Search
Generic filters
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Langsung kunjungi https://risalahmuslim.id/2-255 atau cari dengan ketik nomer_surah:nomer_ayat. Contoh: 2:255

Al An 'aam

Al An ‘aam (Hewan Ternak) surah 6 ayat 114


اَفَغَیۡرَ اللّٰہِ اَبۡتَغِیۡ حَکَمًا وَّ ہُوَ الَّذِیۡۤ اَنۡزَلَ اِلَیۡکُمُ الۡکِتٰبَ مُفَصَّلًا ؕ وَ الَّذِیۡنَ اٰتَیۡنٰہُمُ الۡکِتٰبَ یَعۡلَمُوۡنَ اَنَّہٗ مُنَزَّلٌ مِّنۡ رَّبِّکَ بِالۡحَقِّ فَلَا تَکُوۡنَنَّ مِنَ الۡمُمۡتَرِیۡنَ
Afaghairallahi abtaghii hakaman wahuwal-ladzii anzala ilaikumul kitaaba mufash-shalaa waal-ladziina aatainaahumul kitaaba ya’lamuuna annahu munazzalun min rabbika bil haqqi falaa takuunanna minal mumtariin(a);

Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci?
Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya.
Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.
―QS. 6:114
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah ▪ Perintah untuk berfikir dan menghayati
6:114, 6 114, 6-114, Al An ‘aam 114, AlAnaam 114, Al Anaam 114, Al Anam 114, AlAnam 114, Al An’am 114
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al An 'aam (6) : 114. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala menerangkan, bahwa Nabi Muhammad ﷺ menyatakan sikapnya tentang hukum-hukum Allah dengan bentuk pertanyaan, supaya lebih membangkitkan perhatian.
Beliau mengatakan: "Apakah patut aku mencari hakim selain Allah untuk menetapkan sesuatu, padahal Allah telah menurunkan kepadamu Alquran! secara terperinci, mencakup bidang akidah, hukum-hukum syariat, dan lain-lainnya.

Sebenarnya Alquran telah cukup menjadi bukti yang nyata atas kenabian Muhammad, karena sudah pasti bahwa Alquran ini bukan karangannya sendiri, melainkan semata-mata wahyu dari Allah Taala.
Nabi Muhammad ﷺ sudah hidup bergaul dengan kaumnya sekitar 40 tahun lamanya, sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan belum pernah dalam masa itu beliau mengucapkan keterangan-keterangan tentang alam gaib dan tentang kitab Rasul-rasul yang sebelumnya.
Orang-orang musyrikin Quraisy menuntut kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya beliau mendatangkan mukjizat yang menjadi saksi atas kebenarannya, padahal kepada mereka telah diperlihatkan mukjizat yang paling besar, yaitu kitab suci Alquran yang banyak mengandung banyak ilmu pengetahuan dengan susunan kata-kata yang tidak mungkin ditiru oleh siapapun juga.
Hal itu cukup menjadi dalil, bahwa Allah subhanahu wa ta'ala telah mensahkan kenabiannya, bukan dengan perantaraan Alquran saja bahkan juga dengan kitab-kitab Taurat dan Injil, karena kedua kitab tersebut mengandung keterangan-keterangan yang jelas, yang menunjukkan bahwa Muhammad adalah Nabi dan Rasul, kemudian diperkuat lagi dengan kenyataan bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani bersama-sama mengetahui Alquran itu diturunkan dari Tuhan! Oleh karenanya Allah memerintahkan supaya kaum Muslimin jangan sekali-kali merasa ragu tentang kebenaran Alquran itu.

Orang-orang Yahudi dan Nasrani yang telah diberi kitab Taurat dan Injil, telah mengenal Nabi Muhammad itu seperti mereka mengenal anak-anak mereka sendiri, hanya saja mereka menyembunyikan kebenaran itu dan tidak mau menerimanya, karena mereka dihalangi oleh rasa hasad dan dengki, sebab Nabi Muhammad bukan dari turunan Bani Israil.

Al An 'aam (6) ayat 114 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al An 'aam (6) ayat 114 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al An 'aam (6) ayat 114 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakanlah kepada mereka, wahai Nabi, "Ini adalah ketentuan Allah yang benar, yang dijelaskan oleh bukti-bukti yang nyata.
Maka tidak pantas aku meminta penengah selain Dia, untuk menengahi antara aku dan kalian.
Padahal, Dia telah memberikan hukum dengan menurunkan Al Quran sebagai hujjah bagiku atas kalian.
Kalian tidak mampu mendatangkan suatu surat yang sama seperti Al Quran, yang menerangkan kebenaran dan keadilan.
Sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab suci mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari sisi Allah dan mengandung kebenaran, seperti dikabarkan dalam kitab mereka.
Walaupun mereka berusaha menyembunyikan hal itu, janganlah engkau, wahai Nabi, dan juga pengikut-pengikutmu, menjadi orang-orang yang meragukan kebenaran setelah dijelaskan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

Ayat ini diturunkan tatkala mereka meminta kepada Nabi ﷺ agar menjadikan seorang hakim yang melerai antara dia dan mereka, katakanlah:
(Maka patutkah aku meminta kepada selain Allah) aku mencari (sebagai hakim) yang melerai antara aku dan kamu (padahal Dialah yang telah menurunkan Alkitab kepadamu) yakni Alquran (dengan terinci) di dalamnya terkandung penjelasan yang memisahkan antara perkara yang hak dengan perkara yang batil.
(Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka) yaitu kitab Taurat seperti Abdullah bin Salam dan teman-temannya (mereka mengetahui bahwa Alquran itu diturunkan) dengan dibaca takhfif dan dibaca tasydid (dari Tuhanmu dengan sebenarnya.
Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang-orang yang ragu-ragu) sehingga menjadi orang-orang yang bimbang terhadap Alquran.
Yang dimaksud dengan pernyataan ini adalah sebagai bukti kepada orang-orang kafir bahwa sesungguhnya Alquran itu adalah benar.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah wahai Rasul kepada orang-orang musyrik itu :
Pantaskah aku mencari hakim yang memutuskan perkara antara diriku dan kalian selain Allah, Rabbku dan Rabb kalian.
Sedangkan Dia yang Mahasuci telah menurunkan al-Qur an kepada kalian yang didalamnya terdapat penjelasan hokum perkara yang kalian permasalahkan denganku?
Sementara Bani Israil yang Allah telah datangkan kepada mereka kitab Taurat dan Injil mengetahui dengan yakin bahwa al-Qur an itu benar-benar diturunkan kepadamu wahai Rasul dari Tuhanmu.
Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang-orang yang meragukan apa yang Kami wahyukan kepadamu.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta'ala.
berfirman kepada Nabi-Nya, "Katakanlah kepada orang-orang yang mempersekutukan Allah," yaitu mereka yang menyembah selain-Nya:

Maka patutkah aku mencari hakim selain dari Allah.

Yakni hakim antara aku dan kalian.

...padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al-Qur'an) kepada kalian dengan terperinci?

Maksudnya, dengan dijelaskan.

Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka.

Yaitu dari kalangan orang-orang Yahudi dan Nasrani.

Mereka mengetahui bahwa Al-Qur'an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya.

Mereka mengetahui hal ini melalui berita-berita gembira akan kedatanganmu yang ada pada mereka dari nabi-nabi terdahulu.

Maka janganlah kalian sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

Ayat ini semakna dengan firman-Nya:

Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu.
Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu.
Sebab itu, janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
(Yunus:94)

Ungkapan ini mengandung syarat, sedangkan syarat itu tidak memberikan kepastian mengenai kejadiannya.
Karena itulah di dalam sebuah hadis dari Rasulullah ﷺ disebutkan bahwa beliau ﷺ bersabda:

Saya tidak ragu dan tidak akan bertanya.

Informasi Surah Al An 'aam (الانعام)
Surat Al An'aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An'aam karena di dalamnya disebut kata "An'aam" dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang­ binatang temak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

Bukti-bukti keesaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya
kebenaran kena­bian Nabi Muhammad ﷺ
penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Ya' qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, 'Isa, Ilyas, Alyasa', Yunus dan Luth
penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan kepalsuan kepercayaan orang-orang musy­rik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah
makanan yang halal dan yang haram
wasiat yang sepuluh dari Al Qur'an
tentang tauhid keadilan dan hukum-hukum
larangan mencaci maki berhala orang musyrik karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

Kisah umat-umat yang menentang rasul-rasul
kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya
cerita Nabi Ibrahim a.s. membimbing kaum­ nya kepada tauhid.

Lain-lain:

Sikap kepala batu kaum musyrikin
cara seorang nabi memimpin umatnya
bi­dang-bidang kerasulan dan tugas rasul-rasul
tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul
kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat
beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan
nilai hidup duniawi.


Gambar Kutipan Surah Al An ‘aam Ayat 114 *beta

Surah Al An 'aam Ayat 114



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al An 'aam

Surah Al-An'am (bahasa Arab:الانعام, al-An'ām, "Binatang Ternak") adalah surah ke-6 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An'am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An'am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An'am ini, terdapat do'a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah6
Nama SurahAl An 'aam
Arabالانعام
ArtiHewan Ternak
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu55
JuzJuz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat165
Jumlah kata3055
Jumlah huruf-
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma'idah
Surah selanjutnyaSurah Al-A’raf
4.6
Rating Pembaca: 4.8 (14 votes)
Sending