Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 166 [QS. 2:166]

اِذۡ تَبَرَّاَ الَّذِیۡنَ اتُّبِعُوۡا مِنَ الَّذِیۡنَ اتَّبَعُوۡا وَ رَاَوُا الۡعَذَابَ وَ تَقَطَّعَتۡ بِہِمُ الۡاَسۡبَابُ
Idz tabarraal-ladziina-attubi’uu minal-ladziina-attaba’uu waraawuul ‘adzaaba wataqath-tha’at bihimul asbaab(u);
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti berlepas tangan dari orang-orang yang mengikuti, dan mereka melihat azab, dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus.
―QS. Al Baqarah [2]: 166

(And they should consider that) when those who have been followed disassociate themselves from those who followed (them), and they (all) see the punishment, and cut off from them are the ties (of relationship),
― Chapter 2. Surah Al Baqarah [verse 166]

إِذْ ketika

When
تَبَرَّأَ berlepas tangan

will disown
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
ٱتُّبِعُوا۟ (mereka) diikuti

were followed
مِنَ dari

[from]
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
ٱتَّبَعُوا۟ (mereka) mengikuti

followed
وَرَأَوُا۟ dan mereka melihat

and they will see
ٱلْعَذَابَ siksa

the punishment,
وَتَقَطَّعَتْ dan terputuslah

[and] will be cut off
بِهِمُ dengan mereka

for them
ٱلْأَسْبَابُ sebab-sebab/hubungan

the relations.

Tafsir

Alquran

Surah Al Baqarah
2:166

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 166. Oleh Kementrian Agama RI


Pada saat menerima azab di akhirat mereka melihat sesembahan yang mereka sembah selagi di dunia, berlepas diri dari mereka dan menyatakan tidak bertanggung jawab atas kesesatan dan kekeliruan mereka dalam menyembah selain Allah.
Karena itu mereka mengharap-harap kiranya mereka diberi kesempatan hidup kembali di dunia, agar mereka dapat menyembah Allah saja dan berlepas diri dari berhala serta pemimpin-pemimpin yang mereka sembah dahulu.

Dengan demikian mereka tidak akan mengalami kepahitan dan kegetiran seperti yang mereka alami itu.
Tetapi harapan itu sia-sia belaka karena nasi telah menjadi bubur.

Mereka akan tetap berada dalam neraka dan tidak dapat keluar lagi dari sana, baik untuk kembali ke dunia guna memperbaiki akidah dan amalnya, ataupun untuk masuk ke surga, karena pintu surga tertutup bagi orang-orang musyrik.

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 166. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pada hari itu para pengikut sangat berharap dari pembesar dan pemimpin agar menyelamatkan mereka dari kesesatan, namun mereka tiada dihiraukan.
Para pembesar itu justru melepaskan diri dari pengikut mereka dan berkata,
"Bukan kami yang menyuruh kalian menaati kami untuk melanggar perintah Tuhan, tapi hawa nafsu dan tingkah laku kalian sendiri. "
Putuslah semua keterkaitan dan kasih sayang yang ada di antara mereka dan berubah menjadi sikap permusuhan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Saat mereka menyaksikan siksa di akhirat, para pemimpin yang diikuti berlepas diri dari orang-orang yang mengikuti mereka dalam kesyirikan.
Terputuslah hubungan-hubungan di antara mereka yang dulu menghubungkan mereka didunia, kekerabatan, pengikutan, agama dan lain-lainnya, semuanya terputus.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yakni ketika) menjadi badal bagi idz yang sebelumnya


(orang-orang yang diikuti berlepas diri) maksudnya para pemimpin


(dan orang-orang yang mengikuti) maksudnya mereka menyalahkan kekeliruannya


(dan) sesungguhnya


(mereka melihat siksa dan ketika terputus) `athaf atau dihubungkan pada tabarra-a


(dengan mereka) maksudnya dari mereka


(segala hubungan) yang terdapat di dunia selama ini berupa kekeluargaan dan kasih sayang.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala memberitahukan perihal protes berhalaberhala sesembahan mereka terhadap diri mereka dan orang-orang yang diikuti berlepas diri dari perbuatan yang dilakukan oleh para pengikutnya.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya.

