QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 183 [QS. 7:183]

وَ اُمۡلِیۡ لَہُمۡ ؕ۟ اِنَّ کَیۡدِیۡ مَتِیۡنٌ
Waumlii lahum inna kaidii matiinun;

Dan Aku memberi tangguh kepada mereka.
Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.
―QS. 7:183
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala
7:183, 7 183, 7-183, Al A’raaf 183, AlAraaf 183, Al Araf 183, Al-A’raf 183

Tafsir surah Al A'raaf (7) ayat 183

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al A’raaf (7) : 183. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menegaskan bahwa orang-orang yang mendustakan itu berkepanjangan menerima azab.
Karena Allah subhanahu wa ta’ala membiarkan mereka berumur panjang, hidup makmur, pandai berperang, bukanlah lantaran Allah kasih kepada mereka, tetapi sebagai tipu muslihat terhadap mereka.
Dengan kemewahan dan kekuatan yang mereka miliki, mereka berlarut-larut dalam kezaliman, mereka tidak memiliki norma moral, kecuali norma-norma yang sesuai dengan hawa nafsu mereka.
Mereka adalah orang-orang yang mendustakan agama, dan orang-orang yang kafir terhadap Allah subhanahu wa ta’ala Dalam sejarah umat manusia, baik orang seorang atau sebagai bangsa jika berlaku zalim dan aniaya, tentulah akhir dari kezaliman itu kehancuran bagi mereka sendiri.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu.
Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka?
Bukan begitu tetapi mereka tidak sadar.

(Q.S Al Mu’minun: 54,55,56)

Rasulullah ﷺ bersabda:

Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala memberi tangguh (tidak segera menimpakan azab) bagi orang yang zalim, tetapi bilamana Allah subhanahu wa ta’ala akan mengazabnya, niscaya Allah tidak membiarkan orang zalim itu terlepas dari azab-Nya.
(H.R Bukhari dan Muslim dari Abu Musa)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dan Aku beri mereka kesempatan hidup yang cukup, tanpa melupakan kejahatan-kejahatan yang mereka lakukan.
Rencana-Ku ini akan menyakitkan mereka, sesuai dengan kadar kejahatan yang mereka langgar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan Aku memberi tangguh kepada mereka) Kami menangguhkan mereka (Sesungguhnya rencana-Ku amat tangguh) amat keras dan tidak bisa ditahan.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami itu ditangguhkan sehingga mereka meyakini bahwa mereka tidak akan disiksa, maka bertambahlah kedurhakaan dan kekufuran mereka, sehingga siksa mereka dilipatgandakan.
Allah berfirman :
Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh, yakni kuat dan keras sehingga tidak dapat ditolak dengan kekuatan atau usaha apa pun.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan Aku memberi tangguh kepada mereka.

Artinya, Aku akan memberikan masa tangguh kepada mereka.
Dengan kata lain, Aku tenggelamkan mereka di dalamnya dalam waktu yang cukup lama.

Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh

Yakni sangat kuat lagi sangat keras.


Informasi Surah Al A'raaf (الأعراف)
Surat Al A’raaf yang berjurnlah 206 ayat termasuk golongan surat Makkiyah, diturunkan sebelum turunnya surat Al An’aam dan termasuk golongan surat “Assab ‘uththiwaal” (tujuh surat yang panjang).

Dinamakan “Al A ‘raaf” karena perkataan Al A’raaf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al A ‘raaf yaitu:
tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.
Mereka itu ialah golongan yang sama banyak kebaikan dan kejahatan mereka.

Keimanan:

Mentauhidkan Allah dalam berdo’a dan beribadat
hanya Allah sendiri yang menga­tur dan menjaga alam
Allah menciptakan undang-undang dan hukum-hukum untuk mengatur kehidupan manusia di dunia dan di akhirat
Allah bersemayam di ‘Arasy
bantahan terhadap kepalsuan syirik
ketauhidan adalah sesuai dengan fitrah manu­sia
Musa berbicara dengan Allah
tentang melihat Allah
perintah beribadat sam­bil merendahkan diri kepada Allah
Allah mempunyai al asmaaul husna.

Hukum:

Larangan mengikuti perbuatan dan adat istiadat yang buruk
kewajiban mengikuti Allah dan rasul
perintah berhias waktu akan shalat
bantahan terhadap orang yang mengharamkan perhiasan yang dianugerahkan Allah
perintah memakan ma­kanan yang halal lagi baik dan larangan memakan yang sebaliknya

Kisah:

Kisah Nabi Adam a.s. dengan iblis
kisah Nabi Nuh a.s. dan kaumnya
kisah Nabi Shaleh a.s. dengan kaumnya
kisah Nabi Syu’aib a.s. dengan kaumnya
kisah Nabi Musa a.s. dengan Fir’aun.

Lain-lain:

Al Qur’an diturunkan kepada Nabi yang penghabisan dan perintah mengikutinya
Nabi Muhammad ﷺ diutus untuk seluruh manusia
adab orang mukmin
adab mendengar pembacaan Al Qur’an dan berzikir
rasul bertanggung jawab menyam­paikan seruan Allah
balasan terhadap orang-orang yang mengikuti dan menging­kari rasul
da’wah rasul-rasul yang pertama sekali ialah mentauhidkan Allah

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-A'raaf (7) ayat 183 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-A'raaf (7) ayat 183 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-A'raaf (7) ayat 183 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-A'raaf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 206 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 7:183
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al A'raaf.

Surah Al-A'raf (bahasa Arab:الأعراف, al-A'rāf, "Tempat Tertinggi") adalah surah ke-7 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 206 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan sebelum turunnya surah Al-An'am dan termasuk golongan surah Assab 'uththiwaal (tujuh surat yang panjang).
Dinamakan Al-A'raf karena perkataan Al-A'raf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al-A'raf yaitu: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.

Nomor Surah7
Nama SurahAl A'raaf
Arabالأعراف
ArtiTempat yang tertinggi
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu39
JuzJuz 8 (ayat 1-87), juz 9 (ayat 88-206)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat206
Jumlah kata3346
Jumlah huruf14437
Surah sebelumnyaSurah Al-An'am
Surah selanjutnyaSurah Al-Anfal
4.6
Ratingmu: 4.2 (10 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta