Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al ‘Alaq (Segumpal Darah) – surah 96 ayat 11 [QS. 96:11]

اَرَءَیۡتَ اِنۡ کَانَ عَلَی الۡہُدٰۤی
Ara-aita in kaana ‘alal huda;
bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang salat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),
―QS. Al ‘Alaq [96]: 11

Daftar isi

Have you seen if he is upon guidance
― Chapter 96. Surah Al ‘Alaq [verse 11]

أَرَءَيْتَ apakah kamu lihat/pendapatmu

Have you seen
إِن jika

if
كَانَ adalah

he is
عَلَى atas

upon
ٱلْهُدَىٰٓ petunjuk

[the] guidance,

Tafsir Quran

Surah Al ‘Alaq
96:11

Tafsir QS. Al-‘Alaq (96) : 11. Oleh Kementrian Agama RI

Selanjutnya Allah meminta Nabi Muhammad memperhatikan, seandainya orang yang dilarang salat di masjid itu membawa hidayah dan membimbing orang kepada iman, dan mengajak orang kepada ketakwaan, yaitu mengerjakan kebaikan dan kebenaran.
Tindakan itu pasti lebih baik, karena pasti menguntungkan dirinya dan masyarakatnya.

Orang yang berperilaku seperti itu adalah Nabi Muhammad sendiri.
Itu adalah dua perilaku yang bertolak belakang dan bertentangan seperti siang dan malam:
yang pertama jahat dan membawa kepada kejahatan, dan yang kedua baik dan membawa kepada kebaikan.

Tafsir QS. Al ‘Alaq (96) : 11. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Beritahulah Aku tentang orang yang melampaui batas ini kalau ia berada dalam kebenaran ketika melarang atau memerintah untuk bertakwa saat ia memerintah.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah engkau melihat yang lebih mengherankan daripada perilaku orang yang melampaui batas ini, yaitu Abu Jahal.
Dia melarang seorang hamba Kami ketika mengerjakan shalat untuk Tuhannya, yaitu Muhammad shallallahi alaihi wa sallam.


Apa pendapatmu jika orang yang dilarang shalat itu berada di atas kebenaran, bagaimana bisa ia melarangnya?
Atau jika ia menyuruh orang lain agar bertakwa, apakah ia melarangnya dari hal itu?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang itu)


(berada di atas kebenaran)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

(1-17)

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perihal manusia, bahwa manusia itu adalah makhluk yang mempunyai kesenangan, jahat, angkuh, dan melampaui batas apabila ia melihat dirinya telah berkecukupan dan banyak hartanya.
Kemudian Allah mengancamnya dan memperingatkan kepadanya melalui firman berikutnya:

Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali (mu).
(QS. Al-‘Alaq [96]: 8)

Yakni hanya kepada Allah-lah kamu kembali dan berpulang, lalu Dia akan mengadakan perhitungan terhadap hartamu dari manakah kamu hasilkan dan ke manakah kamu belanjakan?

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Zaid ibnu Ismail As-Sa’ig, telah menceritakan kepada kami Ja’far ibnu Aim, telah menceritakan kepada kami Abu Umais, dari Aun yang telah mengatakan bahwa Abdullah ibnu Mas’ud pernah mengatakan bahwa ada dua orang yang haus dan tidak pernah merasa kenyang, yaitu orang yang berilmu dan orang yang memiliki harta;
tetapi keduanya tidak sama.
Adapun orang yang berilmu, maka bertambahlah rida Tuhan Yang Maha Pemurah kepadanya.
Adapun orang yang berharta, maka dia makin tenggelam di dalam kesesatannya (sikap melampaui batasnya).
Kemudian Abdullah ibnu Mas’ud membacakan firman-Nya:
Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 6-7)
Dan terhadap orang yang berilmu, Abdullah ibnu Mas’ud membacakan firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama.
(QS. Faathir [35]: 28)

Hal yang semakna telah diriwayatkan pula secara marfu’ sampai kepada Rasulullah ﷺ, yaitu:

Ada dua macam orang yang rakus selalu tidak merasa kenyang, yaitu penuntut ilmu dan pemburu duniawi.

Kemudian disebutkan dalam firman selanjutnya:

Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang, seorang hamba ketika dia mengerjakan salat.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 9-10)

Bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan sikap Abu Jahal laknatullah.
Dia mengancam Nabi ﷺ bila melakukan salat di Baitullah.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala pada mulanya menasihati Abu Jahal dengan cara yang terbaik, untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang itu berada di atas kebenaran.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 11)

Yakni bagaimanakah menurut pendapatmu jika orang yang kamu larang ini berada di jalan yang Iurus dalam sepak terjangnya.

Atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
(QS. Al-‘Alaq [96]: 12)

melalui ucapannya, sedangkan engkau menghardiknya dan mengancamnya bila ia mengerjakan salatnya.
Karena itulah disebutkan dalam firman berikutnya:

Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
(QS. Al-‘Alaq [96]: 14)

Artinya, tidakkah orang yang melarang orang yang mendapat petunjuk itu mengetahui bahwa Allah melihatnya dan mendengar pembicaraannya, dan kelak Dia akan membalas perbuatannya itu dengan balasan yang setimpal.
Selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala memperingatkan dan mengancam dengan ancaman yang keras:

Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 15)


Yaitu tidak lagi menghentikan perbuatannya yang selalu bermusuhan dan ingkar.

niscaya Kami tarik ubun-ubunnya.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 15)

Yakni niscaya Kami benar-benar akan memberinya tanda hitam kelak di hari kiamat.
Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 16)

Maksudnya, ubun-ubun Abu Jahal yang pendusta dalam ucapannya lagi durhaka dalam perbuatannya.

Maka biarlah dia memanggil golongannya.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 17)

Yakni kaumnya dan kerabatnya, biarlah dia memanggil mereka untuk menolongnya.

Unsur Pokok Surah Al ‘Alaq (العلق)

Surat Al ‘Alaq terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Ayat 1 sampai dengan 5 dari surat ini adalah ayat-ayat Alquran yang pertama sekali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad ﷺ berkhalwat di gua Hira’.

Surat ini dinamai "Al ‘Alaq" (segumpal darah), diambil dari perkataan "Alaq" yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Surat ini dinamai juga dengan "Iqra" atau "Al Qalam".

Keimanan:

▪ Perintah membaca Alquran.
▪ Manusia dijadikan dari segumpal darah.
▪ Allah menjadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan.
▪ Manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup.
▪ Ancaman Allah terhadap orang-orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Al ‘Alaq (19 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-'Alaq (96) : 1-19 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 19 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-'Alaq (96) : 1-19 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 19

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al 'Alaq ayat 11 - Gambar 1 Surah Al 'Alaq ayat 11 - Gambar 2
Statistik QS. 96:11
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al ‘Alaq.

Surah Al-‘Alaq (bahasa Arab:العلق, “Segumpal Darah”) adalah surah ke- dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 19 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Ayat 1 sampai dengan 5 dari surah ini adalah ayat-ayat Alquran yang pertama kali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad bertafakur di gua Hira.
Surah ini dinamai Al ‘Alaq (segumpal darah), diambil dari perkataan Alaq yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Surat ini dinamai juga dengan Iqra’ atau Al Qalam.

Nomor Surah 96
Nama Surah Al ‘Alaq
Arab العلق
Arti Segumpal Darah
Nama lain Iqra’ (Bacalah), al-Qalam (Kalam), Iqra’ Bismi Rabbika
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 1
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 19
Jumlah kata 72
Jumlah huruf 288
Surah sebelumnya Surah At-Tin
Surah selanjutnya Surah Al-Qadr
Sending
User Review
4.6 (20 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

96:11, 96 11, 96-11, Surah Al 'Alaq 11, Tafsir surat AlAlaq 11, Quran Al Alaq 11, Al-Alaq 11, Al-'Alaq 11, Surah Al Alaq ayat 11

Video Surah

96:11


Load More

Kandungan Surah Al ‘Alaq

۞ QS. 96:1 • Ar Rabb (Tuhan) • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:2 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:3 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Karim (Maha Mulia) • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:4 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:5 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 96:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 96:8 • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:13 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:14 • Sifat Bashar (melihat) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 96:15 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:16 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:17 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:18 • Tugas-tugas malaikat • Penjaga neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

Ayat Pilihan

Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari & bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya),
dan telah menundukkan bagimu malam & siang.
QS. Ibrahim [14]: 33

Wahai orang-orang yang beriman,
untuk apa kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian kerjakan?
Allah sungguh sangat benci kalau kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian kerjakan.
QS. As-Saff [61]: 2-3

Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya,
atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).
Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.
QS. An-Nisa’ [4]: 86

Di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin. dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tak memperhatikan?
Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu & terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu
QS. Az-Zariyat [51]: 20-22

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti ...

Correct! Wrong!

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya ...

Correct! Wrong!

Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai ...

Correct! Wrong!

Yang berarti ''menggabungkan sesuatu dengan yang lain'' adalah lafaz ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #16
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #16 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #16 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Kamus Istilah Islam

Matius

Apa itu Matius? Rasul Matius ” atau Mattithyahu; Septuaginta Bahasa Yunani: Ματθαίος, Matthaios) adalah seorang Kristen yang hidup pada abad pertama Masehi dan termasuk dalam keduabelas ...

Ramlah binti Abu Sufyan

Siapa itu Ramlah binti Abu Sufyan? Ummu Habibah Ramlah binti Abi Sufyan al-Umawiyyah al-Qurasyiyah al-Kinaniyyah atau lebih dikenal dengan Ummu Habibah, Ramlah binti Abu Sufyan atau Ramlah binti Abi ...

mursal

Apa itu mursal? mur.sal utusan; yang diutus berkelakuan tidak baik; suka berbuat yang menyimpang dari aturan … •