Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Ahzab (Golongan-Golongan yang bersekutu) - surah 33 ayat 13 [QS. 33:13]

وَ اِذۡ قَالَتۡ طَّآئِفَۃٌ مِّنۡہُمۡ یٰۤاَہۡلَ یَثۡرِبَ لَا مُقَامَ لَکُمۡ فَارۡجِعُوۡا ۚ وَ یَسۡتَاۡذِنُ فَرِیۡقٌ مِّنۡہُمُ النَّبِیَّ یَقُوۡلُوۡنَ اِنَّ بُیُوۡتَنَا عَوۡرَۃٌ ؕۛ وَ مَا ہِیَ بِعَوۡرَۃٍ ۚۛ اِنۡ یُّرِیۡدُوۡنَ اِلَّا فِرَارًا
Wa-idz qaalat thaa-ifatun minhum yaa ahla yatsriba laa muqaama lakum faarji’uu wayasta’dzinu fariiqun minhumunnabii-ya yaquuluuna inna buyuutanaa ‘auratun wamaa hiya bi’auratin in yuriiduuna ilaa firaaran;
Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata,
“Wahai penduduk Yasrib (Madinah)! Tidak ada tempat bagimu, maka kembalilah kamu.”
Dan sebagian dari mereka meminta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata,
“Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga).”
Padahal rumah-rumah itu tidak terbuka, mereka hanyalah hendak lari.
―QS. Al Ahzab [33]: 13

Daftar isi

And when a faction of them said,
"O people of Yathrib, there is no stability for you (here), so return (home)."
And a party of them asked permission of the Prophet, saying,
"Indeed, our houses are unprotected,"
while they were not exposed.
They did not intend except to flee.
― Chapter 33. Surah Al Ahzab [verse 13]

وَإِذْ dan ketika

And when
قَالَت berkata

said
طَّآئِفَةٌ segolongan

a party
مِّنْهُمْ dari mereka

of them,
يَٰٓأَهْلَ hai orang

"O People
يَثْرِبَ Yasrib

(of) Yathrib!
لَا tidak

No
مُقَامَ tempat

stand
لَكُمْ bagi kalian

for you,
فَٱرْجِعُوا۟ maka kembalilah

so return."
وَيَسْتَـْٔذِنُ dan meminta izin

And asked permission
فَرِيقٌ segolongan

a group
مِّنْهُمُ dari mereka

of them
ٱلنَّبِىَّ Nabi

(from) the Prophet,
يَقُولُونَ mereka berkata

saying,
إِنَّ sesungguhnya

"Indeed,
بُيُوتَنَا rumah-rumah kami

our houses
عَوْرَةٌ terbuka

(are) exposed,"
وَمَا dan tidak

and not
هِىَ padahal ia

they
بِعَوْرَةٍ dengan terbuka

(were) exposed.
إِن bahwa

Not
يُرِيدُونَ mereka hendak

they wished
إِلَّا hanyalah

but
فِرَارًا lari

to flee.

Tafsir Quran

Surah Al Ahzab
33:13

Tafsir QS. Al-Ahzab (33) : 13. Oleh Kementrian Agama RI

Di antara mereka, seperti ‘Abdullah bin Ubay dan kawan-kawannya, ada pula yang mengatakan,
"Hai penduduk kota Madinah, tempat ini bukanlah tempat yang harus kita tempati, maka kembalilah ke rumahmu masing-masing, agar kamu tidak ditimpa malapetaka dan kesengsaraan serta tidak mati terbunuh oleh musuh-musuh yang sedang mengepung kita."

Sebagian ahli tafsir ada yang menafsirkan,
"Hai penduduk Madinah, tidak ada tempat bagi kamu sekalian untuk tetap menganut agama Muhammad.

Kembalilah kamu kepada agamamu dahulu, dan serahkanlah Muhammad dan pengikut-pengikutnya kepada musuh-musuhnya yang sedang mengepung itu, sehingga keselamatan kamu semua terjamin."

Karena perkataan dan ajakan pemimpin-pemimpin munafik dan Yahudi itu, maka sebagian dari mereka ada yang terpengaruh dan meminta kepada Nabi ﷺ agar dapat meninggalkan medan perang dan kembali ke rumah mereka.

Di antara yang meminta itu ialah Bani harisah.
Alasan yang mereka kemukakan ialah rumah-rumah mereka berada di tempat yang berdekatan dengan pangkalan-pangkalan pasukan musuh sedang dindingnya tidak kuat, mereka khawatir musuh akan mengambil harta benda mereka.

Pada akhir ayat ini, Allah menerangkan bahwa semua alasan yang dikemukakan oleh orang-orang munafik dan Yahudi adalah alasan-alasan yang dibuat-buat saja.
Alasan-alasan itu mereka kemukakan semata-mata untuk menghindarkan diri dari ikut berperang beserta Nabi dan kaum Muslimin, karena mereka tidak melihat suatu keuntungan yang akan mereka peroleh.

Tafsir QS. Al Ahzab (33) : 13. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Ingatlah ucapan orang-orang munafik dan orang-orang yang lemah kemauan,
"Wahai penduduk kota Madinah, kalian tidak memiliki alasan untuk tinggal di sini, di medan pertempuran yang akan mendatangkan kekalahan.
Kembalilah kalian ke rumah masing-masing!"
Benar, sekelompok mereka meminta izin kepada Rasulullah untuk kembali ke Madinah.


Mereka mengatakan,
"Rumah-rumah kami tidak ada yang melindungi, maka dari itu kami mesti kembali pulang untuk mengamankannya."
Padahal tempat tinggal mereka tidak akan menjadi sasaran musuh seperti yang mereka katakan.


Mereka hanya mencari-cari alasan untuk melarikan diri dari medan pertempuran.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ingatlah (wahai Nabi) ucapan sekelompok orang-orang munafik yang memanggil-manggil orang-orang mukmin penduduk Madinah:
Wahai penduduk Yastrib (nama Madinah yang lama), kalian sudah tidak akan bisa bertahan dalam perang yang merugikan ini, maka sekarang pulanglah ke rumah kalian di dalam kota.
Lalu ada sekelompok orang-orang maunfik yang lain yang meminta izin kepada Nabi untuk pulang ke rumah mereka dengan alas an bahwa ia tidak terjaga, mereka mengkhawatirkannya.


Padahal sebenarnya tidak demikian, tujuan mereka dengan itu hanyalah berlari dari medan perang.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan ketika berkata segolongan di antara mereka) yakni orang-orang munafik


("Hai penduduk Yatsrib!) Yatsrib adalah nama kedua kota Madinah, tidak menerima tanwin karena ‘illat ‘alamiyah dan wazan fi’il


(Tidak ada tempat bagi kalian) dapat dibaca muqaama dan maqaama, artinya tidak ada tempat tinggal bagi kalian


(maka kembalilah kalian") ke tempat-tempat tinggal kalian di Madinah, yang pada waktu itu kaum Muslimin telah berangkat keluar bersama dengan Nabi ﷺ ke salah satu lereng bukit di luar kota Madinah untuk menyambut kedatangan musuh.


(Dan sebagian dari mereka minta izin kepada nabi) untuk kembali pulang


(seraya berkata,
"Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka.") Tidak ada penjaganya sehingga keadaannya sangat mengkhawatirkan.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:


(Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, tidak lain)


(mereka hanya hendak lari) dari medan perang.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kaum yang lainnya mengatakan seperti apa yang disitir oleh firman-Nya:

Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata,
"Hai penduduk Yasrib."
(QS. Al-Ahzab [33]: 13)

Yakni penduduk Madinah, seperti yang disebutkan di dalam hadis sahih:

Telah diperlihatkan kepadaku dalam tidurku tempat hijrah kalian, yaitu suatu tanah yang terletak di antara dua harrah (tanah yang berbatu), maka pada mulanya aku berpikir itu adalah tanah Hajar, tetapi ternyata tanah itu adalah tanah Yasrib (kota Madinah).

Lafaz yang lain menyebutkan Madinah sebagai ganti dari Yasrib.


Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Mahdi, telah menceritakan kepada kami Saleh ibnu Umar, dari Yazid ibnu Abu Ziad, dari Abdur Rahman ibnu Abu Laila, dari Al-Barra r.a. yang telah menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Barang siapa yang menyebut Madinah dengan sebutan Yasrib, hendaklah ia memohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala karena sesungguhnya kota ini adalah Tabah, ia adalah Tabah.

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad secara tunggal, di dalam sanadnya terkandung ke-daif-an, hanya Allah Yang Maha Mengetahui.

Menurut suatu pendapat, dinamakan Yasrib pada asalnya karena seorang lelaki yang bermukim padanya dari kalangan bangsa Amaliqah, lelaki itu bernama Yasrib ibnu Mahabil ibnu Aus ibnu Amlaq ibnu Lauz ibnu Iram ibnu Sam ibnu Nuh.
Demikianlah menurut As-Suhaili.
As-Suhaili mengatakan, sesungguhnya di dalam kitab Taurat kota Madinah disebutkan mempunyai sebelas nama, yaitu Madinah, Tabah, Taibah, Miskinah, Jabirah, Mahabbah, Mahbubah, Qasimah, Majburah, Azra, dan Marhumah.

Diriwayatkan dari Ka’bul Ahbar yang mengatakan,
"Kami menjumpai di dalam kitab Taurat Allah berfirman kepada kota Madinah, ‘Hai Taibah, hai Tabah, hai Miskinah, janganlah engkau mengurangi perbendaharaanmu, angkatlah bebatuanmu di atas bebatuan kota lainnya’."

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

tidak ada tempat bagi kalian.
(QS. Al-Ahzab [33]: 13)


Yakni di markas mereka itu yang ada didekat markas Nabi ﷺ

maka kembalilah kalian.
(QS. Al-Ahzab [33]: 13)


ke rumah dan kampung halaman kalian.

Dan sebagian dari mereka minta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang).
(QS. Al-Ahzab [33]: 13)

Menurut Aufi, dari Ibnu Abbas r.a., mereka yang meminta izin ini adalah Bani Harisah, mereka mengatakan bahwa rumah-rumah mereka terbuka, mereka takut rumah-rumahnya dimasuki oleh para pencuri.
Hal yang sama dikatakan oleh lainnya yang bukan hanya seorang.


Ibnu Ishaq menyebutkan, orang yang mengatakan demikian adalah Aus ibnu Qaizi.
Dia mengatakan (kepada teman-temannya),
"Beralasanlah kalian untuk pulang ke rumah kalian, bahwa rumah-rumah kalian adalah tidak ada penjaganya."
Yakni tidak ada yang menghalang-halanginya dari serangan musuh, padahal kenyataannya mereka takut kepada musuh.


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka.
(QS. Al-Ahzab [33]: 13)


Yaitu tidaklah seperti apa yang mereka sangka.

mereka tidak lain hanyalah hendak lari.
(QS. Al-Ahzab [33]: 13)


Maksudnya, lari dari medan perang.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Ahzab (33) Ayat 13

AHLA YATSRIB
أَهْلَ يَثْرِب

Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu ahl dan Yatsrib.

Berkenaan maksud ahl sudah dijelaskan sebelum ini.
Sedangkan makna Yatsrib, Muhammad As Sabuni berpendapat, ia adalah penduduk kota Madinah.

Istilah ini disebut sekali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah Al Ahzab (33), ayat 13.
At Tabari mengatakan, Yatsrib adalah nama negeri atau tempat, maka Madinah atau kota Rasulullah dikatakan berada di sudut Yatsrib.

Ibnu Katsir berkata,
"Yatsrib bermaksud Madinah sebagaimana yang disebut dalam satu riwayat yang sahih, "Diperlihatkan kepadaku dalam mimpi negeri tempat kamu akan berhijrah, negeri yang terletak di antara dua tanah yang tidak berpasir.
Lalu dia pergi dan berhijrah.
Maka diketahui negeri itu adalah Yatsrib," Dan dalam lafaz yang lain ia adalah Madinah."

Al Qurtubi berpendapat, Yatsrib adalah Madinah, Rasulullah menamakannya dengan Tayyibah (baik) dan Tabah (nyaman).
Abu ‘Ubaydah berkata,
"Yatsrib adalah nama negeri atau tempat, dan Madinah adalah salah satu sudut darinya."

As Suhayli berpendapat, ia dinamakan Yatsrib karena ia diduduki oleh keturunan Al Amaliq, namanya ialah Yatsrib bin ‘Umayl bin Mihla’il bin ‘Iwad bin ‘Amaliq bin Lawudh bin Iram.

Kesimpulannya, Yatsrib adalah Madinah, dan makna dari ahl Yatsrib ialah penduduk kota Madinah.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:31

Unsur Pokok Surah Al Ahzab (الْأحزاب)

Surat Al Ahzab terdiri atas 73 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ali-‘lmran.

Dinamai "Al Ahzab" yang berarti "golongan-golongan yang bersekutu" karena dalam surat ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan peperangan Al Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi, kaum munafik dan orang-orang musyrik terhadap orang-orang mukmin di Madinah.

Mereka telah mengepung rapat orang-orang mukmin sehingga sebagian dari mereka telah berputus asa dan menyangka bahwa mereka akan dihancurkan oleh musuh-musuh mereka itu.

Ini adalah suatu ujian yang berat dari Allah untuk menguji sarnpai di mana teguhnya keimanan mereka.
Akhirnya Allah mengirimkan bantuan berupa tentara yang tidak kelihatan dan angin topan, sehingga musuh-musuh itu menjadi kacau balau dan melarikan diri.

Keimanan:

▪ Cukuplah Allah saja sebagai Pelindung.
▪ Taqdir Allah tidak dapat ditolak.
Nabi Muhammad ﷺ adalah contoh dan teladan yang paling baik.
Nabi Muhammad ﷺ adalah rasul dan nabi yang terakhir.
▪ Hanya Allah saja yang mengetahui bila terjadinya kiamat.

Hukum:

▪ Hukum zhihar.
▪ Kedudukan anak angkat.
▪ Dasar waris mewarisi dalam Islam ialah hubungan nasab (pertalian darah).
▪ Tidak ada iddah bagi perempuan yang ditalak sebelum dicampuri.
▪ Hukum-hukum khusus mengenai perkawinan Nabi dan kewajiban istri-istrinya.
▪ Larangan menyakiti hati Nabi.

Kisah:

▪ Perang Ahzab (Khandaq).
▪ Kisah Zainab binti Jahsy dengan Zaid.
▪ Memerangi Bani Quraizhah.

Lain-lain:

▪ Penyesalan orang-orang kafir di akhirat karena mereka mengingkari Allah dan Rasul-Nya.
▪ Sifat-sifat orang-orang munafik.

Audio Murottal

QS. Al-Ahzab (33) : 1-73 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 73 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Ahzab (33) : 1-73 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 73

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ahzab ayat 13 - Gambar 1 Surah Al Ahzab ayat 13 - Gambar 2
Statistik QS. 33:13
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ahzab.

Surah Al-Ahzab (bahasa Arab:الْأحزاب) adalah surah ke-33 dalam Alquran.
Terdiri atas 73 ayat, surah ini termasuk golongan surah-surah Madaniyah, diturunkan sesudah surah Ali Imran.
Dinamai Al-Ahzab yang berarti golongan-golongan yang bersekutu karena dalam surah ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan peperangan Al-Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi yang bersekutu dengan kaum munafik serta orang-orang musyrik terhadap orang-orang mukmin di Madinah.

Nomor Surah 33
Nama Surah Al Ahzab
Arab الْأحزاب
Arti Golongan-Golongan yang bersekutu
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 90
Juz Juz 21 (ayat 1-30) & juz 22 (ayat 31-73)
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 73
Jumlah kata 1307
Jumlah huruf 5787
Surah sebelumnya Surah As-Sajdah
Surah selanjutnya Surah Saba’
Sending
User Review
4.3 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

33:13, 33 13, 33-13, Surah Al Ahzab 13, Tafsir surat AlAhzab 13, Quran Al-Ahzab 13, Surah Al Ahzab ayat 13

Video Surah

33:13


More Videos

Kandungan Surah Al Ahzab

۞ QS. 33:1 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Hukum memohon bantuan orang musyrik • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 33:2 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 33:3 • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 33:4 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 33:5 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Perbuatan dan niat •

۞ QS. 33:8 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:9 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Al Bashir (Maha Melihat) • Keikutsertaan malaikat dalam peperangan

۞ QS. 33:10 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Berbaik sangka terhadap Allah

۞ QS. 33:12 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:13 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:14 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:15 • Sifat orang munafik

۞ QS. 33:16 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Ketakutan pada kematian • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia •

۞ QS. 33:17 • Kekuasaan Allah • Al Wali (Maha Pelindung) • An-Nashir (Maha Penolong)

۞ QS. 33:18 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:19 • Kekuasaan Allah • Perbuatan orang kafir sia-sia • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:20 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:21 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 33:22 • Allah menepati janji

۞ QS. 33:24 • Ampunan Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Siksa orang munafik

۞ QS. 33:25 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Qawiy (Maka Kuat)

۞ QS. 33:26 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 33:27 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 33:29 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 33:30 • Menyiksa pelaku maksiat • Siksaan sesuai dengan tingkat perbuatannya

۞ QS. 33:31 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 33:34 • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 33:35 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Ajakan masuk Islam • Keutamaan iman

۞ QS. 33:36 • Kebaikan pada pilihan Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:38 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 33:39 • Al Hasib (Maha Penghitung amal)

۞ QS. 33:40 • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 33:43 • Pahala iman • Al Rahim (Maha Penyayang) • Doa malaikat untuk umat muslim • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 33:44 • Pahala iman • Percakapan Allah dengan ahli surga • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 33:47 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 33:48 • Al Wakil (Maha Penolong) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 33:50 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 33:51 • Keluasan ilmu Allah • Al Halim (Maha Penyabar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 33:52 • Al Raqib (Maha Pengawas)

۞ QS. 33:54 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 33:55 • Al Syahid (Maha Menyaksikan)

۞ QS. 33:56 • Doa malaikat untuk umat muslim

۞ QS. 33:57 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:58 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:59 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 33:60 • Siksa orang munafik • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:61 • Siksa orang munafik • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:62 • Azab orang kafir • Siksa orang munafik • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 33:63 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Nama-nama hari kiamat • Kiamat telah dekat • Hari kiamat datang tiba-tiba •

۞ QS. 33:64 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:65 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Keabadian neraka • Mereka yang kekal dalam neraka •

۞ QS. 33:66 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 33:67 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka • Siksa orang kafir

۞ QS. 33:68 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 33:70 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 33:71 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Islam menghapus dosa masa lalu • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 33:73 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Siksa orang kafir

Ayat Pilihan

Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan.
Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka & juga kepadamu.
Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.
QS. Al-Isra’ [17]: 31

Jikalau Tuhanmu menghendaki,
tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu,
tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat,
kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu.
Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.
QS. Hud [11]: 118-119


maka ingatlah nikmat-nikmat Allah & janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan.
QS. Al-A’raf [7]: 74

Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu,
mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.
QS. Al-Isra’ [17]: 79

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Correct! Wrong!

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Correct! Wrong!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Kamus Istilah Islam

negara Islam

Apa itu negara Islam? negara yang setiap perilaku politiknya didasarkan atas nilai-nilai atau ajaran agama Islam yang bersumber pada Alquran dan hadis Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. &#...

maab

Apa itu maab? ma.ab tempat kembali … •

Al Wakiil

Apa itu Al Wakiil? Allah itu Al-Wakil ◀ Al-Wakil , yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya, baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhira...