QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 115 [QS. 6:115]

وَ تَمَّتۡ کَلِمَتُ رَبِّکَ صِدۡقًا وَّ عَدۡلًا ؕ لَا مُبَدِّلَ لِکَلِمٰتِہٖ ۚ وَ ہُوَ السَّمِیۡعُ الۡعَلِیۡمُ
Watammat kalimatu rabbika shidqan wa’adlaa laa mubaddila likalimaatihi wahuwassamii’ul ‘aliim(u);

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil.
Tidak ada yang dapat merubah rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang Maha Mendenyar lagi Maha Mengetahui.
―QS. 6:115
Topik ▪ Menyempurnakan takaran dan timbangan
6:115, 6 115, 6-115, Al An ‘aam 115, AlAnaam 115, Al Anaam 115, Al Anam 115, AlAnam 115, Al An’am 115

Tafsir surah Al An 'aam (6) ayat 115

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al An ‘aam (6) : 115. Oleh Kementrian Agama RI

Kalimat-kalimat Alquran yang berisi kebenaran dan keadilan telah sempurna.
Kalimat-kalimat itu antara lain berisi janji Allah akan menolong Muhammad ﷺ dan pengikut-pengikutnya, sehingga memperoleh kemenangan dan kejayaan, juga mengancam orang-orang yang mencemoohkan Alquran, bahwa mereka akan dihinakan dan dibinasakan.
Kalimat itu dijelaskan dalam firman Allah pada ayat yang lain:

Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi Rasul (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang.
(Q.S. As-Saffat [37]: 171-173)

Kalimat-kalimat itu sempurna, karena sesuai dengan fakta kenyataan yang disaksikan dalam sejarah tentang kemenangan Nabi-nabi, dan dihancurkan sekalian musuh-musuhnya dan tidak ada seorang pun yang dapat mengubah kalimat-kalimat Allah.
Janji Allah tak dapat dirubah lagi dan pasti Dia akan memberikan pertolongan kepada Rasul-rasul dan pengikut-pengikutnya, dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui segala ucapan mereka yang berkhianat itu dan mengetahui pula isi hati mereka dan segala dosa yang mereka perbuat.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya ketentuan Allah telah turun.
Sempurnalah kalimat Allah yang benar dan adil dengan menurunkan Al Quran yang mengandung kebenaran.
Al-Qur’an itu juga mengandung ukuran yang benar dan jujur antara yang benar dan yang palsu.
Tidak seorang pun dapat mengubah firman-firman dan kitab- kitab Allah.
Dia Maha Mendengar perkataan, Mahatahu segala apa yang terjadi.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan telah sempurnalah kalimat Tuhanmu) yakni Alquran yang memuat hukum-hukum dan ancaman-ancaman (sebagai kalimat yang benar dan adil) menjadi tamyiz.

(Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya) baik dengan menguranginya atau menggantinya (dan Dialah Maha Mendengar) terhadap apa yang dikatakan olehnya (lagi Maha Mengetahui) tentang apa yang diperbuatnya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Telah sempurnalah kalimat Rabbmu, yaitu al-Qur an, mengandung firman-firman dan berita-berita yang benar dan hukum-hukum yang adil.
Tidak ada seorang pun yang dapat mengubah ayat-ayat-Nya yang sempurna itu.
Allah Maha Mendengar perkataan hamba-Nya lagi Maha Mengetahui perkara-perkara mereka yang tampak atau yang tersembunyi.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah :

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu sebagai kalimat yang benar dan adil.

Qatadah mengatakan, maksudnya benar dalam ucapan-Nya dan adil dalam semua keputusan-Nya, selalu benar dalam pemberitaan, dan adil dalam tuntutan.
Setiap yang diberitakan oleh-Nya adalah benar, tiada keraguan dan kebimbangan padanya.
Semua yang diperintahkan oleh-Nya adalah hal yang adil, tiada keadilan selain keadilan-Nya.
Dan setiap apa yang dilarang-Nya adalah batil, karena sesungguhnya tidak sekali-kali Dia melarang, melainkan karena adanya mafsadat (kerusakan) pada yang dilarang-Nya itu, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar.
(Q.S. Al-A’raf [7]: 157), hingga akhir ayat.

Mengenai firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya.

Artinya, tidak ada seorang pun yang meralat hukum-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

…dan Dialah Yang Maha Mendengar.

semua perkataan hamba-hamba-Nya.

…lagi Maha Mengetahui.

semua gerakan dan diamnya mereka.
Dialah yang akan membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing.


Informasi Surah Al An 'aam (الانعام)
Surat Al An’aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An’aam karena di dalamnya disebut kata “An’aam” dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang­ binatang temak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

Bukti-bukti keesaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya
kebenaran kena­bian Nabi Muhammad ﷺ
penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Ya’ qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, ‘Isa, Ilyas, Alyasa’, Yunus dan Luth
penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan kepalsuan kepercayaan orang-orang musy­rik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah
makanan yang halal dan yang haram
wasiat yang sepuluh dari Al Qur’an
tentang tauhid keadilan dan hukum-hukum
larangan mencaci maki berhala orang musyrik karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

Kisah umat-umat yang menentang rasul-rasul
kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya
cerita Nabi Ibrahim a.s. membimbing kaum­ nya kepada tauhid.

Lain-lain:

Sikap kepala batu kaum musyrikin
cara seorang nabi memimpin umatnya
bi­dang-bidang kerasulan dan tugas rasul-rasul
tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul
kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat
beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan
nilai hidup duniawi.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 115 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 115 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-An-'aam (6) ayat 115 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-An-'aam - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 165 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 6:115
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al An 'aam.

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah 6
Nama Surah Al An 'aam
Arab الانعام
Arti Hewan Ternak
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 55
Juz Juz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 165
Jumlah kata 3055
Jumlah huruf -
Surah sebelumnya Surah Al-Ma'idah
Surah selanjutnya Surah Al-A’raf
4.7
Ratingmu: 4.9 (15 orang)
Sending







Pembahasan ▪ watammat kalimatu rabbika ▪ watammad kalimaturabbika ▪ Watammat kalimatu rabb ▪ juzz juZ watammat kalimatu ▪ Watammat ▪ wattamat kalimat ▪ watammatkalimatu ▪ watammat kalimaturbo ▪ watammat kalimatu rabbika sidqo ▪ watammat kalimatu rabbika sidla ▪ arti watammat kalimatu ▪ watammat kalimatu ▪ qs 6:115 ▪ do a watamat kalimatu ▪ wdoa watamat kalimat

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta