Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 75 [QS. 2:75]

اَفَتَطۡمَعُوۡنَ اَنۡ یُّؤۡمِنُوۡا لَکُمۡ وَ قَدۡ کَانَ فَرِیۡقٌ مِّنۡہُمۡ یَسۡمَعُوۡنَ کَلٰمَ اللّٰہِ ثُمَّ یُحَرِّفُوۡنَہٗ مِنۡۢ بَعۡدِ مَا عَقَلُوۡہُ وَ ہُمۡ یَعۡلَمُوۡنَ
Afatathma’uuna an yu’minuu lakum waqad kaana fariiqun minhum yasma’uuna kalaamallahi tsumma yuharrifuunahu min ba’di maa ‘aqaluuhu wahum ya’lamuun(a);

Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?.
―QS. 2:75
Topik ▪ Sikap Yahudi terhadap agama-agama samawi
2:75, 2 75, 2-75, Al Baqarah 75, AlBaqarah 75, Al-Baqarah 75

Tafsir surah Al Baqarah (2) ayat 75

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 75. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah mengarahkan kembali firman-Nya kepada orang-orang mukmin agar mereka jangan terlalu banyak mengharapkan akan berimannya orang-orang Yahudi, karena watak mereka tidaklah jauh berbeda dengan watak nenek moyang mereka.
Hal yang demikian itu disebabkan adanya pendeta-pendeta Yahudi pada zaman dahulu yang mempelajari Taurat dan memahaminya kemudian mengubah pengertiannya, bahkan mengganti ayat-ayatnya dengan sengaja, terutama yang berkenaan dengan kedatangan Nabi Muhammad.
Mereka sebenarnya menyadari bahwa mereka telah melakukan penyelewengan dengan memutarbalikkan isi Taurat itu.
Pelajaran agama yang sudah diputarbalikkan itulah yang diajarkan kepada keturunannya.
Orang Yahudi pada zaman Rasulullah ﷺ berpegang teguh dengan ajaran nenek moyang mereka yang keliru.
Keinginan yang besar dari Nabi ﷺ dan kaum Muslimin agar orang Yahudi beriman dan mengikuti ajaran Islam, sebab agama mereka paling dekat dengan Islam.






Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta