Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 38 [QS. 2:38]

قُلۡنَا اہۡبِطُوۡا مِنۡہَا جَمِیۡعًا ۚ فَاِمَّا یَاۡتِیَنَّکُمۡ مِّنِّیۡ ہُدًی فَمَنۡ تَبِعَ ہُدَایَ فَلَا خَوۡفٌ عَلَیۡہِمۡ وَ لَا ہُمۡ یَحۡزَنُوۡنَ
Qulnaa ihbithuu minhaa jamii’an faimmaa ya’tiyannakum minnii hudan faman tabi’a hudaaya falaa khaufun ‘alaihim walaa hum yahzanuun(a);
Kami berfirman,
“Turunlah kamu semua dari surga! Kemudian jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”
―QS. Al Baqarah [2]: 38

We said,
"Go down from it, all of you.
And when guidance comes to you from Me, whoever follows My guidance – there will be no fear concerning them, nor will they grieve.
― Chapter 2. Surah Al Baqarah [verse 38]

قُلْنَا Kami berfirman

We said,
ٱهْبِطُوا۟ pergilah kalian

"Go down
مِنْهَا daripadanya (surga)

from it
جَمِيعًا semuanya

all (of you),
فَإِمَّا maka jika

and when,
يَأْتِيَنَّكُم datang kepada kalian

comes to you
مِّنِّى daripadaKu

from Me
هُدًى petunjuk

Guidance,
فَمَن maka barang siapa

then whoever
تَبِعَ mengikuti

follows
هُدَاىَ petunjukKu

My Guidance,
فَلَا maka tidak

[then] no
خَوْفٌ takut

fear
عَلَيْهِمْ atas mereka

(will be) on them
وَلَا dan tidak

and not
هُمْ mereka

they
يَحْزَنُونَ mereka berduka cita

will grieve.

Tafsir

Alquran

Surah Al Baqarah
2:38

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 38. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini Allah mengulangi lagi perintah-Nya agar Adam dan akhirat, yaitu dengan beriman kepada Allah serta mengikuti petunjuk-petunjuk-Nya.


Kedua, jalan yang akan membawa manusia kepada kerugian dan kesengsaraan hidup di dunia dan di akhirat kelak, yaitu jalan orang kafir dan durhaka terhadap-Nya, serta menuruti bujukan-bujukan setan.


Siapa yang mengikuti petunjuk-petunjuk yang disampaikan Allah melalui rasulrasul-Nya, maka mereka akan memperoleh kebahagiaan dan ketenteraman.
Mereka tidak akan merasa cemas, karena iman dan ketaatan mereka yang teguh kepada kekuasaan dan rahmat Allah.

Mereka tidak akan merasa sedih dan menyesal atas kejadian-kejadian pada masa lalu yang menimbulkan kerugian harta benda atau pun kehilangan anggota keluarga dan sebagainya, karena bagi orang-orang yang beriman dan selalu berpegang kepada petunjuk-petunjuk Allah, mudah baginya menghadapi segala macam musibah dan cobaan-cobaan yang menimpa dirinya.
Sebab dia percaya bahwa kesabaran dan penyerahan diri kepada Allah adalah jalan yang terbaik untuk memperoleh keridaan-Nya, di samping pahala dan ganjaran yang diperolehnya dari Allah sebagai ganti yang lebih baik dari yang hilang.


Agama mengharamkan sebagian dari makanan yang lezat untuk dinikmati oleh manusia.
Larangan tersebut disebabkan karena kerusakan yang dapat ditimbulkannya, baik terhadap pribadi orang yang melakukannya, maupun terhadap orang lain dan masyarakat umum.

Maka siapa yang dapat membayangkan bahaya yang mungkin timbul karena menikmati kelezatan yang telah diharamkan itu, dan dapat pula menggambarkan dalam pikirannya pengaruh-pengaruh dan bekas-bekas jelek yang akan menimpa dirinya karena perbuatan itu, baik terhadap dirinya maupun terhadap umatnya, niscaya dia menghindari setiap kelezatan yang diharamkan itu, seperti larinya orang-orang yang sehat dari penyakit kusta.
Lebih-lebih orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, dia akan memandang bahwa yang dilarang agama akan menimbulkan aib dan kekotoran pada dirinya dan akan menjauhkannya dari kebahagiaan dan kemuliaan di hari kiamat kelak.

Orang-orang yang bersih dari perbuatan dosa di dunia ini nanti akan kelihatan wajahnya berseri-seri, sedang orang-orang yang selalu bergelimang dosa akan kelihatan wajahnya hitam muram.

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 38. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Telah Kami firmankan kepada Adam, istri, dan keturunannya kelak, serta kepada Iblis,
"Turunlah kalian ke bumi.
Di sana kalian akan ditugasi dengan berbagai kewajiban.


Apabila tugas itu datang kepada kalian–dan pasti akan datang–maka siapa yang menaati perintah-Ku dan mengikuti petunjuk-Ku, tidak akan merasakan takut dan tidak akan tertimpa kesedihan akibat hilangnya pahala.
Sebab, Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah berfirman kepada mereka,
"Turunlah kalian semua dari surga, kelak akan datang kepada kalian serta keturunan kalian secara berturut-turut hidayah yang akan mengarahkan kalian kepada kebenaran.
Barang siapa mengamalkannya, tidak ada rasa takut atas mereka terhadap urusan akhirat yang akan dihadapi.


Mereka pun tidak akan bersedih terhadap urusan dunia yang sudah berlalu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kami berfirman,
"Turunlah kalian daripadanya") maksudnya dari surga


(semuanya) diulanginya dan dihubungkan-Nya dengan kalimat yang mula-mula tadi


(kemudian jika) asalnya dari ‘in maa’ yang diidgamkan menjadi ‘immaa’ yang berarti jika, ‘in’ huruf syarat dan ‘maa’ sebagai tambahan.


(datang petunjuk-Ku kepada kalian) berupa Kitab dan rasul,


(maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku) lalu ia beriman kepada-Ku dan beramal serta taat kepada-Ku


(niscaya tak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka berduka cita), yakni di akhirat kelak, karena mereka akan masuk surga.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang peringatan yang ditujukan kepada Adam dan istrinya serta iblis ketika mereka diturunkan dari surga.
Yang dimaksud ialah anak cucunya, bahwa Allah kelak akan menurunkan kitabkitab dan mengutus nabi-nabi serta rasulrasul (di kalangan mereka yang akan memberi peringatan kepada kaumnya masing-masing).
Demikianlah menurut penafsiran Abul Aliyah, dia mengatakan bahwa petunjuk tersebut dimaksudkan adalah para nabi dan para rasul, serta penjelasan-penjelasan dan keterangan-Nya (melalui ayat-ayat-Nya).

Muqatil ibnu Hayyan mengatakan, yang dimaksud dengan petunjuk dalam ayat ini ialah Nabi Muhammad ﷺ, sedangkan menurut Al-Hasan, petunjuk artinya Alquran.
Kedua pendapat ini sahih, sedangkan pengertian pendapat Abul Aliyah lebih umum.

Barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku —yakni orang yang mau menerima apa yang diturunkan oleh Allah melalui kitabkitab-Nya dan apa yang disampaikan oleh rasulrasul-Nya— niscaya tidak ada kekhawatiran atas diri mereka dalam menghadapi nasib di hari akhirat nanti.

Tidak pula mereka bersedih hati terhadap perkara-perkara duniawi yang terlewatkan oleh mereka.
Pengertiannya sama dengan makna yang terkandung di dalam firman lainnya, yaitu:

Allah berfirman."Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain.
Maka jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, lalu barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka."
(QS. Thaa haa [20]: 123)

Menurut Ibnu Abbas r.a., makna yang dimaksud ialah dia tidak sesat di dunia dan tidak celaka di akhirat.
Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta (QS. Thaa haa [20]: 124)

#Tafsir Ibnul Qayyim (Tafsir Ayat-Ayat Pilihan)#

Az- Zamakhzsyary beranggapan bahwan perintah turun dari surga ini diperuntukkan bagi Adam dan dalil yang menguatkan hal ini adalah firman Allah :

"Turunlah kamu berdua dari surga itu bersama-sama, sebagian kalian menjadi musuh sebagian yang lain."
(QS. Thaa haa [20]: 123)

Maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."


Padahal ini merupakan hukum yang berlaku umum untuk semua manusia.
Sedangkan makna
"Sebagian kalian menjadi musuh sebagian yang lain,"
merupakan kebiasaan manusia yang saling bermusuhan dan yang sebagian suka menyesatkan sebagian yang lain.
Pendapat yang dipilih Az-Zamkhsyary merupakan satu dari sekian banyak pendapat yang paling lemah.
Permusuhan yang disebutkan Allah disini adalah antara Adam dan Iblis serta keturunan diantara keduanya, sebagaimana firman-Nya,

"Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagi kalian, maka anggaplah ia sebagai musuh (kalian)."
(QS. Faathir [35]: 6)

Allah menegaskan masalah permusuhan syetan dan manusia ini dan mengulang-ulang penyebutannya di dalam Al-Quran, karena memang manusia sangat perlu mewaspadai musuh yang satu ini.
Adapun tentang istri Adam, ia diciptakan bagi Adam agar ia merasa senang kepadanya, lalu menjadikan rasa kasih dan sayang diantara keduanya.
Jadi rasa kasih dan sayang itu antara laki-laki dan wanita, sedangkan permusuhan antara syetan dan manusia.

Sebelumnya sudah disebutkan Adam, istrinya dan Iblis yang berarti berjumlah tiga orang.
Lalu mengapa kata ganti hanya disebutkan dua orang dengan pemisahan jalan pernyataan dan tidak menyatukannya?
Padahal lafazh dan maknanya mengharuskan penyatuan.

Tentang firman Allah di dalam surat 20:
123 ini merupakan seruan yang ditujukan kepada Adam dan firman-Nya,
"Turunlah kamu berdua dari surga itu,"
bisa kembali kepada Adam dan istrinya, atau kepada Adam dan Iblis.
Istri tidak disebutkan karena mengikut suami.

Atas dasar ini, permusuhan yang disebutkan kepada dua orang yang diserukan agar turun dari surga ialah Adam dan Iblis.
Dengan begitu masalah ini menjadi jelas.

Unsur Pokok Surah Al Baqarah (البقرة)

Surat "Al Baqarah" yang terdiri dari 286 ayat ini turun di Madinah yang sebagian besar diturun­kan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Nabi Muhammad ﷺ yang terakhir).

Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golongan Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Alquran yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282).

Surat ini dinamai "Al Baqarah" karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67 sarnpai dengan 74), dimana dijelaskan watak orang Yahudi pada umumnya.

Dinamai "Fusthaathul-Qur’an" (puncak Alquran) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain.
Dinamai juga surat "alif-laam-miim" karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.

Keimanan:

Dakwah Islamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.

Hukum:

▪ Perintah mengerjakan shalat.
Menunaikan zakat.
Hukum puasa.
Hukum umrah.
Hukum qishash.
▪ Hal-hal yang halal dan yang haram.
▪ Bernafkah di jalan Allah.
Hukum arak dan judi.
▪ Cara menyantuni anak yatim, larangan riba.
▪ Hutang piutang.
▪ Nafkah dan yang berhak menerimanya.
▪ Wasiyat kepada dua orang ibu bapak dan kaum kerabat.
Hukum sumpah.
▪ Kewajiban menyampaikan amanat.
▪ Sihir.
Hukum merusak masjid.
Hukum merubah kitabkitab Allah.
Hukum haidh, ‘iddah, thalak, khulu’, ilaa’.
Hukum susuan.
Hukum melamar.
Mahar larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya.
Hukum perang.

Kisah:

▪ Kisah penciptaan Nabi Adam `alaihis salam.
▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam.
▪ Kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan Bani Israil.

Lain-lain:

▪ Sifat-sifat orang yang bertakwa.
▪ Sifat-sifat orang munafik.
▪ Sifat-sifat Allah.
▪ Perumpamaan-perumpamaan.
Kiblat.
▪ Kebangkitan sesudah mati.

Audio

QS. Al-Baqarah (2) : 1-286 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 286 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Baqarah (2) : 1-286 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 286

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Baqarah ayat 38 - Gambar 1 Surah Al Baqarah ayat 38 - Gambar 2 Surah Al Baqarah ayat 38 - Gambar 3
Statistik QS. 2:38
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Baqarah.

Surah Al-Baqarah (Arab: سورة البقرة‎, bahasa Indonesia: “Sapi Betina”) adalah surah ke-2 dalam Alquran.
Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah.
Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.
Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).
Surah ini juga dinamai Fustatul Qur’an (Puncak Alquran) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain.
Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Nomor Surah2
Nama SurahAl Baqarah
Arabالبقرة
ArtiSapi Betina
Nama lainFasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an (Puncak Al-Quran), Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang), Alif Lam Mim
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu87
JuzJuz 1 (ayat 1-141), 2 (ayat 142-252) dan 3 (ayat 253-286)
Jumlah ruku’40 ruku’
Jumlah ayat286
Jumlah kata6156
Jumlah huruf26256
Surah sebelumnyaSurah Al-Fatihah
Surah selanjutnyaSurah Ali ‘Imran
Sending
User Review
4.6 (10 votes)
Tags:

2:38, 2 38, 2-38, Surah Al Baqarah 38, Tafsir surat AlBaqarah 38, Quran Al-Baqarah 38, Surah Al Baqarah ayat 38

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Yaa Siin (Yaasiin) – surah 36 ayat 80 [QS. 36:80]

80. Tuhan yang akan menghidupkan kembali tulang belulang yang telah lapuk tersebut yaitu Allah yang menjadikan api untukmu dari kayu yang semula berupa pohon yang basah dan hijau. Begitu kayu itu ke-r … 36:80, 36 80, 36-80, Surah Yaa Siin 80, Tafsir surat YaaSiin 80, Quran Yasin 80, Surah Yasin ayat 80

QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 152 [QS. 4:152]

Adapun orang-orang yang beriman dengan sesungguhnya kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, para rasul-rasul itu, kelak Allah akan memberikan pahala ya … 4:152, 4 152, 4-152, Surah An Nisaa’ 152, Tafsir surat AnNisaa 152, Quran AnNisa 152, An-Nisa’ 152, Surah An Nisa ayat 152

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #15

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًاDalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu Al Capone Alkitab

Pendidikan Agama Islam #24

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya … buah anggur buah segar buah kurma buah zaitun buah tin Benar! Kurang tepat! Tata

Pendidikan Agama Islam #18

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah….. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah SWT menyayangi Allah SWT tidak

Instagram