Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 surah 2 ayat 255 juga bisa langsung diakses di URL risalahmuslim.id/2-255

Al Baqarah

Al Baqarah (Sapi Betina) surah 2 ayat 69


قَالُوا ادۡعُ لَنَا رَبَّکَ یُبَیِّنۡ لَّنَا مَا لَوۡنُہَا ؕ قَالَ اِنَّہٗ یَقُوۡلُ اِنَّہَا بَقَرَۃٌ صَفۡرَآءُ ۙ فَاقِعٌ لَّوۡنُہَا تَسُرُّ النّٰظِرِیۡنَ
Qaaluuuud’u lanaa rabbaka yubai-yin lanaa maa launuhaa qaala innahu yaquulu innahaa baqaratun shafraa-u faaqi’un launuhaa tasurrunnaazhiriin(a);

Mereka berkata:
“Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya”.
Musa menjawab:
“Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya”.
―QS. 2:69
Topik ▪ Keluasan ilmu Allah
2:69, 2 69, 2-69, Al Baqarah 69, AlBaqarah 69, Al-Baqarah 69
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 69. Oleh Kementrian Agama RI

Sesudah menanyakan umur lembu itu, mereka berkata, “Mohonkanlah kepada kami, bagaimana warna lembu itu”.
Mereka diberi jawaban yang cukup jelas yang dapat membedakan lembu yang dimaksud itu dari yang lain.
Musa mengatakan bahwa warna lembu itu kuning tua yang menyenangkan hati orang yang melihatnya.
Akan tetapi mereka tidak puas dengan jawaban tersebut.
Bahkan mereka terus bertanya dan menambah pertanyaan lagi yang mempersulit diri mereka sendiri.

Al Baqarah (2) ayat 69 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Baqarah (2) ayat 69 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Baqarah (2) ayat 69 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tetapi mereka tetap ragu-ragu, kemudian berkata, “Mintalah kepada Tuhanmu agar menerangkan kepada kami warna sapi itu.” Kemudian Musa menjawab dengan menyitir firman Allah, “Sapi itu berwarna kuning tua, jernih dan menyenangkan orang yang memandangnya karena kejelasan dan kejernihan warnanya itu.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kata mereka, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar dijelaskan-Nya kepada kami apa warnanya!” Jawab Musa, “Allah berfirman bahwa sapi betina itu ialah sapi betina yang kuning, yakni yang kuning tua warnanya, maksudnya yang kuning pekat (yang menyenangkan orang-orang yang memandang.”) artinya menarik hati mereka disebabkan keelokannya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Maka mereka kembali membantah, Berdoalah kepada Rabbmu agar menjelaskan kepada kami apa warna sapi yang dimaksud.
Maka Musa menjawab, Sesungguhnya dia berfirman bahwa ia adalah sapu berwarna kuning, sangat kuning yang membuat suka orang yang melihatnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ibnu Juraij meriwayatkan dari Ata, dari Ibnu Abbas, “Barang siapa yang memakai sandal (kulit yang berwarna) kuning, maka ia terus-menerus berada dalam kesenangan selagi ia memakainya.” Yang demikian itu adalah pengertian yang dimaksud di dalam firman-Nya:

menyenangkan orang-orang yang memandangnya.

Hal yang sama dikatakan pula oleh Mujahid dan Wahb ibnu Munabbih, bahwa sapi betina itu berwarna kuning.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar, bahwa sapi betina itu mempunyai teracak (kuku) berwarna kuning.
Telah diriwayatkan dari Sa’id ibnu Jubair bahwa sapi betina tersebut berwarna kuning teracak dan tanduknya.

Ibnu Abu Hatim meriwayatkan, telah menceritakan kepada kami Ubay, telah menceritakan kepada kami Nasr ibnu Ali, telah menceritakan kepada kami Nuh ibnu Qais, telah menceritakan kepada kami Abu Raja’, dari Al-Hasan sehubungan dengan firman-Nya:

sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya.

Makna yang dimaksud ialah sapi betina hitam, hitam legam warnanya.

Riwayat ini berpredikat garib, riwayat yang benar ialah yang pertama tadi.
Karena itu, maka pada lafaz selanjutnya warna kuning dikuatkan dengan firman-Nya, “Faq’iul launuha,” yakni yang kuning tua warnanya.

Menurut Atiyyah Al-Aufi, faqi’ul launuha artinya hampir kelihatan hitam karena kuningnya sangat kuat.

Sa’id ibnu Jubair mengatakan bahwa faqVul launuha artinya ber-sih dan mulus warnanya, yakni kuning mulus.
Hal yang semisal telah diriwayatkan dari Abul Aliyah, Ar-Rabi’ ibnu Anas, As-Saddi, Al-Hasan, dan Qatadah.

Syuraik meriwayatkan dari Ma’mar, bahwa faqi’ul launuha artinya bersih warnanya.

Al-Aufi di dalam kitab tafsirnya meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa faqi’ul launuha artinya sangat kuning atau kuning tua, karena sangat kuning hingga kelihatan seperti putih warnanya.

As-Saddi mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:

menyenangkan orang-orang yang memandangnya.

Yakni membuat kagum orang-orang yang memandangnya.
Hal yang sama dikatakan oleh Abul Aliyah, Qatadah, dan Ar-Rabi’ ibnu Anas.

Wahb ibnu Munabbih mengatakan, “Apabila kamu melihatnya, sekan-akan cahaya matahari memancar dari kulitnya.”

Di dalam kitab Taurat disebutkan bahwa warna kulit sapi betina itu merah, barangkali hal ini terjadi karena kekeliruan dalam menerjemahkan ke dalam bahasa Arabnya.
Atau seperti pendapat pertama yang mengatakan bahwa warna kulit sapi betina tersebut sangat kuning hingga warnanya cenderung menjadi merah kehitam-hitaman.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Baqarah (2) Ayat 69

FAAQI’
فَاقِع

Asal arti kata faaqi’ adalah sesuatu atau suara yang sangat jelas dan nyata. Apabila ia digunakan untuk menyifatkan warna maka berarti warna yang sangat jelas.

Al Fayruz Abadi juga menegaskan bahawa arti kata fuquu’ adalah warna yang murni, dan apabila dikatakan shafra’u faaqi’ maka artinya adalah warna kuning yang sangat kuning.

Dalam Al Qur’an, kata ini hanya diulang sekali saja, yaitu pada surah Al Baqarah (2), ayat 69. Diceritakan bahawa pada masa Nabi Musa (a.s.), ada seseorang yang terbunuh. Kemudian kaum Bani Isra’il berbantah-bantahan mengenai siapakah orang yang melakukan pembunuhan tersebut, hingga terjadi kekacauan di antara mereka. Lalu Nabi Musa menyuruh mereka supaya menyembelih sapi betina untuk mengetahui siapakah yang melakukan pembunuhan tersebut. Namun Bani Isra’il bandel, tidak mau langsung melaksanakan nasihat dan perintah Nabinya, bahkan mereka mengajukan banyak pertanyaan kepada Nabi Musa mengenai sifat-sifat sapi betina tersebut. Akhirnya Allah menetapkan beberapa sifat yang menyebabkan mereka sukar mendapatkannya. Di antara sifat tersebut adalah faaqi’ yang artinya adalah warna yang sangat kuning. Sehingga warna ini menjadi salah satu sifat yang mesti dimiliki oleh sapi betina yang akan disembelih oleh Bani Isra’il supaya mereka mengetahui siapa pembunuh sebenar orang tersebut. Warna ini ditetapkan oleh Allah setelah mereka mengutarakan pertanyaan-pertanyaan kepada Nabi Musa mengenai sifat-sifat sapi yang mesti mereka sembelih. Dan pertanyaan-pertanyaan mereka ini menyebabkan kesukaran pada diri mereka sendiri, karena mereka mesti mencari sapi betina yang mempunyai umur, warna dan sifat-sifat tertentu lainnya. Padahal kalau saja mereka langsung melaksanakan perintah dan nasihat Nabinya dan tidak banyak bertanya maka Allah tidak akan menetapkan sifat-sifat yang menyukarkan tersebut.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:411-412

Informasi Surah Al Baqarah (البقرة)
Surat “Al Baqarah” yang terdiri dari 286 ayat ini turun di Madinah yang sebahagian besar diturun­kan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Hajji wadaa’ (hajji Nabi Muhammad ﷺ yang terakhir).
Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golong­an Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Al Qur’an yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282).

Surat ini dinamai “Al Baqarah” karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani lsrail (ayat 67 sarnpai dengan 74), dimana dije­laskan watak orang Yahudi pada umumnya, Dinamai “Fusthaathul-Qur’an” (puncak Al Qur­ aan) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain.
Dinamai juga surat “alif-laam-miim” karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.

Keimanan:

Da’wah lslamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.

Hukum:

Perintah mengerjakan shalat
menunaikan zakat
hukum puasa
hukum haji dan umrah
hukum qishash
hal-hal yang halal dan yang haram
bernafkah di jalan Allah
hukum arak dan judi
cara menyantuni anak yatim, larangan riba
hu­tang piutang
nafkah dan yang berhak menerimanya
wasiyat kepada dua orang ibu­ bapak dan kaum kerabat
hukum sumpah
kewajiban menyampaikan amanat
sihir
hukum merusak mesjid
hukum merubah kitab-kitab Allah
hukum haidh, ‘iddah, thalak, khulu’, ilaa’
hukum susuan
hukum melamar
mahar larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya
hukum perang.

Kisah:

Kisah penciptaan Nabi Adam a.s.
kisah Nabi Ibrahim a.s.
kisah Nabi Musa a.s, dengan Bani lsrail.

Lain-lain:

Sifat-sifat orang yang bertakwa
sifat-sifat orang munafik
sifat-sifat Allah
per­umpamaan-perumpamaan
kiblat, kebangkitan sesudah mati.


Gambar Kutipan Surah Al Baqarah Ayat 69 *beta

Surah Al Baqarah Ayat 69



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Al-Baqarah (Arab: سورة البقرة‎, bahasa Indonesia: "Sapi Betina") adalah surah ke-2 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah.
Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Al-Qur'an.
Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).
Surah ini juga dinamai Fustatul Qur'an (Puncak Al-Qur'an) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain.
Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Nomor Surah2
Nama SurahAl Baqarah
Arabالبقرة
ArtiSapi Betina
Nama lainFasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an (Puncak Al-Quran), Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang), Alif Lam Mim
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu87
JuzJuz 1 (ayat 1-141), 2 (ayat 142-252) dan 3 (ayat 253-286)
Jumlah ruku'40 ruku'
Jumlah ayat286
Jumlah kata6156
Jumlah huruf26256
Surah sebelumnyaSurah Al-Fatihah
Surah selanjutnyaSurah Ali 'Imran
4.7
Rating Pembaca: 4.5 (13 votes)
Sending







Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku