QS. Al Ankabut (Laba-laba) – surah 29 ayat 54 [QS. 29:54]

یَسۡتَعۡجِلُوۡنَکَ بِالۡعَذَابِ ؕ وَ اِنَّ جَہَنَّمَ لَمُحِیۡطَۃٌۢ بِالۡکٰفِرِیۡنَ
Yasta’jiluunaka bil ‘adzaabi wa-inna jahannama lamuhiithatun bil kaafiriin(a);

Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab.
Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir,
―QS. 29:54
Topik ▪ Neraka ▪ Nama-nama neraka ▪ Rezeki manusia dijamin Allah
29:54, 29 54, 29-54, Al Ankabut 54, AlAnkabut 54, Al-Ankabut 54

Tafsir surah Al Ankabut (29) ayat 54

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ankabut (29) : 54. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini diterangkan akibat-akibat yang akan dialami oleh orang-orang musyrik karena keingkaran dan kebodohan mereka, yaitu mereka akan dimasukkan ke dalam neraka, yang apinya meliputi seluruh tubuh mereka.
Ayat ini merupakan peringatan keras bagi orang-orang kafir dengan menerangkan azab yang sangat, yang akan menimpa mereka di akhirat nanti.
Karena tuntutan mereka agar disegerakan datangnya azab itu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka meminta kepadamu untuk menyegerakan siksaan, padahal siksaan itu pasti akan menimpa mereka.
Sesungguhnya neraka jahanam pasti akan meliputi mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab) di dunia.

(Dan sesungguhnya Jahanam benar-benar meliputi orang-orang kafir).

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mereka meminta kepadamu disegerakannya adzab di dunia.
Adzab itu akan datang kepada mereka tidak mungkin tidak, bisa di dunia bisa juga di akhirat.
Sesungguhnya siksa Jahanam di akhirat benar-benar meliputi mereka, sehingga mereka tidak mempunyai tempat utnuk berlari darinya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Mereka meminta supaya azab disegerakan turunnya, padahal azab itu pasti akan menimpa mereka.

Syu’bah meriwayatkan dari Sammak, dari Ikrimah sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.
(Q.S. Al-‘Ankabut [29]: 54) Yang dimaksud dengan Jahannam adalah laut.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Umar ibnu Ismail ibnu Mujalid, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Mujahid, dari Asy-Sya’bi, bahwa ia pernah mendengar Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.
(Q.S. Al-‘Ankabut [29]: 54) Bahwa Jahannam itu adalah laut yang hijau, bertaburan jatuh ke dalamnya semua bintang, dan digulung di dalamnya mentari dan rembulan, kemudian dinyalakan api sehingga jadilah ia neraka Jahannam.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Asim, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Umayyah, telah menceritakan kepadaku Huyayyin, telah menceritakan kepadaku Safwan ibnu Ya’la, dari ayahnya, bahwa Nabi ﷺ pernah bersabda: Laut itu adalah Jahannam.

Mereka berkata kepada Ya’la, “Tidakkah kamu lihat bahwa Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman: neraka, yang gejolaknya mengepung mereka’ (Q.S. Al-Kahfi [18]: 29), hingga akhir ayat.” Maka Ya’la menjawab, “Demi Tuhan yang jiwa Ya’la berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, aku tidak akan memasukinya selamanya sebelum aku dihadapkan kepada Allah, dan tidak akan menyentuh diriku setetes pun darinya sebelum aku dihadapkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala

Penafsiran ini berpredikat garib, begitu pula predikat hadisnya, hanya Allah Yang Maha Mengetahui.


Informasi Surah Al Ankabut (العنكبوت)
Surat Al’ Ankabuut terdiri atas 69 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai “Al’ Ankabuut” berhubung terdapatnya perkataan Al’ Ankabuut yang berarti “laba­ laba” pada ayat 41 surat ini, di mana Allah mengumpamakan penyembah-penyembah berhala­ berhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia ber­lindung dan tempat menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur.

Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tem­pat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syua’ib, kaum Saleh, dan lain-lain.
Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.

Keimanan:

Bukti-bukti tentang adanya hari berbangkit dan ancaman terhadap orang-orang yang mengingkarinya
tiap-tiap diri akan merasakan mati dan hanya kepada Allah mereka akan kembali
Allah akan menjamin rezki tiap-tiap makhluk-Nya.

Hukum:

Kewajiban berbuat baik kepada dua orang ibu bapa
kewajiban mengerjakan shalat karena shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan perbuatan mungkar
kewajiban menentang ajakan mempersekutukan Allah sekalipun datang­nya dari ibu bapa.

Kisah:

Kisah-kisah cobaan yang dialami oleh Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Luth a.s., Nabi Syua’ib a.s., Nabi Daud a.s., Nabi Shaleh a.s., Nabi Musa a.s.

Lain-lain:

Cobaan itu perlu untuk menguji keimanan seseorang
usaha manusia itu manfa’at­ nya untuk dirinya sendiri bukan untuk Allah
perlawanan terhadap kebenaran pasti hancur.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ankabut (69 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Ankabut (29) ayat 54 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Ankabut (29) ayat 54 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Ankabut (29) ayat 54 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Ankabut - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 69 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 29:54
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ankabut.

Surah Al-'Ankabut (bahasa Arab:العنكبوت) adalah surah ke-29 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 69 ayat serta termasuk golongan surah-surrah Makkiyah.
Dinamai Al-'Ankabut berhubung terdapatnya kata Al- 'Ankabut yang berarti Laba-Laba pada ayat 41 surah ini, di mana Allah mengumpamakan para penyembah berhala-berhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur.
Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syu'aib, kaum Saleh, dan lain-lain.
Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.

Nomor Surah 29
Nama Surah Al Ankabut
Arab العنكبوت
Arti Laba-laba
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 85
Juz Juz 20 (ayat 1-44) sampai juz 21 (45-69)
Jumlah ruku' 7 ruku'
Jumlah ayat 69
Jumlah kata 983
Jumlah huruf 4321
Surah sebelumnya Surah Al-Qasas
Surah selanjutnya Surah Ar-Rum
4.7
Ratingmu: 4.3 (13 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim