Search
Generic filters
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Langsung kunjungi https://risalahmuslim.id/2-255 atau cari dengan ketik nomer_surah:nomer_ayat. Contoh: 2:255

Al An 'aam

Al An ‘aam (Hewan Ternak) surah 6 ayat 115


وَ تَمَّتۡ کَلِمَتُ رَبِّکَ صِدۡقًا وَّ عَدۡلًا ؕ لَا مُبَدِّلَ لِکَلِمٰتِہٖ ۚ وَ ہُوَ السَّمِیۡعُ الۡعَلِیۡمُ
Watammat kalimatu rabbika shidqan wa’adlaa laa mubaddila likalimaatihi wahuwassamii’ul ‘aliim(u);

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil.
Tidak ada yang dapat merubah rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang Maha Mendenyar lagi Maha Mengetahui.
―QS. 6:115
Topik ▪ Menyempurnakan takaran dan timbangan
6:115, 6 115, 6-115, Al An ‘aam 115, AlAnaam 115, Al Anaam 115, Al Anam 115, AlAnam 115, Al An’am 115
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al An 'aam (6) : 115. Oleh Kementrian Agama RI

Kalimat-kalimat Alquran yang berisi kebenaran dan keadilan telah sempurna.
Kalimat-kalimat itu antara lain berisi janji Allah akan menolong Muhammad ﷺ dan pengikut-pengikutnya, sehingga memperoleh kemenangan dan kejayaan, juga mengancam orang-orang yang mencemoohkan Alquran, bahwa mereka akan dihinakan dan dibinasakan.
Kalimat itu dijelaskan dalam firman Allah pada ayat yang lain:

Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi Rasul (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang.
(Q.S As Saffat: 171-173)

Kalimat-kalimat itu sempurna, karena sesuai dengan fakta kenyataan yang disaksikan dalam sejarah tentang kemenangan Nabi-nabi, dan dihancurkan sekalian musuh-musuhnya dan tidak ada seorang pun yang dapat mengubah kalimat-kalimat Allah.
Janji Allah tak dapat dirubah lagi dan pasti Dia akan memberikan pertolongan kepada Rasul-rasul dan pengikut-pengikutnya, dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui segala ucapan mereka yang berkhianat itu dan mengetahui pula isi hati mereka dan segala dosa yang mereka perbuat.

Al An 'aam (6) ayat 115 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al An 'aam (6) ayat 115 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al An 'aam (6) ayat 115 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya ketentuan Allah telah turun.
Sempurnalah kalimat Allah yang benar dan adil dengan menurunkan Al Quran yang mengandung kebenaran.
Al-Qur'an itu juga mengandung ukuran yang benar dan jujur antara yang benar dan yang palsu.
Tidak seorang pun dapat mengubah firman-firman dan kitab- kitab Allah.
Dia Maha Mendengar perkataan, Mahatahu segala apa yang terjadi.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan telah sempurnalah kalimat Tuhanmu) yakni Alquran yang memuat hukum-hukum dan ancaman-ancaman (sebagai kalimat yang benar dan adil) menjadi tamyiz.
(Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya) baik dengan menguranginya atau menggantinya (dan Dialah Maha Mendengar) terhadap apa yang dikatakan olehnya (lagi Maha Mengetahui) tentang apa yang diperbuatnya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Telah sempurnalah kalimat Rabbmu, yaitu al-Qur an, mengandung firman-firman dan berita-berita yang benar dan hukum-hukum yang adil.
Tidak ada seorang pun yang dapat mengubah ayat-ayat-Nya yang sempurna itu.
Allah Maha Mendengar perkataan hamba-Nya lagi Maha Mengetahui perkara-perkara mereka yang tampak atau yang tersembunyi.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah :

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu sebagai kalimat yang benar dan adil.

Qatadah mengatakan, maksudnya benar dalam ucapan-Nya dan adil dalam semua keputusan-Nya, selalu benar dalam pemberitaan, dan adil dalam tuntutan.
Setiap yang diberitakan oleh-Nya adalah benar, tiada keraguan dan kebimbangan padanya.
Semua yang diperintahkan oleh-Nya adalah hal yang adil, tiada keadilan selain keadilan-Nya.
Dan setiap apa yang dilarang-Nya adalah batil, karena sesungguhnya tidak sekali-kali Dia melarang, melainkan karena adanya mafsadat (kerusakan) pada yang dilarang-Nya itu, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar.
(Al A'raf:157), hingga akhir ayat.

Mengenai firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya.

Artinya, tidak ada seorang pun yang meralat hukum-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

...dan Dialah Yang Maha Mendengar.

semua perkataan hamba-hamba-Nya.

...lagi Maha Mengetahui.

semua gerakan dan diamnya mereka.
Dialah yang akan membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing.

Informasi Surah Al An 'aam (الانعام)
Surat Al An'aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An'aam karena di dalamnya disebut kata "An'aam" dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang­ binatang temak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

Bukti-bukti keesaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya
kebenaran kena­bian Nabi Muhammad ﷺ
penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Ya' qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, 'Isa, Ilyas, Alyasa', Yunus dan Luth
penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan kepalsuan kepercayaan orang-orang musy­rik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah
makanan yang halal dan yang haram
wasiat yang sepuluh dari Al Qur'an
tentang tauhid keadilan dan hukum-hukum
larangan mencaci maki berhala orang musyrik karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

Kisah umat-umat yang menentang rasul-rasul
kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya
cerita Nabi Ibrahim a.s. membimbing kaum­ nya kepada tauhid.

Lain-lain:

Sikap kepala batu kaum musyrikin
cara seorang nabi memimpin umatnya
bi­dang-bidang kerasulan dan tugas rasul-rasul
tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul
kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat
beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan
nilai hidup duniawi.


Gambar Kutipan Surah Al An ‘aam Ayat 115 *beta

Surah Al An 'aam Ayat 115



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al An 'aam

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah6
Nama SurahAl An 'aam
Arabالانعام
ArtiHewan Ternak
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu55
JuzJuz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat165
Jumlah kata3055
Jumlah huruf-
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma'idah
Surah selanjutnyaSurah Al-A’raf
4.7
Rating Pembaca: 4.9 (15 votes)
Sending