Search
Generic filters
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Langsung kunjungi https://risalahmuslim.id/2-255 atau cari dengan ketik nomer_surah:nomer_ayat. Contoh: 2:255

Al An 'aam

Al An ‘aam (Hewan Ternak) surah 6 ayat 133


وَ رَبُّکَ الۡغَنِیُّ ذُو الرَّحۡمَۃِ ؕ اِنۡ یَّشَاۡ یُذۡہِبۡکُمۡ وَ یَسۡتَخۡلِفۡ مِنۡۢ بَعۡدِکُمۡ مَّا یَشَآءُ کَمَاۤ اَنۡشَاَکُمۡ مِّنۡ ذُرِّیَّۃِ قَوۡمٍ اٰخَرِیۡنَ
Warabbukal ghanii-yu dzuurrahmati in yasya’ yudzhibkum wayastakhlif min ba’dikum maa yasyaa-u kamaa ansyaakum min dzurrii-yati qaumin aakhariin(a);

Dan Tuhanmu Maha Kaya lagi mempunyai rahmat.
Jika Dia menghendaki niscaya Dia memusnahkan kamu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kamu (musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu dari keturunan orang-orang lain.
―QS. 6:133
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat ▪ Kekuasaan Allah
6:133, 6 133, 6-133, Al An ‘aam 133, AlAnaam 133, Al Anaam 133, Al Anam 133, AlAnam 133, Al An’am 133
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al An 'aam (6) : 133. Oleh Kementrian Agama RI

Permulaan ayat ini menegaskan bahwa Allah Maha Besar kekayaan-Nya dan Maha Luas rahmat-Nya, tidak berkehendak kepada apa dan siapa pun, semua yang selain Allah berkehendak kepada-Nya dalam wujudnya dan kelanjutan hidupnya.
Bagaimanapun kekayaan seseorang manusia namun dia masih memerlukan pertolongan orang lain, misalnya pertolongan dari pembantu-pembantunya, buruhnya, dokternya, dan sebagainya.
Ia pasti berkehendak kepada pertolongan Allah subhanahu wa ta'ala, Penciptanya dan Pencipta semua keperluan dan kebutuhan hidupnya, Allah berfirman:

Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.
(Q.S Fatir: 15)

Hal ini dijelaskan oleh sebuah hadis Qudsi yang diriwayatkan oleh Abu Zar dari Nabi ﷺ.
Beliau menerima wahyu dari Tuhan sebagai berikut:

Hai hamba-hamba-Ku, Aku mengharamkan terhadap diri-Ku berbuat lalim dan Aku jadikan perbuatan lalim itu haram pula di antara kamu, maka janganlah kamu melakukan kelaliman terhadap sesamamu.
Hai hamba-hamba-Ku, semua kamu berada dalam kesesatan kecuali orang-orang yang telah Aku beri petunjuk, maka mintalah selalu petunjuk-Ku tentu Aku akan menunjukimu.
Hai hamba-hamba-Ku, semua kamu lapar kecuali orang-orang yang Aku beri makanan, maka mintalah kepada-Ku makanan niscaya Aku akan memberimu makanan.
Hai hamba-hamba-Ku, semua kamu dalam keadaan telanjang kecuali orang-orang yang telah Aku beri pakaian, maka mintalah kepada-Ku niscaya akan Aku beri kamu pakaian.
Hai hamba-hamba-Ku, kamu senantiasa melakukan kesalahan pada siang dan malam sedang Aku mengampuni semua dosa, maka mintalah ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni.
Hai hamba-hamba-Ku, kamu sekali-kali tidak akan memberi mudarat kepada-Ku sehingga Aku mendapat mudarat karenamu dan kamu sekali-kali tidak akan memberikan manfaat kepada-Ku sehingga Aku mendapat manfaat karenamu.
Hai hamba-hamba-Ku, andaikata orang-orang dahulu, orang-orang yang kemudian, manusia dan jin semuanya sangat bertakwa kepada-Ku, maka hal itu tidak akan menambah apa-apa kepada kerajaan-Ku.
Hai hamba-hamba-Ku, sekiranya orang-orang dahulu, orang-orang yang kemudian, manusia dan jin semuanya bersifat jahat maka hal itu tidak akan mengurangi sesuatu apa pun dari kerajaan-Ku.
Andaikata orang-orang dahulu, orang-orang kemudian, jin dan manusia berada pada suatu tempat, lalu mereka meminta kepada-Ku dan Aku kabulkan semua permintaan itu, maka hal itu tidak akan mengurangi sedikit pun perbendaharaan yang ada pada-Ku kecuali seperti jarum licin mengurangi air lautan bila dimasukkan ke dalamnya (dan diangkat kembali).
Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya aku mencatat semua amalan kamu dan akan Kubalas dengan sempurna, maka barang siapa mendapat balasan yang baik, hendaklah ia memuji Allah, dan barang siapa mendapat balasan yang buruk, maka janganlah ia mencela kecuali dirinya sendiri.
(H.R Ahmad, Muslim, Tirmizi dan Ibnu Majah dari Abu Zar)

Demikianlah kekayaan Allah secara terperinci.
Adapun rahmat dan karunia-Nya yang amat luas dan tidak terhingga dapat dilihat pada kenyataan alam semesta, ciptaan-Nya dan seorang pun dapat mengingkarinya.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah diterangkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

Allah membagi rahmat-Nya menjadi seratus bagian.
Maka yang sembilan puluh sembilan bagian ditahan-Nya di sisi-Nya dan yang satu bagian diturunkan-Nya ke bumi.
Dengan rahmat yang satu bagian itulah semua makhluk sayang-menyayangi sehingga seekor kuda akan mengangkat telapak kakinya karena takut anaknya terinjak olehnya.
(H.R Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

Allah Yang Maha Kaya, Maha Luas rahmat-Nya dan mengharamkan bagi diri-Nya sifat aniaya bila Dia bertindak menimpakan siksa kepada hamba-Nya yang durhaka maka tindakan-Nya itu tidaklah bertentangan dengan sifat-sifat tersebut.
Maka dengan ayat ini Allah menegaskan kepada musuh-musuh Nabi Muhammad ﷺ.
bahwa jika Dia menghendaki Dia pastilah dapat membinasakan mereka dan mengganti mereka dengan kaum yang lain yang diciptakan-Nya sebagaimana Dia menciptakan mereka dari turunan yang lain.
Memang telah terlaksana janji Allah dengan binasanya musuh-musuh Nabi Muhammad dalam peperangan Badar sehingga tidak ada lagi penganut syirik di tanah Arab dan mereka digantikan oleh orang-orang yang beriman dan bertakwa, berjuang meninggikan kalimat Allah dengan jiwa raga dan harta benda mereka dan mereka benar-benar merupakan rahmat yang besar bagi umat manusia.
Meskipun dalam mempertahankan kebenaran mereka terpaksa mengangkat senjata dan memasuki medan pertempuran tetapi dalam setiap pertempuran itu mereka menjadi suri teladan dalam sikap santun mereka dalam memperlakukan musuh-musuh mereka, sehingga para ahli sejarah barat mengakui bahwa tidak ada suatu bangsa yang menaklukkan bangsa lain dengan penuh rasa keadilan dan kasih sayang kecuali bangsa Arab (kaum Muslimin).

Al An 'aam (6) ayat 133 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al An 'aam (6) ayat 133 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al An 'aam (6) ayat 133 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Allah, Tuhanmu, adalah Mahakaya, yang tidak membutuhkan hamba dan peribadatan mereka.
Hanya Dialah pemilik sifat kasih yang menyeluruh.
Atas dasar sifat kasih itu, Dia memerintahkan kalian berbuat baik dan melarang berbuat buruk.
Dia Mahakuasa.
Kalau memang berkehendak, Dia dapat melenyapkan kalian dan menciptakan pengganti setelah kalian di muka bumi sesuai dengan kehendak-Nya.
Sungguh, hal itu bagi Allah tidaklah sulit.
Dia menciptakan kalian dari keturunan orang-orang sebelum kalian, dan kalian adalah pewaris bumi ini sesudah mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan Tuhanmu Maha Kaya) tidak membutuhkan makhluk-Nya dan juga tidak membutuhkan ibadah mereka (lagi mempunyai rahmat.
Jika Dia menghendaki niscaya Dia memusnahkan kamu) hai penduduk Mekah yakni membinasakan kalian (dan menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kamu musnah) di antara makhluk-Nya (sebagaimana Dia telah menjadikan kamu dari keturunan orang-orang lain) yang telah Dia memusnahkan akan tetapi Dia tetap membiarkan kamu sebagai rahmat atas kamu sekalian.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan Rabbmu (wahai Rasul) yang telah memerintahkan manusia untuk beribadah kepada-Nya.
Dialah Yang Mahakaya, semua makhluk selalu membutuhkan-Nya.
Dia (yang Mahasuci) memiliki rahmat yang sangat luas.
Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kalian dan mendatangkan kaum selain kalian sebagai pengganti setelah kebinasaan kalian mereka melalaikan ketaatan kepada-Nya, sebagaimana Dia menciptakan kalian dari keturunan kaum yang lain sebelum kalian.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Dan Tuhanmu.

hai Muhammad.

Mahakaya.

Yakni Mahakaya dari semua makhluk-Nya dari segala segi, sedangkan mereka (makhluk-Nya) membutuhkan Allah dalam semua keadaan.

...lagi mempunyai rahmat.

Artinya, selain itu Allah Maha Penyayang kepada mereka.
Seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
(Al Hajj:65 dan Al Baqarah 143)

Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kalian

Yaitu apabila kalian menentang perintah-Nya.

...dan mengganti kalian dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kalian (musnah).

Allah akan mengganti kalian dengan kaum yang lain yang akan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.

...sebagaimana Dia telah menjadikan kalian dari keturunan orang-orang lain.

Artinya, Dia berkuasa untuk melakukan hal itu dan mudah serta gampang bagi-Nya, sebagaimana Dia telah memusnahkan generasi-generasi terdahulu, lalu menggantinya dengan generasi berikutnya.
Maka Dia berkuasa pula untuk memusnahkan mereka, kemudian mendatangkan kaum yang lain sebagai pengganti mereka.
Seperti yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Jika Allah menghendaki, niscaya Dia musnahkan kalian, wahai manusia, dan Dia datangkan umat yang lain (sebagai pengganti kalian).
Dan adalah Allah Mahakuasa berbuat demikian.
(An Nisaa:133)

Hai manusia, kamulah yang berhajat kepada Allah, dan Allah Dialah Yang Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.
Jika dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kalian dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kalian).
Dan sekali-kali yang demikian itu bagi Allah tidak sulit.
(Faathir':15-17)

Dan Allah-lah Yang Mahakaya, sedangkan kalianlah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya).
Dan jika kalian berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kalian) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kalian (ini).
(Muhammad:38)

Muhammad ibnu Ishaq meriwayatkan dari Ya'qub ibnu Atabah yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Aban ibnu Usman mengatakan sehubungan dengan makna ayat berikut, yaitu firman-Nya: sebagaimana Dia menjadikan kalian dari keturunan orang-orang lain.
(Al An'am:133) Maksudnya, keturunan orang-orang tua dan keturunan anak cucu.

Informasi Surah Al An 'aam (الانعام)
Surat Al An'aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An'aam karena di dalamnya disebut kata "An'aam" dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang­ binatang temak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

Bukti-bukti keesaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya
kebenaran kena­bian Nabi Muhammad ﷺ
penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Ya' qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, 'Isa, Ilyas, Alyasa', Yunus dan Luth
penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan kepalsuan kepercayaan orang-orang musy­rik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah
makanan yang halal dan yang haram
wasiat yang sepuluh dari Al Qur'an
tentang tauhid keadilan dan hukum-hukum
larangan mencaci maki berhala orang musyrik karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

Kisah umat-umat yang menentang rasul-rasul
kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya
cerita Nabi Ibrahim a.s. membimbing kaum­ nya kepada tauhid.

Lain-lain:

Sikap kepala batu kaum musyrikin
cara seorang nabi memimpin umatnya
bi­dang-bidang kerasulan dan tugas rasul-rasul
tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul
kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat
beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan
nilai hidup duniawi.


Gambar Kutipan Surah Al An ‘aam Ayat 133 *beta

Surah Al An 'aam Ayat 133



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al An 'aam

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah6
Nama SurahAl An 'aam
Arabالانعام
ArtiHewan Ternak
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu55
JuzJuz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat165
Jumlah kata3055
Jumlah huruf-
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma'idah
Surah selanjutnyaSurah Al-A’raf
4.7
Rating Pembaca: 4.3 (29 votes)
Sending