QS. Al Ahzab (Golongan-Golongan yang bersekutu) – surah 33 ayat 17 [QS. 33:17]

قُلۡ مَنۡ ذَا الَّذِیۡ یَعۡصِمُکُمۡ مِّنَ اللّٰہِ اِنۡ اَرَادَ بِکُمۡ سُوۡٓءًا اَوۡ اَرَادَ بِکُمۡ رَحۡمَۃً ؕ وَ لَا یَجِدُوۡنَ لَہُمۡ مِّنۡ دُوۡنِ اللّٰہِ وَلِیًّا وَّ لَا نَصِیۡرًا
Qul man dzaal-ladzii ya’shimukum minallahi in araada bikum suu-an au araada bikum rahmatan walaa yajiduuna lahum min duunillahi walii-yan walaa nashiiran;

Katakanlah:
“Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?”
Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.
―QS. 33:17
Topik ▪ Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba
33:17, 33 17, 33-17, Al Ahzab 17, AlAhzab 17, Al-Ahzab 17

Tafsir surah Al Ahzab (33) ayat 17

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ahzab (33) : 17. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk menjawab perkataan orang-orang yang mengatakan bahwa mereka akan selamat bila mereka meninggalkan medan pertempuran.
Jawaban ini ialah: “Tidak seorangpun di antara kamu yang sanggup menghindarkan diri dari pembunuhan atau kesengsaraan, jika Allah telah menetapkannya, demikian pula tidak seorangpun yang dapat mendatangkan sesuatu kebaikan kepada seseorang, jika Allah tidak menghendakinya.
Manfaat dan kemelaratan itu hanyalah Allah yang menetapkannya, tidak seorangpun yang sanggup mengganti atau merubahnya.

Karena itu orang-orang munafik dan Yahudi yang mengkhianati Nabi itu tidak akan memperoleh seorang penolongpun yang dapat menolong mereka dan tidak akan memperoleh seorang yang dapat mengelakkan bencana yang akan menimpa mereka.

Menurut suatu riwayat, Abdullah bin Ubay dan kawan-kawannya orang-orang munafik dan Yahudi berkata kepada kaum Muslimin: “Muhammad dan pengikut-pengikutnya berjumlah sedikit jika dibandingkan dengan jumlah kaum Quraisy dan sekutu-sekutunya.
Karena itu mereka pasti binasa, dan marilah kita menjauhkan diri dari padanya.

Menurut riwayat lain bahwa yang mengajak itu adalah orang-orang Yahudi.
Mereka mengajak orang-orang munafik menghindarkan diri dari Nabi dan orang-orang Muslimin dengan mengatakan: “Apabila Abu Sofyan menang tentulah Muhammad dan pengikut-pengikutnya akan dibinasakan semuanya”.
Karena itu turunlah ayat ini.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakan kepada orang-orang yang diliputi keraguan, “Jika Allah berkeinginan untuk menimpakan malapetaka, siapa yang akan memberikan pertolongan pada kalian, dan siapa pula yang dapat menghalangi, jika Allah berkehendak memberi karunia kebaikan bagi diri kalian?
Sungguh mereka tidak memiliki penolong dan penyelamat selain Allah.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah! “Siapakah yang dapat melindungi kalian) yang dapat menyelamatkan kalian (dari takdir Allah jika Dia menghendaki bencana atas kalian) kebinasaan dan kekalahan (atau) siapakah yang dapat menimpakan keburukan kepada kalian jika (telah menghendaki) Allah (atas diri kalian rahmat) yakni kebaikan.

(Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka selain Allah) (pelindung) yang bermanfaat bagi diri mereka (dan tidak pula penolong.”) yang dapat menolak marabahaya dari diri mereka.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah kepada mereka (wahai Nabi) :
Siapa yang melindungi kalian dari Allah, atau siapakah yang bisa menjaga kalian dari siksa-Nya, bila Dia menghendaki keburukan terhadap kalian, atau Dia menghendaki untuk merahmati kalian.
Karena Dia-lah yang memberi dan menghalangi, yang bisa menimpakan mudarat dan memberikan manfaat??
Sedangkan orang-orang munafik itu tidak mendapatkan selain Allah penolong yang bisa menolong mereka dan pembantu yang bisa membantu mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala Berfirman:

Katakanlah, “Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?” Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.
(Q.S. Al-Ahzab [33]: 17)

Artinya, tiada seorang pun yang dapat melindungi mereka, dan tiada seorang pun yang dapat menolong mereka —juga orang-orang selain mereka— kecuali hanya Allah subhanahu wa ta’ala


Informasi Surah Al Ahzab (الْأحزاب)
Surat Al Ahzab terdiri atas 73 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ali’lmran.

Dinamai “Al Ahzab” yang berarti “golongan-golongan yang bersekutu” karena dalam surat ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan pepe­ rangan Al Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi, kaum munafik dan orang-orang musyrik terhadap orang-orang mu’min di Madinah.
Mereka telah mengepung rapat orang-orang mu’min sehingga sebahagian dari mereka telah berputus asa dan menyangka bahwa mereka akan dihancurkan oleh musuh-musuh mereka itu.

Ini adalah suatu ujian yang berat dari Allah untuk menguji sarnpai di mana teguhnya keiman­an mereka.
Akhimya Allah mengirimkan bantuan berupa tentara yang tidak kelihatan dan angin topan, sehingga musuh-musuh itu menjadi kacau balau dan melarikan diri.

Keimanan:

Cukuplah Allah saja sebagai Pelindung
taqdir Allah tidak dapat ditolak
Nabi Muhammad ﷺ adalah contoh dan teladan yang paling baik
Nabi Muhammad ﷺ adalah rasul dan nabi yang terakhir
hanya Allah saja yang mengetahui bila terjadinya kiamat.

Hukum:

Hukum zhihar
kedudukan anak angkat
dasar waris mewarisi dalam Islam ialah hubungan nasab (pertalian darah)
tidak ada iddah bagi perempuan yang ditalak sebelum dicampuri
hukum-hukum khusus mengenai perkawinan Nabi dan ke­wajiban istri-istrinya
larangan menyakiti hati Nabi.

Kisah:

Perang Ahzab (Khandaq)
kisah Zainab binti Jahsy dengan Zaid
memerangi Bani Quraizhah.

Lain-lain:

Penyesalan orang-orang kafir di akhirat karena mereka mengingkari Allah dan Ra­ sul-Nya
sifat-sifat orang-orang munafik.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ahzab (73 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Ahzab (33) ayat 17 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Ahzab (33) ayat 17 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Ahzab (33) ayat 17 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Ahzab - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 73 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 33:17
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ahzab.

Surah Al-Ahzab (bahasa Arab:الْأحزاب) adalah surah ke-33 dalam al-Qur'an.
Terdiri atas 73 ayat, surah ini termasuk golongan surah-surah Madaniyah, diturunkan sesudah surah Ali Imran.
Dinamai Al-Ahzab yang berarti golongan-golongan yang bersekutu karena dalam surah ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan peperangan Al-Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi yang bersekutu dengan kaum munafik serta orang-orang musyrik terhadap orang-orang mukmin di Madinah.

Nomor Surah 33
Nama Surah Al Ahzab
Arab الْأحزاب
Arti Golongan-Golongan yang bersekutu
Nama lain -
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 90
Juz Juz 21 (ayat 1-30) & juz 22 (ayat 31-73)
Jumlah ruku' 9 ruku'
Jumlah ayat 73
Jumlah kata 1307
Jumlah huruf 5787
Surah sebelumnya Surah As-Sajdah
Surah selanjutnya Surah Saba’
4.7
Ratingmu: 4.7 (15 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta