Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Fajr (Fajar) – surah 89 ayat 1 [QS. 89:1]

وَ الۡفَجۡرِ ۙ
Wal fajr(i);
Demi fajar,
―QS. Al Fajr [89]: 1

By the dawn
― Chapter 89. Surah Al Fajr [verse 1]

وَٱلْفَجْرِ demi fajar

By the dawn,

Tafsir

Alquran

Surah Al Fajr
89:1

Tafsir QS. Al Fajr (89) : 1. Oleh Kementrian Agama RI


Allah bersumpah dengan fajar.
Fajar yang dimaksud adalah fajar yaumun-nahr (hari penyembelihan kurban), yaitu tanggal 10 Zulhijah, karena ayat berikutnya membicarakan
"malam yang sepuluh",
yaitu sepuluh hari pertama bulan itu.

Akan tetapi, ada yang berpendapat bahwa fajar yang dimaksud adalah fajar setiap hari yang mulai menyingsing yang menandakan malam sudah berakhir dan siang sudah dimulai.
Ada pula yang berpendapat bahwa fajar itu adalah fajar 1 Muharram sebagai awal tahun, atau fajar 1 Zulhijah sebagai bulan pelaksanaan ibadah haji.

Tafsir QS. Al Fajr (89) : 1. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Aku bersumpah demi cahaya pagi ketika mulai mengusir gelap malam.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah demi waktu fajar, dan demi sepuluh malam pertama dari Dzulhijjah dan apa yang dengannya ia dimuliakan, demi semua bilangan genap dan ganjil, dan demi malam apabila berlalu dengan kegelapannya.
Bukankah sumpah-sumpah tersebut dapat mengingatkan orang yang berakal?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Demi fajar) yakni fajar yang terbit setiap hari.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Al-Fajr merupakan suatu hal yang telah dimaklumi, yaitu subuh, menurut Ali, Ibnu Abbas, Ikrimah, Mujaliid, dan As-Saddi.
Diriwayatkan pula dari Masruq dan Muhammad ibnu Ka’b, bahwa makna yang dimaksud dengan fajr ialah fajar Hari Raya Idul Ad-ha, yaitu sepuluh malam terakhir.

Menurut pendapat yang lain, makna yang dimaksud ialah salat yang dikerjakan di saat fajar (salat fajar), sebagaimana yang dikatakan oleh Ikrimah.
Dan menurut pendapat lain, makna yang dimaksud ialah seluruh siang hari;
ini menurut suatu riwayat yang bersumber dari Ibnu Abbas.

Mengenai sepuluh malam, makna yang dimaksud ialah tanggal sepuluh bulan Zul Hijjah;
sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Abbas, Ibnuz Zubair, Mujahid, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf dan ulama Khalaf.

Di dalam kitab Sahih Bukhari telah disebutkan dari Ibnu Abbas secara marfu‘:

Tiada suatu hari pun yang amal saleh lebih disukai oleh Allah padanya selain dari hari-hari ini.
Yakni sepuluh hari pertama dari bulan Zul Hijjah.
Mereka (para sahabat) bertanya,
"Dan juga lebih utama daripada berjihad di jalan Allah?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Dan juga lebih utama daripada berjihad di jalan Allah, terkecuali seseorang yang keluar dengan membawa hartanya untuk berjihad di jalan Allah, kemudian tidak pulang selain dari namanya saja.

Menurut pendapat yang lain, makna yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama dari bulan Muharam, menurut apa yang diriwayatkan oleh Abu Ja’far Ibnu Jarir, tetapi tidak menisbatkannya kepada siapa pun sumber yang mengatakannya.

Abu Kadinah telah meriwayatkan dari Qabus ibnu Abu Zabyan, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan malam yang sepuluh.
(QS. Al-Fajr [89]: 2)
Bahwa yang dimaksud adalah sepuluh malam yang pertama dari bulan Ramadan;
tetapi pendapat yang benar adalah yang pertama tadi.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Zaid ibnul Habbab, telah menceritakan kepada kami Iyasy ibnu Uqbah, telah menceritakan kepadaku Khair ibnu Na’im, dari Abuz Zubair.
dari Jabir.
dari Nabi ﷺ yang telah bersabda:
Sesungguhnya malam yang sepuluh itu adalah malam yang sepuluh bulan Zul Hijjah, dan al-watr (ganjil) adalah hari ‘Arafah, sedangkan asy-syaf’u (genap) adalah Hari Raya Kurban.

Imam Nasai meriwayatkannya dari Muhammad ibnu Raff dan Abdah ibnu Abdullah, masing-masing dari keduanya dari Zaid ibnul Habbab dengan sanad yang sama.
Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim meriwayatkannya melalui Zaid ibnul Habbab dengan sanad yang sama.
Semua perawi yang disebutkan dalam sanad ini tidak mempunyai cela;
tetapi menurut hemat penulis, predikat marfu‘ dari matan hadis ini tidak dapat diterima begitu saja;
Allah sajalah Yang Maha Mengetahui.

Unsur Pokok Surah Al Fajr (الفجر)

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Lail.

Nama "Al Fajr" diambil dari kata Al Fajr yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "fajar".

Keimanan:

▪ Allah bersumpah bahwa kafir tidak akan dapat dielakkan.
▪ Beberapa contoh dari umat-umat yang sudah dibinasakan.
▪ Kenikmatan hidup atau bencana yang dialami oleh seseorang, bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan Allah kepadanya, melainkan cobaan belaka.
▪ Celaan terhadap orang-orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin.
▪ Kecaman terhadap orang yang memakan harta warisan dengan campur aduk dan orang yang amat mencintai harta.
▪ Malapetaka yang dihadapi orang-orang kafir di hari kiamat.
▪ Orang-orang yang berjiwa muthmainnah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.

Audio

QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Fajr ayat 1 - Gambar 1 Surah Al Fajr ayat 1 - Gambar 2
Statistik QS. 89:1
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Fajr.

Surah Al-Fajr (bahasa Arab:الفجر, “Fajar”) adalah surah ke-89 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al-Fajr yang berarti Fajar diambil dari perkataan Al-Fajr yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah89
Nama SurahAl Fajr
Arabالفجر
ArtiFajar
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu10
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat30
Jumlah kata139
Jumlah huruf584
Surah sebelumnyaSurah Al-Gasyiyah
Surah selanjutnyaSurah Al-Balad
Sending
User Review
4.3 (9 votes)
Tags:

89:1, 89 1, 89-1, Surah Al Fajr 1, Tafsir surat AlFajr 1, Quran Al-Fajr 1, Surah Al Fajr ayat 1

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Al Bayyinah (Pembuktian) – surah 98 ayat 6 [QS. 98:6]

6. Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik akan masuk ke neraka Jahanam dengan bermacam siksa pedih di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. … 98:6, 98 6, 98-6, Surah Al Bayyinah 6, Tafsir surat AlBayyinah 6, Quran Al Bayinah 6, Al-Bayyinah 6, Surah Al Bayinah ayat 6

QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 155 [QS. 6:155]

Ayat ini menjelaskan peranan Al-Qur’an bagi manusia. Dan ini adalah Kitab Al-Qur’an yang Kami turunkan melalui Malaikat Jibril dengan penuh berkah, yakni segala macam kebaikan, baik lahir maupun batin … 6:155, 6 155, 6-155, Surah Al An ‘aam 155, Tafsir surat AlAnaam 155, Quran Al Anaam 155, Al Anam 155, AlAnam 155, Al An’am 155, Surah Al Anam ayat 155

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

قُمْ فَأَنْذِرْ

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #21

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah … menjadi anak yang berbakti jajan di kantin sekolah datang

Pendidikan Agama Islam #14

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan … fitnah dan komentar negatif iblis

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Masjid Al Haram Gua Hira Padang Arafat Ka’bah Madinah Benar!

Instagram