Yakni para malaikat yang mereka jadikan sebagai sesembahan mereka ketika di dunia berlepas diri dari perbuatan mereka, dan para malaikat mengatakan seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:


Kami menyatakan berlepas diri (dari mereka) kepada Engkau, mereka sekali-kali tidak menyembah kami.
(QS. Al-Qashash [28]: 63)

Mereka mengatakan pula seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Malaikatmalaikat itu menjawab,
"Mahasuci Engkau, Engkaulah pelindung kami, bukan mereka, bahkan mereka telah menyembah jin, kebanyakan mereka beriman kepada jin itu."
(QS. Saba‘ [34]: 41)

Jin pun berlepas diri dari perbuatan mereka serta memprotes penyembahan orang-orang musyrik terhadap diri mereka, seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembdhan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?
Dan apabila mereka dihimpunkan (pada hari kiamat), niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka.
(QS. Al-Ahqaaf [46]: 5-6)

Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung mereka, sekali-kali tidak.
Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka.
(QS. Maryam [19]: 81-82)


Nabi Ibrahim Al-Khalil pernah berkata kepada kaumnya yang disitir oleh firman-Nya:

Sesungguhnya berhalaberhala yang kalian sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kalian dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari kiamat sebagian kalian mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kalian melaknati sebagian (yang lain), dan tempat kembali kalian ialah neraka, dan sekali-kali tak ada bagi kalian para penolong pun.
(QS. Al-‘Ankabut 25)

Dan Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebagian dari mereka menghadapkan perkataan kepada sebagian yang lain, orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri,
"Kalau tidaklah karena kalian, tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman."
Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah,
"Kamikah yang telah menghalangi kalian dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepada kalian?
(Tidak), sebenarnya kalian sendirilah orang-orang yang berdosa."
Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri,
"(Tidak), sebenarnya tipu daya (kalian) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kalian menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menja-dikan sekutu-sekutu bagi-Nya."
Kedua belah pihak menyatakan penyesalan talkala mereka melihat azab.
Dan Kami pasang belenggu-belenggu di leher orang-orang yang kafir.
Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan.
(QS. Saba‘ [34]: 31-33)

Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan,
"Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepada kalian janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepada kalian, tetapi aku menyalahinya.
Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadap kalian melainkan (sekadar) aku menyeru kalian, lalu kalian mematuhi seruanku.
Oleh sebab itu, janganlah kalian mencerca aku, tetapi cercalah diri kalian sendiri.
Aku sekali-kali tidak dapat menolong kalian, dan kalian pun sekali-kali tidak dapat menolongku.
Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatan kalian mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu."
Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
(QS. Ibrahim [14]: 22)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

…dan mereka melihat siksa dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.

Yakni mereka melihat azab Allah dan terputuslah semua jalan untuk selamat, serta mereka tidak menjumpai suatu jalan keluar pun yang dapat menghindarkan dan memalingkan mereka dari neraka.

Ata meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan maksud firman-Nya:

Dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.
Yang dimaksud dengan asbab ialah hubungan intim dan kasih sayang.


Hal yang sama dikatakan pula oleh Mujahid di dalam riwayat yang diketengahkan oleh Ibnu Abu Nujaih

Kata Pilihan Dalam Surah Al Baqarah (2) Ayat 166

ASBAAB
أَسْبَاب

Lafaz ini berbentuk jamak, mufradnya adalah as sabab, yang bermakna makna tali dan segala sesuatu yang menghubungkan kepada yang lainnya, atau yang menghubungkan ke suatu tempat atau hajat yang diinginkan, dan jalan dikatakan sebab karena ia menjadi sebab untuk sampai ke suatu tempat yang dikehendaki.

Dalam syara’, ia bermakna perkara yang menghubungkan kepada sesuatu dan tidak memberi kesan ke dalamnya, seperti waktu shalat.
Dalam hukum, ia berarti apa yang dibentangkan oleh mahkamah berupa bukti-bukti yang nyata dan hujahhujah dari aspek kanun untuk menetapkan hukum atau preamble dari suatu keputusan.
Asbab al-sama’ berarti tangga bagi naik ke langit atau tepinya atau pintu-pintunya.

Kata dalam bentuk jamak ini disebut empat kali dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Baqarah (2), ayat 166,
Zamakhsyari berkata,
"Lafaz asbab as samaa’ dalam surah ini bermakna jalan-jalannya, pintu-pintunya dan apa yang menghubungkan kepadanya." Pendapat ini diriwayatkan oleh Sa’id bin Jubair dan Abu Salih.

lbn Katsir menafsirkan lafaz yang ada dalam surah Mujahid, Sa’id bin Jubair, Qatadah dan yang lainnya.

Kedua, bermakna tali pengikat sesuatu.
Maksudnya, wasilah di mana mereka menghubungkan dengannya silaturahim di dunia ini," kasih sayang, penyesalan, rumah, amalan dan sebagainya.
Maknanya, pada hari kiamat mereka menjadi musuh." Makna lafaz ini terdapat dalam surah Al Baqarah, ayat 166.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 68-69

Unsur Pokok Surah Al Baqarah (البقرة)

Surat "Al Baqarah" yang terdiri dari 286 ayat ini turun di Madinah yang sebagian besar diturun­kan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Nabi Muhammad ﷺ yang terakhir).

Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golongan Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Alquran yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282).

Surat ini dinamai "Al Baqarah" karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67 sarnpai dengan 74), dimana dijelaskan watak orang Yahudi pada umumnya.

Dinamai "Fusthaathul-Qur’an" (puncak Alquran) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain.
Dinamai juga surat "alif-laam-miim" karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.

Keimanan:

Dakwah Islamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.

Hukum:

▪ Perintah mengerjakan shalat.
Menunaikan zakat.
Hukum puasa.
Hukum umrah.
Hukum qishash.
▪ Hal-hal yang halal dan yang haram.
▪ Bernafkah di jalan Allah.
Hukum arak dan judi.
▪ Cara menyantuni anak yatim, larangan riba.
▪ Hutang piutang.
▪ Nafkah dan yang berhak menerimanya.
▪ Wasiyat kepada dua orang ibu bapak dan kaum kerabat.
Hukum sumpah.
▪ Kewajiban menyampaikan amanat.
▪ Sihir.
Hukum merusak masjid.
Hukum merubah kitabkitab Allah.
Hukum haidh, ‘iddah, thalak, khulu’, ilaa’.
Hukum susuan.
Hukum melamar.
Mahar larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya.
Hukum perang.

Kisah:

▪ Kisah penciptaan Nabi Adam `alaihis salam.
▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam.
▪ Kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan Bani Israil.

Lain-lain:

▪ Sifat-sifat orang yang bertakwa.
▪ Sifat-sifat orang munafik.
▪ Sifat-sifat Allah.
▪ Perumpamaan-perumpamaan.
Kiblat.
▪ Kebangkitan sesudah mati.

Audio

QS. Al-Baqarah (2) : 1-286 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 286 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Baqarah (2) : 1-286 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 286

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Baqarah ayat 166 - Gambar 1 Surah Al Baqarah ayat 166 - Gambar 2
Statistik QS. 2:166
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Baqarah.

Surah Al-Baqarah (Arab: سورة البقرة‎, bahasa Indonesia: “Sapi Betina”) adalah surah ke-2 dalam Alquran.
Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah.
Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.
Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).
Surah ini juga dinamai Fustatul Qur’an (Puncak Alquran) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain.
Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Nomor Surah2
Nama SurahAl Baqarah
Arabالبقرة
ArtiSapi Betina
Nama lainFasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an (Puncak Al-Quran), Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang), Alif Lam Mim
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu87
JuzJuz 1 (ayat 1-141), 2 (ayat 142-252) dan 3 (ayat 253-286)
Jumlah ruku’40 ruku’
Jumlah ayat286
Jumlah kata6156
Jumlah huruf26256
Surah sebelumnyaSurah Al-Fatihah
Surah selanjutnyaSurah Ali ‘Imran
Sending
User Review
4.6 (12 votes)
Tags:

2:166, 2 166, 2-166, Surah Al Baqarah 166, Tafsir surat AlBaqarah 166, Quran Al-Baqarah 166, Surah Al Baqarah ayat 166

▪ qs2: 166-168
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Al Israa (Perjalanan Malam) – surah 17 ayat 106 [QS. 17:106]

Selanjutnya dijelaskan tentang cara turunnya Al-Qur’an. Dan AlQur’an Kami turunkan berangsur-angsur, ayat demi ayat dalam masa lebih kurang 23 tahun, tidak Kami turunkan secara sekaligus agar engkau w … 17:106, 17 106, 17-106, Surah Al Israa 106, Tafsir surat AlIsraa 106, Quran Al Isra 106, Al-Isra’ 106, Surah Al Isra ayat 106

QS. Al Ahqaaf (Bukit-bukit pasir) – surah 46 ayat 2 [QS. 46:2]

2. Selanjutnya Allah menyatakan bahwa Kitab Al-Qur’an ini diturunkan secara berangsur-angsur dari Allah Yang Mahaperkasa kerajaan dan kekuasaanNya lagi Mahabijaksana perbuatan dan ketetapan-Nya. … 46:2, 46 2, 46-2, Surah Al Ahqaaf 2, Tafsir surat AlAhqaaf 2, Quran Al Ahqaf 2, AlAhqaf 2, Al-Ahqaf 2, Surah Al Ahqaf ayat 2

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Proses turunnya wahyu berlangsung selama ... tahun.

Benar! Kurang tepat!

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Surah yang tidak diawali basmalah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah At-Taubah adalah surah ke-9 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti 'Pengampunan' karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.

Pendidikan Agama Islam #27
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #27 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #27 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #16

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … قرن الجمع القرأ قرأ ن Benar! Kurang tepat! Selain berisi

Pendidikan Agama Islam #13

Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? Ayam bakar Roti dan kacang Daging Unta Kurma muda yang masih

Pendidikan Agama Islam #24

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya … buah zaitun buah tin buah anggur buah kurma buah segar Benar! Kurang tepat! Salah

Instagram