Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 106 [QS. 6:106]

اِتَّبِعۡ مَاۤ اُوۡحِیَ اِلَیۡکَ مِنۡ رَّبِّکَ ۚ لَاۤ اِلٰہَ اِلَّا ہُوَ ۚ وَ اَعۡرِضۡ عَنِ الۡمُشۡرِکِیۡنَ
Attabi’ maa uuhiya ilaika min rabbika laa ilaha ilaa huwa wa-a’ridh ‘anil musyrikiin(a);
Ikutilah apa yang telah diwahyukan Tuhanmu kepadamu (Muhammad);
tidak ada tuhan selain Dia;
dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.
―QS. Al An ‘aam [6]: 106

Follow, (O Muhammad), what has been revealed to you from your Lord – there is no deity except Him – and turn away from those who associate others with Allah.
― Chapter 6. Surah Al An ‘aam [verse 106]

ٱتَّبِعْ ikutilah

Follow,
مَآ apa

what
أُوحِىَ diwahyukan

has been inspired
إِلَيْكَ kepadamu

to you
مِن dari

from
رَّبِّكَ Tuhanmu

your Lord,
لَآ tidak ada

(there is) no
إِلَٰهَ Tuhan

god
إِلَّا kecuali/selain

except
هُوَ Dia

Him,
وَأَعْرِضْ dan berpalinglah kamu

and turn away
عَنِ dari

from
ٱلْمُشْرِكِينَ orang-orang musyrik

the polytheists.

Tafsir

Alquran

Surah Al An ‘aam
6:106

Tafsir QS. Al An ‘aam (6) : 106. Oleh Kementrian Agama RI


Allah memerintahkan kepada Nabi ﷺ serta para pengikutnya agar dalam waktu menyampaikan dakwah Islamiyah, tetap berpegang pada wahyu, karena wahyu itulah yang dapat dijadikan tuntunan untuk dirinya dan kaumnya.
Tujuan dari dakwah itu ialah untuk menyampaikan kalimat tauhid yaitu pengakuan secara mutlak bahwa tidak ada Tuhan kecuali Dia.


Kalimat tauhid itu harus diresapi dengan hati yang ikhlas, serta diamalkan dengan penuh keyakinan dan dijadikan tujuan tertinggi dari kehidupan manusia Allah memberikan penegasan kepada Nabi dan kaumnya agar berpaling dari perbuatan-perbuatan orang-orang musyrik dan tidak perlu memaksa orang-orang yang tetap bergelimang dalam kemusyrikan serta tidak mengacuhkan ajakan tauhid, dan tidak berkecil hati karena tuduhan-tuduhan yang diarahkan orang-orang musyrik yaitu bahwa wahyu yang disampaikan Nabi adalah dipelajari dari orang-orang Yahudi, karena kebenaran itu cahayanya cemerlang dengan sendirinya apabila diucapkan dengan lisan dan dilaksanakan dalam bentuk amal perbuatan, sedangkan kebatilan meskipun diselubungi dengan berbagai hal yang menarik, namun akhirnya akan terungkap juga kebusukannya.

Tafsir QS. Al An ‘aam (6) : 106. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Ikutilah, wahai Nabi, wahyu yang diturunkan kepadamu oleh Allah, Pemilik dan Pengatur segala urusanmu.
Hanya Dialah satu-satunya Tuhan yang pantas ditaati dan dipatuhi.


Jangan hiraukan sikap keras- kepala orang-orang musyrik.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ikutilah wahai Rasul apa yang Kami wahyukan kepadamu berupa perintah-perintah dan larangan-larangan di mana yang paling agung darinya adalah tauhid Allah dan dakwah kepadanya.
Jangan peduli dengan penentangan orang-orang musyrikin dan klaim batil mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu) yakni Alquran


(tidak ada tuhan selain Dia dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman, memerintahkan kepada Rasul-Nya dan semua orang yang mengikuti jalannya:

Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu.

Yakni ikutilah, telusurilah jejaknya, dan amalkanlah, karena sesungguhnya apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu adalah benar belaka, tiada keraguan padanya, karena sesungguhnya Allah itu tidak ada Tuhan selain Dia.

…dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.

Maksudnya, biarkanlah mereka dan maafkanlah mereka, serta bersabarlah dalam menghadapi gangguan mereka hingga Allah membukakan jalan kepadamu, memberimu pertolongan dan kemenangan atas mereka.
Dan perlu engkau ketahui bahwa karena hikmah yang hanya diketahui oleh Allah saja, Dia menyesatkan mereka, karena sesungguhnya seandainya Dia menghendaki, niscaya Dia dapat memberikan petunjuk kepada semua orang, dan seandainya Dia menghendaki, niscaya Dia dapat menghimpun mereka ke jalan hidayah.

Unsur Pokok Surah Al An ‘aam (الانعام)

Surat Al-An’aam (binatang ternak:
unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah.

Dinamakan Al An’aam karena di dalamnya disebut kata "An’aam" dalam hubungan dengan adat istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Juga dalam surat ini disebutkan hukumhukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti ke-Esaan Allah serta kesempumaan sifat-sifat-Nya.
▪ Kebenaran kenabian Nabi Muhammad ﷺ.
▪ Penyaksian Allah atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Yaqub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, ‘Isa, Ilyas, Ilyasa, Yunus dan Luth.
▪ Penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan, kepalsuan kepercayaan orang-orang musyrik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Hukum:

▪ Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah.
▪ Makanan yang halal dan yang haram.
▪ Wasiat yang sepuluh dari Alquran.
▪ Tentang tauhid, keadilan dan hukumhukum.
▪ Larangan mencaci maki berhala orang musyrik, karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

Kisah:

▪ Kisah umat-umat yang menentang rasulrasul.
▪ Kisah pengalaman Nabi Muhammad ﷺ dan para nabi pada umumnya.
▪ Cerita Nabi Ibrahim `alaihis salam membimbing kaumnya kepada tauhid.

Lain-lain:

▪ Sikap kepala batu kaum musyrikin.
▪ Cara seorang nabi memimpin umatnya.
▪ Bidang-bidang kerasulan dan tugas rasulrasul.
▪ Tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul.
▪ Kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat.
▪ Beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan.
▪ Nilai hidup duniawi.

Audio

QS. Al-An-'aam (6) : 1-165 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 165 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-An-'aam (6) : 1-165 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 165

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al An 'aam ayat 106 - Gambar 1 Surah Al An 'aam ayat 106 - Gambar 2
Statistik QS. 6:106
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al An ‘aam.

Surah Al-An’am (bahasa Arab:الانعام, al-An’ām, “Binatang Ternak”) adalah surah ke-6 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah.
Dinamakan Al-An’am (hewan ternak) karena di dalamnya disebut kata An’am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrik, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka.
Dalam surah ini juga dikemukakan hukum berkenaan dengan hewan ternak tersebut.

Dalam surah al-An’am ini, terdapat do’a Iftitah yang disunnahkan untuk membacanya dengan tidak bersuara.
Doa ini dibaca pada saat setelah takbir dan sebelum bacaan surah Al-Fatihah.
Sebagian ayat-ayat yang dibaca adalah ayat 79 dan 163.

Nomor Surah6
Nama SurahAl An ‘aam
Arabالانعام
ArtiHewan Ternak
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu55
JuzJuz 3 (ayat 1-91),
juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat165
Jumlah kata3055
Jumlah huruf
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma’idah
Surah selanjutnyaSurah Al-A’raf
Sending
User Review
4.8 (20 votes)
Tags:

6:106, 6 106, 6-106, Surah Al An 'aam 106, Tafsir surat AlAnaam 106, Quran Al Anaam 106, Al Anam 106, AlAnam 106, Al An'am 106, Surah Al Anam ayat 106

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Faathir (Pencipta) – surah 35 ayat 25 [QS. 35:25]

25. Dan jika mereka mendustakanmu, wahai Nabi Muhammad, maka bersabarlah layaknya rasul-rasul terdahulu bersabar menghadapi penolakan umatnya. Sungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mendus … 35:25, 35 25, 35-25, Surah Faathir 25, Tafsir surat Faathir 25, Quran AlFathir 25, Al-Fathir 25, Fatir 25, Surah Al Fathir ayat 25

QS. Al Hijr (Gunung Al Hijr) – surah 15 ayat 12 [QS. 15:12]

Perlakuan buruk sebagian dari kaummu dan penolakan mereka kepada dakwahmu tidaklah berbeda dengan apa yang dilakukan oleh orang kafir terdahulu. Ketahuilah, wahai Nabi Muhammad bahwa demikianlah, Kami … 15:12, 15 12, 15-12, Surah Al Hijr 12, Tafsir surat AlHijr 12, Quran Al-Hijr 12, Surah Al Hijr ayat 12

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

+

Array

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #20

Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … al Faruq Abu Bakar

Pendidikan Agama Islam #5

Lawan kata dari jujur ​​adalah … riya’ kebohongan ajur muslihat takwa Benar! Kurang tepat! Orang yang suka berbohong adalah orang

Pendidikan Agama Islam #9

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … undang-undang voting perundingan rapat kesepakatan Benar! Kurang tepat! Pengertian ijtihad menurut istilah adalah …

Instagram