Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Tampilkan Lainnya ...

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

QS. Al Anfaal (Harta rampasan perang) – surah 8 ayat 23 [QS. 8:23]

وَ لَوۡ عَلِمَ اللّٰہُ فِیۡہِمۡ خَیۡرًا لَّاَسۡمَعَہُمۡ ؕ وَ لَوۡ اَسۡمَعَہُمۡ لَتَوَلَّوۡا وَّ ہُمۡ مُّعۡرِضُوۡنَ
Walau ‘alimallahu fiihim khairan asma’ahum walau asma’ahum latawallau wahum mu’ridhuun(a);
Dan sekiranya Allah mengetahui ada kebaikan pada mereka, tentu Dia jadikan mereka dapat mendengar.
Dan jika Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka berpaling, sedang mereka memalingkan diri.
―QS. 8:23
Topik ▪ Takdir ▪ Allah menggerakkan hati manusia ▪ Kelemahan manusia
English Translation - Sahih International
Had Allah known any good in them, He would have made them hear.
And if He had made them hear, they would (still) have turned away, while they were refusing.
―QS. 8:23

Alquran Arti Perkata (Indonesia & English)
وَلَوْ dan kalau sekiranya

And if
عَلِمَ mengetahui

(had) known
ٱللَّهُ Allah

Allah
فِيهِمْ pada mereka

in them
خَيْرًا kebaikan

any good,
لَّأَسْمَعَهُمْ tentu Dia jadikan mereka mendengar

surely, He (would) have made them hear.
وَلَوْ dan kalau

And if
أَسْمَعَهُمْ Dia jadikan mereka mendengar

He had made them hear,
لَتَوَلَّوا۟ niscaya mereka berpaling

surely they would have turned away,
وَّهُم dan/sedang mereka

while they
مُّعْرِضُونَ orang-orang yang memalingkan diri

(were) averse.

 

Tafsir surah Al Anfaal (8) ayat 23

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kalau saja Allah berkehendak mengetahui, dengan ilmu-Nya yang azali, bahwa ihwal mereka nantinya tidak akan mendatangkan kebaikan bagi diri mereka sendiri, bagi orang lain dan bagi kebenaran, niscaya Allah akan membuat mereka dapat mendengarkan petunjuk yang mengantarkan kebenaran pada akal mereka.
Tapi sebenarnya meskipun mereka dapat mendengar dan memahami kebenaran itu, pasti mereka tetap akan berpaling dari usaha mendapatkan petunjuk, karena mereka telah dikuasai hawa nafsu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kalau sekiranya Allah mengetahui kebaikan pada mereka) bakat yang baik di dalam mendengarkan perkara yang <a aria-describedby="tt" href="https://risalahmuslim.id/kamus/haq" class="glossaryLink cmtt_Istilah Umum" data-cmtooltip="

haq
Sebelum menjalani hukuman mati, seorang sufi, Hussein bin Manshur al Hallaj, berjalan sambil dikawal aparat.<BR CLASS=""> Ketika melihat kerumunan orang, dia berkata lantang,“Haq, haq, haq, ana al-haq (kebenaran, kebenaran, kebenaran, akulah kebenaran).”Dia pun harus menjalani hukuman mati atas pernyataannya yang kontroversial itu.<BR CLASS="">Lantas, apa sebetulnya makna al-haq? Ensiklopedia Alquran: Kajian Kosakata Menulis menjelaskan bahwa kata yang terdiri atas huruf haa dan qaf itu maknanya berkisar padaㅤ(…)</BR></BR>

” >hak

(tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar) dengan pendengaran yang disertai pemahaman.

(Dan jika Allah menjadikan mereka dapat mendengar) sebagai perumpamaan, karena Allah telah mengetahui bahwa tidak ada kebaikan dalam diri mereka

(niscaya mereka pasti berpaling juga) dari perkara yang <a aria-describedby="tt" href="https://risalahmuslim.id/kamus/haq" class="glossaryLink cmtt_Istilah Umum" data-cmtooltip="

haq
Sebelum menjalani hukuman mati, seorang sufi, Hussein bin Manshur al Hallaj, berjalan sambil dikawal aparat.<BR CLASS=""> Ketika melihat kerumunan orang, dia berkata lantang,“Haq, haq, haq, ana al-haq (kebenaran, kebenaran, kebenaran, akulah kebenaran).”Dia pun harus menjalani hukuman mati atas pernyataannya yang kontroversial itu.<BR CLASS="">Lantas, apa sebetulnya makna al-haq? Ensiklopedia Alquran: Kajian Kosakata Menulis menjelaskan bahwa kata yang terdiri atas huruf haa dan qaf itu maknanya berkisar padaㅤ(…)</BR></BR>

” >hak itu

(sedangkan mereka memalingkan diri”) dari menerima perkara <a aria-describedby="tt" href="https://risalahmuslim.id/kamus/haq" class="glossaryLink cmtt_Istilah Umum" data-cmtooltip="

haq
Sebelum menjalani hukuman mati, seorang sufi, Hussein bin Manshur al Hallaj, berjalan sambil dikawal aparat.<BR CLASS=""> Ketika melihat kerumunan orang, dia berkata lantang,“Haq, haq, haq, ana al-haq (kebenaran, kebenaran, kebenaran, akulah kebenaran).”Dia pun harus menjalani hukuman mati atas pernyataannya yang kontroversial itu.<BR CLASS="">Lantas, apa sebetulnya makna al-haq? Ensiklopedia Alquran: Kajian Kosakata Menulis menjelaskan bahwa kata yang terdiri atas huruf haa dan qaf itu maknanya berkisar padaㅤ(…)</BR></BR>

” >hak yang mereka dengar itu karena keras hati dan ingkar.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan sekiranya Allah mengetahui kebaikan pada mereka, niscaya Dia menjadikan mereka dapat mendengar Alquran dan memahami pelajaran yang dikandungnya, sehingga mereka memikirkan bukti-bukti dan ayat-ayat Allah.
Akan tetapi Allah mengetahui bahwa tidak ada kebaikan apa pun pada mereka dan mereka tidak akan beriman.
Sekiranya Allah membuat mereka mendengar, niscaya mereka tetap berpaling dengan sengaja dan menentang setelah mereka mengerti tentang keimanan, dan mereka berpaling dari kebenaran dalam keadaan bagaimanapun.

Ayat-ayat dalam Surah Al Anfaal (75 ayat)
Qari Internasional

QS. Al-Anfaal (8) : 23 ⊸ Syekh Mishari Alafasy

QS. Al-Anfaal (8) : 23 ⊸ Syekh Sa’ad Al-Ghamidi

QS. Al-Anfaal (8) : 23 ⊸ Syekh Muhammad Ayyub

Murottal Alquran & Terjemahan Indonesia
QS. Al-Anfaal (8) : 1-75 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 75 + Terjemahan

Ayat 1 sampai 75 + Terjemahan