QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 156 [QS. 6:156]

اَنۡ تَقُوۡلُوۡۤا اِنَّمَاۤ اُنۡزِلَ الۡکِتٰبُ عَلٰی طَآئِفَتَیۡنِ مِنۡ قَبۡلِنَا ۪ وَ اِنۡ کُنَّا عَنۡ دِرَاسَتِہِمۡ لَغٰفِلِیۡنَ
An taquuluu innamaa unzilal kitaabu ‘ala thaa-ifataini min qablinaa wa-in kunnaa ‘an diraasatihim laghaafiliin(a);

(Kami turunkan al-Quran itu) agar kamu (tidak) mengatakan:
“Bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja sebelum kami, dan sesungguhnya kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca.
―QS. 6:156
Topik ▪ Shalat adalah rukun Islam
6:156, 6 156, 6-156, Al An ‘aam 156, AlAnaam 156, Al Anaam 156, Al Anam 156, AlAnam 156, Al An’am 156

Tafsir surah Al An 'aam (6) ayat 156

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al An ‘aam (6) : 156. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan dengan menerangkan sebab-sebab dan hikmah diturunkannya Alquran ini, yaitu supaya Alquran dijadikan sebagai petunjuk untuk mengesakan Allah, berjalan di jalan-Nya, membersihkan jiwa dari kotoran-kotoran syirik dan menjauhkan diri dari perbuatan fasik dan kejahatan-kejahatan lainnya, dan supaya kamu orang-orang Arab yang selalu menentangnya tidak dapat lagi mengatakan di hari akhirat bahwa kitab-kitab Allah hanya diturunkan kepada dua golongan saja (Yahudi dan Nasrani) sebelum kami, dan sesungguhnya kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca dalam kitab yang diturunkan kepada mereka, karena bahasanya lain dari bahasa kami, sedang umumnya kami adalah orang-orang ummi (tidak tahu tulis baca) dan kami tidak diperintahkan untuk mengikuti isi kitab-kitab itu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kami turunkan Al Quran ini agar kalian, umat Islam, tidak bisa lagi beralasan atas ketidakpatuhan kalian dengan mengatakan, “Wahyu hanya diturunkan kepada dua gologan sebelum kami:
Tawrat kepada Yahudi dan Injil kepada Nasrani.
Sedangkan kami sama sekali tidak dapat membaca dan memahami ajaran kitab suci mereka itu.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Agar jangan) tidak (kamu mengatakan bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja) yaitu golongan Yahudi dan golongan Nasrani (sebelum kami dan sesungguhnya) ditakhfifkan dari innaa yang bertasydid sedangkan isimnya dibuang (kami terhadap pelajaran mereka) apa yang mereka baca (tidak memperhatikan) oleh sebab kami tidak mengerti tentangnya karena bukan bahasa kami.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Kami turunkan al-Qur an ini agar kalian (wahai orang-orang kafir) tidak mengatakan :
Sesungguhnya hanya orang-orang Yahudi dan Nasrani yang mendapat kitab dari langit, sedangkan kami dahulu lalai tidak membaca kitab-kitab mereka, sehingga kami tidak memiliki ilmu dan pengetahuan sedikitpun tentangnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ibnu Jarir mengatakan, makna ayat adalah seperti berikut.
Bahwa ini adalah Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan agar kalian tidak mengatakan:

Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja sebelum kami.

Dengan kata lain, agar kalian tidak mempunyai alasan lagi untuk berkilah.
Perihalnya sama dengan makna yang terkandung di dalam firman lainnya, yaitu:

Dan agar mereka tidak mengatakan ketika azab menimpa mereka disebabkan apa yang mereka kerjakan, “Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami, lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau.” (Al Qashash:47), hingga akhir ayat.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

…kepada dua golongan saja sebelum kami.

Ali ibnu Abu Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa yang dimaksud dengan kedua golongan tersebut ialah orang-orang Yahudi dan Nasrani.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, As-Saddi, dan Qatadah serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

…dan sesungguhnya kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca.

Yakni kami tidak memahami apa yang mereka katakan karena mereka tidak sebahasa dengan kami, selain itu kami dalam keadaan lalai dan sibuk dari memperhatikan apa yang mereka baca itu.


Informasi Surah Al An 'aam (الانعام)
Surat Al An’aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An’aam karena di dalamnya disebut kata “An’aam” dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang­ binatang temak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

Bukti-bukti keesaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya
kebenaran kena­bian Nabi Muhammad ﷺ
penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Ya’ qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, ‘Isa, Ilyas, Alyasa’, Yunus dan Luth
penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan kepalsuan kepercayaan orang-orang musy­rik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah
makanan yang halal dan yang haram
wasiat yang sepuluh dari Al Qur’an
tentang tauhid keadilan dan hukum-hukum
larangan mencaci maki berhala orang musyrik karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

Kisah umat-umat yang menentang rasul-rasul
kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya
cerita Nabi Ibrahim a.s. membimbing kaum­ nya kepada tauhid.

Lain-lain:

Sikap kepala batu kaum musyrikin
cara seorang nabi memimpin umatnya
bi­dang-bidang kerasulan dan tugas rasul-rasul
tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul
kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat
beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan
nilai hidup duniawi.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 156 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 156 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 156 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-An-'aam - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 165 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 6:156
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al An 'aam.

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah6
Nama SurahAl An 'aam
Arabالانعام
ArtiHewan Ternak
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu55
JuzJuz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat165
Jumlah kata3055
Jumlah huruf-
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma'idah
Surah selanjutnyaSurah Al-A’raf
4.6
Ratingmu: 4.2 (14 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]d
Made with in Yogyakarta