Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Fatihah (Pembukaan) – surah 1 ayat 3 [QS. 1:3]

الرَّحۡمٰنِ الرَّحِیۡمِ ۙ
Ar-rahmanir-rahiim(i);
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,
―QS. Al Fatihah [1]: 3

Daftar isi

The Entirely Merciful, the Especially Merciful,
― Chapter 1. Surah Al Fatihah [verse 3]

ٱلرَّحْمَٰنِ Maha Pengasih

The Most Gracious,
ٱلرَّحِيمِ Maha Penyayang

the Most Merciful.

Tafsir

Alquran

Surah Al Fatihah
1:3

Tafsir QS. Al Fatihah (1) : 3. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat dua di atas Allah Subhanahu wa Ta’ala menerangkan bahwa Dia adalah Tuhan seluruh alam.
Maka untuk mengingatkan hamba kepada nikmat dan karunia yang berlipat-ganda, yang telah dilimpahkan-Nya, serta sifat dan cinta kasih sayang yang abadi pada diri-Nya, diulang-Nya sekali lagi menyebut ar-Rahman ar-Rahim.

Yang demikian dimaksudkan agar gambaran keganasan dan kezaliman seperti raja-raja yang dipertuan dan bersifat sewenang-wenang lenyap dari pikiran hamba.
Allah mengingatkan dalam ayat ini bahwa sifat ketuhanan Allah terhadap hamba-Nya bukanlah sifat keganasan dan kezaliman, tetapi berdasarkan cinta dan kasih sayang.

Dengan demikian manusia akan mencintai Tuhannya, dan menyembah Allah dengan hati yang aman dan tenteram, bebas dari rasa takut dan gelisah.
Malah dia akan mengambil pelajaran dari sifat-sifat Allah.

Dia akan mendasarkan pergaulan dan tingkah lakunya terhadap manusia sesamanya, atau terhadap orang yang di bawah pimpinannya, malah terhadap binatang yang tak pandai berbicara sekalipun, atas sifat cinta dan kasih sayang itu.
Karena dengan jalan demikianlah manusia akan mendapat rahmat dan karunia dari Tuhannya.

Rasulullah ﷺ bersabda:


Allah hanya sayang kepada hamba-hamba-Nya yang pengasih.
(Riwayat at-Thabrani)


Orang-orang yang penyayang, akan disayangi oleh Allah yang Rahman Tabaraka wa Ta’ala.
(Oleh karena itu) sayangilah semua makhluk yang di bumi, niscaya semua makhluk yang di langit akan menyayangi kamu semua.
(Riwayat Ahmad, Abu Dawud at-Tirmidzi dan al-hakim).


Rasulullah bersabda:


"Siapa yang kasih sayang meskipun kepada seekor burung (pipit) yang disembelih, akan disayangi Allah pada hari Kiamat.
(Riwayat Bukhari)


Maksud hadis yang ketiga ialah menggunakan aturan dan tata cara pada waktu menyembelih burung, misalnya memakai pisau yang tajam.
Dapat pula dipahami dari urutan kata ar-Rahman, ar-Rahim, bahwa penjagaan, pemeliharaan dan asuhan Allah terhadap seluruh alam, bukanlah karena mengharapkan sesuatu dari alam itu, tetapi semata-mata karena rahmat dan kasih sayang-Nya.
Boleh jadi ada yang terlintas dalam pikiran orang, mengapa Allah membuat peraturan dan hukum, dan menghukum orang-orang yang melanggar peraturan itu?
Pikiran ini akan hilang bila diketahui bahwa peraturan dan hukum, begitu juga azab di akhirat atau di dunia yang dibuat Allah untuk hamba-Nya yang melanggar tidaklah berlawanan dengan sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, karena peraturan dan hukum itu rahmat dari Allah demi untuk kebaikan manusia itu sendiri.
Begitu pula azab dari Allah terhadap hamba-Nya yang melanggar peraturan dan hukum itu sesuai dengan keadilan-Nya.

Tafsir QS. Al Fatihah (1) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dia adalah Pemilik dan Sumber rahmah yang tak pernah putus memberikan segala kenikmatan, baik besar maupun kecil.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ar-Rahman Pemilik rahmat umum di mana rahmat-Nya meliputi seluruh makhluk.
Sedangkan Ar-Rahim Maha penyayang kepada orang-orang yang beriman.


Ini adalah dua nama Allah di antara nama-nama-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang) yaitu yang mempunyai rahmat.
Rahmat ialah menghendaki kebaikan bagi orang yang menerimanya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala,
"ar-rahmanir rahim,"
keterangannya dikemukakan dalam Bab
"Basmalah";
itu sudah cukup dan tidak perlu diulangi lagi.

Al-Qurtubi mengatakan, sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala menyifati diri-Nya dengan Ar-Rahman dan Ar-Rahim sesudah firman-nya,
"rabbil ‘alamina,"
tiada lain agar makna tarhib yang dikandung rabbul ‘alamina dibarengi dengan makna targib yang terkandung pada ar-rahmanir rahim, sebagaimana pengertian yang terkandung di dalam firman-Nya:

نَبِّئْ عِبادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
وَأَنَّ عَذابِي هُوَ الْعَذابُ الْأَلِيمُ

Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.
(QS. Al-Hijr [15]: 49-50)

Juga dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala yang lainnya, yaitu:

إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS. Al-A’raf [7]: 165)

Rabb (Tuhan) dalam ayat tersebut mengandung makna tarhib, sedangkan ar-rahmanir rahim mengandung makna targib.

Di dalam kitab Sahih Muslim disebutkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

«لَوْ يَعْلَمُ الْمُؤْمِنُ مَا عِنْدَ اللَّهِ مِنَ العقوبة ما طمع في جنته أَحَدٌ وَلَوْ يُعْلَمُ الْكَافِرُ مَا عِنْدَ اللَّهِ من الرحمة ما قنط من رحمته أحد»

Seandainya orang yang mukmin mengetahui apa yang ada di sisi Allah berupa siksaan, niscaya tiada seorang pun yang tamak menginginkan surga-Nya.
Seandainya orang kafir mengetahui apa yang ada di sisi Allah berupa rahmat, niscaya tiada seorang pun yang berputus asa dari rahmat-Nya.

Unsur Pokok Surah Al Fatihah (الفاتحة)

Surat "Al Faatihah" (Pembukaan) yang diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat adalah surat yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap di antara surat-surat yang ada dalam Alquran dan termasuk golongan Surat Makkiyyah.

Surat ini disebut "Al Faatihah" (Pembukaan), karena dengan surat inilah dibuka dan dimulainya Alquran.
Dinamakan "Ummul Qur’an " (induk Alquran) atau "Ummul Kitaab" (induk Al Kitaab) karena dia merupakan induk bagi semua isi Alquran, serta menjadi inti sari dari kandungan Alquran , dan karena itu diwajibkan membacanya pada tiap-tiap shalat.

Dinamakan pula "As Sab’ul matsaany" (tujuh yang berulang-ulang) karena ayatnya tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam shalat.

Surat ini mengandung beberapa unsur pokok yang mencerminkan seluruh isi Alquran , yaitu:

Keimanan:

▪ Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa terdapat dalam ayat 2, dimana dinyatakan dengan tegas bahwa segala puji dan ucapan syukur atas sesuatu nikmat itu bagi Allah, karena Allah adalah Pencipta dan sumber segala nikmat yang terdapat dalam alam ini.

Di antara nikmat itu ialah:
▪ Nikmat menciptakan, nikmat mendidik dan menumbuhkan, sebab kata "Rabb" dalam kalimat "Rabbul ‘aalamiin" tidak hanya berarti "Tuhan" dan "Penguasa", tetapi juga mengandung arti tarbiyah yaitu mendidik dan menumbuhkan.
▪ Hal ini menunjukkan bahwa segala nikmat yang dilihat oleh seorang dalam dirinya sendiri dan dalam segala alam ini bersumber dari Allah, karena Tuhan-lah Yang Maha Berkuasa di alam ini.
Pendidikan, penjagaan dan penumbuhan oleh Allah di alam ini haruslah diperhatikan dan dipikirkan oleh manusia sedalam-dalamnya, sehingga menjadi sumber pelbagai macam ilmu pengetahuan yang dapat menambah keyakinan manusia kepada keagungan dan kemuliaan Allah, serta berguna bagi masyarakat.
▪ Oleh karena keimanan (ketauhidan) itu merupakan masalah yang pokok, maka di dalam surat Al Faatihah tidak cukup dinyatakan dengan isyarat saja, tetapi ditegaskan dan dilengkapi oleh ayat 5, yaitu:
"lyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin" (hanya Engkau-lah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan).
▪ Yang dimaksud dengan "Yang menguasai hari pembalasan" ialah pada hari itu Allah-lah Yang berkuasa.
Segala sesuatu tunduk kepada kebesaran-Nya sambil mengharap nikmat dan takut kepada siksaan-Nya.
▪ Hal ini mengandung arti janji untuk memberi pahala terhadap perbuatan yang baik dan ancaman terhadap perbuatan yang buruk.
"Ibadat " yang terdapat pada ayat 5 semata-mata ditujukan kepada Allah.

Hukum:

▪ Jalan kebahagiaan dan bagaimana seharusnya menempuh jalan itu untuk memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.
▪ Maksud "hidayah" di sini ialah hidayah yang menjadi sebab dapatnya keselamatan, kebahagiaan dunia dan akhirat, baik yang mengenai keyakinan maupun akhlak, hukumhukum dan pelajaran.

Kisah:

▪ Kisah para nabi dan kisah orang-orang dahulu yang menentang Allah. Sebagian besar dari ayat-ayat Alquran memuat kisah-kisah para nabi dan kisah orang-orang dahulu yang menentang Allah.
▪ Yang dimaksud dengan orang yang diberi nikmat dalam ayat ini, ialah para nabi, para shiddieqiin (orang-orang yang sungguh-sungguh beriman), syuhadaa (orang-orang yang mati syahid), shaalihiin (orang-orang yang saleh).
▪ "Orang-orang yang dimurkai dan orang-orang yang sesat," ialah golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Lain-lain:

▪ Perincian dari yang telah disebutkan di atas terdapat dalam ayat-ayat Alquran pada surat surat yang lain.

Audio

QS. Al-Fatihah (1) : 1-7 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 7 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Fatihah (1) : 1-7 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 7

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Fatihah ayat 3 - Gambar 1 Surah Al Fatihah ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 1:3
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Fatihah.

Surah Al-Fatihah (Arab: الفاتح , al-Fātihah, “Pembukaan”) adalah surah pertama dalam Alquran.
Surah ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat.
Al-Fatihah merupakan surah yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap di antara surah-surah yang ada dalam Alquran.

Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Alquran.
Dinamakan Ummul Qur’an (أمّ القرءان; induk Alquran) atau Ummul Kitab (أمّ الكتاب; induk Al-Kitab) karena dia merupakan induk dari semua isi Alquran.
Dinamakan pula As Sab’ul matsaany (السبع المثاني; tujuh yang berulang-ulang) karena jumlah ayatnya yang tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam salat.

Nomor Surah 1
Nama Surah Al Fatihah
Arab الفاتحة
Arti Pembukaan
Nama lain al-Hamd (Pujian), Ummu al-Qur’an (Induk Al-Quran), Saba’a al-Matsāni (Tujuh yang Diulang), Kanz (Khazanah), al-Asas (Asas), Munājat, asy-Syifa (Menyembuhkan), Doa, Kāfiyah (Yang Mencukupi), Wāfiyah (Yang Sempurna), Raqiyah (Tempat berlindung). Fatihatul Kitab, Ummul Kitab, asy-Syafiyah, as-Shalah, al-Ruqyah, asy-Syukru, ad-Du’au, al-Waqiyah.
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 5
Juz Juz 1
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 7
Jumlah kata 29
Jumlah huruf 143
Surah sebelumnya Tidak ada
Surah selanjutnya Surah Al-Baqarah
Sending
User Review
4.4 (10 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

1:3, 1 3, 1-3, Surah Al Fatihah 3, Tafsir surat AlFatihah 3, Quran Al-Fatihah 3, Surah Al Fatihah ayat 3

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Fatihah

۞ QS. 1:1 • Kasih sayang Allah yang luas • Al Rahman (Maha Pengasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 1:2 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 1:3 • Kasih sayang Allah yang luas • Al Rahman (Maha Pengasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 1:4 • Segala sesuatu milik Allah • Malikul Mulk (Maha Pemilik kerajaan) • Al Malik (Raja) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 1:5 Tauhid Uluhiyyah • Minta tolong kepada Allah • Ikhlas dalam berbuat

Ayat Pilihan

Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan),
hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung,
Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu,
QS. Al-A’raf [7]: 57

Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat?

Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.
QS. At-Taubah [9]: 38

“Terangkan kepadaku jika air kalian menghilang dari bumi & tak dapat kalian temukan dengan cara apapun.
Siapakah–selain Allah–yang dapat datangkan kepada kalian air suci yang memancar ke siapa saja yang menginginkannya?”
QS. Al-Mulk [67]: 30

Sesungguhnya salat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.
QS. An-Nisa’ [4]: 103

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama?

Benar! Kurang tepat!

Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu?

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Enam Syarat Meraih Ilmu Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
1. Cerdas.
2. inginan yang kuat.
3. Sabar.
4. Bekal
5. Petunjuk guru.
6. Waktu yang lama.

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam?

Benar! Kurang tepat!

+

Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
'Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.'
--QS. At Taubah [9] : 122

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa 'Alaihissalam?

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #28
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #28 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #28 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Kamus

kafir zimi

Apa itu kafir zimi? orang kafir yang tunduk kepada pemerintahan Islam dengan kewajiban membayar pajak bagi yang mampu … •

Al Qayyuum

Apa itu Al Qayyuum? Allah itu Al-Qayyum . Artinya adalah Allah itu Yang Maha Berdiri Sendiri. Allah itu tidak bergantung kepada siapapun dan apapun. Allah tidak membutuhkan apa-apa, Allah tidak membu...

Hadits Hasan

Apa itu Hadits Hasan? Hadits Hasan (الحديث الحسن‎ Al-Hadîts al-Ḥasan) adalah tingkatan hadits yang ada di bawah hadits Shahih. Menurut Imam Tirmidzi, hadits Hasan adalah hadits yang ti...