QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 132 [QS. 6:132]

وَ لِکُلٍّ دَرَجٰتٌ مِّمَّا عَمِلُوۡا ؕ وَ مَا رَبُّکَ بِغَافِلٍ عَمَّا یَعۡمَلُوۡنَ
Walikullin darajaatun mimmaa ‘amiluu wamaa rabbuka bighaafilin ‘ammaa ya’maluun(a);

Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya.
Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
―QS. 6:132
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat ▪ Kekuasaan Allah
6:132, 6 132, 6-132, Al An ‘aam 132, AlAnaam 132, Al Anaam 132, Al Anam 132, AlAnam 132, Al An’am 132

Tafsir surah Al An 'aam (6) ayat 132

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al An ‘aam (6) : 132. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa masing-masing jin dan manusia yang telah sampai kepadanya seruan Rasul, akan mendapat derajat dan tingkatan yang sesuai dengan amal perbuatannya.
Yang beriman, yang bertakwa dan mengerjakan amalan yang saleh, akan mendapat derajat dan tingkatnya sesuai dengan tebalnya iman, kuatnya takwa dan banyaknya amal saleh yang dikerjakan seperti derajat yang dicapai oleh Nabi-nabi, siddiqin, syuhada dan salihin, seperti yang tersebut dalam firman Allah:

Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah yaitu Nabi-nabi, para siddiqin, orang-orang yang mati syahid dan Orang orang saleh.
Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.

(Q.S. An-Nisa’ [4]: 69)

Sebaliknya orang-orang kafir munafik dan ingkar yang banyak melakukan kejahatan akan menempati tingkat yang rendah yang paling bawah, sesuai dengan usaha dan pekerjaan mereka masing-masing: seperti orang munafik yang tempatnya adalah di dalam neraka tingkat yang paling bawah, sebagai tersebut dalam firman Allah:

Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka.
Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.

(Q.S. An-Nisa’ [4]: 145)

Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang dikerjakan oleh jin dan manusia.
Semua pekerjaannya, baik yang kecil maupun yang besar yang buruk atau yang baik, akan dicatat dan mereka akan mendapat balasannya.
Kejahatan akan dibalas dengan siksaan yang setimpal dan kebaikan akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Masing-masing orang yang berbuat baik dan buruk ada tingkatan-tingkatan balasannya.
Yang berbuat baik akan dibalas kebaikan dan yang berbuat buruk akan dibalas dengan keburukan pula.
Allah adalah Pencipta dan Penentu kadar sesuatu, tidak akan lengah dengan apa yang mereka kerjakan.
Pekerjaan mereka ada dalam buku yang mencatat semua yang kecil dan yang besar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan masing-masing) dari kalangan orang-orang itu (memperoleh derajat-derajat) pembalasan (sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya) berupa pembalasan yang baik dan pembalasan yang buruk (Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan) dengan memakai ya dan ta.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bagi setiap orang yang melakukan ketaatan kepada Allah atau bermaksiat kepada-Nya akan memperoleh balasan sesuai dengan tingkatan amal mereka masing-masing.
Dan Tuhanmu (hai Muhammad) tidak pernah lalai dari apa yang dikerjakan oleh hamba-hamba-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya.

Maksudnya, setiap orang yang beramal —baik amal taat kepada Allah ataupun durhaka terhadap-Nya— mempunyai tingkatan dan kedudukan­nya sendiri.
Barang siapa yang mengerjakannya, maka Allah akan menyampaikan hal itu kepadanya dan membalaskannya.
Jika amal perbuatannya baik, maka balasannya baik, dan jika amal perbuatannya buruk, balasannya buruk pula.

Menurut kami, firman Allah subhanahu wa ta’ala., Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya.
(Q.S. Al-An’am [6]: 132) dapat diinterpretasikan bahwa yang dimaksud dengan lafaz kullin di sini kembali kepada orang-orang yang kafir dari kalangan jin dan manusia.
Yakni masing-masing akan memperoleh kedudukan dan tingkatannya di dalam neraka sesuai dengan amal perbuatannya.
Perihalnya sama dengan yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Allah berfirman, “Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda.”(Q.S. Al-‘Araf: 38)

Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan.
(Q.S. Al-Hijr [15]: 88)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

Menurut Ibnu Jarir, makna yang dimaksud ialah bahwa semua amal perbuatan mereka itu, hai Muhammad, diketahui oleh Tuhanmu, Dia menghitung-hitungnya dan membalaskannya kepada mereka di sisi-Nya.
Allah akan membalas amal perbuatan mereka pada hari mereka bersua dengan-Nya, yaitu di hari mereka dikembalikan kepada-Nya.


Informasi Surah Al An 'aam (الانعام)
Surat Al An’aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An’aam karena di dalamnya disebut kata “An’aam” dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang­ binatang temak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

Bukti-bukti keesaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya
kebenaran kena­bian Nabi Muhammad ﷺ
penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Ya’ qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, ‘Isa, Ilyas, Alyasa’, Yunus dan Luth
penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan kepalsuan kepercayaan orang-orang musy­rik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah
makanan yang halal dan yang haram
wasiat yang sepuluh dari Al Qur’an
tentang tauhid keadilan dan hukum-hukum
larangan mencaci maki berhala orang musyrik karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

Kisah umat-umat yang menentang rasul-rasul
kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya
cerita Nabi Ibrahim a.s. membimbing kaum­ nya kepada tauhid.

Lain-lain:

Sikap kepala batu kaum musyrikin
cara seorang nabi memimpin umatnya
bi­dang-bidang kerasulan dan tugas rasul-rasul
tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul
kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat
beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan
nilai hidup duniawi.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 132 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 132 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 132 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-An-'aam - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 165 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 6:132
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al An 'aam.

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah6
Nama SurahAl An 'aam
Arabالانعام
ArtiHewan Ternak
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu55
JuzJuz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat165
Jumlah kata3055
Jumlah huruf-
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma'idah
Surah selanjutnyaSurah Al-A’raf
4.6
Ratingmu: 4.2 (28 orang)
Sending







Pembahasan ▪ surat al anam 132

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di




Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta