Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Baqarah

Al Baqarah (Sapi Betina) surah 2 ayat 84


وَ اِذۡ اَخَذۡنَا مِیۡثَاقَکُمۡ لَا تَسۡفِکُوۡنَ دِمَآءَکُمۡ وَ لَا تُخۡرِجُوۡنَ اَنۡفُسَکُمۡ مِّنۡ دِیَارِکُمۡ ثُمَّ اَقۡرَرۡتُمۡ وَ اَنۡتُمۡ تَشۡہَدُوۡنَ
Wa-idz akhadznaa miitsaaqakum laa tasfikuuna dimaa-akum walaa tukhrijuuna anfusakum min diyaarikum tsumma aqrartum wa-antum tasyhaduun(a);

Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu (yaitu):
kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu, kemudian kamu berikrar (akan memenuhinya) sedang kamu mempersaksikannya.
―QS. 2:84
Topik ▪ Sikap Yahudi terhadap agama-agama samawi
2:84, 2 84, 2-84, Al Baqarah 84, AlBaqarah 84, Al-Baqarah 84
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 84. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah telah mengambil janji dan Bani Israil agar mereka benar-benar menjauhi pertumpahan darah di antara mereka dan jangan saling mengusir dan negeri masing-masing.
Mereka hendaklah merupakan kesatuan bangsa karunia satu agama dan satu keturunan.
Masing-masing hendaklah merasakan bahwa diri dan darahnya adalah diri dan darah kaumnya.

Ayat ini juga mengandung larangan mengerjakan kejahatan-kejahatan yang dijatuhi hukuman mati kisas atau pengusiran dari kampung halaman yang berarti membunuh diri sendiri.
Bilamana mengerjakan sesuatu kesalahan dapat dijatuhi hukuman mati, maka berarti membunuh dirimu sendiri.

Pada akhir ayat ini Allah menyatakan bahwa mereka orang Yahudi zaman Rasulullah ﷺ mengaku dan menerima janji ini bahkan mereka menjadi saksi atas janji itu.

Al Baqarah (2) ayat 84 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Baqarah (2) ayat 84 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Baqarah (2) ayat 84 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ingatlah ketika kalian berjanji kepada Kami di dalam Tawrat, bahwa kalian tidak akan saling melakukan pertumpahan darah sesama kalian dan tidak akan saling mengusir dari kampung halaman.
Ini adalah janji yang kalian akui keberadaannya di dalam kitab kalian, dan kalian juga bersaksi akan kebenarannya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan ingatlah ketika Kami menerima perjanjian pula darimu) dan firman Kami, ("Kamu tidak akan menumpahkan darahmu) artinya mengalirkannya dengan berbunuhan sesamamu (dan tidak akan mengeluarkan dirimu dari kampung halamanmu) dari negerimu.
(Kemudian kamu berikrar) akan menepati perjanjian tersebut (sedangkan kamu mempersaksikan.") atas diri kamu sendiri.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ingatlah wahai Bani Israil saat Kami mengambil perjanjiaan yang tegas atas kalian di dalam Taurat agar sebagian dari kalian tidak menumpahkan darah sebagian yang lain, dan sebagian dari kalian tidak mengusir sebagian yang lain dari tanah tumpah darahnya.
Kalian mengakui hal itu dan kalian bersaksi atas kebenarannya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Melalui ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala membantah orang-orang Yahudi yang ada di zaman Rasulullah ﷺ di Madinah dan mengecam tindakan mereka yang ikut berperang melibatkan diri dalam perang antara Aus dan Khazraj, karena kabilah Aus dan Khazraj —yakni orang-orang Ansar— dahulu di masa Jahiliah adalah penyembah berhala, dan di antara kedua belah pihak banyak terjadi peperangan.
Sedangkan orang-orang Yahudi di Madinah terdiri atas tiga kabilah, yaitu Bani Qainuqa' dan Bani Nadir, keduanya adalah teman sepakta kabilah Arab Khazraj, sedangkan Bani Quraizah adalah teman sepakta kabilah Aus.
Apabila terjadi peperangan di antara kedua belah pihak, maka masing-masing berpihak kepada teman sepaktanya.
Orang-orang Yahudi pun terlibat pula dalam peperangan ini hingga ia membunuh musuhnya, dan adakalanya seorang Yahudi membunuh Yahudi lain yang berpihak kepada musuhnya.
Padahal perbuatan tersebut diharamkan atas diri mereka menurut ajaran agama yang dinaskan oleh kitab Taurat mereka.
Mereka mengusir musuh mereka dari kampung halamannya serta merampok semua peralatan, barang-barang, dan harta benda yang ada padanya.
Tetapi apabila perang telah berhenti dan terjadi gencatan senjata di antara kedua kabilah yang bersangkutan, masing-masing golongan dari kaum Yahudi menebus tawanan sekaumnya dari tangan musuhnya, karena mengamalkan kandungan kitab Taurat.

Apakah kalian beriman kepada sebagian Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain?

Di dalam ayat lain Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari kalian (yaitu): Kalian tidak akan menumpahkan darah kalian (membunuh orang), dan kalian tidak akan mengusir diri kalian (saudara sebangsa kalian) dari kampung halaman kalian.
(Al Baqarah:84)

Makna yang dimaksud ialah, janganlah sebagian dari kalian membunuh sebagian yang lain, jangan mengusirnya dari rumahnya, jangan pula saling membantu untuk melakukan hal tersebut.
Pengertian ini sama dengan firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Maka bertobatlah kalian kepada Tuhan yang menjadikan kalian, dan bunuhlah diri kalian.
Hal itu lebih baik bagi kalian pada sisi Tuhan yang menjadikan kalian.
(Al Baqarah:54)

Dikatakan demikian karena orang-orang yang memeluk agama yang sama, sebagian darinya atas sebagian yang lain sama kedudukannya dengan satu orang, seperti pengertian yang terkandung di dalam sabda Nabi ﷺ berikut:

Perumpamaan orang-orang mukmin dalam kecintaan dan kasih sayang serta silaturahmi (keakraban) mereka sama dengan satu tubuh, apabila ada salah satu anggota tubuh darinya merasa sakit, maka seluruh anggota tubuh merasakan sakitnya hingga demam dan tidak dapat tidur.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Kemudian kalian berikrar (akan memenuhinya), sedangkan kalian mempersaksikannya.

Yaitu kalian berikrar bahwa diri kalian telah mengetahui janji tersebut dan keabsahannya, sedangkan kalian mempersaksikannya.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Baqarah (2) Ayat 84

DIMAA'
لدِّمَآء

Lafaz ini berbentuk jamak mufradnya ad­ damm asal katanya damayun atau damawun, lalu al yaa' dihilangkan dan diganti menjadi mim, ia mengandung maksud aliran merah yang mengalir pada urat-urat hewan dan darah.

Lafaz dimaa' disebut sekali tersendiri­ di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah Al­ Baqarah (2), ayat 30.

Disebut dua kali yang disambungkan dengan dhamir yaitu dalam surah Al Baqarah (2), ayat 84 dan surah Al­ Hajj (22), ayat 37.

Lafaz ini mengandung makna umum dan khusus. Makna umum bagi lafaz ini ter­dapat dalam surah Al Baqarah yang dikaitkan dengan as safk yaitu menumpahkan.

Ibnu Katsir berkata,
"Sesungguhnya dari jenis ini (manusia) ada yang menumpah­kan darah, seakan-akan malaikat mengetahui hal itu karena memiliki ilmu yang khusus atau mereka dapat memahami sebahagi­an dari tabiat manusia karena diantara manusia ada orang yang melakukan ke­zaliman dan berbuat maksiat serta dosa."

Al Qurtubi berkata,
"Atau mereka membuat kiasan kepada mahluk yang ada sebelumnya seperti yang diriwayatkan Ad Dahhak dari Ibnu 'Abbas, yang pertama yang mendiami bumi adalah para jin mereka pun mem­buat kerusakan dan berbunuhan serta menumpahkan darah, lalu Allah mengirimkan Iblis dan menghapuskan mereka sehingga mereka mendiami pulau-pulau dan diatas gunung-gunung.

Dalam riwayat Mujahid dari Abdullah Ibnu Umar, mereka mendiami bumi 1000 tahun tahun sebelum Adam diciptakan dan ketika mereka melakukan pertumpah­an darah dan kerusakan Allah mengutus malaikat untuk memerangi mereka sehingga mereka mendiami pulau kemudian Allah berkata kepada malaikat, "Sesungguhnya aku akan menjadikan khalifah (Adam) di muka bumi," para malaikat pun berkata,
"Adakah Engkau akan menjadikan di dalamnya orang yang akan menumpahkan darah?"

Sedangkan makna khusus untuk lafaz ini terdapat dalam surah Al Baqarah, ayat 84 dan surah Al Hajj.

Dalam surah Al Baqarah, lafaz dimaa' ditujukan kepada Bani Israil, maksud­nya, "Wahai Bani Israil! Janganlah kamu menumpahkan darah sesama saudara dan sebahagian kamu menumpahkan darah sebahagian yang lain."

Dalam surah Al Hajj, ad­ dimaa' bermakna darah binatang sernbelih­an. Tafsirannya, "Tidak akan mendapat ridha Allah daging yang disedekahkan dan darah yang ditumpahkan dengan penyembelihan tetapi yang diterima adalah amal shaleh dan keikhlasan di dalamnya dengan hanya meng­harapkan ridha Allah."

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:225-226

Informasi Surah Al Baqarah (البقرة)
Surat "Al Baqarah" yang terdiri dari 286 ayat ini turun di Madinah yang sebahagian besar diturun­kan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Hajji wadaa' (hajji Nabi Muhammad ﷺ yang terakhir).
Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golong­an Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Al Qur'an yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282).

Surat ini dinamai "Al Baqarah" karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani lsrail (ayat 67 sarnpai dengan 74), dimana dije­laskan watak orang Yahudi pada umumnya, Dinamai "Fusthaathul-Qur'an" (puncak Al Qur­ aan) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain.
Dinamai juga surat "alif-laam-miim" karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.

Keimanan:

Da'wah lslamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.

Hukum:

Perintah mengerjakan shalat
menunaikan zakat
hukum puasa
hukum haji dan umrah
hukum qishash
hal-hal yang halal dan yang haram
bernafkah di jalan Allah
hukum arak dan judi
cara menyantuni anak yatim, larangan riba
hu­tang piutang
nafkah dan yang berhak menerimanya
wasiyat kepada dua orang ibu­ bapak dan kaum kerabat
hukum sumpah
kewajiban menyampaikan amanat
sihir
hukum merusak mesjid
hukum merubah kitab-kitab Allah
hukum haidh, 'iddah, thalak, khulu', ilaa'
hukum susuan
hukum melamar
mahar larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya
hukum perang.

Kisah:

Kisah penciptaan Nabi Adam a.s.
kisah Nabi Ibrahim a.s.
kisah Nabi Musa a.s, dengan Bani lsrail.

Lain-lain:

Sifat-sifat orang yang bertakwa
sifat-sifat orang munafik
sifat-sifat Allah
per­umpamaan-perumpamaan
kiblat, kebangkitan sesudah mati.


Gambar Kutipan Surah Al Baqarah Ayat 84 *beta

Surah Al Baqarah Ayat 84



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Al-Baqarah (Arab: سورة البقرة‎, bahasa Indonesia: "Sapi Betina") adalah surah ke-2 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah.
Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Al-Qur'an.
Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).
Surah ini juga dinamai Fustatul Qur'an (Puncak Al-Qur'an) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain.
Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Nomor Surah 2
Nama Surah Al Baqarah
Arab البقرة
Arti Sapi Betina
Nama lain Fasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an (Puncak Al-Quran), Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang), Alif Lam Mim
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 87
Juz Juz 1 (ayat 1-141), 2 (ayat 142-252) dan 3 (ayat 253-286)
Jumlah ruku' 40 ruku'
Jumlah ayat 286
Jumlah kata 6156
Jumlah huruf 26256
Surah sebelumnya Surah Al-Fatihah
Surah selanjutnya Surah Ali 'Imran
4.4
Rating Pembaca: 4.4 (14 votes)
Sending







✔ tapsiran surat 2 ayat 84

Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku