QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 209 [QS. 2:209]

فَاِنۡ زَلَلۡتُمۡ مِّنۡۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡکُمُ الۡبَیِّنٰتُ فَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّ اللّٰہَ عَزِیۡزٌ حَکِیۡمٌ
Fa-in zalaltum min ba’di maa jaa-atkumul bai-yinaatu faa’lamuu annallaha ‘aziizun hakiimun;

Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
―QS. 2:209
Topik ▪ Ilmu manusia sedikit
2:209, 2 209, 2-209, Al Baqarah 209, AlBaqarah 209, Al-Baqarah 209

Tafsir surah Al Baqarah (2) ayat 209

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 209. Oleh Kementrian Agama RI

Meskipun Allah menekankan kepada orang-orang muslim supaya ajaran Islam dilaksanakan secara keseluruhan, perintah Allah ditaati, larangan-Nya dijauhi, namun masih ada juga orang-orang tergelincir, lalu berbuat sekehendak hatinya, padahal bukti-bukti kebenaran agama Islam cukup jelas baginya.
Maka hendaklah mereka ingat bahwa Allah Maha Kuasa untuk mengadakan pembalasan, dan jika Allah menghendaki tidak ada sesuatu kekuasaan dan kekuatan pun yang dapat menghalangi-Nya, dan Allah Maha Bijaksana.

Dia tidak akan membiarkan pelanggar-pelanggar hukum itu, tetapi Dia akan membalasnya setimpal dengan kesalahan-kesalahan dan kejahatan-kejahatan yang telah dilakukan.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Maka, jika kalian menyeleweng dari jalan ini, jalan yang benar dan diperkuat dengan argumentasi- argumentasi tak terbantah, ketahuilah bahwa kalian akan ditanya mengapa melakukan penyelewengan ini.
Allah Mahaperkasa untuk memberi siksa orang yang berpaling dari jalan-Nya, dan Allah Mahabijaksana dalam memberi siksaan sesuai dengan kadar kejahatan yang dilakukan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan jika kamu tergelincir) atau menyimpang untuk masuk ke dalam keseluruhannya (setelah datang kepadamu bukti-bukti nyata) bahwa ia barang hak, (maka ketahuilah bahwa Allah Maha Tangguh) hingga tidak suatu pun yang dapat menghalangi-Nya untuk menjatuhkan hukuman kepadamu, (lagi Maha Bijaksana) di dalam segala perbuatan-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bila kalian menyimpang dari jalan kebenaran setelah datang kepada kalian hujjah-hujjah yang jelas dari al-Qur an dan sunnah, maka ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa dalam kerajaan-Nya, tiada sesuatu pun yang luput dari-Nya, Maha Bijaksana dalam perintah dan larangan-Nya, meletakkan segala sesuatu di tempatnya yang cocok untuknya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tetapi jika kalian tergelincir (dari jalan Allah) sesudah datang kepada kalian bukti-bukti kebenaran.

Yaitu bila kalian menyimpang dari jalan yang hak (benar) sesudah nyata bagi kalian bukti-bukti yang jelas, maka ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa dalam pembalasan-Nya, tiada seorang pun yang dapat lari dari siksa-Nya, tiada seorang pun yang dapat mengalahkan-Nya, Dia Mahabijaksana dalam keputusan, ralat, dan ketetapan-Nya.
Karena itulah maka Abul Aliyah dan Qatadah serta Ar-Rabi’ ibnu Anas mengatakan bahwa Dia Mahaperkasa dalam pembalasan-Nya lagi Mahabijaksana dalam perkara-Nya.

Muhammad ibnu Ishaq mengatakan bahwa Dia Mahakuasa dalam pertolongan-Nya untuk menghadapi orang yang kafir kepada-Nya, jika Dia menghendaki, lagi Dia Mahabijaksana dalam pemberian maaf dan alasan-Nya kepada hamba-hamba-Nya.


Informasi Surah Al Baqarah (البقرة)
Surat “Al Baqarah” yang terdiri dari 286 ayat ini turun di Madinah yang sebahagian besar diturun­kan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Hajji wadaa’ (hajji Nabi Muhammad ﷺ yang terakhir).
Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golong­an Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Al Qur’an yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282).

Surat ini dinamai “Al Baqarah” karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani lsrail (ayat 67 sarnpai dengan 74), dimana dije­laskan watak orang Yahudi pada umumnya, Dinamai “Fusthaathul-Qur’an” (puncak Al Qur­ aan) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain.
Dinamai juga surat “alif-laam-miim” karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.

Keimanan:

Da’wah lslamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.

Hukum:

Perintah mengerjakan shalat
menunaikan zakat
hukum puasa
hukum haji dan umrah
hukum qishash
hal-hal yang halal dan yang haram
bernafkah di jalan Allah
hukum arak dan judi
cara menyantuni anak yatim, larangan riba
hu­tang piutang
nafkah dan yang berhak menerimanya
wasiyat kepada dua orang ibu­ bapak dan kaum kerabat
hukum sumpah
kewajiban menyampaikan amanat
sihir
hukum merusak mesjid
hukum merubah kitab-kitab Allah
hukum haidh, ‘iddah, thalak, khulu’, ilaa’
hukum susuan
hukum melamar
mahar larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya
hukum perang.

Kisah:

Kisah penciptaan Nabi Adam a.s.
kisah Nabi Ibrahim a.s.
kisah Nabi Musa a.s, dengan Bani lsrail.

Lain-lain:

Sifat-sifat orang yang bertakwa
sifat-sifat orang munafik
sifat-sifat Allah
per­umpamaan-perumpamaan
kiblat, kebangkitan sesudah mati.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Baqarah (2) ayat 209 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Baqarah (2) ayat 209 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Baqarah (2) ayat 209 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Baqarah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 286 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 2:209
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Baqarah.

Surah Al-Baqarah (Arab: سورة البقرة‎, bahasa Indonesia: "Sapi Betina") adalah surah ke-2 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah.
Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Al-Qur'an.
Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).
Surah ini juga dinamai Fustatul Qur'an (Puncak Al-Qur'an) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain.
Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Nomor Surah 2
Nama Surah Al Baqarah
Arab البقرة
Arti Sapi Betina
Nama lain Fasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an (Puncak Al-Quran), Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang), Alif Lam Mim
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 87
Juz Juz 1 (ayat 1-141), 2 (ayat 142-252) dan 3 (ayat 253-286)
Jumlah ruku' 40 ruku'
Jumlah ayat 286
Jumlah kata 6156
Jumlah huruf 26256
Surah sebelumnya Surah Al-Fatihah
Surah selanjutnya Surah Ali 'Imran
4.9
Ratingmu: 4.9 (13 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim