QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 39 [QS. 51:39]

فَتَوَلّٰی بِرُکۡنِہٖ وَ قَالَ سٰحِرٌ اَوۡ مَجۡنُوۡنٌ
Fatawalla biruknihi waqaala saahirun au majnuunun;

Maka dia (Fir’aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata:
“Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila”.
―QS. 51:39
Topik ▪ Rezeki manusia dijamin Allah
51:39, 51 39, 51-39, Adz Dzaariyaat 39, AdzDzaariyaat 39, adz dzariyat 39, Az Zariyat 39

Tafsir surah Adz Dzaariyaat (51) ayat 39

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 39. Oleh Kementrian Agama RI

Namun, Fir’aun menolak ajaran Musa dan membangkang seraya mengatakan bahwa apa yang dibawa oleh Musa itu adalah kebohongan belaka.
Penolakan Fir’aun dilakukannya dengan berbangga atas bala tentaranya, pengawalnya, menteri-menterinya, kekuatannya dan kekuasaannya sambil berkata, “Sesungguhnya Musa itu tukang sihir yang ahli atau orang gila.” Ucapan Fir’aun seperti itu diungkapkan dalam Al-Qur’an:

Dia (Fir’aun) berkata, “Sungguh, rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila.”
(Q.S. Asy-Syu’ara’ [26]: 27)

Fir’aun bermaksud agar kaumnya menolak seruan Musa, sehingga mereka tidak memperhatikan serta memikirkan apa yang telah diserukan.
Hal ini disebabkan Fir’aun takut kehilangan pengaruhnya, dan keruntuhan kekuasaannya, serta takut akan kehilangan kekayaan, wibawa dan kedudukannya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Karena merasa kuat, Fir’aun tidak percaya kepada Musa.
Fir’aun berkata, “Dia adalah seorang penyair dan gila.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka dia berpaling) yakni Firaun tidak mau beriman (bersama tentaranya) bersama dengan pasukannya, di sini bala tentara dinamakan Ar Rukn yang arti asalnya adalah pilar karena memang bala tentara itu adalah pilar atau penopang bagi pemimpinnya (dan berkata) kepada Nabi Musa, bahwa (dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila).

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka dia (Fir’aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya.
(Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 39)

Fir’aun berpaling dari kebenaran yang disampaikan oleh Musa ‘alaihis salam, padahal kebenaran itu sudah jelas dan terang karena kesombongan dan keingkarannya.
Mujahid mengatakan bahwa makna biruknihi artinya Fir’aun memperkuat dirinya dengan menggabungkan teman-temannya.

Qatadah mengatakan bahwa Fir’aun musuh Allah ini mengalahkan kaumnya.

Ibnu Zaid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Maka dia (Fir’aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya.
(Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 39) Yakni bersama golongan-golongannya.
Kemudian Ibnu Zaid membacakan firman-Nya:

“Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan).” (Q.S. Hud [11]: 80)

Akan tetapi, makna yang pertamalah yang kuat.
Ayat ini semakna dengan yang terdapat di dalam firman-Nya:

dengan memalingkan lambungnya untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah.
(Q.S. Al-Hajj [22]: 9)

Artinya, berpaling dari kebenaran karena kesombongannya.

dan berkata, “Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila.” (Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 39)

Yakni tiadalah engkau dengan urusan yang engkau datangkan itu, melainkan adakalanya engkau seorang penyihir atau seorang yang gila.


Informasi Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)
Surat Adz Dzaariyaat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai “Adz-Dzaariyaat” (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan “Adz Dzaa­riyaat” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa
manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya
Allah sebagai Maha Pemberi Rezki
neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya
perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mu’min
pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

Ibrahim a.s. dengan malaikat yang datang ke rumahnya
Musa a.s. dengan Fir’aun kaum ‘Aad dan Tsamud
Nuh a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan
pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Adz Dzaariyaat (60 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Adz-Dzaariyaat (51) ayat 39 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Adz-Dzaariyaat (51) ayat 39 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Adz-Dzaariyaat (51) ayat 39 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Adz-Dzaariyaat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 60 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 51:39
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,"Angin Yang Menerbangkan") adalah surah ke-51 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 51
Nama Surah Adz Dzaariyaat
Arab الذاريات
Arti Angin yang menerbangkan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 67
Juz Juz 26 & 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 360
Jumlah huruf 1546
Surah sebelumnya Surah Qaf
Surah selanjutnya Surah At-Tur
4.7
Ratingmu: 4.3 (27 orang)
Sending







Pembahasan ▪ ayat adz dzariyat tentang firaun

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim