Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 96 [QS. 2:96]

وَ لَتَجِدَنَّہُمۡ اَحۡرَصَ النَّاسِ عَلٰی حَیٰوۃٍ ۚۛ وَ مِنَ الَّذِیۡنَ اَشۡرَکُوۡا ۚۛ یَوَدُّ اَحَدُہُمۡ لَوۡ یُعَمَّرُ اَلۡفَ سَنَۃٍ ۚ وَ مَا ہُوَ بِمُزَحۡزِحِہٖ مِنَ الۡعَذَابِ اَنۡ یُّعَمَّرَ ؕ وَ اللّٰہُ بَصِیۡرٌۢ بِمَا یَعۡمَلُوۡنَ
Walatajidannahum ahrashannaasi ‘ala hayaatin waminal-ladziina asyrakuu yawaddu ahaduhum lau yu’ammaru alfa sanatin wamaa huwa bimuzahzihihi minal ‘adzaabi an yu’ammara wallahu bashiirun bimaa ya’maluun(a);

Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik.
Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa.
Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
―QS. 2:96
Topik ▪ Mengingat kematian ▪ Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup ▪ Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir
2:96, 2 96, 2-96, Al Baqarah 96, AlBaqarah 96, Al-Baqarah 96

Tafsir surah Al Baqarah (2) ayat 96

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 96. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala memberikan penjelasan bahwa Nabi Muhammad ﷺ.
akan menjumpai orang-orang yang mengingini kehidupan yang kekal di muka bumi.
dan mereka berusaha dengan cara apapun juga agar mereka dapat hidup kekal.
Mereka itu sebenarnya tidak yakin akan dugaan mereka sendiri.
Meskipun yang dinyatakan dalam ayat ini hanya mengenai orang-orang yang hidup pada masa turunnya ayat akan tetapi ketentuan itu berlaku terus sepanjang masa.
Bahkan orang-orang Yahudi itu orang-orang yang paling loba di antara seluruh manusia, bahkan melebihi orang-orang musyrikin.
Sikap demikian itu mendapat celaan dan kemarahan yang sangat dari Allah.
Karena orang-orang musyrikin tidak percaya adanya hari berbangkit, maka kelobaan orang-orang musyrik terhadap kenikmatan dunia bukanlah barang yang aneh.
Akan tetapi orang-orang Yahudi yang percaya pada Al Kitab dan mengakui adanya hari pembalasan.
maka seharusnya ia tidak terlalu loba terhadap kehidupan dunia ini.
Masing-masing mereka mengingini hidup di dunia seribu tahun atau lebih.
Karena itu pantas kalau Allah marah dan menghukum mereka.
Panjang umur mereka di dunia ini tidaklah dapat menolongnya dan tidak pula dapat menjauhkannya dari siksaan yang tersedia bagi mereka di akhirat, lagi pula umur itu meskipun betapa panjangnya, pasti berakhir.
Dengan lain perkataan panjangnya umur tidak akan dapat melepaskan diri mereka dari siksaan Tuhan, karunia Allah subhanahu wa ta’ala Maha Mengetahui perbuatan-perbuatan mereka, baik yang tersembunyi, ataupun yang mereka lakukan secara terang-terangan.
Dan seluruh perbuatan yang timbul dari mereka pasti diberi balasan yang setimpal.






Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta