Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 146 [QS. 6:146]

وَ عَلَی الَّذِیۡنَ ہَادُوۡا حَرَّمۡنَا کُلَّ ذِیۡ ظُفُرٍ ۚ وَ مِنَ الۡبَقَرِ وَ الۡغَنَمِ حَرَّمۡنَا عَلَیۡہِمۡ شُحُوۡمَہُمَاۤ اِلَّا مَا حَمَلَتۡ ظُہُوۡرُہُمَاۤ اَوِ الۡحَوَایَاۤ اَوۡ مَا اخۡتَلَطَ بِعَظۡمٍ ؕ ذٰلِکَ جَزَیۡنٰہُمۡ بِبَغۡیِہِمۡ ۫ۖ وَ اِنَّا لَصٰدِقُوۡنَ
Wa’alaal-ladziina haaduu harramnaa kulla dzii zhufurin waminal baqari wal ghanami harramnaa ‘alaihim syuhuumahumaa ilaa maa hamalat zhuhuuruhumaa awil hawaayaa au maaakhtalatha bi’azhmin dzalika jazainaahum bibaghyihim wa-innaa lashaadiquun(a);
Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan semua (hewan) yang berkuku, dan Kami haramkan kepada mereka lemak sapi dan domba, kecuali yang melekat di punggungnya, atau yang dalam isi perutnya, atau yang bercampur dengan tulang.
Demikianlah Kami menghukum mereka karena kedurhakaannya.
Dan sungguh, Kami Mahabenar.
―QS. Al An ‘aam [6]: 146

Daftar isi

And to those who are Jews We prohibited every animal of uncloven hoof;
and of the cattle and the sheep We prohibited to them their fat, except what adheres to their backs or the entrails or what is joined with bone.
(By) that We repaid them for their injustice.
And indeed, We are truthful.
― Chapter 6. Surah Al An ‘aam [verse 146]

وَعَلَى dan atas

And to
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
هَادُوا۟ (mereka) Yahudi

are Jews
حَرَّمْنَا Kami haramkan

We forbade
كُلَّ setiap

every
ذِى memiliki

(animal) with
ظُفُرٍ berkuku

claws,
وَمِنَ dan dari

and of
ٱلْبَقَرِ sapi

the cows
وَٱلْغَنَمِ dan kambing

and the sheep
حَرَّمْنَا Kami haramkan

We forbade
عَلَيْهِمْ atas mereka

to them
شُحُومَهُمَآ lemak dari kedua-duanya

their fat
إِلَّا kecuali

except
مَا apa

what
حَمَلَتْ terbawa/melekat

carried
ظُهُورُهُمَآ punggung keduanya

their backs
أَوِ atau

or
ٱلْحَوَايَآ perut besar

the entrails
أَوْ atau

or
مَا apa

what
ٱخْتَلَطَ tercampur

(is) joined
بِعَظْمٍ dengan tulang

with the bone.
ذَٰلِكَ demikianlah

That
جَزَيْنَٰهُم Kami beri balasan mereka

(is) their recompense
بِبَغْيِهِمْ dengan sebab kedurhakaan mereka

for their rebellion.
وَإِنَّا dan sesungguhnya Kami

And indeed, We
لَصَٰدِقُونَ sungguh yang benar

[surely] are truthful.

Tafsir

Alquran

Surah Al An ‘aam
6:146

Tafsir QS. Al An ‘aam (6) : 146. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini diterangkan pula makanan yang diharamkan bagi kaum Yahudi saja, yaitu semua binatang yang tidak berkuku.
Maksudnya binatang-binatang yang jarinya tidak pernah terpisah antara yang satu dengan yang lain, seperti:
unta, itik, angsa, dan lain sebagainya.

Diharamkan pula bagi mereka lemak sapi dan lemak kambing, kecuali yang melekat di punggung atau di perut besar dan usus atau lemak yang bercampur dengan tulang.


Semua makanan yang tersebut di atas diharamkan bagi kaum Yahudi saja sebagai hukuman atas kedurhakaan mereka bukan karena makanan itu haram zatnya seperti haramnya babi dan bangkai.

Yang mengharamkan makanan itu bagi mereka, bukan syariat Nabi Muhammad, tetapi semua itu adalah haram menurut syariat mereka.
Nabi hanya menceritakan dengan perantaraan wahyu dari Allah (Alquran).


Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Alquran itu bukan karya Muhammad, tetapi wahyu dari Allah yang disampaikan kepadanya.
Sebab Nabi Muhammad sendiri takkan dapat mengetahui yang demikian, karena dia tak tahu membaca dan menulis, sedangkan kaum musyrikin Mekah tak mengetahui pula hal yang demikian.

Kemudian Allah menekankan bahwa diharamkannya makanan-makanan itu bagi kaum Yahudi adalah sebagai hukuman atas kedurhakaan mereka.
Allah menegaskan bahwa Dia adalah Mahabenar dalam segala pemberitaan dan tindakan-Nya.

Tafsir QS. Al An ‘aam (6) : 146. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Itulah beberapa jenis makanan yang Kami haramkan kepada kalian, umat Islam.
Sedangkan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan daging dan lemak hewan yang berkuku seperti onta dan binatang buas.


Sementara sapi dan kambing, Kami hanya mengharamkan lemaknya saja, selain lemak yang terdapat pada bagian punggung atau pada usus, atau yang bercampur dengan tulang.
Pengharaman itu adalah sebagai hukuman atas tindak kezaliman mereka, sekaligus sebagai pemutusan nafsu mereka yang selalu cenderung kepada kenikmatan.


Sesungguhnya, Kami selalu benar dalam menyampaikan berita Kami, termasuk berita ini.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sampaikanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrik itu bahwa Kami tidak mengharamkan bagi orang-orang Yahudi hewan-hewan ternak dan burung-burung, yaitu semua (binatang) yang tidak terbelah kukunya seperti unta, binatang ternak, lemak sapi, dan kambing, kecuali lemak yang menempel pada punggung atau ususnya, atau lemak yang bercampur dengan tulang bagian pantat dan rusuk dan semisal itu.
Pengharaman itu sebagai hukuman Kami atas orang-orang Yahudi disebabkan amalan mereka yang buruk.


Sesungguhnya Kami Mahabenar dalam menyampaikan berita tentang mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan kepada orang-orang Yahudi) yaitu pemeluk agama Yahudi


(Kami haramkan segala binatang yang berkuku) maksudnya hewan yang jari-jari kakinya tidak terpisah-pisah seperti unta dan burung unta


(dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang) yaitu lemak perut dan lemak pantat


(kecuali lemak yang melekat di punggung keduanya) lemak yang menggantung pada punggungnya


(atau) yang menempel


(di perut besar) yang ada di lambung, kata jamak dari haawiyaa atau haawiyah


(atau yang bercampur dengan tulang) lemak yang menempel di tulang, maka jenis lemak ini dihalalkan untuk mereka.


(Demikianlah) masalah pengharaman ini


(Kami hukum mereka) sebagai balasan


(atas kedurhakaan mereka) oleh sebab kelaliman mereka sendiri sebagaimana yang telah disebutkan dalam surah An-Nisa


(dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar) di dalam berita-berita Kami dan janji-janji Kami.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Ibnu Jarir mengatakan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman,
"Kami telah mengharamkan kepada semua orang Yahudi semua hewan yang berkuku, yaitu hewan ternak dan burung selagi kukunya tidak terbelah, seperti unta, burung unta, angsa, dan bebek."

Ali ibnu Abu Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:

Dan kepada orang-orang Yahudi Kami haramkan segala binatang yang berkuku.
Yakni unta dan burung unta.
Hal yang sama dikatakan oleh Mujahid dan As-Saddi dalam suatu riwayatnya.

Sa’id ibnu Jubair mengatakan, yang dimaksud ialah segala jenis hewan yang kukunya tidak terbelah.
Menurut suatu riwayat darinya, yang dimaksud ialah segala hewan yang terbelah kukunya, antara lain ayam kalkun.

Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

Dan kepada orang-orang Yahudi Kami haramkan segala binatang yang berkuku.
Pengharaman ini disebutkan untuk unta dan burung unta serta yang lain-lainnya, seperti burung dan ikan.
Menurut riwayat yang lain adalah unta dan burung unta, lalu diharamkan atas mereka dari jenis unggas, yaitu bebek dan sejenisnya serta semua jenis hewan yang kukunya tidak terbelah.

Ibnu Juraij meriwayatkan dari Mujahid, bahwa yang dimaksud ialah segala hewan yang berkuku, yaitu burung unta dan unta, kedua-duanya terbelah kukunya.
Saya (perawi) bertanya kepada.
Al-Qasim ibnu Abu Buzzah,
"Apakah yang dimaksud dengan kedua-duanya terbelah kukunya?"
Al-Qasim berkata,
"Setiap hewan yang jari-jemari kakinya tidak terbelah.
Semua jenis hewan yang terbelah, boleh dimakan."
Perawi bertanya,
"Hewan ternak dan burung pipit mempunyai jari-jemari kaki yang terbelah."
Al-Qasim menjawab, ”Orang-orang Yahudi memakan­nya."
Al-Qasim berkata."
Sedangkan telapak unta tidak terbelah, tidak juga telapak kaki burung unta, demikian pula telapak kaki angsa.
Maka orang-orang Yahudi tidak memakan unta, burung unta, angsa, tidak pula semua jenis hewan yang telapak kakinya tidak terbelah, dan orang-orang Yahudi tidak memakan kuda zebra."

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu.

As-Saddi mengatakan, yang dimaksud ialah lemak yang ada pada usus, perut, dan kedua pinggul.
Orang-orang Yahudi mengatakan,
"Sesungguhnya hal tersebut diharamkan oleh Israil (Nabi Ya’qub), maka kami pun mengharamkannya pula."
Hal yang sama dikatakan oleh Ibnu Zaid.

Qatadah mengatakan bahwa lemak yang diharamkan ialah lemak yang ada pada usus, perut, serta semua lemak yang tidak menempel pada tulang.

Ali ibnu Abu Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:

…selain lemak yang melekat di punggung keduanya. Yakni selain lemak yang menempel pada punggungnya.

As-Saddi dan Abu Saleh mengatakan bahwa lemak yang ada pada pantat termasuk lemak yang menempel pada punggung keduanya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…atau yang di perut besar dan usus.

Imam Abu Ja’far ibnu Jarir mengatakan, hawaya adalah bentuk jamak, sedangkan bentuk tunggalnya ialah hawiya dan hawiyah, artinya perut besar yang dikenai dengan nama lain banatul lahan, maba’ir, dan marabid, di dalamnya terdapat apa yang dinamakan am’a.
Abu Ja’far ibnu Jarir mengatakan bahwa makna ayat ialah dari jenis sapi dan kambing Kami haramkan kepada mereka lemak keduanya, kecuali lemak yang menempel pada punggung keduanya dan lemak yang dikandung oleh perut besarnya.

Ali ibnu Abu Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

…atau yang di perut besar dan usus.
Yang dimaksud ialah mab’ar atau perut.
Mujahid mengatakan bahwa hawaya pengertiannya mencakup mab’ar dan marbad (bagian perut yang memproses kotoran).
Hal yang sama dikatakan oleh Sa’id ibnu Jubair, Ad-Dahhak, Qatadah, Abu Malik, dan As-Saddi.

Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang mengatakan bahwa hawaya ialah marabid yang di dalamnya terdapat am’a, sedangkan bagian dindingnya dinamakan banatul lahan yang menurut perkataan orang Arab disebut marabid.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…atau yang bercampur dengan tulang.

Kecuali lemak yang menempel pada tulang, semuanya itu Kami halalkan bagi mereka (orang-orang Yahudi).

Ibnu Juraij mengatakan bahwa lemak pantat yang bercampur dengan tulang pangkal kaki dihalalkan, dan semua lemak yang ada pada kaki, lambung, kepala, mata serta yang bercampur dengan tulang dihalalkan.
Hal yang semisal dikatakan oleh As-Saddi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Demikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka.


Yakni kesempitan ini sengaja Kami berlakukan terhadap mereka dan Kami bebankan atas diri mereka sebagai hukuman atas kedurhakaan mereka dan menentang perintah-perintah Kami.
Sebagaimana yang disebutkan di dalam ayat lain, yaitu firman-Nya:

Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah.
(QS. An-Nisa’ [4]: 160)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…dan sesungguhnya Kami adalah Mahabenar.

Maksudnya, sesungguhnya Kami benar-benar adil dalam menghukum mereka dengan hukuman tersebut.

Ibnu Jarir mengatakan, Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman bahwa sesungguhnya Kami benar-benar jujur dalam pemberitaan Kami kepadamu Muham­mad, menyangkut pengharaman Kami akan hal tersebut terhadap mereka (orang-orang Yahudi).
Sama sekali bukan seperti dugaan mereka yang menyangka bahwa Israil (Nabi Ya’qub)lah yang mengharamkan hal itu atas dirinya sendiri.

Abdullah ibnu Abbas mengatakan bahwa ketika sampai kepada Khalifah Umar ibnul Khattab berita tentang Samurah yang menjual khamr, maka Khalifah Umar berkata,
"Semoga Allah melaknat Samurah.
Tidakkah dia mengetahui bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
‘Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi, diharamkan atas mereka lemak, tetapi mereka memprosesnya dalam bentuk lain, lalu mereka menjualnya’."

Imam Bukhari dan Imam Muslim mengetengahkannya melalui hadis Sufyan ibnu Uyaynah, dari Amr ibnu Dinar, dari Tawus, dari Ibnu Abbas, dari Umar dengan lafaz yang sama.

Al-Lais mengatakan, telah menceritakan kepadanya Yazid ibnu Abu Habib, Ata ibnu Abu Rabah pernah mengatakan, ia telah mendengar Jabir ibnu Abdullah mengatakan bahwa ia telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda pada hari kemenangan atas kota Mekah:
Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkan memper­jualbelikan khamr, bangkai, babi, dan patung-patung.
Maka ada yang bertanya."Wahai Rasulullah, bagaimanakah menurutmu mengenai lemak bangkai, karena sesungguhnya lemak bangkai dipakai untuk meminyaki kulit dan mengecat perahu serta minyaknya dipakai untuk lampu penerangan oleh banyak orang?"
Maka Rasulullah ﷺ bersabda:
Tidak, ia tetap haram.
Kemudian pada saat itu juga Rasulullah ﷺ bersabda:
Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi, sesungguhnya ketika Allah mengharamkan untuk mereka lemaknya (hewan ternak), maka mereka memprosesnya dalam bentuk lain, kemudian mereka jual dan mereka makan hasil jualannya.

Jama’ah meriwayatkannya melalui berbagai jalur dari Yazid ibnu Abu Humaid dengan lafaz yang sama.

Az-Zuhri meriwayatkan dari Sa’id ibnul Musayyab.
dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:
Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi, diharamkan bagi mereka lemak, tetapi mereka menjualnya dan memakan hasil jualannya.

Imam Bukhari dan Imam Muslim secara bersamaan meriwayatkannya dari Abdan, dari Ibnul Mubarak, dari Yunus, dari Az-Zuhri dengan sanad yang sama.

Ibnu Murdawaih mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdullah ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Ishaq.
telah menceritakan kepada kami Sulaiman ibnu Harb, telah menceritakan kepada kami Wahib, telah menceritakan kepada kami Khalid Al-Hazza, dari Barakah Abul Walid, dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah ﷺ duduk di belakang maqam Ibrahim, lalu mengangkat pandangannya ke langit seraya berdoa:
Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi —tiga kali—, Sesungguhnya Allah mengharamkan atas mereka lemak, tetapi mereka memperjualbelikannya dan memakan hasil jual belinya.
Dan sesungguhnya Allah tidak mengharamkan atas suatu kaum memakan sesuatu, melainkan mengharamkan pula atas mereka memakan hasil penjualannya.

Imam Ahmad meriwayatkan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Asim, telah memberitakan kepada kami Khalid Al-Hazza dari Barakah Abul Walid, telah memberitakan kepada kami Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah ﷺ duduk di Masjidil Haram menghadap Hijir Ismail, lalu beliau memandang ke langit dan tertawa seraya berdoa:
Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi, diharamkan atas mereka lemak, tetapi mereka memperjualbelikannya dan memakan hasil jual belinya.
Dan sesungguhnya Allah itu apabila mengharam­kan atas suatu kaum memakan sesuatu, berarti diharamkan pula atas mereka memakan hasil penjualannya.

Imam Abu Daud meriwayatkannya melalui hadis Khalid Al-Hazza.

Al-A’masy meriwayatkan dari Jami’ ibnu Syaddad, dari Kalsum, dari Usamah ibnu Zaid yang menceritakan,
"Kami masuk menjenguk Rasulullah ﷺ, yang sedang sakit.
Maka kami menjumpai beliau sedang tidur seraya menutupi wajahnya dengan kain burdah buatan Adn.
Tidak lama kemudian beliau ﷺ membuka penutup wajahnya dan bersabda:
‘semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi, mereka mengharam­kan lemak kambing, tetapi mereka memakan hasil penjualannya’."
Menurut riwayat yang lain disebutkan:
Diharamkan atas mereka lemak, tetapi mereka menjualnya dan memakan hasil penjualannya.’

Menurut lafaz lain yang ada pada Imam Abu Daud, dari Ibnu Abbas, secara marfu disebutkan:

Sesungguhnya Allah apabila mengharamkan memakan sesuatu, maka diharamkan pula atas mereka hasil penjualannya

Kata Pilihan Dalam Surah Al An ‘aam (6) Ayat 146

DZHUFUR
ظُفُر

Makna dzhufur ialah tulang yang menutupi ujung jari atau yang bisa disebut dengan kuku.
Ia hanya disebut sekali saja didalam Al Qur’an yaitu dalam surah Al An’aam (6) ayat 146.
Dalam ayat ini Allah menerangkan beberapa makanan yang diharamkan bagi orang Yahudi.
Diantaranya adalah semua hewan dan burung yang berkuku (kulla dzii dzhufur) seperti unta, angsa dan itik.

وَعَلَى ٱلَّذِينَ هَادُوا۟ حَرَّمْنَا كُلَّ ذِى ظُفُرٍۖ

Pengharaman ini adalah karena kezaliman dan keengganan mereka pada rasulrasul mereka.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:362

Unsur Pokok Surah Al An ‘aam (الانعام)

Surat Al-An’aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An’aam karena di dalamnya disebut kata "An’aam" dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukumhukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti ke-Esaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya.
▪ Kebenaran kenabian Nabi Muhammad ﷺ.
▪ Penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Yaqub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, ‘Isa, Ilyas, Ilyasa, Yunus dan Luth.
▪ Penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan, kepalsuan kepercayaan orang-orang musyrik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

▪ Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah.
▪ Makanan yang halal dan yang haram.
▪ Wasiat yang sepuluh dari Alquran.
▪ Tentang tauhid, keadilan dan hukumhukum.
▪ Larangan mencaci maki berhala orang musyrik, karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

▪ Kisah umat-umat yang menentang rasulrasul.
▪ Kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya.
▪ Cerita Nabi Ibrahim `alaihis salam membimbing kaumnya kepada tauhid.

Lain-lain:

▪ Sikap kepala batu kaum musyrikin.
▪ Cara seorang nabi memimpin umatnya.
▪ Bidang-bidang kerasulan dan tugas rasulrasul.
▪ Tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul.
▪ Kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat.
▪ Beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan.
▪ Nilai hidup duniawi.

Audio

QS. Al-An-'aam (6) : 1-165 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 165 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-An-'aam (6) : 1-165 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 165

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al An 'aam ayat 146 - Gambar 1 Surah Al An 'aam ayat 146 - Gambar 2
Statistik QS. 6:146
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al An ‘aam.

Surah Al-An’am (bahasa Arab:الانعام, al-An’ām, “Binatang Ternak”) adalah surah ke-6 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An’am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An’am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An’am ini, terdapat do’a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah 6
Nama Surah Al An ‘aam
Arab الانعام
Arti Hewan Ternak
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 55
Juz Juz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 165
Jumlah kata 3055
Jumlah huruf
Surah sebelumnya Surah Al-Ma’idah
Surah selanjutnya Surah Al-A’raf
Sending
User Review
4.8 (28 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

6:146, 6 146, 6-146, Surah Al An 'aam 146, Tafsir surat AlAnaam 146, Quran Al Anaam 146, Al Anam 146, AlAnam 146, Al An'am 146, Surah Al Anam ayat 146

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al An ‘aam

۞ QS. 6:1 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 6:2 • Mengingkari hari kebangkitan • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya •

۞ QS. 6:3 • Keluasan ilmu Allah • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 6:4 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:6 • Siksaan Allah sangat pedih • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 6:7 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:8 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:9 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 6:10 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:11 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:12 • Segala sesuatu milik Allah • Kasih sayang Allah yang luas • Kebenaran hari penghimpunan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 6:13 • Segala sesuatu milik Allah • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 6:14 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Wali (Maha Pelindung)

۞ QS. 6:15 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 6:16 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 6:17 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 6:18 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Qahhar (Maha Pemaksa)

۞ QS. 6:19 Tauhid UluhiyyahAl Syahid (Maha Menyaksikan) • Al Wahid (Maha Esa) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawiSyirik adalah dosa terbesar

۞ QS. 6:21 • Mendustai Allah

۞ QS. 6:22 • Kebenaran hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Siksa orang kafir

۞ QS. 6:23 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 6:24 • Mendustai Allah • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 6:25 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 6:26 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:27 Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Pedihnya penderitaan manusia pada hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Permohonan orang kafir pada hari kiamat untuk kembali ke dunia

۞ QS. 6:28 • Pedihnya penderitaan manusia pada hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:29 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:30 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Pedihnya penderitaan manusia pada hari kebangkitan

۞ QS. 6:31 • Nama-nama hari kiamat • Waktu kiamat tidak diketahui • Mengingkari hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 6:32 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 6:33 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:34 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 6:35 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 6:36 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 6:37 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Qaadir (Maha Kuasa)

۞ QS. 6:38 • Kekuasaan Allah • Kebenaran hari penghimpunan • Penentuan takdir sebelum penciptaan

۞ QS. 6:39 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 6:40 • Nama-nama hari kiamat • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 6:41 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 6:42 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 6:43 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:44 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Istidraj (memperdaya) • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 6:45 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Azab orang kafirSyirik adalah kezaliman • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 6:46 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 6:47 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 6:48 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 6:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 6:50 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib

۞ QS. 6:51 Syafaat hak Allah semata • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Kebenaran hari penghimpunan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 6:52 Ar Rabb (Tuhan) • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 6:53 • Keluasan ilmu Allah • Allah menggerakkan hati manusia • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 6:54 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 6:55 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 6:57 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:58 • Keluasan ilmu Allah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:59 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Penentuan takdir sebelum penciptaan •

۞ QS. 6:60 • Keluasan ilmu Allah • Pencabutan ruh saat tidur • Kebenaran hari penghimpunan • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 6:61 • Al Qahir (Maha Pemaksa) • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 6:62 • Al Haq (Maha Benar) • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Al Maula (Maha Penolong)

۞ QS. 6:63 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 6:64 • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:65 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa) • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 6:66 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 6:67 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:68 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 6:70 Syafaat hak Allah semata • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 6:71 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah

۞ QS. 6:72 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 6:73 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Segala sesuatu milik Allah • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana)

۞ QS. 6:75 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 6:76 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 6:77 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 6:78 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 6:79 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 6:80 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Kelemahan tuhan selain Allah • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 6:81 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Keutamaan iman •

۞ QS. 6:82 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratSyirik adalah kezaliman • Keutamaan iman

۞ QS. 6:83 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 6:84 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 6:87 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 6:88 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia • Perbuatan orang kafir sia-sia • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 6:89 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 6:90 Hikmah penurunan kitab-kitab samawiHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 6:91 • Mendustai Allah • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Adanya perubahan dalam beberapa kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 6:92 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Shalat rukun Islam

۞ QS. 6:93 • Mendustai Allah • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 6:94 Syafaat hak Allah semata • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 6:95 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:96 Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 6:97 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 6:98 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 6:99 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 6:100 Tauhid Rububiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah

۞ QS. 6:101 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah

۞ QS. 6:102 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Khaliq (Maha Pencipta)

۞ QS. 6:103 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 6:104 Ar Rabb (Tuhan) • Manusia antara memilih dan dipaksa • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:106 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 6:107 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 6:108 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:109 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:110 • Allah menggerakkan hati manusia • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 6:111 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 6:112 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia •

۞ QS. 6:113 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Nama-nama hari kiamat • Allah menggerakkan hati manusia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 6:114 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 6:115 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 6:116 • Orang mukmin kelompok minoritas

۞ QS. 6:117 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 6:119 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Toleransi Islam

۞ QS. 6:120 • Dosa batin • Balasan dari perbuatannya • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:121 • Sifat iblis dan pembantunya • Wali Allah dan wali syetan • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 6:122 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:123 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:124 • Keluasan ilmu Allah • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dari perbuatannya • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:125 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Iradah (berkeinginan) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 6:126 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 6:127 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Al Wali (Maha Pelindung) • Nama-nama surga

۞ QS. 6:128 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 6:129 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 6:130 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Manusia bersaksi atas dirinya • Pahala jin dan balasannya • Keimanan jin kepada para nabi

۞ QS. 6:131 Hukum alam • Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 6:132 • Menafikan sifat kantuk dan tidur • Keluasan ilmu Allah • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:133 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 6:134 • Allah menepati janji • Kekuasaan Allah • Kepastian hari kiamat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 6:135 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:136 • Mendustai Allah • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Dosa terbesar •

۞ QS. 6:137 • Mendustai Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebodohan orang kafirSyirik adalah dosa terbesar

۞ QS. 6:138 • Mendustai Allah • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 6:139 • Mendustai Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar

۞ QS. 6:140 • Mendustai Allah • Kebodohan orang kafirSyirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar •

۞ QS. 6:141 • Kekuasaan Allah • Zakat rukun Islam • Hemat dalam bekerja

۞ QS. 6:142 • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 6:144 • Mendustai Allah • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Dosa-dosa besar • Dosa terbesar

۞ QS. 6:145 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Toleransi Islam

۞ QS. 6:146 • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 6:147 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Ajakan masuk Islam • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 6:148 • Mendustai Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Manusia antara memilih dan dipaksa • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 6:149 Dalil Allah atas hambaNya • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 6:150 • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Kewajiban beriman pada hari akhir • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 6:151 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Dosa batin

۞ QS. 6:152 • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 6:153 • Perintah untuk selalu bersatu

۞ QS. 6:154 Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitabHikmah penurunan kitab-kitab samawi • Kewajiban beriman pada hari akhir •

۞ QS. 6:155 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 6:156 Dalil Allah atas hambaNya • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab

۞ QS. 6:157 Dalil Allah atas hambaNya • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 6:158 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Beriman ketika datang hari kiamat • Timbulnya awan sebelum kiamat • Turunnya nabi Isa sebelum kiamat

۞ QS. 6:159 • Akibat terpisah dari umat Islam • Kebenaran hari penghimpunan • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 6:160 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keistimewaan Islam • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 6:161 Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Islam agama para nabi • Islam agama fitrahHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 6:162 Tauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Shalat rukun Islam • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 6:163 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Islam agama para nabi •

۞ QS. 6:164 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 6:165 • Siksaan Allah sangat pedih • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

Ayat Pilihan

Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka.
Dan Allah adalah Maha Kuasa.
Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
QS. Al-Mumtahanah [60]: 7

Allah berfirman kepada keduanya (Adam & Hawa) & juga kepada setan,
“Turunlah kalian, sebagian menjadi musuh bagi yang lain. Di bumi, kalian akan menemukan ketenangan & kesenangan sampai datangnya waktu yang telah ditentukan untuk kalian
QS. Al-A’raf [7]: 24

Bersabarlah bersama orang yang menyeru Tuhannya di pagi & senja hari dengan mengharap keridaan-Nya,
jangan matamu berpaling dari mereka (karena) mengharap perhiasan dunia,
jangan ikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami
QS. Al-Kahf [18]: 28

Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia,
maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.
QS. Al-Ma’idah [5]: 32

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Lawan kata dari jujur u200bu200badalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ, potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Kamus

Bulan Jumadil Akhir

Apa itu Bulan Jumadil Akhir? Bulan ini terdiri dari 29 hari dan memiliki nama lain yaitu Jumadil Tsaniyah. Nama bulan ini berasal dari disambutnya bulan baru yang bebasnya masa sulit yang diawali pada...

Hud

Apa itu Hud? Surah Hud (Arab: هود , Hūd, “Nabi Hud”) adalah surah ke-11 dalam Alquran dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah sur...

Manquul

Apa itu Manquul? Manquul berasal dari bahasa Arab “naqola yanqulu”, yang artinya adalah “pindah”. Maka ilmu yang “manquul” adalah ilmu yang dipindahkan dari guru ke...