QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 45 [QS. 7:45]

الَّذِیۡنَ یَصُدُّوۡنَ عَنۡ سَبِیۡلِ اللّٰہِ وَ یَبۡغُوۡنَہَا عِوَجًا ۚ وَ ہُمۡ بِالۡاٰخِرَۃِ کٰفِرُوۡنَ
Al-ladziina yashudduuna ‘an sabiilillahi wayabghuunahaa ‘iwajan wahum bil-aakhirati kaafiruun(a);

(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (orang lain) dari jalan Allah dan ingin membelokkannya.
Mereka itulah yang mengingkari kehidupan akhirat.”
―QS. 7:45
Topik ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala
7:45, 7 45, 7-45, Al A’raaf 45, AlAraaf 45, Al Araf 45, Al-A’raf 45
English Translation - Sahih International
Who averted (people) from the way of Allah and sought to make it (seem) deviant while they were, concerning the Hereafter, disbelievers.
―QS. 7:45

 

Tafsir surah Al A'raaf (7) ayat 45

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al A’raaf (7) : 45. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menjelaskan, siapa yang dimaksud dengan orang-orang yang zalim.
Yaitu orang-orang yang selalu berusaha melarang diri mereka sendiri ataupun orang lain untuk menuruti jalan Allah sebagaimana yang telah disampaikan Rasul Allah.
Melarang mengikuti ajaran-ajaran agama yang benar, untuk mencari keridaan Allah.
Berusaha menyesatkan orang lain dari jalan yang benar.

Selain dari itu termasuk orang yang zalim, ialah orang-orang yang berusaha menyelewengkan ajaran agama, tidak menurut ajaran yang sebenarnya.
Cara yang mereka pakai untuk tujuan tersebut bermacam-macam.
Di antara yang paling besar dosanya ialah menumbuhkan penyakit syirik.
Tauhid diubah menjadi syirik dengan mencampuradukkan ajaran tauhid dengan ajaran agama lain dalam beribadah dan berdoa.
Mempersekutukan Allah dengan berhala dan lain-lain atau dengan menjadikan berhala itu sebagai washilah kepada Allah, perbuatan itu adalah termasuk syirik dan jelas dilarang.
Firman Allah:

وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِ

Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat;
dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).
(al-Bayyinah [98]: 5)

Cara yang lain lagi ialah dengan menimbulkan segala macam keraguan dalam agama, mereka mempersulit cara yang berlebih-lebihan untuk mengerjakan berbagai perintah agama.
Sehingga orang lambat-laun akan lari dari agama.
Sebenarnya orang-orang yang zalim itu termasuk orang-orang yang tak percaya kepada akhirat.
Mereka tidak percaya datangnya hari Kiamat, tidak percaya dengan hari pembalasan dan lain-lain yang berhubungan dengan hari Kiamat.













Iklan



Ikuti RisalahMuslim