QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 49 [QS. 6:49]

وَ الَّذِیۡنَ کَذَّبُوۡا بِاٰیٰتِنَا یَمَسُّہُمُ الۡعَذَابُ بِمَا کَانُوۡا یَفۡسُقُوۡنَ
Waal-ladziina kadz-dzabuu biaayaatinaa yamassuhumul ‘adzaabu bimaa kaanuu yafsuquun(a);

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa disebabkan mereka selalu berbuat fasik.
―QS. 6:49
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Menyiksa pelaku maksiat ▪ Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat
6:49, 6 49, 6-49, Al An ‘aam 49, AlAnaam 49, Al Anaam 49, Al Anam 49, AlAnam 49, Al An’am 49

Tafsir surah Al An 'aam (6) ayat 49

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al An ‘aam (6) : 49. Oleh Kementrian Agama RI

Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah yang disampaikan para Rasul kepada mereka, adakalanya mereka mendapat azab di dunia sebelum mendapat azab di akhirat, adakalanya mereka mendapat azab di akhirat saja.
Mereka diazab itu tidak lain hanyalah karena kesalahan mereka sendiri yaitu karena keingkaran dan kefasikan mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang yang tidak mempercayai bukti-bukti yang jelas tentang kebenaran misi yang dibawa oleh para rasul, akan ditimpa azab akibat keluarnya mereka dari ketaatan dan keimanan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami mereka ditimpa siksaan disebabkan mereka selalu berbuat fasik) yaitu keluar dari garis-garis ketaatan.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, baik berupa al-Qur an maupun mukjizat, mereka akan ditimpa adzab di Hari Kiamat disebabkan oleh kekufuran mereka dan penyimpangan mereka dari ketaatan kepada Allah.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Maksudnya, mereka akan mendapat azab karena kekafiran mereka terhadap apa yang telah disampaikan oleh para rasul, dan karena mereka menyimpang jauh dari perintah-perintah Allah, tidak mau taat kepada-Nya, selalu mengerjakan hal-hal yang dilarang dan yang diharamkan-Nya serta selalu melanggar batasan-batasan yang diharamkan-Nya.


Informasi Surah Al An 'aam (الانعام)
Surat Al An’aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An’aam karena di dalamnya disebut kata “An’aam” dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang­ binatang temak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

Bukti-bukti keesaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya
kebenaran kena­bian Nabi Muhammad ﷺ
penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Ya’ qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, ‘Isa, Ilyas, Alyasa’, Yunus dan Luth
penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan kepalsuan kepercayaan orang-orang musy­rik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah
makanan yang halal dan yang haram
wasiat yang sepuluh dari Al Qur’an
tentang tauhid keadilan dan hukum-hukum
larangan mencaci maki berhala orang musyrik karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

Kisah umat-umat yang menentang rasul-rasul
kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya
cerita Nabi Ibrahim a.s. membimbing kaum­ nya kepada tauhid.

Lain-lain:

Sikap kepala batu kaum musyrikin
cara seorang nabi memimpin umatnya
bi­dang-bidang kerasulan dan tugas rasul-rasul
tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul
kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat
beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan
nilai hidup duniawi.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 49 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 49 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 49 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-An-'aam - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 165 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 6:49
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al An 'aam.

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah 6
Nama Surah Al An 'aam
Arab الانعام
Arti Hewan Ternak
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 55
Juz Juz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 165
Jumlah kata 3055
Jumlah huruf -
Surah sebelumnya Surah Al-Ma'idah
Surah selanjutnya Surah Al-A’raf
4.7
Ratingmu: 4.7 (29 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/6-49









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta