Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 78 [QS. 2:78]

وَ مِنۡہُمۡ اُمِّیُّوۡنَ لَا یَعۡلَمُوۡنَ الۡکِتٰبَ اِلَّاۤ اَمَانِیَّ وَ اِنۡ ہُمۡ اِلَّا یَظُنُّوۡنَ
Waminhum ummii-yuuna laa ya’lamuunal kitaaba ilaa amaanii-ya wa-in hum ilaa yazhunnuun(a);
Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak memahami Kitab (Taurat), kecuali hanya berangan-angan dan mereka hanya menduga-duga.
―QS. Al Baqarah [2]: 78

Daftar isi

And among them are unlettered ones who do not know the Scripture except in wishful thinking, but they are only assuming.
― Chapter 2. Surah Al Baqarah [verse 78]

وَمِنْهُمْ dan diantara mereka

And among them
أُمِّيُّونَ mereka buta huruf

(are) unlettered ones,
لَا tidak

(who) do not
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui

know
ٱلْكِتَٰبَ Al Kitab

the book
إِلَّآ kecuali

except
أَمَانِىَّ dongengan

wishful thinking
وَإِنْ dan jika

and not
هُمْ mereka

they
إِلَّا kecuali

(do anything) except
يَظُنُّونَ mereka menduga-duga

guess.

Tafsir

Alquran

Surah Al Baqarah
2:78

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 78. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini diberitahukan tentang orang-orang awam pengikut-pengikut mereka yang mengikuti saja kemauan pendeta-pendeta yang memutarbalikkan isi Taurat.
Baik pemimpin atau pun pengikutnya, keduanya dalam kesesatan.

Di antara orang-orang Yahudi itu ada golongan ummi yaitu orang-orang yang buta huruf, tidak dapat membaca dan menulis.
Mereka hanya dapat menghafal Kitab Taurat, tetapi mereka tidak dapat memahami makna dan kandungan isinya, dan amal perbuatannya pun tidak dapat mencerminkan apa yang dimaksud oleh isi Taurat itu.

Mereka adalah kaum yang hanya mendasarkan sesuatu kepada sangkaan saja, tidak sampai kepada martabat keyakinan yang berdasarkan keterangan-keterangan yang pasti tidak meragukan.



Orang-orang Yahudi itu memang banyak ingkar terhadap kebenaran, meskipun kebenaran itu telah terang dan jelas.

Mereka banyak mendustakan ayat-ayat Allah, dan paling banyak tertipu oleh dirinya sendiri serta suka memakan harta orang lain dengan cara haram, seperti riba, menipu dan suap.
Mereka menganggap bahwa mereka adalah orang yang paling utama di antara bangsa di dunia.

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 78. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Di antara orang-orang Yahudi itu terdapat kelompok orang yang bodoh, buta huruf dan tidak mengetahui apa pun tentang Tawrat kecuali kebohongan yang sesuai dengan angan-angan mereka.
Yaitu kebohongan yang dihiasi oleh pendeta-pendeta Yahudi itu dan diberikan anggapan pada mereka bahwa hal ini adalah kebenaran dari kitab.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Di antara orang-orang Yahudi ada sekelompok orang yang tidak mengetahui baca tulis.
Mereka tidak mengetahui Taurat dan isinya yang menetapkan sifat-sifat Nabi Muhammad, mereka tidak memiliki apa pun selain kedustaan dan dugaan-dugaan rusak.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan di antara mereka) di antara orang-orang Yahudi itu


(ada yang buta huruf) atau orang-orang awam yang


(tidak mengetahui Alkitab) maksudnya Taurat


(kecuali)


(angan-angan) atau kebohongan belaka, yakni yang mereka dengar dari para pemimpin mereka lalu mereka terima dan percayai.


(Dan tiadalah)


(mereka) yakni dalam menentang kenabian Muhammad dan soal-soal lainnya yang mereka buat-buat itu


(kecuali hanyalah menduga-duga belaka) yakni dugaan yang tidak berdasarkan ilmu.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Waminhum ummiyyuna, di antara ahli kitab itu ada yang buta huruf, menurut Mujahid.
Al-ummiyyun adalah bentuk jamak dari Qatadah, Ibrahim An-Nakha’i, serta banyak ulama lainnya.
Makna ini jelas terdapat di dalam firman-Nya,
"La ya’lamunal kitaba,"
yakni mereka tidak mengetahui apa yang terkandung di dalam kitab Taurat.
Sehubungan dengan pengertian Nabi ﷺ bahwa beliau adalah seorang yang ummiy.
Dikatakan demikian karena beliau adalah orang yang tidak dapat menulis (yakni buta huruf), seperti yang disebutkan oleh ayat lainnya, yaitu firman-Nya:

Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Qur’an) sesuatu kitab pun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu kitab dengan tangan kananmu, andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), niscaya akan ragulah orang yang mengingkari(mu).
(QS. Al-‘Ankabut [29]: 48)

Nabi ﷺ pernah bersabda:

Sesungguhnya kami adalah umat yang ummi, kami tidak dapat menulis, dan kami tidak dapat menghitung, satu bulan itu adalah segini, segini, dan segini (yakni tiga puluh hari)

Dengan kata lain dalam ibadah kami, kami tidak memerlukan tulisan dan hitungan untuk menentukan waktu-waktunya.
Dan Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul di antara mereka.
(QS. Al-Jumuah:
2)

Ibnu Jarir mengatakan bahwa orang-orang Arab menisbatkan orang yang tidak dapat menulis dan membaca kepada ibunya, karena disamakan dengan keadaan ibunya yang tidak dapat menulis, tetapi bukan dinisbatkan kepada ayahnya.

Telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas suatu pendapat yang berbeda dengan pendapat ini, yaitu sebuah riwayat yang diceritakan oleh Abu Kuraib.
Dia menceritakan, telah menceritakan kepada kami Usman ibnu Sa’id ibnu Bisyr ibnu Imarah, dari Abu Rauq, dari Ad-Dahhak, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Dan di antara mereka ada yang buta huruf.
(QS. Al-Baqarah [2]: 78)
Bahwa orang-orang ummi adalah suatu kaum yang tidak percaya kepada rasul yang diutus oleh Allah subhanahu wa ta’ala, tidak pula kepada kitab yang telah diturunkan oleh Allah.
Kemudian mereka menulis suatu kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu mereka katakan kepada orang-orang yang bodoh dari kalangan mereka bahwa kitab tersebut dari sisi Allah.

Ibnu Jarir memberikan komentarnya, telah diberitakan bahwa mereka (orang-orang Yahudi tersebut) menulis sebuah kitab dengan tangan mereka.
Tetapi setelah itu mereka disebut sebagai orang-orang yang ummi karena keingkaran mereka kepada kitabkitab Allah dan rasulrasul-Nya.
Kemudian Ibnu Jarir mengatakan pula bahwa takwil ini merupakan takwil yang berbeda dengan apa yang dikenal di dalam percakapan orang-orang Arab dan bahasanya yang telah baku di kalangan mereka.
Demikian itu karena istilah ummi artinya ditujukan kepada orang yang tidak dapat membaca dan menulis (yakni buta huruf).

Menurut kami kesahihan sanad riwayat ini, dari Ibnu Abbas, masih perlu dipertimbangkan.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala,
"Illa amaniyya,"
menurut Ibnu Abu Talhah, dari Ibnu Abbas disebutkan bahwa makna yang dimaksud ialah omongan-omongan belaka.

Menurut Ad-Dahhak —juga dari Ibnu Abbas— illa amaniyya artinya hanya omongan yang keluar dari mulut mereka secara dusta.
Sedangkan menurut Mujahid, amaniyya artinya dusta.

Sunaid meriwayatkan dari Hajjaj, dari Ibnu Juraij, dari Mujahid sehubungan dengan firman-Nya:

Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al-Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka.

Segolongan orang dari kalangan orang-orang Yahudi yang tidak mengetahui Al-Kitab (Taurat) barang sedikit pun —dan mereka berbincang-bincang hanya dengan dugaan belaka tanpa dasar dari Kitabullah— mengatakan bahwa omongan bohong tersebut adalah dari Al-Kitab.
Padahal apa yang mereka katakan itu hanyalah omongan dusta belaka yang mereka duga-duga.
Hal yang semisal telah diriwayatkan dari Al-Hasan Al-Basri.

Abul Aliyah, Ar-Rabi’, dan Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya,
"Illa amaniyya,’"
bahwa apa yang mereka katakan itu hanyalah angan-angan belaka yang mereka harapkan dari Allah, padahal mereka sama sekali tidak berhak untuk mendapatkannya.

Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengatakan sehubungan dengan makna illa amaniyya, bahwa mereka berangan-angan dan mengatakan,
"Kami adalah ahli kitab,"
padahal kenyataannya mereka bukan termasuk ahli kitab.

Menurut Ibnu Jarir, pendapat yang lebih mirip kepada kebenaran ialah apa yang telah dikemukakan oleh Ad-Dahhak, dari Ibnu Abbas tadi.

Mujahid mengatakan, sesungguhnya orang-orang ummi itu ialah kaum yang disebutkan ciri-cirinya oleh Allah subhanahu wa ta’ala, bahwa mereka tidak sedikit pun memahami kitab yang telah diturunkan oleh Allah kepada Nabi Musa, tetapi mereka membuat-buat kedustaan dan kebatilan serta kedustaan dan kepalsuan.
Dengan demikian, berarti makna tamanni dalam ayat ini ialah membuat-buat kedustaan dan kepalsuan.
Termasuk ke dalam pengertian ini, ada sebuah riwayat yang bersumber dari sahabat Usman ibnu Affan r.a. Disebutkan bahwa ia pernah mengatakan,
"Aku tidak pernah bersyair, tidak pernah pula membuat kebatilan, serta aku tidak pernah membuat kedustaan."

Menurut suatu pendapat, yang dimaksud dengan makna illa amaniyya —dibaca dengan tasydid dan takhfif ialah illa tilawatan— hanyalah bacaan belaka.
Berdasarkan pengertian ini, berarti istisna yang ada bersifat munqati.
Para pendukung pendapat ini memperkuat pen-apatnya berdalil kepada firman Allah subhanahu wa ta’ala yang mengatakan,
"Melainkan apabila ia hendak membaca, maka setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap bacaannya itu,"
hingga akhir ayat 52 surat Al-Hajj (menurut orang yang mengartikan lamanna dengan makna tala, yakni membaca).

Muhammad ibnu Ishaq meriwayatkan, telah menceritakan kepadanya Muhammad ibnu Abu Muhammad, dari Ikrimah atau Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:

mereka tidak mengetahui Al-Kitab (Taurat) kecuali dongengan-dongengan bohong belaka, dan mereka hanya menduga-duga.

Artinya, mereka tidak mengetahui apa yang terkandung di dalam Kitabullah (Taurat) dan mereka menemukan kenabianmu hanya dengan menduga-duga saja.

Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya,
"Wa in hum illa yazunnuna"
dan mereka hanya berdusta belaka.

Qatadah, Abul Aliyah, dan Ar-Rabi’ mengatakan bahwa mereka menyangka terhadap Allah dengan sangkaan yang tidak benar.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Baqarah (2) Ayat 78

AMANIY
أَمَانِي

jamak dari umniyah yang berarti al bughyah yaitu durhaka, menyimpang dari kebenaran atau dusta karena pendusta membuat perkataan dalam dirinya kemudian mengatakannya.

Al Kafawi berkata,
umniyah ialah apa yang hilang dari bacaannya sebagaimana Allah berfirman,

أَلْقَى ٱلشَّيْطَٰنُ فِىٓ أُمْنِيَّتِهِ

Makna pada bacaannya bermaksud apa yang diharapkan oleh manusia dan diingininya, dan makna lainnya ialah kebohongan-kebohongan.

Al Baqarah (2), ayat 78, 111;
An Nisaa (4), ayat 123, 123;
Al Hadid (57), ayat 14.

Az Zamakhsyari menafsirkan makna amaaniy yang terdapat dalam surah Al Baqarah dengan "mereka berada dalam rekaan atau pembohongan.
Allah memaafkan dan me rahmati mereka serta tidak menghitung kesalahan-kesalahan mereka.
Sesungguhnya bapak-bapak mereka dari nabi-nabi memohon syafaat bagi mereka dan ulamaulama mereka (ahbar) mereka-reka neraka tidak akan menyentuh mereka kecuali beberapa saat saja.

Ada yang mengatakan (amani) itu adalah dusta-dusta yang berbagai, mereka mendengarnya dari ulamaulama mereka dan mereka menerimanya secara taklid semata-semata.

Ibnu Qutaibah berkata,
"Mereka tidak mengetahui Al Kitab kecuali yang diriwayatkan oleh ulamaulama mereka dan menerimanya serta menyangka ia adalah benar, padahal ia adalah dusta."

Dalam ayat 111, Qatadah, "Disebutkan kepada kami orang Islam dan orang Yahudi berbangga-bangga." Ahli Kitab berkata,
"Nabi kami lebih dahulu daripada nabi kamu dan kitab kami lebih dahulu daripada kitab kamu.
Oleh itu, kami lebih mulia daripada kamu" Orang Muslim berkata,
"Kami lebih mulia di sisi Allah daripada kamu karena nabi kami adalah penutup segala nabi-nabi dan kitab kami memansuhkan kitabkitab sebelumnya," maka turunlah ayat ini.

Ibnu Katsir menafsirkan Al Hadid sebagai "kamu ditipu oleh keduniaan."

Al Khazin menafsirkan Islam.

An• Nasafi berpendapat, maknanya ialah tal al amal (panjang angan-angan) dan ingin umur panjang.

Ibnu ‘Abbas berkata,
maksudnya ialah kebatilan-kebatilan dan at tamanni (kemauan atau angan-angan).
Sa’id Hawwa berkata,
"Juga kemauan kemauan atau angan-angan serta tamak kepada harta benda dan keduniaan."

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:47-48

Unsur Pokok Surah Al Baqarah (البقرة)

Surat "Al Baqarah" yang terdiri dari 286 ayat ini turun di Madinah yang sebagian besar diturun­kan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Hajji wadaa’ (hajji Nabi Muhammad ﷺ yang terakhir).

Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golongan Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Alquran yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282).

Surat ini dinamai "Al Baqarah" karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67 sarnpai dengan 74), dimana dijelaskan watak orang Yahudi pada umumnya.

Dinamai "Fusthaathul-Qur’an" (puncak Alquran) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain.
Dinamai juga surat "alif-laam-miim" karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.

Keimanan:

Dakwah Islamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.

Hukum:

▪ Perintah mengerjakan shalat.
Menunaikan zakat.
Hukum puasa.
Hukum haji dan umrah.
Hukum qishash.
▪ Hal-hal yang halal dan yang haram.
▪ Bernafkah di jalan Allah.
Hukum arak dan judi.
▪ Cara menyantuni anak yatim, larangan riba.
▪ Hutang piutang.
▪ Nafkah dan yang berhak menerimanya.
▪ Wasiyat kepada dua orang ibu bapak dan kaum kerabat.
Hukum sumpah.
▪ Kewajiban menyampaikan amanat.
▪ Sihir.
Hukum merusak masjid.
Hukum merubah kitabkitab Allah.
Hukum haidh, ‘iddah, thalak, khulu’, ilaa’.
Hukum susuan.
Hukum melamar.
Mahar larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya.
Hukum perang.

Kisah:

▪ Kisah penciptaan Nabi Adam `alaihis salam.
▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam.
▪ Kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan Bani Israil.

Lain-lain:

▪ Sifat-sifat orang yang bertakwa.
▪ Sifat-sifat orang munafik.
▪ Sifat-sifat Allah.
▪ Perumpamaan-perumpamaan.
Kiblat.
▪ Kebangkitan sesudah mati.

Audio

QS. Al-Baqarah (2) : 1-286 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 286 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Baqarah (2) : 1-286 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 286

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Baqarah ayat 78 - Gambar 1 Surah Al Baqarah ayat 78 - Gambar 2
Statistik QS. 2:78
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Baqarah.

Surah Al-Baqarah (Arab: سورة البقرة‎, bahasa Indonesia: “Sapi Betina”) adalah surah ke-2 dalam Alquran.
Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah.
Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.
Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).
Surah ini juga dinamai Fustatul Qur’an (Puncak Alquran) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain.
Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Nomor Surah 2
Nama Surah Al Baqarah
Arab البقرة
Arti Sapi Betina
Nama lain Fasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an (Puncak Al-Quran), Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang), Alif Lam Mim
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 87
Juz Juz 1 (ayat 1-141), 2 (ayat 142-252) dan 3 (ayat 253-286)
Jumlah ruku’ 40 ruku’
Jumlah ayat 286
Jumlah kata 6156
Jumlah huruf 26256
Surah sebelumnya Surah Al-Fatihah
Surah selanjutnya Surah Ali ‘Imran
Sending
User Review
4.6 (8 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

2:78, 2 78, 2-78, Surah Al Baqarah 78, Tafsir surat AlBaqarah 78, Quran Al-Baqarah 78, Surah Al Baqarah ayat 78

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Baqarah

۞ QS. 2:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 2:3 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Kewajiban beriman kepada malaikat • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Kewajiban beriman pada para rasul • Kewajiban beriman pada hari akhir

۞ QS. 2:4 • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Kewajiban beriman pada hari akhir

۞ QS. 2:5 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 2:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 2:7 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penghinaan orang kafir terhadap Allah • Balasan dari perbuatannya • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:8 • Sifat orang munafikRiyaa’ dalam berbuat baik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 2:9 • Sifat orang munafikRiyaa’ dalam berbuat baik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 2:10 • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 2:11 • Sifat orang munafik

۞ QS. 2:12 • Sifat orang munafik

۞ QS. 2:13 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 2:14 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 2:15 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Siksa orang munafik • Balasan dari perbuatannya • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 2:16 • Siksa orang munafik • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:17 • Siksa orang munafik

۞ QS. 2:18 • Siksa orang munafik • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 2:19 Al Muhith (Maha Mengetahui) • Siksa orang munafik

۞ QS. 2:20 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Siksa orang munafik

۞ QS. 2:21 Tauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:22 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak

۞ QS. 2:24 • Memasuki neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 2:25 • Pahala iman • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga • Makanan dan minuman ahli surga

۞ QS. 2:26 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 2:27 • Azab orang kafir • Siksa orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:28 Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 2:29 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 2:30 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 2:31 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 2:32 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:33 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 2:36 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 2:37 Ar Rabb (Tuhan) • At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 2:38 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 2:39 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 2:40 • Allah menepati janji

۞ QS. 2:41 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 2:46 Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 2:48 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 2:49 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:51 Syirik adalah kezaliman

۞ QS. 2:52 • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 2:54 At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Syirik adalah kezaliman

۞ QS. 2:56 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 2:57 Syirik adalah kezaliman

۞ QS. 2:58 • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 2:59 Syirik adalah kezaliman • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 2:61 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 2:62 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratAr Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 2:63 • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 2:64 • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 2:65 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 2:66 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:68 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:69 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:70 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:72 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 2:73 • Kekuasaan Allah • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 2:74 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Keluasan ilmu Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 2:75 • Adanya perubahan dalam beberapa kitab samawi

۞ QS. 2:76 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:77 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 2:79 • Mendustai Allah • Adanya perubahan dalam beberapa kitab samawi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:80 • Mendustai Allah • Allah menepati janji

۞ QS. 2:81 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 2:82 • Pahala iman • Keabadian surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 2:83 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 2:85 • Keluasan ilmu Allah • Menghitung amal kebaikan • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 2:86 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 2:87 • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Kewajiban beriman pada para rasul

۞ QS. 2:89 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 2:90 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 2:91 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 2:92 Syirik adalah kezaliman

۞ QS. 2:93 • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 2:94 • Mendustai Allah • Ketakutan pada kematian

۞ QS. 2:95 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Ketakutan pada kematian

۞ QS. 2:96 Al Bashir (Maha Melihat) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 2:97 • Peranan dan tugas Jibril • Permusuhan antara orang Yahudi dengan Jibril • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 2:98 • Kewajiban beriman kepada malaikat • Permusuhan antara orang Yahudi dengan Jibril • Kewajiban beriman pada para rasul • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 2:99 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 2:101 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 2:102 • Tugas-tugas malaikat • Kebenaran dan hakikat takdir • Segala sesuatu ada takdirnya • Sifat iblis dan pembantunya • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 2:103 • Pahala iman

۞ QS. 2:104 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:105 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 2:106 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 2:107 • Segala sesuatu milik Allah • Malikul Mulk (Maha Pemilik kerajaan) • Al Wali (Maha Pelindung) • An-Nashir (Maha Penolong) •

۞ QS. 2:108 • Azab orang kafir

۞ QS. 2:109 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 2:110 Al Bashir (Maha Melihat) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian

۞ QS. 2:111 • Mendustai Allah

۞ QS. 2:112 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratAr Rabb (Tuhan) • Perbuatan dan niat • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 2:113 • Kepastian hari kiamat

۞ QS. 2:114 • Azab orang kafir

۞ QS. 2:115 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Wasi’ (Maha Luas)

۞ QS. 2:116 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 2:117 Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Badi’ (Maha Pencipta)

۞ QS. 2:118 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 2:119 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 2:120 • Al Wali (Maha Pelindung) • An-Nashir (Maha Penolong) • Perintah tidak mengikuti orang musyrikHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 2:121 • Azab orang kafir

۞ QS. 2:123 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 2:124 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:126 • Pahala iman • Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 2:127 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 2:128 Ar Rabb (Tuhan) • At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 2:129 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 2:130 Islam agama para nabi

۞ QS. 2:131 Tauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 2:132 Tauhid UluhiyyahIslam agama yang diterima di sisi Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 2:133 Tauhid UluhiyyahAl Wahid (Maha Esa) • Kewajiban beriman pada para rasulIslam agama para nabi •

۞ QS. 2:134 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Amal shaleh menjadi syafaat bagi pelakunya • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 2:135 Islam agama para nabi • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 2:136 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Kewajiban beriman pada para rasul • Tiada pengutamaan antara para nabi

۞ QS. 2:137 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAl Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kewajiban beriman pada para rasulIslam agama para nabi

۞ QS. 2:138 Islam agama fitrah • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 2:139 Tauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 2:140 • Keluasan ilmu Allah • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:141 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Amal shaleh menjadi syafaat bagi pelakunya • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 2:142 • Segala sesuatu milik Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 2:143 Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Orang Islam sebagai saksi Allah terhadap manusia • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Perbuatan dan niat

۞ QS. 2:144 Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:145 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 2:146 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 2:147 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:148 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan • Bersegera dalam melakukan kebaikan

۞ QS. 2:149 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 2:152 • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 2:154 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 2:157 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:158 Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:160 At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 2:161 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 2:162 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 2:163 Tauhid UluhiyyahAl Rahman (Maha Pengasih) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Wahid (Maha Esa) •

۞ QS. 2:164 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 2:165 Al Qawiy (Maka Kuat) • Azab orang kafirSyirik adalah kezaliman • Siksa orang kafir • Dosa terbesar

۞ QS. 2:166 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 2:167 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Keabadian neraka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 2:168 • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 2:169 • Mendustai Allah • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 2:170 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 2:171 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 2:172 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 2:173 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Toleransi Islam • Perbuatan dan niat

۞ QS. 2:174 • Sifat Kalam (berfirman) • Adanya perubahan dalam beberapa kitab samawi • Orang yang tidak diajak bicara oleh Allah pada hari kebangkitan • Balasan dan pahala dari Allah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:175 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:176 • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:177 Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban beriman kepada malaikat • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Kewajiban beriman pada para rasul • Kewajiban beriman pada hari akhir

۞ QS. 2:178 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:181 • Keluasan ilmu Allah • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:182 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 2:183 Puasa rukun Islam

۞ QS. 2:184 • Toleransi Islam

۞ QS. 2:185 Sifat Iradah (berkeinginan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Toleransi IslamHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 2:186 • Al Qarib (Maha Dekat) • Keutamaan iman

۞ QS. 2:187 Al ‘Afwu (Maha Pemaaf) • Toleransi Islam

۞ QS. 2:191 • Azab orang kafir

۞ QS. 2:192 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 2:193 • Bersikap keras terhadap orang kafir

۞ QS. 2:194 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 2:196 • Siksaan Allah sangat pedih • Haji rukun Islam

۞ QS. 2:197 • Keluasan ilmu Allah • Haji rukun Islam • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 2:198 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 2:199 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 2:200 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 2:201 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 2:202 • Pahala iman • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 2:203 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Toleransi Islam

۞ QS. 2:204 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 2:205 • Sifat orang munafik

۞ QS. 2:206 • Perlunya saling menasehati antara sesama • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik

۞ QS. 2:207 Al Ra’uf (Maha Kasih) • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 2:208 • Menjaga diri dari syetan • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 2:209 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 2:210 • Kedahsyatan hari kiamat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:211 • Siksaan Allah sangat pedih • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:212 • Pahala iman • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 2:213 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Islam agama para nabi

۞ QS. 2:214 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 2:215 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 2:216 • Keluasan ilmu Allah • Kebaikan pada pilihan Allah

۞ QS. 2:217 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 2:218 • Pahala iman • Memohon hanya kepada Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 2:219 • Larangan menghina perbuatan baik

۞ QS. 2:220 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Toleransi Islam

۞ QS. 2:221 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Keutamaan iman

۞ QS. 2:223 • Pahala iman • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Kebenaran hari penghimpunan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:224 Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:225 • Ampunan Allah yang luas • Al Halim (Maha Penyabar) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Toleransi Islam • Perbuatan dan niat

۞ QS. 2:226 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 2:227 Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:228 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 2:229 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:231 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 2:232 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 2:233 • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat) • Toleransi Islam • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 2:234 Al Khabir (Maha Waspada) • Perkabungan wanita dalam Islam • Berbicara saat berkabung

۞ QS. 2:235 • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Halim (Maha Penyabar) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Berbicara saat berkabung

۞ QS. 2:237 Al Bashir (Maha Melihat) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 2:239 • Toleransi Islam • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 2:240 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 2:242 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 2:243 • Kekuasaan Allah • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 2:244 Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:245 • Kebenaran hari penghimpunan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 2:246 Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:247 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Wasi’ (Maha Luas)

۞ QS. 2:248 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 2:249 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 2:250 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:251 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminSifat Masyi’ah (berkehendak) • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 2:253 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Iradah (berkeinginan) • Sifat Kalam (berfirman) • Peranan dan tugas Jibril • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 2:254 Malaikat naik kepada Allah • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 2:255 Tauhid Uluhiyyah • Sifat Kamal (sempurna) • Menafikan sifat kantuk dan tidur • Syafaat hak Allah semata • Memperoleh syafaat dengan izin Allah

۞ QS. 2:256 Tauhid Uluhiyyah • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keistimewaan Islam

۞ QS. 2:257 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAl MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Al Wali (Maha Pelindung) • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 2:258 Ar Rabb (Tuhan) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 2:259 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan •

۞ QS. 2:260 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 2:261 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Wasi’ (Maha Luas) • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Perbuatan dan niat

۞ QS. 2:262 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratAr Rabb (Tuhan) • Perbuatan dan niat

۞ QS. 2:263 Al Halim (Maha Penyabar) • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 2:264 • Azab orang kafir • Sifat orang munafik • Siksa orang munafikRiyaa’ dalam berbuat baik • Perbuatan dan niat

۞ QS. 2:265 Al Bashir (Maha Melihat) • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Perbuatan dan niat

۞ QS. 2:266 • Perbuatan orang kafir sia-sia • Perbuatan dilihat dari akhirnya

۞ QS. 2:267 Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 2:268 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Wasi’ (Maha Luas) • Sifat iblis dan pembantunya •

۞ QS. 2:269 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 2:270 • Keluasan ilmu Allah • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:271 Al Khabir (Maha Waspada) • Amal shaleh sebagai pelebur dosa-dosa kecil • Menghitung amal kebaikan • Pelebur dosa kecil •

۞ QS. 2:272 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Allah menggerakkan hati manusia • Perbuatan dan niat • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 2:273 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 2:274 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 2:275 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Usaha jin untuk menyakiti manusia • Toleransi Islam

۞ QS. 2:276 • Azab orang kafir

۞ QS. 2:277 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratAr Rabb (Tuhan) • Shalat rukun IslamZakat rukun Islam • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 2:278 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 2:279 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 2:281 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 2:282 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:283 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 2:284 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 2:285 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman kepada malaikat • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Kewajiban beriman pada para rasul

۞ QS. 2:286 Ar Rabb (Tuhan) • Al Maula (Maha Penolong) • Keutamaan umat nabi Muhammad • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keistimewaan Islam

Ayat Pilihan

Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman & beramal salih bahwasanya mereka akan mendapatkan balasan berupa surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.
QS. Al-Baqarah [2]: 25

Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian,
sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri,
padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)?
Maka tidaklah kamu berpikir?
QS. Al-Baqarah [2]: 44

maka berkatalah orang-orang yang zalim:

“Ya Tuhan kami,
beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit,
niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau & akan mengikuti rasul-rasul
QS. Ibrahim [14]: 44

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Setelah Yakin, dalam surah Al-A'raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-A'raf [7] : 26.
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
--QS. Al A'raaf (Tempat yang tertinggi) - surah 7 ayat 26

Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang ...

Benar! Kurang tepat!

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.
Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan
--QS. Al A'raf [7]: 31

+

Array

Aurat dari tubuh pria adalah mulai ...

Benar! Kurang tepat!

Fungsi pakaian adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #4
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #4 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #4 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Kamus

menghukumkan

Apa itu menghukumkan? meng.hu.kum.kan (1) menghukum; menjatuhkan hukuman kpd; (2) menjadikan hukum; memasukkan dalam hukum; (3) menentukan (najis, haram, dan sebagainya) menurut hukum Islam; (4) Sos ...

Asy-Syura

Apa itu Asy-Syura? Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat. Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah di...

Semit

Siapa itu Semit? Semit (dari bahasa Ibrani Alkitab שם, “Sem”; bahasa Arab: ساميّ‎, Syam, diterjemahkan dengan arti “nama”) adalah suatu istilah yang mula-mula digunaka...