapa Alquran diturunkan secara ber-angsur-angsur.

Alquran diturunkan berangsur-angsur agar Allah memudahkan dan menguatkan hati Nabi Muhammad.
Allah ﷻ berfirman:

Dan Alquran (Kami turunkan) berangsur-angsur agar engkau (Muhammad) membacakannya kepada manusia perlahan-lahan dan Kami menurunkannya secara bertahap.
(Al Israa [17]: 106)

Turunnya Alquran secara berangsur-angsur memang mengandung banyak hikmah, di antaranya:

1. Nabi Muhammad sering berjumpa dengan malaikat Jibril sehingga banyak menerima nasihat guna menambah semangat, kesabaran, dan ketabahan dalam menunaikan risalah-Nya.

2. Karena Nabi Muhammad tidak dapat membaca dan menulis (ummi) maka seandainya Alquran itu diturunkan sekaligus, tentu ia akan kesulitan untuk menghafalnya.



3. Supaya hafalannya lebih mantap, sempurna, dan terhindar dari segala kealpaan.

4. Seandainya Alquran itu diturunkan sekaligus, tentu syariat-syariatnya pun diturunkan sekaligus.

Hal yang demikian itu pasti mengakibatkan banyak kesulitan.
Akan tetapi, karena turunnya berangsur-angsur maka syariat pun diberlakukan secara berangsur-angsur sehingga mudah dilaksanakan, baik oleh Rasul maupun umatnya.

5. Karena turunnya Alquran banyak berkaitan dengan sebab-sebab turunnya seperti adanya berbagai pertanyaan, peristiwa, atau kejadian, maka turunnya secara bertahap lebih berkesan dalam hati para sahabat karena mereka bisa menghayatinya peristiwa demi peristiwa.

6. Kalau dengan turunnya Alquran secara berangsur-angsur saja, mereka tidak mampu meniru Alquran walaupun satu ayat, apalagi jika diturunkan sekaligus.

7. Sebagian hukum syariat Islam turun sesuai dengan perkembangan kaum Muslimin pada waktu itu.
Kemudian setelah mereka bertambah cerdas dan mantap keimanannya, barulah diterapkan syariat Islam yang lebih sempurna dengan ayat-ayat Alquran yang turun kemudian.
Seandainya Alquran diturunkan sekaligus tentu hal demikian itu tidak mungkin terjadi.

Tafsir QS. Al Furqaan (25) : 32. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dengan maksud menghujat Alquran, orang-orang kafir berkata,
"
Kenapa Alquran tidak diturunkan sekaligus?"
Sesungguhnya Kami menurunkan Alquran demikian, secara berangsur-angsur, agar hatimu menjadi teguh karena dapat menghafalnya.
Kami membacakan Alquran melalui Jibril sedikit demi sedikit secara perlahan-lahan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang kafir berkata:
Mengapa Alquran itu tidak diturunkan kepada Muhammad sekali turun saja seperti Taurat, Injil dan Zabur?
Allah kemudian berfirman:
Demikianlah, Kami turunkan secara terpisah-pisah supaya Kami bisa meneguhkan hatimu dengannya dan menambah ketenanganmu.
Sehingga kamu bisa memahaminya dan membawanya.


Kami menjelaskannya dengan akurat dan perlahan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Berkatalah orang-orang yang kafir,
"Mengapa tidak)


(diturunkan kepadanya Alquran sekali turun saja?") sebagaimana kitab Taurat, kitab Injil dan kitab Zabur.
Allah menjawab melalui firman-Nya,
"Kami sengaja menurunkannya


(demikian) secara terpisah-pisah


(supaya Kami perkuat hatimu dengannya) Kami menguatkan kalbumu dengan Alquran


(dan Kami membacakannya kelompok demi kelompok") Kami menurunkannya tahap demi tahap secara perlahan dan tidak tergesa-gesa, supaya mudah dipahami dan dihafal.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang sikap orang-orang kafir yang banyak menentang dan ingkar, juga keusilan mereka terhadap hal yang bukan urusan mereka, karena mereka mengatakan seperti yang disitir oleh firman-Nya:

Mengapa Alquran ini tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?
(QS. Al-Furqaan [25]: 32)

Yakni mengapa Alquran yang diwahyukan kepada Muhammad tidak diturunkan sekali turun saja, sebagaimana telah diturunkan kitabkitab yang sebelumnya sekaligus, seperti kitab Taurat, Injil, Zabur, dan kitabkitab samawi lainnya?

Maka Allah subhanahu wa ta’ala menjawab perkataan tersebut.
Sesungguhnya Dia menurunkan Alquran secara berangsur-angsur selama dua puluh tiga tahun menurut peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian yang berkaitan dengannya serta menurut hukum yang diperlukan, tiada lain untuk meneguhkan hati orang-orang mukmin terhadapnya.
Sebagaimana yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan Alquran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur.
(QS. Al Israa [17]: 106), hingga akhir ayat.

Dalam ayat berikut ini disebutkan oleh firman-Nya:

supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacakannya secara tartil.
(QS. Al-Furqaan [25]: 32)

Qatadah mengatakan bahwa makna tartil ialah menjelaskan, yakni Kami menjelaskannya sejelas-jelasnya.
Menurut Ibnu Zaid, makna yang dimaksud ialah Kami menafsirkannya dengan jelas.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Furqaan (25) Ayat 32

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim, al-Hakim, dan adl-Dliya’ di dalam kitab al-Mukhtaarah, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas.
Menurut al-Hakim, hadits ini shahih.
Bahwa kaum musyrikin berkata: “Sekiranya Muhammad itu seorang Nabi, sebagaimana pengakuannya, tentu Allah tidak akan menyiksanya dengan jalan menurunkan al-Qur’an seayat dua ayat.
Mengapa Allah tidak menurunkan al-Qur’an sekaligus saja?” Maka Allah menurunkan ayat ini (al-Furqaan: 32) sebagai penjelasan mengenai hal tersebut.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Furqaan (25) Ayat 32

JUMLAH
جُمْلَة

Maksud jumlah ialah setiap sesuatu yang bahagian-bahagiannya terkumpul menjadi satu dengan sempurna.
Kata jumlah disebut sekali saja di dalam Al Qur’an dan disifatkan dengan waahidah sehingga menjadi jumlahtan waahida yaitu dalam surah Al Furqaan (25), ayat 32.

Dalam ayat ini diceritakan, orang kafir menanyakan tentang cara turunnya Al Qur’an, "Mengapa Al Qur’an tidak diturunkan kepada Muhammad dengan sekali turun saja ("jumlahtan waahida") seperti Taurat, Zabur dan Injil?"

Imam Al Isfahani mengertikan jumlahtan waahida pada ayat ini dengan turun secara terkumpul menjadi satu dan tidak terpisah-pisah dan tidak pula sedikit demi sedikit.
Ada perbedaan pendapat mengenai siapakah yang mengajukan pertanyaan ini, ada yang mengatakan mereka adalah orang kafir Quraisy dan ada juga yang mengatakan mereka adalah orang Yahudi.

Namun, Allah menegaskan dia akan memberikan jawaban yang benar dan tepat atas setiap pertanyaan dan tuduhan yang ditujukan kepada Nabi Muhammad.
Al Quran tidak diturunkan sekaligus tetapi diturunkan secara berangsur-angsur dalam 23 tahun adalah disesuaikan dengan kejadian, permasalahan dan keperluan-keperluan hukum.
Dengan demikian, hati Nabi Muhammad (dan juga hati kaum beriman) menjadi mantap dengan ajaran Al Qur’an itu, mereka lebih mudah memahami dan menghayati maknanya serta mudah menghafalnya dengan baik.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:166-167

Unsur Pokok Surah Al Furqaan (الفرقان)

Surat ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al-Furqaan" yang artinya "pembeda",
diambil dari kata "Al Furqaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Alquran.

Alquran dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-Esaan Allah subhanahu wa ta’ala dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Keimanan:

▪ Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya.
▪ Hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi.
▪ Allah tidak punya anak dan sekutu.
Alquran benar-benar diturunkan dari Allah.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Allah bersemayam di atas Arsy.
Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam.
Rasulrasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah.
▪ Pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya Malaikat ke bumi.
▪ Orang-orang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka.

Hukum:

▪ Tidak boleh mengabaikan Alquran.
▪ Larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir.
▪ Larangan membunuh atau berzina.
▪ Kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Alquran.
▪ Larangan memberikan persaksian palsu.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Musa `alaihis salam Nuh `alaihis salam.
Kaum Tsamud dan kaum Syu ‘aib.

Lain-lain:

▪ Celaan-celaan orang-orang kafir terhadap Alquran.
▪ Kejadian-kejadian alamiyah sebagai bukti ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Sifat-sifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu, tidak mempergunakan akal.
▪ Sifat-sifat hamba Allah yang sebenarnya.

Audio Murottal

QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 77 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 77

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Furqaan ayat 32 - Gambar 1 Surah Al Furqaan ayat 32 - Gambar 2
Statistik QS. 25:32
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Furqaan.

Surah Al-Furqan (Arab: الفرقان ,”Pembeda”) adalah surah ke-25 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 77 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Furqan yang artinya pembeda, diambil dari kata al-Furqan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Alquran (lihat nama lain Alquran).
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah ﷻ dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Nomor Surah 25
Nama Surah Al Furqaan
Arab الفرقان
Arti Pembeda
Nama lain Tabaraka
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 42
Juz Juz 18 (1-20) sampai juz 19 (21-77)
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 77
Jumlah kata 896
Jumlah huruf 3876
Surah sebelumnya Surah An-Nur
Surah selanjutnya Surah Asy-Syu’ara’
Sending
User Review
4.8 (10 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

25:32, 25 32, 25-32, Surah Al Furqaan 32, Tafsir surat AlFurqaan 32, Quran Al Furqan 32, AlFurqan 32, Al-Furqan 32, Surah Al Furqan ayat 32

Video Surah

25:32


More Videos

Kandungan Surah Al Furqaan

۞ QS. 25:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 25:2 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Segala sesuatu milik Allah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Kekuasaan Allah •

۞ QS. 25:3 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:6 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:8 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:10 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 25:11 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:12 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat neraka

۞ QS. 25:13 • Memasuki neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:14 • Memasuki neraka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:15 • Pahala iman • Allah menepati janji • Nama-nama surga • Keabadian surga •

۞ QS. 25:16 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 25:17 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:18 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:19 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 25:20 Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 25:21 • Allah tidak dapat dilihat di dunia • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:22 • Saat kematian orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 25:23 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 25:24 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 25:25 • Tugas-tugas malaikat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 25:26 • Segala sesuatu milik Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 25:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:28 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:29 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 25:30 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 25:31 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 25:32 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:33 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:34 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:36 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:37 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:40 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:42 • Azab orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:43 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:44 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:45 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:46 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:47 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:49 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 25:50 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:53 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 25:55 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:57 Ar Rabb (Tuhan) • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 25:58 • Keluasan ilmu Allah • Al Hayy (Maha Hidup) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 25:59 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Arsy • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 25:60 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:62 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:63 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 25:64 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:65 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:66 • Keabadian neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:67 • Hemat dalam bekerja

۞ QS. 25:68 Tauhid Uluhiyyah • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:69 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksaan ahli neraka dilipatgandakan • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:70 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:73 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:74 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:75 • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama surga • Memasuki surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 25:76 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat di surga •

۞ QS. 25:77 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam prasangka. Di situlah diuji orang-orang Mukmin (mereka mendapat cobaan supaya menjadi jelas, siapa Mukmin yang benar & siapa yang gadungan) & hati mereka diguncang dengan guncangan yang sangat.
QS. Al-Ahzab [33]: 10-11

Bacalah Alquran & dirikanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji & mungkar. Sesungguhnya mengingat Allah (salat) ialah lebih besar (keutamaannya dari ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan
QS. Al-‘Ankabut [29]: 45

Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir.
Dan ampunilah kami ya Tuhan kami.
Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
QS. Al-Mumtahanah [60]: 5

bahwa tidak kita sembah kecuali Allah & tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun
dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.
QS. Ali ‘Imran [3]: 64

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Correct! Wrong!

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Correct! Wrong!

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Correct! Wrong!

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus Istilah Islam

syahadat

Apa itu syahadat? sya.ha.dat persaksian; persaksian dan pengakuan yang benar, diikrarkan dengan lisan dan dibenarkan dengan hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah...

At-Tahrim

Apa itu At-Tahrim? Surah At-Tahrim adalah surah ke 66 dalam Alquran. Surah ini tergolong surat Madaniyah yang terdiri atas 12 ayat. Dinamakan At-Tahrim karena pada awal surah ini terdapat kata tuharr...

Talbinah

Apa itu Talbinah? Talbinah adalah makanan yang terbuat dari tepung gandum, biasanya dibuat dengan menambahkan susu dan madu atau juga bubuk barley kering. Dinamakan talbinah, konon dikarenakan ia memi...